Contoh Paper Singkat / Sejarah / Penelitian / Skripsi / Ekonomi / Dll

Contoh Paper – Dalam dunia akademik paper, essay atau pun karya ilmiah lainnya merupakan suatu bukti seseorang telah menjalankan kegiatan akademik. Oleh karena itu, setiap peserta akademik wajib menyumbangkan paper sebagai syarat telah mengikuti tahun dan materi yang diberikan pada instansi baik berupa sekolah atau perguruan tinggi.

Banyak yang sulit memahami contoh paper yang diberikan sebagai rujukan.

Padahal sebenarnya membuat paper atau amatlah mudah jika terlebih dahulu memahami format penulisan paper. Format ini merupakan format yang selalu digunakan untuk membuat paper dengan tema apa saja.

Format yang wajib ada meliputi judul, pendahuluan atau latar belakang, rumusan masalah, kajian teori, pembahasan dan kesimpulan. Format ini harusnya di hafalkan terlebih dahulu.

Contoh Paper Kuliah

Contoh Paper Kuliah
www.academicindonesia.com

Pengaruh Sosial Media Terhadap Mentalis Remaja

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Era globalisasi tanpa batas yang sedang terjadi saat ini membuat segala sesuatu semakin tidak ada batasannya. Barang, jasa, uang, manusia, dan modal yang dianggap sebagai materi yang sangat dengan cepat menyebar di era globalisasi ini tampaknya sudah banyak yang mengetahui bahkan sudah sangat lazim. Akan tetapi, ada satu hal yang juga turut serta dalam arus globalisasi dengan sangat cepat.

Ialah ideologi, gagasan, sugesti, dan pola perilaku yang dengan cepat menyebar dari satu negara ke negara lainnya. ideologi maupun gagasan ini ternyata ditemukan sangat mudah menyebar melalui sosial media. Sosial media seringkali dianggap sebagai perantara yang paling mudah untuk menyebarkan ide-ide. Yang paling menarik adalah ide-ide yang disebarkan sangat mudah memengaruhi kelompok remaja.

2. Tujuan

Membuktikan pengaruh sosial media terhadap tingkah laku dan mental remaja.

3. Ruang Lingkup

Segala bentuk sosial media dan membatasi penelitian untuk remaja dari usia 14-19 tahun.

BAB II LANDASAN TEORI

Setiap orang tentu tidak bisa mencegah arus globalisasi yang sangat kuat sehingga mau tidak mau setiap orang harus menyesuaikan diri dengan nilai-nilai yang hanyut bersama globalisasi tersebut. Sosial media merupakan salah satu perantara globalisasi melalui dunia maya. Setiap orang kini bisa mengakses dunia maya karena privasinya yang tidak memiliki batasan usia serta tidak ada larangan yang mengikat.

Di antara sekian banyak manfaat sosial media dalam menyampaikan informasi secara cepat, adalah pengaruh negatifnya yang membawa beberapa nilai yang tidak sesuai untuk di akses oleh remaja yang pola pikirnya baru saja terbentuk. Beberapa nilai yang tidak sesuai tersebut kemudian memengaruhi metal remaja dimana mereka melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan usia mereka.

BAB III PEMBAHASAN

Meski era globalisasi memaksa manusia untuk memahami teknologi baik berupa softfile yang terdiri dari sosial media atau pun aplikasi dan hardfile yang terdiri dari alat-alat teknologi serba instan, akan tetapi penggunaan teknologi yang berlebihan justru memengaruhi mental manusia itu sendiri terutama remaja. Manusia menjadi lebih ketergantungan dan merasa tidak percaya diri di kehidupan nyata.

Inilah yang menjadi masalah besar dari arus globalisasi dimana remaja kini lebih berani mengungkapkan ekspresi hanya melalui media sosial dan takut mengekspresikan diri di dunia nyata. Terlebih lagi kini, mental remaja di kontrol penuh oleh sosial media dimana mereka hanya mengikuti trend yang sedang terjadi tanpa berusaha untuk melakukan perubahan dan menggali potensi dalam dirinya.

