Topologi Jaringan : Pengertian, Jenis, Keunggulan dan Kekurangan

Dalam sebuah instalasi topologi jaringan seringkali sangat di butuhkan untuk memudahkan pengiriman dan penerimaan data. Dimana dengan menggunakan topologi Anda tak harus menggunakan media pengiriman lain, seperti flashdisk, HDD eksternal atau yang lainnya.

Berbicara tentang topologi jaringan sudah tahukah Anda apa yang di maksud disini? Topologi jaringan komputer ialah metode atau cara yang di pakai agar bisa menghubungkan satu komputer dengan komputer lain. Struktur atau jaringan yang diĀ  pakai untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain bisa dengan memakai kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).

Pada pelaksanaannya, terdapat beberapa macam topologi jaringan komputer yang di pakai sesuai dengan skala jaringan, biaya, tujuan, serta penggunaannya. Beberapa macam topologi tersebut ialah topologi ring, topologi bus, topologi tree, topologi star dan topologi mesh.

Masing-masing jenis topologi tersebut mempunyai kelebihan serta kekurangan tersendiri sehingga pada penggunaannya harus benar-benar memperhatikan peruntukkannya.

Pengertian Topologi Jaringan Menurut Para Ahli

PENGERTIAN TOPOLOGI JARINGAN MENURUT PARA AHLI
www.masdida.com

Nah untuk lebih memperjelas apa pengertian dari topologi, beberapa ilmu pada bidang teknologi informasi pernah menerangkan tentang pengertian topologi jaringan komputer, berikut beberapa diantaranya.

  • Jafar Noor Yudianto

Menurut Jafar Noor Yudianto pengertian topologi jaringan adalah suatu sistem yang terdiri atas sebuah beberapa komputer yang didesain untuk bisa saling berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan bisa mengakses informasi (peramban web).

  • Umi Proboyekti

Menurut Umi Proboyekti pengertian topologi jaringan adalah suatu sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melakukan tugasnya. Contoh, dua buah komputer dapat di katakan terhubung jika keduanya bisa saling bertukar informasi. Bentuk koneksi tersebut bisa melalui: kawat tembaga, fiber optik, gelombang mikro, satelit komunikasi.

  • Zymon Machajewski

Menurut Zymon Machajewski pengertian topologi jaringan adalah seperangkat komputer yang saling terhubung secara bersamaan satu dengan lainnya dengan tujuan utama, yakni untuk saling berbagi sumberdaya. Internet adalah salah satu sumberdaya yang saat ini banyak di gunakan di dalam suatu jaringan komputer.

  • Abdul Kadir

Menurut Abdul Kadir pengertian topologi jaringan adalah suatu hubungan dua buah simpul (umumnya berupa komputer) atau lebih yang tujuan utamanya yaitu untuk melakukan pertukaran data.

  • Izaas El Said

Menurut Izaas El Said definisi topologi jaringan komputer adalah sebuah sistem dimana terdapat beberapa komputer yang saling terhubung, agar bisa saling berbagi informasi dan juga sumber daya yang di milikinya.

  • Kristanto

Menurut Kristanto pengertian topologi jaringan komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling terhubung satu sama lain, dengan memakai satu protokol komunikasi sehingga semua komputer yang saling terhubung tersebut bisa berbagi informasi, program, sumber daya dan juga bisa saling menggunakan perangkat keras lainnya secara bersamaan, misalnya printer, harddisk, lain-lain.

  • Budhi Irawan

Menurut Budhi Irawan pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama.

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

MACAM MACAM TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER
riuhimaji.com

Pada penjelasan di atas sudah di jelaskan jika topologi jaringan terbagi dalam beberapa jenis atau macam, seperti topologi ring, topologi star, topologi tree dan lain sebagainya. Nah berikut adalah penjelasan dari masing-masing macam topologi tersebut.

Topologi Ring

TOPOLOGI RING
Topologi Ring

Topologi ring atau yang lebih di kenal dengan nama topologi cincin ialah suatu topologi yang di gunakan untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lain dalam sebuah rangkaian yang bentuknya melingkar seperti cincin. Jenis topologi ini umumnya hanya memakai LAN card supaya masing-masing komputer bisa terkoneksi.

Keunggulan Topologi Ring :

  • Biaya install relative murah
  • Performa koneksi bisa di katakan bagus
  • Proses instalasi dan konfigurasi relatif mudah
  • Implementasinya mudah di lakukan.

Kelemahan Topologi Ring :

  • Jika ada masalah, troubleshooting jaringan ini bisa di katakan cukup rumit
  • Pada jaringan ini tabrakan arus data cukup rentan terjadi
  • Koneksi pada jaringan bisa putus apabila salah satu koneksi bermasalah.

Topologi Bus

TOPOLOGI BUS
Topologi Bus

Topologi bus ialah topologi jaringan yang lebih sederhana. Umumnya topologi ini di lakukan pada instalasi jaringan yang berbasis kabel coaxial. Topologi bus sendiri menggunakan kabel coaxial pada sepanjang node client serta konektor. Jenis konektor yang di pakai ialah Terminator, BNC dan juga TBNC.

Keunggulan Topologi Bus :

  • Mudah dalam penambahan client atau workstation baru
  • Mudah di pakai dan juga sangat sederhana
  • Biaya instalasi yang murah karena kabel yang di pakai relative sedikit.

Kelemahan Topologi Bus :

  • Sering terjadi tabrakan arus data
  • Proses pengiriman serta penerimaan data kurang efisien
  • Topologi bus yang lama cukup sulit untuk di kembangkan
  • Apabila ada masalah pada kabel, semisal kabel putus, maka komputer workstation akan mengalami gangguan.

