Pendidikan Karakter : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Urgensinya

Pengertian Pendidikan karakter tentu tak hanya sebagai materi pembelajaran dalam suatu sekolah belaka. Sebab dalam keluarga saja, pendidikan yang paling utama untuk di tanamkan adalah pendidikan karakter. Hal ini karena, karakter merupakan penentu apakah seseorang bisa menjalankan kehidupan secara baik atau tidak.

Nah, untuk memahami secara lebih lanjut tentang pendidikan karakter, simak ulasan berikut ini! pastikan sampai selesai untuk di jadikan sebagai pandangan hidup.

Pengertian Pendidikan Karakter

Pengertian Pendidikan Karakter
www.wawasanpenmdidikan.com

Pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia yang terencana dan secara dalam mendidik serta memberdayakan potensi peserta didik, untuk membangun dan membentuk karakter pribadinya, sehingga mampu tercipta individu yang bermanfaat baik bagi dirinya sendiri ataupun lingkungannya.

Dalam hal ini, pendidikan karakter merupakan suatu sistem pendidikan yang memiliki tujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu pada peserta didik, dimana di dalamnya mencakup beberapa komponen seperti pengetahuan, kemauan atau kesadaran, dan tindakan agar menjalankan nilai-nilai yang di tanamkan tersebut.

Dengan demikian, dapat di katakan bahwa pendidikan karakter atau character education memiliki hubungan erat dengan pendidikan moral, sebab tujuannya sama-sama untuk melatih dan membentuk kemampuan individu secara terus-menerus agar mampu penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik.

Selain itu, beberapa ahli juga mengartikan pendidikan karakter secara berbeda, seperti:

  • Thomas Lickona

Menurut Thomas Lickona, pendidikan karakter ialah suatu usaha dengan di sengaja agar bisa membantu seseorang dalam memahami, memperhatikan, serta menjalankan nilai-nilai etika yang inti.

  • John W. Santrock

Menurut John W. Santrock, character education ialah pendidikan yang di laksanakan melalui pendekatan secara langsung pada peserta didik, guna menanamkan nilai moral serta memberikan pembelajaran pada peserta didik tentang mengenai pengetahuan moral, sebagai upaya untuk mencegah perilaku yang di larang.

  • T. Ramli

Menurut T. Ramli, pengertian pendidikan karakter ialah pendidikan untuk mengedepankan esensi serta makna dari moral serta akhlak mereka, sehingga mampu menciptakan pribadi yang lebih baik.

  • Elkind

Sedangkan Menurut Elkind, pendidikan karakter adalah suatu metode pendidikan yang di gunakan oleh pendidik agar bisa mempengaruhi atau mengajak karakter murid. Dimana, disini guru tak hanya mengajarkan materi pelajaran saja, melainkan juga bisa menjadi teladan.

Fungsi Pendidikan Karakter

Fungsi-Pendidikan Karakter
moondoggiesmusic.com

Melihat pengertian pendidikan karakter pada uraian di atas, maka fungsi pendidikan karakter bisa di lihat yakni untuk membentuk atau menciptakan karakter seorang peserta didik, agar menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak mulia, bermoral, tangguh, bertoleransi, serta berperilaku baik.

Selain demikian, fungsi pendidikan karakter lainnya yakni:

  • Untuk mengembangkan potensi dasar yang ada di dalam diri manusia, supaya menjadi pribadi yang berhati baik, berpikiran baik, serta berperilaku baik.
  • Untuk mempertahankan dan membantu perilaku masyarakat dalam lingkup multikultur.
  • Untuk meningkatkan dan membangun peradaban bangsa yang lebih kompetitif terhadap hubungan internasional.

