Contoh Teks Eksemplum / Pengalaman / Pendidikan / Sahabat / Singkat

Contoh Teks Eksemplum – Teks eksemplum merupakan sebuah cerita tentang seorang tokoh atau perilaku dari sepenggal cerita. Dalam teks ini diawali dengan pengenalan tokoh, kemudian menceritakan kejadian yang sedang dialami tokoh tersebut. Sebagai bagian penutup dari teks ini berisi interpretasi dari dalam diri tokoh tersebut.

Teks ini merupakan karya sastra menceritakan pengalaman hidup seseorang. Terdapat permulaan cerita yang sedang terjadi dan berlanjut mengenai hikmah yang ada dalam peristiwa tersebut. Teks eksemplum bertujuan supaya tidak terulang lagi kesalahan yang sama di kemudian hari.

Contoh Teks Eksemplum dan Strukturnya

Contoh Teks Eksemplum dan Strukturnya
pixabay.com

Struktur Teks Eksemplum

Struktur Teks Eksemplum
themoondoggiesmusic.com
  • Bagian awal abstrak sebagai pengantar peristiwa atau kejadian dari peristiwa yang nanti dipaparkan;
  • Orientasi yang memuat bagian pengenalan tokoh;
  • Insiden yang menjelaskan peristiwa yang dialami tokoh, umumnya mengalami permasalahan;
  • Interpretasi yang memberikan pesan moril, evaluasi, dan akibat atas perilaku tokoh;
  • Koda yang merupakan penutup cerita.

Contoh Teks Eksemplum Beserta Struktur

Contoh Teks Eksemplum Beserta Struktur
themoondoggiesmusic.com

Judul : Kesombongan Kupu-Kupu

 

Orientasi :

Alkisah sekelompok kupu-kupu di suatu hutan tropis. Tersebutlah Titih yaitu salah satu nama dari kelompok kupu-kupu cantik tersebut. Titi hidup bersama kawanan hewan lain. Titi dikenal sebagai kupu-kupu yang sombong dan tidak suka berbaur dengan banyak hewan. Hal tersebut karena Titi merasa adalah hewan tercantik dan paling pintar dibandingkan hewan lain.

Insiden :

Suatu hari sekelompok kupu-kupu sedang membuat sarang. Mereka membuatnya dengan tekun dan sabar. Sehingga akhirnya menjadi sarang yang indah, rapi, dan kokoh. Namun, berbeda dengan Titi, sarangnya dibuat seadanya karena terlalu pemalas.

Bagi Titi, sarang yang ia buat jauh lebih cantik dan rapi dari milik teman-temannya. Padahal saat membuat sarang Titi tidak memperhatikan bahan-bahan yang di gunakannya. Di samping Titi ada kupu-kupu lain yang sedang membuat sarang. Kupu-kupu itu adalah Nani. Nani dikenal sebagai kupu-kupu yang dermawan dan rendah hati. Sangat berbeda jauh dengan sifat dan perilaku Titi.

Titi sering kali mengejek sarang Nani. Berbagai macam ejekan dilontarkan seperti sarang Nani yang jelek dan tidak layak disebut sarang. Titi selalu membanggakan miliknya dan membandingkan dengan saran Nani. Karena Nani mengetahui sifat Titi jadi dia tidak menggubrisnya.

Titi yang sangat bangga dengan sarangnya yang dianggap cantik terus menambah hiasan-hiasan. Titi tidak memikirkan apakah sarangnya mampu menahan beban hiasan-hiasan tersebut. Beberapa saat kemudian semua kupu-kupu telah selesai membuat sarang termasuk Titi dan Nani.

Saat itu cuaca sedang tidak bersahabat, kemudian turunlah hujan lebat disertai angin kencang. Para kupu-kupu bergegas memasuki sarang masing-masing. Sayangnya, sarang milik Titi roboh karena terkena hujan lebat dan tiupan angin yang kencang.

