Ragam Kerajaan Hindu Budha di Indonesia dan Peninggalannya

Kerajaan Hindu Budha – Hidup di negara kesatuan yang menganut sistem pemerintahan republik menjadi pengalaman berharga jika di tilik dari rangkaian sejarah yang pernah di lalui pendahulu kita. Keberagaman sudah menjadi hal biasa yang ada di negara tercinta.

Mulai dari adat dan budaya, bahasa, suku bahkan dari postur tubuh dan wajah sebagian dari kita sering mengira-ngira rumah tinggal seseorang yang di temui.

Aneka kultur di Indonesia sangat menarik dan itu tak lepas dari peranan kehidupan masa lampau jauh sebelum kita merasakan kehidupan di Nusantara. Berbagai macam ciri khas bahkan cukup beragam di tiap daerahnya. Kekhususan yang menjadi daya tarik bangsa ini muasalnya dari kehidupan berbudaya yang secara turun temurun di teruskan antar generasi.

Sekolah memberikan kita pelajaran mengenai sejarah dan awal mula terbentuknya bangsa Indonesia yang utuh mencakup lima pulau besar yang multikultural.

Di sana kita akan menemui sejarah masuknya beberapa agama. Meskipun kini mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, ternyata sebelum peradaban agama Islam di mulai, Hindu Budha masuk lebih dulu.

Dari peninggalan berbagai macam candi atau pura yang ada kita dapat menemukan aneka cerita zaman sejarah pada masa Hindu Budha. Kini banyak candi atau pura yang di jadikan sebagai objek wisata dengan segala keterangan sejarahnya yang di harapkan dapat memberikan pengetahuan bagi masyarakat yang berkunjung.

Jejak-jejak itu sekaligus menjadi bukti kehidupan masa lampau yang patut kita hargai. Peninggalan peradaban masa lampau tak hanya berupa candi-candi atau bangunan dengan arsitektur khas Hindu Budha melainkan juga banyak prasasti yang menghiasi museum kita. Benda-benda tersebut tak lain adalah merupakan warisan yang harus di jaga dan di rawat.

Menghargai sejarah adalah tanda bangsa yang bermartabat. Untuk mempelajari sejarah kita bisa melakukan banyak hal, bisa dengan mengunjungi situs-situs budaya, tempat wisata sejarah, museum atau dengan membaca berbagai macam informasi sejarah seperti ulasan peradaban kerajaan Hindu Budha berikut ini.

Permulaan Kerajaan Hindu Budha di Nusantara

PERMULAAN KERAJAAN HINDU BUDHA DI NUSANTARA
www.romadecade.org

Banyak cerita bermula dari datangnya para pedagang yang memperkenalkan kepercayaan kepada masyarakat pribumi. Masyarakatnya masih berpatokan pada kepercayaan animisme sebelum Hindu Budha menjejaki bumi Nusantara. Hingga akhirnya seorang penjelajah bernama Maha Rezi Agastya yang berasal dari India.

Perjalanannya ke Nusantara di lakukan pada awal masehi. Di bawanya ajaran agama Hindu sembari berdagang. Sementara itu sejarah agama Hindu pada masa itu di datangkan oleh I-Tsing di abad ke tujuh dan semakin berkembang di wilayah Sumatera hingga berdirilah kerajaan Budha bernama Sriwijaya. Kerajaan ini sangat terkenal. Penguasaan wilayahnya bahkan menyebar hingga ke wilayah Jawa.

Begitupun dengan Majapahit yang meniti puncak kejayaan di abad 14 yang mampu menguasai hampir keseluruhan wilayah Indonesia hingga ke Semenanjung Melayu atas prakarsa Patih Gajah Mada. Meski perkembangannya sangat pesat, Islam yang masuk pada abad ke 12 rupanya juga menjadi ajaran yang di terima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

Beberapa kerajaan Islam muncul dan mewarnai kekuasaan wilayah di Nusantara seperti Kerajaan Samudera Pasai dan kerajaan Demak. Perluasan terus terjadi hingga akhirnya kerajaan-kerajaan Islam membesar dan mengekspansi kerajaan lain secara perlahan. Eksistensi Sriwijaya dan Majapahit pun pelan-pelan memudar dan di isi oleh banyak kerajaan Islam.