Tujuan Pendidikan Karakter

Tujuan Pendidikan Karakter
Tujuan Pendidikan Karakter

Keberadaan pendidikan karakter dalam pembelajaran di sekolah tentu bukan tanpa alasan, karena memiliki tujuan yang sangat penting baik untuk peserta didik atau bidang lainnya. Secara umum sendiri, tujuan utama dan yang paling mendasar dari pendidikan karakter ialah untuk pribadi seseorang agar mampu menciptakan bangsa yang tangguh, karena masyarakatnya memiliki akhlak mulia, toleransi tinggi, bermoral tinggi serta mempunyai sikap bergotong-royong.

Dengan demikian, agar pendidikan karakter bisa mencapai tujuan yang di inginkan, tentu harus di tanamkan nilai-nilai dasar sebagai pembentuk karakter. Nah, nilai-nilai itu sendiri, berasal dari Agama, Budaya dan tak luput Pancasila. Adapun lingkup nilai-nilai membentuk karakter yakni:

  • Religius
  • Kejujuran
  • Disiplin
  • Kemandirian
  • Rasa ingin tahu
  • Kerja keras
  • Sikap toleransi
  • Kreatif
  • Cinta tanah air
  • Sikap demokratis
  • Menghargai prestasi
  • Semangat kebangsaan
  • Cinta damai
  • Sikap bersahabat
  • Peduli terhadap lingkungan
  • Gemar membaca
  • Rasa tanggungjawab
  • Peduli sosial.

Pentingnya Pendidikan Karakter

Pentingnya Pendidikan Karakter
info-menarik.net

Banyak yang mengatakan bahwa karakter masyarakat sekarang ini telah berubah tak seperti yang di ajarkan oleh Agama, Budaya dan Pancasila. Hal ini memang tak luput dari pengaruh globalisasi yang secara terus-menerus mengancam perubahan karakter pada masyarakat Indonesia juga.

Hal tersebut sebenarnya bukan tak lain juga bisa karena kurangnya pendidikan karakter yang di dapatkan oleh masyarakat, sehingga akan mengakibatkan krisis moral yang imbasnya adalah tercipta perilaku negatif di lingkungan masyarakat.

Sebagai contoh fenomena yang banyak terjadi sekarang, seperti pencurian, pergaulan bebas, kekerasan terhadap anak, penyalahgunaan obat-obat terlarang, dan perilaku menyimpang lainnya.

Dengan demikian, tak heran jika pendidikan karakter sangat di perlukan sebagai landasan seseorang untuk bertindak dan berfikir agar sesuai nilai dan norma yang berlaku.

Selain demikian, Thomas Lickona menyebutkan bahwa setidaknya terdapat 7 alasan mengapa pendidikan karakter atau character education wajib di berikan pada anak sejak dini, yakni;

  1. Merupakan cara yang paling baik agar memastikan bahwa para peserta didik mempunyai pribadi serta karakter yang baik dalam hidupnya.
  2. Pendidikan karakter secara tak langsung mampu membantu peserta didik untuk meningkatkan prestasi akademik.
  3. Pendidikan karakter harus ada, karena sebagian anak tak mampu membentuk karakternya dengan kuat jika berada di tempat lain.
  4. Mampu membentuk individu yang lebih menghormati serta menghargai hajat hidup orang banyak, terutama untuk hidup di lingkungan masyarakat yang majemuk.
  5. Sebagai upaya dalam mengatasi akar masalah yang terjadi dalam lingkup moral-sosial, seperti ketidaksopanan, etos kerja rendah, ketidakjujuran, kekerasan, serta kerusakan moral lainnya.
  6. Sebagai cara yang terbaik agar bisa membentuk perilaku individu yang lebih baik sebelum benar-benar masuk ke dunia kerja/usaha.
  7. Sebagai cara dalam mengajarkan nilai-nilai budaya, yang menjadi bagian dalam sistem kerja di suatu peradaban.

Dengan demikian tentu dapat di tarik kesimpulan bahwa pendidikan karakter sangat penting untuk di dapatkan oleh setiap orang. Bahkan pendidikan ini perlu di tanamkan sejak usia dini di mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat agar seterusnya menjadi pribadi yang baik.

Tinggalkan komentar