Topologi Star

TOPOLOGI STAR
Topologi Star

Topologi bintang atau topologi star ialah jenis topologi jaringan yang bentuknya menyerupai bintang, dimana ika umumnya topologi ini menggunakan switch atau hub sebagai koneksi antar client. Jika di bandingkan dengan jenis topologi lain, topologi star merupakan salah satu yang paling banyak di gunakan mengingat banyaknya kelebihan yang di tawarkan.

Keunggulan Topologi Star :

  • Jaringan topologi star akan tetap berjalan baik meski salah satu komputer client mengalami masalah
  • Tingkat keamanan data pada topologi star bisa di katakan cukup baik
  • User lebih mudah mendeteksi masalah di jaringan
  • Lebih fleksibel.

Kelemahan Topologi Star :

  • Pemasangan topologi star terhitung cukup mahal, karena kabel yang di butuhkan relatif banyak
  • Seluruh komputer di jaringan star akan bermasalah apabila switch atau hub mengalami masalah
  • Topologi star sangat tergantung pada terminal inti atau pusat.

Topologi Mesh

TOPOLOGI MESH
Topolgi Mesh

Topologi mesh ialah sebuah topologi yang dapat di gunakan untuk rute yang banyak. Jaringan di topologi ini memakai kabel tunggal sehingga proses pengiriman data bisa lebih cepat tanpa melalui switch atau hub.

Keunggulan Topologi Mesh :

  • Bandwidth limitnya relatif besar
  • Security data di topologi mesh ini sangat baik
  • Tidak berpotensi terjadinya tabrakan arus data karena jalur pengiriman data amat sangat banyak.

Kelemahan Topologi Mesh :

  • Kabel yang di butuhkan sangat banyak
  • Biaya instalasi topologi mesh sangat mahal mengingat penggunaan kabelnya yang banyak
  • Instalasinya pun sangat rumit.

Topologi Tree

TOPOLOGI TREE
Topologi Tree

Topologi tree atau yang juga di kenal dengan nama topologi tree ialah hasil penggabungan dari topologi bus dan juga topologi star. Topologi tree umumnya di gunakan pada interkoneksi antara kararki dengan pusat yang berbeda.

Keunggulan Topologi Tree :

  • Bisa serta mudah di kembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
  • Susunan topologi tree terpusat secara hirarki sehingga pengaturan datanya pun menjadi lebih mudah.

Kelemahan Topologi Tree :

  • Topologi tree mempunyai kinerja jaringan yang begitu lambat
  • Penggunaan kabel yang amat banyak, sehingga biaya instalasinya pun mahal
  • Kabel backbone ialah sentral dari topologi tree
  • Jika komputer bagian atas mengalami masalah, maka komputer di bagian bawah juga akan mengalami masalah.

Topologi Linier

TOPOLOGI LINIER
Topologi Linear

Topologi linier atau yang kerap di sebut dengan topologi bus beruntut ini umumnya hanya menggunakan satu kabel utama sebagai konektor dari masing-masing titik sambung di setiap komputer.

Keunggulan Topologi Linier :

  • Mudah untuk di kembangkan
  • Penggunaan kabel yang sedikit
  • Tata letak topologi linier mudah dan sederhana
  • Jenis topologi jaringan ini tak membutuhkan kendali sentral.

Kelemahan Topologi Linier :

  • Kepadatan trafik data pada topologi ini cukup tinggi
  • Security data yang tidak terjamin.

Topologi Peer to Peer

TOPOLOGI PEER TO PEER
Topologi Peer To Perr

Topologi peer to peer ialah jenis topologi jaringan yang sangat sederhana, karena hanya menghubungkan 2 komputer saja. Umumnya jenis topologi peer to peer menggunakan satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer sehingga bisa saling berbagi data.

Keunggulan Topologi Peer to Peer :

  • Biaya instalasi yang sangat murah
  • Proses instalasi yang mudah
  • Setiap komputer bisa berperan sebagai server ataupun client.

Kelemahan Topologi Peer to Peer :

  • Topologi peer to peer sangat sulit untuk di kembangkan
  • Security pada topologi ini sering kali mengalami masalah
  • Proses troubleshooting termasuk cukup rumit.

Topologi Hybrid

TOPOLOGI HYBRID
Topologi Hybrid

Terakhir ada topologi hybrid yang merupakan gabungan dari beberapa jenis topologi jaringan yang berbeda dan kemudian membentuk jaringan baru. Dengan kata lain, apabila ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung pada satu jaringan, maka jenis topologi tersebut akan membentuk topologi hybrid.

Keunggulan Topologi Hybrid :

  • Topologi hybrid sifatnya fleksibel
  • Penambahan koneksi lain di topologi hybrid menjadi sangat mudah.

Kelemahan Topologi Hybrid :

  • Proses pengaturan dan instalasi yang cukup rumit
  • Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit untuk di lakukan
  • Biaya untuk merangkai topologi hybrid sangat tinggi.

Itulah pengertian topologi jaringan secara umum, menurut para ahli serta penjelasan dari masing-masing jenis topologi. Setiap jenis topologi tentunya menawarkan keunggulan serta kelemahan yang bisa di jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk Anda memilih manakah yang paling tepat.

Baca juga contoh paper

Pertimbangan ini bisa menyangkut anggaran yang Anda sediakan, minimnya masalah pada masing-masing jenis topologi, kemudahan pemasangan, troubleshooter yang mudah di deteksi, jumlah kabel yang di butuhkan dan lain sebagainya.

Semoga ulasan di atas dapat membantu Anda untuk memilih topologi jaringan yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Tinggalkan komentar