Tubuh Titi pun kebasahan dan sulit untuk terbang. Ia pun menjadi panik dan kebingungan. Nani yang melihat kemudian menghampiri Titi yang tengah diguyur hujan. Nani dengan senang hati membawa Titi ke dalam sarang miliknya.

Akhir cerita, Titi sangat malu dan menyesal telah menghina dan membanding-bandingkan sarangnya dengan sarang Nani. Tidak hanya itu, Titi sangat menyesali sikapnya yang tidak bersahabat dengan Nani selama ini. Setelah hujan reda Titi dibantu Nani membangun kembali sarangnya.

Interpretasi:

Sejak kejadian tersebut, Titi tidak lagi sombong dan angkuh terhadap teman-temannya. Dalam diri Titi berjanji akan belajar menjadi kupu-kupu yang baik dan bersahabat. Titi baru menyadari teman sangat penting dan akan membantu di saat kesusahan. Titi butuh teman-teman dan komunikasi yang baik dengan kelompoknya.

Contoh Teks Eksemplum Tentang Pendidikan

Contoh Teks Eksemplum Tentang Pendidikan
www.familyguideindonesia.com

Larangan Tidak Diperbolehkan Mengenakan Perhiasan Berlebihan di Sekolah

Perhiasan emas kalung, cincin, gelang, anting-anting sangat digemari kaum wanita. Tidak hanya menjadi impian wanita dewasa untuk mengenakannya melainkan juga para remaja. Mulai dari anak SD,  SMP, SMA, hingga perguruan tinggi ingin memilikinya.

Saat ini anak-anak remaja SMA sudah berani mengenakan perhiasan di sekolah. Sekolah juga telah mengeluarkan larangan dengan maksud melindungi diri murid-muridnya. Hal ini disebabkan karena maraknya tindak kriminal perampokan dan pencurian yang sedang terjadi.

Menurut sebagian besar orang, adanya larangan mengenakan perhiasan merupakan kebijakan yang tidak ada dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Namun, banyak sekolah menetapkan larangan penggunaan perhiasan berlebihan saat mengikuti kegiatan belajar.

Para siswi yang populer tentunya memerlukan aksesoris pendukung untuk mempertahankan kasta mereka. Sayangnya, orang tua mereka tidak protes dengan anaknya yang mengenakan perhiasan ke sekolah.

Selain itu, para siswi selalu membantah bahwa perhiasan yang dikenakan tidak berlebihan. Banyak alasan yang dilontarkan mereka, salah satunya karena fashion dan peninggalan keluarga. Apakah larangan dari pihak sekolah tersebut sudah ketat dan ada hukumannya? Apabila dari pihak sekolah memberikan sangsi tegas dan peraturan baru membutuhkan banyak waktu?

Lantas, bagaimana peran wali kelas yang harus mengetahui perilaku murid-muridnya? Alasan ini sangat akurat dan kuat untuk lebih ditegakkannya sangsi bagi para siswi yang memakai perhiasan berlebihan.

Akhirnya solusi terbaik dari pihak sekolah mengeluarkan surat himbauan kepada para wali murid. Surat himbauan tersebut berisi larangan untuk mengenakan perhiasan berlebihan di sekolah. Selain itu dalam surat tersebut juga memuat tindak kejahatan yang pernah terjadi dan akibat-akibatnya.

Pihak sekolah berharap agar para wali murid dapat menimbang dampaknya. Memang sangat penting untuk mengetahui dampak positif dan negatif ketika mengenakan perhiasan berlebihan di lingkungan sekolah.

Contoh Teks Eksemplum Tentang Sahabat

Contoh Teks Eksemplum Tentang Sahabat
themoondoggiesmusic.com

Indahnya Persahabatan

Irma adalah murid yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di bangku SD. Selain menjadi murid, ia juga menjual kue di kantin sekolah demi mengurangi beban orang tua membiayai pendidikannya. Berlatar belakang keluarga yang perekonomian rendah tidak menyurutkan niat Irma untuk bersekolah. Suatu hari di tanggal 12 April, tiba-tiba Irma tidak masuk sekolah.