Teori Hindu Budha Indonesia

TEORI HINDU BUDHA INDONESIA
www.kumpulan.net

Sejarah singkat mengenai masuknya Hindu Budha ke Indonesia sudah menjadi hal yang sering kita jumpai melalui cerita orang tua di sekolah. Dalam versi lain, di kemukakan berbagai teori yang mendasari munculnya kerajaan-kerajaan tersebut sebagai berikut :

1. Teori Brahmana

Nama Brahmana cukup familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Berbagai macam film sejarah menyertakan namanya sebagai seorang dewa. Kasta Brahmana menjadi salah satu sebab musabab perkembangan Hindu Budha. Ketika itu di ceritakan bahwa para Brahmana di undang oleh para raja yang menganut agama tradisional. Sejak saat itu, mereka mulai mengenalkan ajaran Hindu kepada masyarakat setempat dan meluas kebanyak daerah. Teori Brahmana di nyatakan oleh seorang ilmuan sejarah bernama Van Leur.

2. Teori Waisya

Kasta Waisya mengawali munculnya interaksi antara pedagang asal India yang sudah memiliki kepercayaan Hindu Budha dengan para raja. Di sini para pedagang kerap kali berinteraksi dengan para raja dalam ikatan kerjasama dan relasi yang baik. Dalam proses interaksi tersebutlah para Waisya mengenalkan ajarannya pada para raja yakni ajaran
Hindu.

3. Teori Ksatria

Begitupun dengan teori Ksatria yang menyatakan bahwa asal penyebaran agama Hindu di Indonesia berasal dari kasta Ksatria dalam cakupan para prajurit perang serta para bangsawan. Pemicu yang di anggap tepat dalam teori Ksatria adalah keadaan politik India yang bermasalah hingga memunculkan tragedi pertumpahan darah hingga para prajurit dan para bangsawannya melarikan diri. Dan Indonesia menjadi tempat yang di anggap aman. Teori ini di nyatakan oleh C.C. Berg dan juga Moorkerji.

5. Teori Arus Balik

Sedikit berbeda, teori arus balik yang berisi bahwa agama Hindu di Nusantara justru berasal dari orang-orang pribumi alias orang Indonesia sendiri. Di mana di nyatakan bahwa orang Indonesia datang ke India, mempelajari agama Hindu di sana dengan mendirikan sebuah organisasi bernama Sanggha dan membawa ajaran tersebut pulang lalu mengajarkannya.

Perkembangan Kerajaan Hindu Budha

PERKEMBANGAN KERAJAAN HINDU BUDHA
romadecade.org

Kerajaan Hindu dan Budha memberikan sumbangsih budaya masih melekat hingga sekarang. Masyarakat telah terbiasa dengan budaya yang melebur dalam kehidupan. Agama Hindu Budha dan sejarah peradabannya di mulai jauh sebelum kita terlahir bahkan beberapa generasi di atas kita pun belum tentu merasakan zaman itu, namun melalui fakta-fakta sejarah keberadaannya masih di akui hingga saat ini.

Seperti halnya yang kita alami, sejarah mengenai peradaban kehidupan beragama masih terus ada di bangku sekolah agar generasi kita tetap mengenal dan memahami pengalaman masa lalu bangsa ini. Lalu apa saja yang telah menjadi bukti nyata masuknya peradaban Hindu Budha?