BAB IV PENUTUP

Manusia tidak bisa sepenuhnya terbuai dalam arus sosial media, namun tidak bisa pula mencegah arus yang semakin deras. Yang dapat dilakukan manusia hanya mengikuti arus tanpa melawan akan tetapi mencari jalan sebaik mungkin agar tidak hanyut. Sangat beruntung bagi yang melewati masa remaja di era globalisasi, akan tetapi perlu diingat bahwa jangan sampai globalisasi memengaruhi mental kita.

Contoh Paper Ilmiah

Contoh Paper Ilmiah
www.antonwidawan.com

Penyalahgunaan Obat-Obatan Dikalangan Remaja

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Remaja merupakan usia dimana seseorang akan dipenuhi rasa penasaran untuk mencoba sesuatu yang dianggap dewasa. Pola pikir usia remaja sangat rentan dipengaruhi oleh lingkungan. Mereka cenderung memiliki emosi yang tidak stabil serta sulit dalam mencegah diri untuk tidak terlarut dalam pergaulan yang salah. Salah satu yang paling sering terjadi dalam pergaulan remaja adalah mencoba obat-obatan.

Beberapa obat-obatan terlarang yang bisa di konsumsi oleh remaja sebenarnya merupakan obat medis bila digunakan sesuai dengan dosisnya. Beberapa obat-obatan akan memberikan efek pusing jika digunakan melebihi dosis yang ditentukan. Obat-obatan tersebut yang digunakan sebagai alternatif pengganti narkotika dimana obat-obatan tersebut lebih mudah di akses dan harganya lebih murah.

2. Tujuan

Mengetahui efek penyalahgunaan obat-obatan terlarang oleh kalangan remaja

3. Ruang Lingkup

Kalangan remaja dang lingkungan

BAB II LANDASAN TEORI

Penyalahgunaan obat-obatan terlarang dikarenakan oleh pola pikir remaja yang selalu ingin mencoba hal yang baru serat didukung oleh lingkungan dimana mereka melakukan interaksi. Bila seorang remaja terbiasa dengan lingkungan yang bebas serta kurangnya pengawasan oleh orang tua, maka kemungkinan besar remaja tersebut akan mudah terpengaruh dan  berpotensi mencoba obat-obatan.

BAB III PEMBAHASAN

Obat-obatan yang di konsumsi melebihi dosis dan tergolong obat-obatan terlarang tersebut sangat berbahaya baik bagi fisik maupun mental seseorang. Bahaya bagi fisik sendiri dapat dilihat dari terjadinya kerusakan organ dalam tubuh seperti hati atau ginjal bila mengkonsumsi obat-obatan tersebut dalam jumlah dan dosis yang banyak. Efeknya mungkin tidak langsung terjadi, tapi dalam jangka  panjang.

Sedangkan bahaya bagi mental sendiri dapat terlihat dari kemampuan motorik otak yang mulai melemah. Remaja yang sering mengkonsumsi obat-obatan terlarang akan sangat tidak percaya diri bila berada dalam alam sadarnya dan akan sangat percaya diri bila sedang tidak sadar. Selain itu juga, emosi akan sangat sulit terkontrol, perasaan tidak tenang, bahkan cenderung menghindar dari dunia sosial.

BAB IV PENUTUP

KESIMPULAN

Remaja merupakan generasi muda dan kunci keberlangsungan suatu kehidupan yang bermartabat yang harus dipersiapkan untuk membangun negara menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu, pengawasan serta kesadaran yang harus ditanamkan pada remaja harus di optimalkan semaksimal mungkin. Dengan cara inilah remaja sebagai penerus pembangunan dan kehidupan bangsa bisa diselamatkan.

Contoh Paper Penelitian

Contoh Paper Penelitian
themoondoggiesmusic.com

Karakteristik Penderita Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut Pada Masyarakat Kota Yogyakarta

1. Latar Belakang

Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau disingkat ISPA  merupakan kategori infeksi yang banyak di temukan pada daerah perkotaan dengan pencemaran udara yang mencapai batas wajar. Kota Yogyakarta merupakan wilayah dengan pencemaran udara baik sebabkan oleh polusi kendaraan bermotor dan kurangnya lahan hijau di tengah kota menjadi variabel pendukung banyaknya polusi udara.

Kota Yogyakarta menjadi salah satu kota padat dan penuh sesak kan kendaraan bermotor serta termasuk ke dalam kota dengan tingkat kebersihan udara yang rendah di Indonesia. Hal ini membuat kota Yogyakarta tidak layak dianggap sebagai kota yang aman untuk kesehatan terutama kesehatan pernapasan. Banyak warga kota Yogyakarta yang menderita penyakit saluran pernapasan akut.