Setelah lebih dari seminggu Irma tidak datang ke sekolah, teman-teman pun mendatangi rumahnya. Teman-temannya mendapatkan berita dari tetangga bahwa sekarang Irma menjual kue di terminal. Ia harus menjajakan kuenya di sana untuk membayar iuran SPP bulan lalu.

Saat ini orang tua Irma sedang tidak mempunyai uang dan uang yang telah Irma kumpulkan diserahkan kepada orang tuanya. Mengetahui hal yang menimpa Irma tersebut, akhirnya teman-teman sekelas berinisiatif menemui Irma di terminal. Mereka mencari di mana keberadaan Irma dan membeli kuenya hingga habis terjual selama satu minggu berturut-turut.

Berdasarkan cerita Irma di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa persahabatan merupakan hal yang indah. Dengan kasih sayang dan tenggang rasa untuk saling membantu akan menimbulkan keikhlasan.

Contoh Teks Eksemplum Tentang Pengalaman

Contoh Teks Eksemplum Tentang Pengalaman
themoondoggies.com

Kebahagiaan Sirna oleh Kehilangan Orang yang Dicintai

Sebuah kota hidup sebuah keluarga yang bahagia. Pasangan suami istri yang telah membina rumah tangga selam 16 tahun memiliki buah hati bernama Citra. Sayangnya, keluarga tersebut terlilit banyak utang. Keluarga Citra tidak pernah berhenti berdoa dan bersyukur meskipun tengah dirundung banyak cobaan.

Suatu ketika sang ayah diberhentikan dari perusahaan karena sedang terjadi pemutusan hubungan kerja massal. Akhirnya, ayahnya pulang dengan raut wajah begitu sedih. Kemudian menceritakan kejadian yang menimpanya kepada sang istri. Ia menjelaskan hari itu telah di PHK oleh pihak perusahaan.

Dengan perasaan yang sangat gusar dan bingung bagaimana menghidupi anak dan istrinya kelak. Untuk mendapatkan pekerjaan baru bukan perkara mudah. Meskipun begitu dengan sabar istrinya pun mencoba menenangkan Ayah, dan mengajaknya untuk menikmati makanan terlebih dahulu.

Tiba-tiba Citra telah sampai rumah dan menghampiri kedua orang tuanya dengan raut wajah sedih. Hal ini disebabkan karena Citra memikirkan nilai tidak tuntas yang ia peroleh dari hasil ujian bulanan. Citra merasa takut dimarahi dan bingung tentang apa yang harus disampaikan kepada ayah ibunya.

Ketika sampai rumah, Citra tidak dimarahi oleh orang tuanya. Namun mendapatkan fakta bahwa kedua orang tuanya sedang teramat bersedih. Citra pun menemukan informasi sang Ayah telah diberhentikan dari perusahaan tempat ia mencari nafkah. Hal inilah yang menumbuhkan motivasi dalam diri Citra untuk belajar giat dan meraih cita-citanya agar nanti bisa membantu keluarganya.

Semenjak kejadian menyedihkan itu terjadi, ayah Citra mulai sakit-sakitan. Penyakit yang timbul berasal dari beban pikiran karena menganggur dan belum memperoleh pekerjaan.

Saat ujian akhir semester pun tiba, Citra mengerjakan seluruh ujian dengan baik. Dari jauh-jauh hari Citra telah mempersiapkan diri menghadapi ujian dengan belajar giat. Akhirnya setelah hasil ujian diumumkan, Citra mendapatkan nilai yang memuaskan. Tidak disangka Citra menjadi siswa teladan dengan nilai terbaik di angkatannya.