1. Seni Bangunan

Seni adalah bagian yang tak pernah lepas dari berbagai bidang kehidupan. Dari sisi bangunan atau arsitektur, kerajaan Hindu Budha meninggalkan jejak yang sangat jelas. Kini kita memiliki candi Prambanan, Roro Mendut, candi Borobudur dan beberapa bentuk nyata dari bangunan khas Hindu Budha lainnya. Unsur-unsur di dalamnya sangat terisi dengan karakteristik bangunan Hindu Budha.

Mulai dari relief, ukiran dan bahan bangunan ketika awal di temukan. Kini berbagai macam situs peninggalan yang ada di beberapa daerah tertentu bekas kerajaan Hindu Budha telah menjelma menjadi objek wisata yang bisa di kunjungi kapan saja untuk melihat bagaimana bentuk peninggalan masa lampau. Memang beberapa mengalami renovasi agar tetap terjaga dan bisa terus di saksikan oleh generasi seterusnya.

2. Seni Ukir

Ukiran khas Hindu Budha pun banyak di temukan pada bangunan pura tua atau candi dan tempat ibadah orang-orang Hindu Budha pada masanya. Aneka ukiran banyak di kenal oleh masyarakat terutama yang memiliki kepercayaan Hindu Budha. Mereka juga masih sering mengadakan acara ritual atau keagamaan di situs peninggalan budaya Hindu Budha.

Selain terdapat pada candi atau bangunan-bangunan, ukiran khas juga ada pada benda-benda furnitur seperti kursi, meja, lemari dan benda lain. Beberapa pengrajin juga tetap melestarikan ukiran khas tersebut hingga sekarang pada barang-barang kesenian dengan kemasan lebih modern.

3. Aksara Dan Sastra

Bahasa yang berkembang pada masa perkembangan Hindu Budha masih di bawa oleh para budayawan agar terus di kenal dan di lestarikan oleh tiap generasi. Adapun Sansekerta adalah bentuk peninggalan zaman Hindu Budha.
Seni sastra berupa cerita-cerita seperti Mahabrata kini bahkan sudah di adaptasi dalam konsep yang lebih modern. Kitab-kitab karya tokoh masa perkembangan Hindu Budha juga masih ada, atau setidaknya masih di kenal.

4. Sistem Kepercayaan

Adanya kepercayaan Hindu Budha tentu untuk memberikan sugesti agar menganut agama yang di sebarkan. Sebelum agama ini masuk, masyarakat menganut kepercayaan animisme yang kemudian mulai beralih kepada Hindu atau Budha melalui pendekatan relasi perdagangan dan lain sebagainya.

Wilayah perkembangan semakin meluas dan pengikut ajaran ini pun semakin banyak. Hingga saat ini orang-orang yang mempercayai ajaran Hindu Budha masih ada terutama di pulau Bali yang mayoritasnya beragama Hindu atau Budha. Pun bila mereka menganut kepercayaan lainnya, budaya dan tradisi khas Hindu Budha masih menjadi ciri khas.

Keberagaman tak menjadi masalah di negara kita. Hidup dalam satu tempat dengan perbedaan agama dan unsur SARA lainnya tidak menimbulkan perselisihan meskipun beberapa pengalaman menunjukkan adanya gesekan antar suku atau agama namun bangsa ini cukup tangguh dalam meredam percikan masalah akibat perbedaan.

Terlebih umat Hindu berpegang pada Bhinneka Tunggal Ika yang kemudian di percayai oleh seluruh rakyat Indonesia dari berbagai macam agama, suku maupun daerah asal yang berbeda. Pada dasarnya semua agama memberikan pengajaran yang baik agar saling menghargai siapapun sebagai sesama manusia.

Hingga kini kalender yang banyak di gunakan juga merupakan penanggalan Hindu yakni kalender Saka dengan 365 harinya. Seluruh elemen bangsa kita membaur menjadi wujud persatuan yang telah di bangun sejak awal negeri ini di dirikan di atas pijakan kaki sendiri. Menjaganya adalah kewajiban kita, melindungi seluruh lapisan dan menghargai perbedaan.

Tinggalkan komentar