2. Tujuan

Mengetahui karakteristik penderita infeksi saluran pernapasan akut pada penduduk kota Yogyakarta tahun 2017.

3. Metode Penelitian

Penelitian analitik eksperimen dilakukan pada penduduk kota Yogyakarta pada bulan April tahun 2017. Diagnosis berdasarkan keluhan dan pemeriksaan fisik langsung pada penderita ISPA. Pemeriksaan lanjutan yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui lebih lanjut penyakit serius lainnya yang sebabkan oleh infeksi ISPA pada masyarakat kota Yogyakarata.

4. Hasil

Dari 300 orang warga kota Yogyakarta yang profesinya sebagian  besar menuntut untuk berada di jalan, 50 orang menderita infeksi paru-paru, 41 orang menderita infeksi hidung, 162 mengaku mengalami batuk kering, dan sisanya 47 mengalami infeksi saluran pernapasan. Perbandingan antara pria dan wanita 1 : 1 dominasi oleh kelompok usia 25-45 tahun serta terbanyak pada bidang pekerjaan buruh harian lepas.

5. Kesimpulan

Seluruh kasus yang berhasil diteliti didapatkan bahwa penderita penyakit ISPA terbanyak adalah laki-laki pada kelompok usia 25 – 45 tahun yang rata-rata bekerja pada bidang buruh harian lepas di jalan (tukang becak, tukang parkir, pengangkut barang dan sebagainya). Dapat disimpulkan juga penyebab ISPA pada masyarakat kota Yogyakarta adalah karena terlalu sering menghirup polusi dari udara yang tercemar

6. Kata Kunci

ISPA, Polusi, lingkungan

Contoh Paper Skripsi

Contoh Paper Skripsi
satujam.com

Perbedaan Pada Penambahan Otot Triceps Antara NMES Dan NERVE TRUNK

1. Latar Belakang 

Otot mempunyai kemampuan serta peran utama dalam meningkatkan prestasi gerak tubuh. Oleh karena itu, diperlukan cara dan teknik untuk meningkatkan kemampuan otot. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan otot adalah dengan menggunakan Neuromuscular Electrical Stimulation atau disingkat (NMES). Cara ini menggunakan arus listrik yang membuat otot menjadi lebih berkontraksi.

Dengan adanya kontraksi tersebut, maka kemampuan otot otomatis akan meningkat. Penggunaan NMES ini dengan intensitas yang dianjurkan sebesar 50 Hz disertai dengan durasi 100 kali dalam 10 Menit dilakukan maksimal tiga kali selama seminggu dalam satu bulan. Dengan demikian, otot memiliki kemampuan dalam menggerakkan tubuh dan membuat otot juga semakin lentur.

2. Tujuan 

Mengetahui perbedaan NMES dengan nerve trunk pada penambahan otot triceps pada gerakan tubuh yang teratur ( Studi Case : otot seseorang yang sedang melakukan gerakan pencak silat).

3. Ruang Lingkup Penelitian

15 atlet pencak silat pada sanggar pencak silat kabupaten Jawa Tengah

4. Hasil Riset 

Hasil riset dan uji statistik pada menunjukkan ada dampak NMES pada grup otot nerve trunk mempunyai nilai P= 0,05 yang menunjukkan ada penambahan otot tricep pada masing-masing atlet pencak silat pada sanggar pencak silat kabupaten Jawa Tengah. Masing-masing atlet memberikan gerakan yang sama namun kontraksi otot berbeda-beda.

5. Kata Kunci : otot, NMES, Nerve Trunk

Contoh Paper Ekonomi

Contoh Paper Ekonomi
okistudio.com

Pertumbuhan Ekonomi Di Asia Tenggara : Studi Kasus Singapura

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pertumbuhan ekonomi merupakan variabel yang menjadi penentu tingkat kesejahteraan suatu negara. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi perkapital masyarakat di dalam suatu negara tersebut, maka semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan dan bisa saja negara tersebut berubah posisi dari yang tadinya negara hampir collapse menjadi negara  sedang berkembang atau negara semi maju.