Bel pulang pun berbunyi menandakan waktu belajar telah selesai. Citra bergegas pulang dengan hati bahagia dan bangga akan jerih payahnya selama ini. Dengan langkah cepat Citra tidak sabar untuk memberitahu orang tua yang sangat dicintainya.

Namun, sayangnya takdir berkata lain, kebahagiaan tersebut sirna dalam hitungan detik. Ketika Citra melihat bendera kuning di pagar rumahnya dan banyak orang berdatangan. Betapa terpukulnya ketika ia mendapati jenazah sang ayah telah terbujur kaku dan ibunya sedang menangis tersedu-sedu di samping jasad ayahnya.

Tidak kuasa menahan kesedihan dan membendung air mata, Citra berlari di depan jasad ayahnya. Sambil beruraian air mata dan memberitahu nilai yang ia dapatkan di depan tubuh ayahnya yang tidak bernyawa. Ia sangat terpukul, ketika ingin membuat bangga orang tuanya, malah mendapati ayahnya yang tidak bernyawa lagi.

Citra sadar bahwa kematian adalah kuasa Sang Pencipta dan tidak dapat dielakkan. Sebagai manusia tidak dapat mengetahui dan menghindari datangnya kematian. Saat itu dia menyadari untuk membuat orang tua bahagia tidak hanya dengan mendapatkan nilai memuaskan.

Banyak cara lain yang dapat ia lakukan untuk membuat kedua orang tuanya bahagia. Mulai saat itu ia berjanji akan merawat ibunya dan bekerja keras untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.

Contoh Teks Eksemplum tentang Abstrak

Contoh Teks Eksemplum tentang Abstrak 1
sahabatnesia.com

Menjejaki Negeri Gajah Putih

Abstrak

Ini adalah cerita perjalanan 3 tahun lalu, saat aku dan ibuku sedang mengunjungi Bangkok, Thailand. Aku mengikuti kegiatan konferensi internasional dan ditemani oleh ibu. Kurang lebih sekitar 5 hari kami menghabiskan waktu di sana.

Waktu itu aku habiskan tiga hari untuk konferensi dan dua hari untuk jalan bersama ibuku. Kami menghabiskan waktu mengelilingi tempat wisata di Bangkok, dan pusat oleh-oleh Siam Paragon dan Mall di daerah Mongkijay.

Kunjungan tersebut sangat menyenangkan, pada hari terakhir di Bangkok kami mengalami pengalaman yang cukup mengerikan. Pengalaman tersebut adalah hotel yang berhantu dan tak dapat terlupakan.

 

Kecerobohan

Abstrak

Sewaktu aku kuliah di Bandung, aku tinggal bersama seorang teman satu fakultas di sebuah kamar kos. Banyak yang mengatakan kos di daerah tempat aku tinggal rawan pencurian, sehingga aku dan teman ku menjadi sangat waspada.

Beberapa kejadian kehilangan yang dialami tetangga kamar kos kami membuat kami sadar untuk menjaga barang berharga. Dompet, handphone, laptop, dan perhiasan seringkali dicuri terutama di kosan perempuan.

 

Hampir Tergelincir Karena Ban Gundul

Abstrak

Ini adalah sebuah cerita mengenai pengalaman paling menyebalkan. Berawal dari kelalaian ku dalam berkendara. Saat itu aku sangat malas untuk pergi ke bengkel mengganti ban motor ku yang lebih dari 5 tahun aku pakai.

Aku selalu menunda-nunda pergi ke bengkel, hingga akhirnya hujan deras pun tiba. Tak terpikirkan oleh ku bahwa melajukan motor  berkecepatan tinggi di tengah hujan dengan ban motor gundul berbahaya.

Kejadiannya adalah ketika aku mengenakan rem depan mendadak motor ku hampir tergelincir. Sejak kejadian itu aku sangat berhati-hati saat berkendara dan rajin untuk mengecek kondisi motorku di bengkel.

Contoh Teks Eksemplum Singkat

Contoh Teks Eksemplum Singkat
notepam.com

Pertama Kali Kena Operasi Zebra

Bermula saat pertama kali aku berniat membuat surat izin mengemudi. Aku pergi dari desa ku menuju ke kota menggunakan kendaraan motor selama 1,5 jam perjalanan. Ketika itu aku pergi dengan kakak dan adikku yang telah mempunyai izin mengemudi. Kami mengendarai masing-masing motor kami. Beruntungnya diriku yang selama ini belum memiliki surat izin mengemudi tidak pernah kena tilang oleh polisi.

Saat kami hampir tiba di kota, sekitar 20 km aku sangat terkejut karena banyak motor berhenti dan ada juga yang berbalik arah. Aku sudah bisa menebak bahwa saat itu sedang ada razia. Dengan berani dan tidak takut aku bergegas melewati operasi zebra itu. Malangnya, tiba-tiba motor di depanku berhenti dan otomatis laju motorku berhenti. Kemudian motorku pun diperiksa.

Sebenarnya kakak dan adikku bisa langsung bergegas pergi. Tetapi karena aku diperiksa, jadi mereka menunggu aku. Saat itu aku surat kendaraan dan surat izin mengemudi ku akan diperiksa oleh polisi. Aku langsung terdiam karena belum memiliki izin.

Aku memberitahu kepada polisi bahwa tujuanku ke kota untuk membuat surat izin mengemudi. Namun, polisi sama sekali tidak mentolelir sehingga aku harus ditilang. Sungguh menyebalkan ini merupakan tilang pertama kali untukku.

Dari kejadian tersebut aku mulai menyadari pentingnya menaati peraturan lalu lintas. Khususnya peraturan berkendara karena selama ini aku tidak terlalu mengambil pusing. Sisi baiknya aku menjadi lebih patuh menaati aturan hukum.

Contoh Teks Eksemplum tentang Diri Sendiri

Contoh Teks Eksemplum tentang Diri Sendiri
themoondoggies.com

Terjatuh Dari Motor

Melakukan aktivitas dengan tidak berhati-hati akan membawa dampak negatif baik bagi diri sendiri atau orang sekitar. Banyak pengalaman buruk akibat tindakan ceroboh dan gegabah dalam melakukan suatu hal. pada tahun 2009 silam, papa dan mama ku mengizinkan aku mengendarai motor dan membelikan sebuah motor untukku. Itu merupakan hadiah terindah dari kedua orang tuaku karena aku berhasil masuk SMA favorit.

Saat itu perasaanku sangat bahagia mendapat sebuah motor matik keluaran terbaru. Kemudian setiap hari aku sering pergi keluar karena sangat senangnya. Aku pun berfikir untuk menjelajahi tempat-tempat menarik di kota ku walaupun aku baru bisa mengendarai motor.

Kira-kira satu bulan kemudian karena terlalu bersemangat aku melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi. Aku tidak sadar itu adalah hal yang berbahaya. Ketika di persimpangan jalan saat aku akan berbelok tikungan baru ku sadari laju motor terlalu tinggi.

Di sepanjang jalan tersebut terdapat selokan terbuka. Karena aku mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba mengerem mendadak aku pun terjatuh. Sakit memang, terlebih lagi kedua lutut ku berdarah. Namun, untungnya aku tidak masuk selokan yang penuh air kotor itu.

Sepanjang perjalanan pulang aku diantar oleh seseorang bapak yang berbaik hati. Sambil meringis dan menahan tangisan aku diboncengnya. Perasaan ku saat itu bercampur aduk, antara takut dimarahi mama papa dan ingin menelepon mereka. Aku juga sedih melihat motor ku yang rusak dan kaca spionnya rusak. Selanjutnya, aku berjanji untuk lebih berhati-hati dalam berkendara dan tidak mengebut lagi.