Beberapa negara di Asia tenggara salah satunya Indonesia kini sedang mengalami tingkat pertumbuhan ekonomi sebagai negara sedang berkembang. Berbeda dengan Singapura yang sudah menyandang negara maju. Malaysia setingkat lebih tinggi dari Indonesia dimana pendapatan per kapita, tingkat pertumbuhan ekonominya, taraf hidup, serta potensi masyarakatnya lebih tinggi dibandingkan Indonesia .

Thailand yang merupakan daerah penyangga di Asia Tenggara selama masa perang dunia kini memfokuskan diri pada sektor pariwisata sebagai langkah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestik. Berbeda dengan Filipina yang mendukung potensi sumber daya manusianya dan menyebarkan diaspora sebagai cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestiknya.

Tiap negara di Asia Tenggara memiliki cara yang berbeda dengan ciri khas dan kapabilitas negara atau pun potensi masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Indonesia sebagai salah satu negara di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk terbesar memanfaatkan aktivitas e-commerce dan kemampuan daya beli masyarakat sebagai variabel penentu kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.

2. Tujuan

Mengetahui penyelesaian masalah ekonomi di negara berkembang di Asia Tenggara dan kemajuan

BAB II PEMBAHASAN

Terdapat 4 faktor dasar yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara yaitu, sumber daya alam, sumber daya manusia, tingkat produksi, modal atau kapital, dan inovasi teknologi. Ke semua faktor tersebut haruslah seimbang untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang stabil. contohnya bila modal banyak tetapi penduduk sedikit, tentu saja akan berpengaruh pada pendapat per kapita.

Sedangkan, pendapatan perkapita menjadi salah satu variabel untuk mengukur pertumbuhan ekonomi. Semakin tinggi pendapatan rata-rata per kapita suatu negara, maka disimpulkan bahwa negara tersebut dianggap sejahtera meski kekayaan pada individu terkadang tidak merata.  Inilah menjadi kontroversi karena meski dianggap sejahtera namun hanya berpihak pada golongan tertentu.

Negara-negara Asia Tengara lainnya seperti Laos, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja yang peran serta pertumbuhan ekonominya di mata Internasional tidak terlalu diperhatikan. Vietnam menyokong kebutuhan masyarakat sebagian besar dari dana bantuan luar negeri. Baik dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, atau dari negara luar regional seperti negara-negara di Eropa dan Amerika.

Singapura menjadi perhatian besar karena tingkat pertumbuhan ekonomi dan pendapat per kapita masyarakatnya yang relatif tinggi sedangkan jumlah SDM dan luas wilayahnya yang sangat terbatas mampu membangun ekonomi yang diperhitungkan di mata internasional. Banyak yang menilai Singapura sebagai salah satu contoh  bahwa bukan lagi jumlah penduduk atau luas wilayah yang menjadi penentu.

Singapura yang memiliki wilayah sebesar pulau Batam ini memanfaatkan sektor wisata dan fasilitas pelabuhan sebagai tempat transit kapal pesiar mewah atau pun kapal barang dari negara Industri seperti Jepang dan Cina yang menuju negara-negara pangsa pasarnya  melewati samudera hindia seperti negara-negara di Asia Selatan dan di benua Afrika.

Selain karena faktor alam geografis yang sangat strategis, Singapura juga memiliki masyarakat yang berpotensi bersaing di kancah internasional, inovasi teknologi yang selalu dimanfaatkan di segala sektor kehidupan masyarakat, serta kemampuan masyarakat Singapura dalam beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan global yang bersifat dinamis.

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Keberhasilan Singapura dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi domestiknya memang tidak terlepas dari potensi sumber daya manusia dan letak geografis negaranya yang sangat strategis. Akan tetapi, Singapura berhasil membuktikan bahwa meski luas wilayah yang terbatas dan jumlah penduduk yang hanya sekitar lima juta saja.

Contoh Paper Sejarah

Contoh Paper Sejarah
thegorbalsla.com

Peradaban Yunani Menjadi Peradaban Pengetahuan Pertama

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Peradaban yunani bukanlah satu-satunya peradaban yang dilakukan oleh manusia. Sebelumnya dikenal peradaban timur oleh orang-orang Cina sekarang serta ada juga peradaban Mesir kuno oleh bangsa Mesir dengan peninggalan yang sampai saat ini masih dikaji lebih dalam lagi. Akan tetapi, peradaban Yunani inilah yang menjadi patokan ilmu pengetahuan yang diadopsi sampai saat ini.