Peristiwa tersebut memberikan pelajaran bagiku untuk mencintai nyawa sendiri. Sebab dengan membawa motor berkecepatan tinggi membahayakan diri sendiri. Selain itu, aku juga harus memperhatikan kondisi sekitar di saat berkendara. Kecerobohan ternyata dapat mendatangkan bencana bagi diri sendiri maupun orang lain.

Contoh Teks Eksemplum Peristiwa Alam

Contoh Teks Eksemplum Peristiwa Alam
flp.or.id

Tanah Longsor di Desa Sukamulyo

Desa Sukamulyo saat ini sedang berduka. Pasalnya setelah hujan deras tanpa henti selama 3 hari berturut-turut menyebabkan terjadinya longsor di pemukiman rumah warga di lereng bukit. Banyak rumah penduduk yang terkena longsor, bahkan bencana ini juga menelan korban jiwa.

Kejadian tersebut berawal pada Selasa, 19 Maret 2018 tepatnya saat dini hari pukul 04.00 subuh. Tanah lereng perbukitan tersebut telah terkikis air hujan. Sudah sejak Sabtu malam desa tersebut diterpa hujan disertai angin kencang. Ketika sebelum terjadi longsor, warga masih berlindung di rumahnya masing-masing. Mereka masih merasa aman dan tidak menyangka akan terjadi bencana.

Senin pagi hujan mulai mereda, warga sekitar pun tampak lega. Namun sekitar jam 16.00 sore, hujan kembali menguyur rumah-rumah warga. Ketika hujan tak berhenti, ada seorang warga yang mulai merasa pergerakan tanah di dalam rumahnya. Lalu warga tersebut keluar rumah dan berteriak bahwa telah terjadi longsor.

Banyak warga yang masih terlelap tidak mengetahui terjadi longsor hingga mendengar teriakan tetangganya itu. Namun, malang yang menimpa beberapa warga yang tidak sempat keluar menyelamatkan diri. Beberapa dari mereka tertimpa runtuhan rumah akibat longsor dan harta benda mereka.

Kerugian yang diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah. Peristiwa tanah longsor ini terjadi juga akibat kelalaian warga. Banyak dari mereka yang bekerja menebang hutan untuk kayunya dijual ke kota tanpa menanamnya kembali. Mereka tidak menyadari fungsi pohon dan akar pohon untuk menampung air hujan. Selain itu hutan di Desa Sukamulyo tidak pernah direboisasi.

Warga Desa Sukamulyo tidak dapat berbuat banyak. Dengan tatapan penyesalan mereka menyaksikan peristiwa longsor itu terjadi di hadapan mereka. Warga baru menyadari bahwa mereka mengambil peran dalam bencana yang menimpa Desa Sukamulyo. Bencana tersebut membawa hikmah dan kesadaran warga untuk menjaga hutan dan tidak sembarangan menebang pohon.

Contoh Teks Eksemplum Cerita Rakyat

Contoh Teks Eksemplum Cerita Rakyat
id.rbth.com

Harimau dan Kura-Kura

Ada seekor harimau kecil yang baru beranjak remaja, ia tengah mencari makanan di padang rumput. Namanya Tito. Badannya sangat gembul dan giginya masih taring kecil. Tito merasa kelak akan menjadi raja hutan dan hewan yang terkuat oleh karena itu dia menjadi sombong.

Dia sering berkumpul dengan harimau lainnya untuk memamerkan aumannya yang bunyinya kecil. Selain itu, ia suka menakut-nakuti hewan sebaya lainnya. Terkadang Tito juga mengajak teman hewan lainnya untuk berlomba lari.

Tito pun sering menang dalam perlombaan lari tersebut, dia pun semakin hari menjadi lebih sombong. Dia merasa menjadi anak hewan terhebat di wilayah padang rumput itu. Semakin lama, Tito tidak menghormati harimau lainnya yang lebih tua dari dia. Tito juga sering mengejek harimau di atasnya akan cepat tersingkir karena sudah lemah.

Suatu hari ada seekor harimau tua meminta bantuan Tito. “Nak tolong carikan buah-buahan segar di pohon pinggir danau itu, kakek sangat lapar dan ingin memakan buah-buahan yang manis dan sangat nikmat itu”. Kakek harimau itu sudah tidak sanggup lagi untuk memanjat.

Dengan nada sombong Tito menjawab, “Aduh kek, kakek ini kan sudah tua tapi masih saja merepotkan orang lain, jangan minta yang aneh-aneh.” Melihat jawaban Tito yang sangat sombong itu, kakek harimau pergi dengan rasa kecewa.

Tidak hanya sampai disitu saja kesombongan Tito, saat itu ada anak burung yang terluka dan jatuh. Teman-teman hewan lainnya berusaha menolong anak burung tersebut dan meminta bantuan Tito. Tito menolak mentah-mentah permintaan mereka, ia lalu pergi dengan sombong, dan tanpa belas kasihan meninggalkan anak burung yang terluka di pohon tersebut.

Esok harinya, ketika Tito sedang berjalan sendirian di padang rumput, ia tidak sengaja memijak gundukan. Ternyata dari gundukan tersebut adalah kura-kura tua. Kakek kura-kura ini berusaha mengangkat tubuhnya agar Tito sadar sedang menginjaknya.

Saat itu juga Tito sadar telah menginjak tubuh kura-kura tua itu. Meskipun ia tahu kesalahannya menginjak tubuh kura-kura tua itu, Tito tidak berniat meminta maaf. Malahan ia marah besar dan berkata, “Dasar kura-kura tua bodoh, tidak hati-hati, aku hampir terjatuh karena ulahmu”.

Dengan cepat Tito pun menendang tempurung kura-kura tua tersebut sampai terpental jauh. Kakek kura-kura dengan kecewa mengatakan, “Anak muda janganlah kau menyombongkan diri, tubuhmu masih sehat, tetapi perilaku mu sangat buruk.”

Kakek kura-kura juga menasihati Tito agar menghargai dan menyayangi sesama hewan lainnya. “Suatu hari ketika kamu bertambah dewasa, kamu akan menyadari bahwa di atas langit masih ada langit,” lanjut kakek kura-kura itu sambil bergegas untuk pergi.

Beberapa saat kemudian awan mendung menyelimuti padang rumput. Awan mendung tersebut begitu tebal namun Tito tidak kunjung meninggalkan tempat itu. Dia masih setia menunjukkan kesombongannya dengan kakek kura-kura. Ia juga membandingkan diri dengan kakek kura-kura tua yang berjalan lamban dan pendek.

Tiba-tiba hujan turun deras disertai angin kencang, bunyi petir juga ikut menggelegar di atas padang rumput. Meskipun cuaca demikian, lantas tidak membuat Tito beranjak dari tempat ia berdiri. Bunyi petir pun bersahutan membuat Tito jatuh karena sangat ketakutan.

Berbeda dengan kakek kura-kura yang telah masuk dalam tempurungnya melindungi diri dari hujan dan petir. Kura-kura tua itu berjalan mendekati Tito, Tito menatap kura-kura itu dengan penyesalan. Ia menyesal telah menghina kakek kura-kura tersebut dan meminta maaf. Tito juga berjanji tidak akan menjadi hewan yang sombong lagi karena tidak ada gunanya.

Sebagai sesama makhluk ciptaan Tuhan sudah sepatutnya kita saling menghargai dan membantu sesama. Selain itu, hal yang dipetik dari kejadian tersebut adalah tidak boleh merendahkan fisik hewan lainnya. Seperti Tito yang menghina kakek kura-kura itu lamban dan lemah ternyata lebih kuat dari dirinya.

Tinggalkan komentar