2. Tujuan

Mengetahui sebab mengapa peradaban Yunani disebut peradaban Ilmu pengetahuan

BAB II PEMBAHASAN

Sebagian besar filsuf dan pemikir terkemuka yang namanya selalu disebut berasal dari Yunani. Contohnya saja Plato yang merupakan filsuf yang menciptakan “politeia” sekaligus orang yang dianggap mendirikan sekolah untuk pertama kalinya yaitu “Academia”. Peradaban Yunani ini disebut sebagai peradaban Ilmu pengetahuan karena banyaknya bermunculan pemikir yang cemerlang.

Ide-ide serta gagasan yang dituangkan oleh para pemikir Yunani mulai dari politik, sosial, bahkan sampai alam ini tidak hanya sekadar diungkapkan namun juga ditulis dan menjadi ilmu pengetahuan yang diabadikan menggunakan tulisan. Selain itu, pemikiran para filsuf Yunani juga berlandaskan pada rasionalitas yang tinggi dan mereka cenderung mengabaikan cara berfikir kuno yang percaya tahayul.

Pada peradaban Yunani ini juga telah dikenal cara mengekspresikan diri melalui karya seni seperti patung, lukisan, drama, arsitek dan sebagainya. Seringkali setiap karya seni tersebut mengandung bias makna yang sulit untuk diterjemahkan. Mereka juga sudah mempelajari tidak hanya ilmu yang ada di dunia namun juga sudah menempuh angkasa seperti ilmu astronomi.

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Yunani memiliki alasan serta bukti yang kuat berupa artefak  sehingga pantas disebut sebagai peradaban dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan yang berkembang selama masa peradaban Yunani juga diabadikan dalam sebuah tulisan dan menjadi peradaban dunia pertama yang diabadikan dalam sebuah tulisan yang mampu dibaca dan diterjemahkan.

Contoh Paper Statistika

Contoh Paper Statistika
thegorbalsla.com

Uang Sebagai Alat Pembayaran Yang sah

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Dalam menjalankan transaksi ekonomi (jual – beli) di kehidupan sehari-hari, manusia mengenal sebuah alat pembayaran yang telah disahkan. Alat pembayaran tersebut yang kita kenal dengan Uang memiliki sejarah yang amat panjang sehingga kini ditetapkanlah sebagai alat pembayaran yang sah. Dahulu, sebelum manusia mengenal uang, manusia melakukan transaksi ekonomi menggunakan sistem barter.

Sistem barter berjalan cukup lama karena belum ditemukan solusi yang tepat. Hingga akhirnya manusia menyadari bahwa sistem barter sebagai cara dalam bertransaksi ekonomi ternyata tidaklah setara. Barang yang ditukarkan dengan barang lain tentu memiliki nilai yang berbeda sehingga dibutuhkan sesuatu untuk menukar barang tersebut menjadi nilai kemudian baru bisa ditukarkan lagi.

2. Tujuan

Mengetahui perkembangan uang sebagai alat pembayaran yang sah

BAB II LANDASAN TEORI

Uang yang dijadikan alat pembayaran tersebut tidak serta merta langsung dapat digunakan. Dibutuhkan perhitungan statistika dimana nilai uang yang satu dengan yang lain berbeda. Nilai uang di suatu negara dengan uang di negara yang lain berbeda dikarenakan pertumbuhan ekonomi antar kedua negara yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dihitung menggunakan ilmu statistika yang dibedakan menjadi 2 :

  1. Statistika sempit yaitu angka yang tersusun dalam suatu diagram, table, atau pun grafik.
  2. Statistika luas yaitu ilmu yang memiliki hubungan dengan cara mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa bahan lalu kemudian dijelaskan menggunakan kesimpulan.

BAB III PEMBAHASAN

Salah satu model pembelajaran statistika yaitu dengan mempelajari exchange rate yang sedang terjadi di suatu negara sehingga mata uang suatu negara tersebut dapat digunakan sebagai pembayaran yang sah. Sebelum memberikan kesimpulan, terlebih dahulu harus mengetahui nilai tukar uang tertinggi di dunia dan terendah kemudian nilai tukar uang Indonesia dengan mata uang internasional.

BAB IV PENUTUP

KESIMPULAN

Kesimpulan dari data statistik yang telah dipaparkan oleh penulis menggunakan angka indeks yaitu perbandingan mata uang asing yang dijadikan mata uang internasional (Dollar Amerika, Euro Eropa, dan Yuan Cina) dengan nilai tukar mata uang tersebut terhadap Rupiah. Data yang diperoleh sangat bermanfaat untuk mengetahui kekuatan ekonomi Indonesia dengan melihat posisi mata uang Rupiah.

Contoh Paper pajak

Contoh Paper pajak
thegorbalsla.com

Rendahnya Pajak Kendaraan Di Indonesia

BAB  I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Pajak merupakan kewajiban yang ditentukan oleh negara kepada masyarakat dengan nominal sesuai dengan penggunaan infrastruktur negara. Pajak merupakan pendapatan negara yang utama dan nantinya uang pajak tersebut akan kembali lagi ke masyarakat sebagai biaya pembangunan infrastruktur dan kebutuhan negara lainnya. Salah satu aspek yang dikenakan pajak di Indonesia adalah kendaraan.

Jumlah kendaraan di Indonesia mencapai 121 juta lebih atau hampir setengah dari populasi masyarakat Indonesia. Setengah dari populasi penduduk Indonesia tersebut secara tidak langsung menyumbang APBN negara yang tidak sedikit setiap tahunnya. Akan tetapi, tetap saja infrastruktur seperti jalan raya yang memadai untuk menampung jumlah kendaraan dirasa kurang meski pembangunan terus dilakukan.

2. Tujuan

Menganalisis mengapa rendahnya pajak Kendaraan berpengaruh terhadap penggunaan kendaraan dan menyebabkan kemacetan di Indonesia.

BAB II PEMBAHASAN

Rendahnya pajak yang dibebani per kendaraan membuat kendaraan dengan bebas dimiliki oleh segala kalangan masyarakat. Hal ini memang menjadi penanda bahwa masyarakat menengah ke bawah sekalipun mampu membeli kendaraan pribadi. Akan tetapi, karena rendahnya pajak kendaraan inilah yang membuat masalah yang semakin besar terjadi seperti kemacetan bahkan konsumsi BBM berlebih.

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Rendahnya pajak yang dibebankan kepada pengguna kendaraan membuat setiap orang dengan leluasa memiliki dan menyimpan kendaraan bermotor. Hal ini justru menimbulkan argumen bahwa rendahnya pajak kendaraan membuat lalu lintas semakin padat dan menyebabkan kemacetan. Untuk mengurangi kemacetan, seharusnya pemerintah menaikkan pajak kendaraan pada angka yang wajar.

Contoh Paper Makalah

Contoh Paper Makalah
www.lahiya.com

Ruang Lingkup Sosial Yang Tergantikan

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Manusia merupakan makhluk sosial yang selalu membutuhkan interaksi dengan orang lain. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan seseorang selalu melakukan interaksi dengan kehidupan sosial walau hanya terbatas. Akan tetapi, persepsi tersebut tampaknya telah dipatahkan oleh beberapa penelitian yang menyatakan bahwa manusia kini mulai meninggalkan ruang lingkup sosialnya.

2. Tujuan

Mengetahui mengapa manusia mulai meninggalkan ruang lingkup sosial yang sebenarnya

BAB II PEMBAHASAN

Ruang lingkup sosial kini dianggap tidak hanya sebatas tatap muka langsung tapi juga bisa dilakukan menggunakan sosial media yang ada. Hal ini menyebabkan banyaknya masyarakat yang mulai bertransisi menjadi masyarakat sosial dunia maya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut terjadi salah satunya adalah kebebasan ekspresi di dunia maya lebih di hargai daripada di dunia nyata.

BAB III PENUTUP

KESIMPULAN

Alasan kuat masyarakat kini mulai meninggalkan dunia sosial nyata dan beralih ke dunia maya merupakan bukti bahwa dunia nyata saat ini tidak lagi fleksibel dalam menerima ekspresi masyarakat. Masyarakat cenderung lebih suka mengetik dan dibaca secara tidak langsung daripada mengungkapkan ekspresi langsung di hadapan masyarakat. Sangat ironi ketika dunia maya kini justru dianggap lebih nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *