Bacaan Doa Ketika Turun Hujan, Amalan serta Keutamaan

Doa ketika hujan – Allah SWT menciptakan dunia dan isinya tanpa kesulitan sedikitpun. Kita sebagai makhluk Allah harus mensyukuri segala sesuatu yang diberikan, karena tanpa kita meminta Allah tahu apa yang dibutuhkan oleh hambanya. Salah satu bukti bahwa Allah maha segalanya adalah menurunkan hujan saat musim hujan.

Hujan adalah salah satu bukti kekuasaan Tuhan. Meskipun manfaat turunnya hujan sangat banyak untuk bumi, namun jika terlalu sering juga menyebabkan dampak yang buruk untuk alam. Terutama jika hujan tersebut dibarengi dengan angin, kilat, petir yang menyambar, hal ini tentu menimbulkan kegelisahan bagi seluruh manusia.

Ketakutan akan adanya hal yang tidak diinginkan tiba-tiba muncul jika hujan yang turun disertai dengan keganasan petir, angin, dan kilat. Tidak bisa dipungkiri, banyak pula manusia yang mengeluh ketika hujan turun cenderung mengeluh karena tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya.

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang mengeluh saat hujan turun karena dibalik turun nya hujan yang turun ada barokah yang diberikan oleh Allah. Salah satu manfaat dari turunnya hujan adalah tumbuh-tumbuhan menjadi subur, kebutuhan air terpenuhi, dan lain sebagainya. 

Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk selalu bersyukur atas segala hal yang diberikan oleh Allah. Ketika menghadapi keadaan apapun Islam mengajarkan kita agar selalu berdoa dalam rangka mensyukuri segala yang telah diberikan.

Begitu pula dengan hujan, ketika hujan turun ada beberapa doa yang baik untuk dibaca, mulai dari doa ketika hujan mulai turun, ketika hujan  semakin deras, ketika hujan sedang deras ditemani dengan angin, petir, dan kilat, dan doa ketika hujan sudah berhenti. 

Pengertian Hujan

Pengertian Hujan
khotbahjumat.com

Jika diartikan secara ilmiah, hujan adalah jatuhnya rintik-rintik yang berasal dari awan yang diselingi dengan hawa mendung, ini merupakan sebuah fase siklus air yang memang ada di bumi. Air yang naik ke atas awan tersebut  adalah luapan air laut yang tertiup angin kemudian jatuh di wilayah tertentu.

Awan satu akan berkumpul dengan awan yang lain, jika sudah naik menjadi jutaan titik-titik, air akan jatuh secara bergantian ke bumi, fase inilah yang dinamakan hujan. Setelah jatuh ke tanah air hujan akan meresap kembali kedalam tanah sehingga lama-kelamaan akan kembali lagi ke laut. 

Di bumi hujan merupakan salah satu proses kondensasi yang artinya perubahan dar benda pada wujud yang lebih padat, adanya uap atmosfer menjadikan air yang naik menjadi butir-butir air yang berat agar bisa jatuh di permukaan bumi berwujud air.

Macam-macam butiran hujan juga beraneka ragam ada yang mirip dengan penekuk atau butiran besar, butiran kecil, ada juga yang turun seperti es batu. 

Tanda-tanda Hujan akan Turun

Tanda-tanda Hujan akan Turun
www.islampos.com

Karena hujan sudah biasa turun terutama di iklim tropis seperti Indonesia, maka mengetahui tanda-tanda bahwa hujan akan turun bisa dilihat dengan cukup mudah. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda ketahui sebelum hujan turun, dengan mengetahui tanda-tandanya maka Anda bisa melakukan persiapan, yaitu:

  • Perhatikan Jenis Awan

Sejak zaman Rosul, sebelum hujan turun sering ditandai oleh adanya awan mendung atau gelap di sebuah wilayah. Awan yang terlihat gelap dan bergelantung rendah adalah salah satu tanda hujan akan turun. Jenis awan sebelum hujan turun memang cukup banyak yaitu awan Nimbosatrus atau awan gelap, awan Towering yaitu awan tebal, dan lain sebagainya. Jika di langit sudah nampak awan tersebut, maka dianjurkan untuk segera melakukan persiapan.

  • Hembusan Angin

Hembusan angin yang menunjukan hujan adalah ketika angin berhembus ke arah Timur. Jika demikian adanya, maka Anda bisa mengecek dengan tisu atau sejenisnya. Saat zaman Rosululloh memang belum ada cara tersebut namun berdasarkan penelitian cara tersebut bisa dilakukan untuk mengecek datangnya hujan. 

  • Embun di pagi hari

Musim hujan terkadang diawali dengan seringnya ada embun di pagi hari. Karena adanya embun menandakan bahwa awan dan angin sedang kencang dan bisa jadi pertanda hujan akan datang. 

Ketiga ciri tersebut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi hujan turun. Allah menciptakan hujan dengan berbagai keadaan dan pastinya sulit untuk ditebak oleh kita manusia, cara diatas adalah cara umum yang paling sering muncul saat hujan akan turun.

Proses Terjadinya Hujan

Proses Terjadinya Hujan
saintif.com

Setelah mengetahui pertanda hujan akan turun maka tidak ada salahnya jika kita mengetahui proses turunnya hujan ke bumi. Berikut adalah proses dimana hujan akan turun ke bumi:

  1. Sinar matahari menyinari bumi, Adanya energi sinar matahari yang menyinari bumi mengakibatkan adanya proses evaporasi atau penguapan di lautan, sungai, samudra, dan lain sebagainya. 
  2. Setelah uap air naik pada ketinggian tertentu maka air akan mengalami kondensasi yang diakibatkan oleh suhu sekitar uap air lebih rendah daripada titik embun nya. 
  3. Uap itulah yang membentuk awan dan jika sudah waktunya akan turun ke bumi. Butir bisa turun ke bumi karena adanya gaya gravitasi.
  4. Sebelum jatuh ke bumi, butir air tersebut melewati lapisan yang lebih hangat dari atasnya, sehingga butir air tersebut akan menguap ke atas kembali. Sebagian lain menguap keatas sebagian yang lain jatuh ke bumi. Butir yang jatuh ke bum itulah yang dinamakan dengan hujan.

Proses terjadinya hujan memang sudah diteliti oleh para ahli, meskipun pada zaman Rosululloh masih belum ada penelitian tersebut namun semua nya sudah disebutkan dalam al-Qur’an dan kita wajib untuk mensyukuri air hujan yang turun. 

Keutamaan dan Doa Hujan Turun

Keutamaan dan Doa Hujan Turun
ahlusunnahporwodadi.com

Menghafalkan doa ketika hujan turun adalah anjuran yang penting untuk diamalkan, berikut adalah beberapa bacaan doa yang di anjurkan oleh Rasululloh SAW, Ummul Mu’minin RA menyampaikan sabda Rasululloh SAW, yaitu:

Arti dari doa diatas adalah : “ Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang penuh dengan manfaat.”

Doa diatas dianjurkan dibaca ketika hujan mulai turun dengan tujuan agar hujan yang turun dibarengi dengan kebaikan dan keberkahan untuk semua penduduk bumi, dengan demikian kita akan lebih bersyukur ketika diberi keadaan seperti apapun. 

Anjuran Membaca Doa Ketika Hujan

Anjuran Membaca Doa Ketika Hujan
rumaysho.com

Nabi Muhammad SAW dan para sahabat pernah berpesan dalam suatu riwayat yang intinya turunnya hujan adalah adalah salah satu waktu yang mustajabah dalam berdoa. Karena itu, ketika hujan turun silahkan untuk menyatakan keinginan melalui doa kepada Allah SWT. Sebagaimana hadist yang disampaikan oleh Sahl bin Sa’d dari Rasululloh yakni:

Yang artinya : “Terdapat 2 doa yang mustajabah yaitu doa ketika adzan berkumandang dan doa ketika turunnya hujan.” (Hadist Shohihul Jami’ : 3078)

Adzan adalah waktu dimana Allah memberikan kelonggaran kepada hambanya untuk memanjatkan doa-doa. Begitu pula dengan hujan, ketika hujan turun dianjurkan untuk memanjatkan doa kepada Allah, karena berdoa adalah salah satu amal yang sangat di sukai oleh Allah.

Meskipun akhirnya tidak semua doa dikabulkan secara mudah, namun sebagai hamba kita sudah melaksanakan perintah Allah SWT. Untuk memperkuat hadist diatas, terdapat sabda lain yang berbunyi:

Artinya: “Berdoalah di sela waktu yang mustajab yaitu saat 3 hal, pertama ketika bertemu dengan dua pasukan, saat menjelang sholat atau adzan, dan saat hujan turun”. 

Dapat disimpulkan bahwa berdoa ketika hujan turun adalah sebuah kewajiban. Kenapa wajib? Karena manfaat yang didapatkan setelahnya dijanjikan oleh Allah akan dikabulkan. Selain itu, berdoa adalah salah satu tanda seorang hamba mensyukuri keadaan yang diberikan oleh Allah, segala sesuatu akan berjalan sesuai dengan yang diinginkan oleh Allah dan semua atas ijin dan karunia dari Allah.

Turunnya hujan adalah hal yang tidak boleh dicela, justru diharapkan  keimanan akan semakin bertambah setelah hujan turun. 

Doa Ketika Hujan Deras

Doa Ketika Hujan Deras
wisatanabawi.com

Sejauh ini, Allah menurunkan hujan dengan berbagai variasi. Terkadang hujan turun secara biasa, deras tapi tidak berat, beras tapi berat, waktu turun hujan nya sebentar, waktu turun nya lama, terkadang dibarengi dengan petir, angin, dan kilat, dan sebagainya.

Keadaan tersebut terkadang membuat manusia takut terutama jika hujan nya terlalu deras. Karena hujan deras, beberapa daerah mengalami bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan lain sebagainya. Hal ini tentu membuat seseorang merasakan takut dan gelisah. Agar hati kita tetap tenang saat hujan deras maka terdapat doa yang dianjurkan, yaitu:

Yang berarti : “Ya Allah, jadikan hujan yang turun di sekitar kami bukan sebagai musibah untuk kami, Ya Tuhanku, turunkanlah hujan di dataran yang tinggi seperti gunung, bukit, lembah, dan sejenisnya tempat pohon-pohon tumbuh (HR. Bukhari dan Muslim).” Hujan yang deras identik dengan adanya bencana alam yang berpeluang terjadi, doa diatas adalah doa yang  tepat untuk meminta perlindungan kepada Allah. (Dzikru wa Tadzkir : 28).

Terdapat pula doa lain yang lebih mudah untuk di hafal, yaitu:

Arti dari doa diatas adalah : “Ya Tuhanku, turunkanlah hujan di sekitar kami namun bukan pada kami.” (Hadis Bukhari : 969).

Seperti yang sudah di sebutkan sebelumnya, Rasululloh SAW sangat menganjurkan agar kita bersyukur melalui bacaan doa. Salah satu contoh adalah ketika Rasul sedang berada di Madinah. Berdasarkan cerita kota Madinah pernah hujan yang sangat deras dan meluapkan banjir di pemukiman.

Kemudian para sahabat meminta kepada Rasul untuk berdoa seperti doa diatas, dan atas izin Allah hujan berhenti dan Madinah pun berganti suasana menjadi lebih cerah. Hal tersebut mengakibatkan Hujan pasti turun hanya beberapa saat tidak sampai berhari-hari, oleh karena itu ketika hujan sudah mulai berhenti ada doa yang perlu juga untuk dibaca, yaitu:

Yang artinya: “Hujan yang diturunkan adalah hujan yang mengandung karunia serta kasih sayang Allah.”

Doa diatas hampir sama dengan cerita yaitu ketika Zaid bin Ali yang pernah meriwayatkan saat Rosululloh SAW sedang melaksanakan sholat subuh yang mana malam harinya sudah turun hujan cukup deras, kejadian itu membuat Rasululloh bersabda : “Apakah kalian tahu apa yang dikatakan oleh Allah?” kemudian salah satu sahabat menjawab : “Sesungguhnya yang tahu hanyalah Allah dan Rasulnya.” Dari situlah kemudian Rosululloh bersabda :

Artinya adalah : Saat pagi, diantara hamba Allah ada yang beriman dan juga ada yang kafir, barang siapa yang mengatakan “Muthirnaa Bifadlillahi wa rahmatihi lillahi” maka merekalah yang beriman kepada Allah dan kepada bintang-bintang. 

Doa Ketika Hujan Petir

Doa Ketika Hujan Petir
fimadani.com

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, hujan yang di selingi dengan petir adalah hujan yang menakutkan khawatir jika ada sebuah bencana yang akan datang. Tidak sedikit kasus orang meninggal dunia karena tersambar oleh petir, ada pula yang terserang bencana karena banjir, angin kencang, dan lain sebagainya.

Namun perlu kita ingat bahwa semua itu adalah ciptaan Tuhan yang wajib untuk kita syukuri. Beberapa kejadian tersebut adalah salah satu tanda kekuasaan Tuhan yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh selain Tuhan. Jika kita mencela semua yang menakutkan maka sama saja kita mencela Allah yang menciptakan. 

Untuk menjaga hati agar tidak sampai melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh Allah, maka dari Ikrimah mengatakan bahwa Ibnu Abbas RA selalu mengucapkan sebuah doa ketika mendengar petir yang menyambar disertai dengan hujan, doa tersebut ialah :

Yang artinya : “Maha suci Engkau yang petir bertasbih kepadaMu.”

Dalam sebuah riwayat Ibnu Abbas RA menambahkan “Sesungguhnya peti merupakan malaikat yang membentak dalam mengatur turun nya hujan seperti hal nya ketika penggembala ternak membentak hewan peliharaannya agar tertib.”

Berbeda hal nya dengan Abdullah bin Az-Zubair, ketika beliau sedang mendengar petir, beliau menghentikan aktivitas lalu berkata :

Yang berarti : “Maha suci Engkau, petir dan malaikat bertasbih dengan memuji Mu, karena rasa takutnya pada Mu.”

Kedua doa diatas bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari karena memiliki arti yang baik dan mengajarkan kita untuk selalu ingat pada Allah dan hari akhir. Ingatlah bahwa disetiap kejadian yang diberikan oleh Allah pasti ada berkah yang disisipkan di dalamnya. Kita hanya perlu bersyukur diberi segala yang kita butuhkan di dunia ini. 

Amalan Ketika Hujan Turun

Amalan Ketika Huja Turun
konsultasisyariah.com

Tidak hanya di pahami, tapi doa-doa ketika hujan diatas harusnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari terutama ketika musim penghujan. Beberapa amalan yang perlu dilakukan saat hujan turun juga perlu untuk dilakukan dalam  rangka menambah amal sholeh kita. Amalan yang dapat diamalkan diantaranya:

  • Mengambil berkah air hujan

Meskipun tidak sering diamalkan oleh kebanyakan orang, namun beberapa hadist menjelaskan bahwa Rosul pernah mengambil air hujan ketika hujan turun dalam rangka mengambil keberkahan yang diturunkan oleh Allah.

Riwayat tersebut disampaikan oleh Anas bin Malik RA yang berkata : “ Sesungguhnya kami pernah kehujanan bersama Rosul SAW lalu beliau menyikap bajunya sampai air hujan mengguyuri tubuhnya, para sahabat bertanya : “Wahai Rosul, mengapa engkau melakukan hal tersebut?” kemudian Rosululloh SAW bersabda : 

Artinya : “Karena hujan adalah sesuatu yang baru diciptakan oleh Allah.”

Dapat ditarik kesimpulan bahwa hujan adalah sesuatu yang diturunkan oleh Allah dengan segala kerahmatan. Tindakan Rasul yang sengaja menghujani tubuhnya adalah salah satu tindakan yang menunjukkan Rasul mengambil rahmat tersebut.

ada pula sebuah dalil yang disampaikan oleh para ulama Syafiiyah bahwa untuk meniru Nabi dianjurkan untuk menyikap badan kecuali aurat saat awal turun hujan dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan dari hujan yang diturunkan oleh Allah. Ibnu Abbas berkata :

Yang artinya : Rosululloh bersabda: “Ketika hujan sedang turun maka keluarlah pelana dan bajuku, bacalah surat yang ada dalam al-Qur’an beserta artinya. Air yang turun dari langit adalah air yang mengandung barokah.”

  • Berwudhu dengan air hujan

Meskipun jatuh dari langit, namun hukum dari air hujan adalah suci mensucikan yang mana sah jika dijadikan air untuk berwudhu. Ini adalah salah satu bukti bahwa Allah sangat memudahkan seluruh hambanya untuk berusaha berbuat kebaikan.

Air hujan juga bisa ditampung di suatu wadah untuk persediaan air bersih terutama jika berada di daerah yang sering mengalami kekeringan. Yazid bin Al Hadi berkata dari Rosululloh SAW ketika melihat hujan yang turun cukup lebat :

Yang berarti : “keluarlah pada air yang Allah berikan kepada manusia untuk bersuci.” Setelah itu manusia menggunakan air tersebut untuk bersuci dan memuji semua nikmat yang diberikan oleh Allah. 

  • Tafakur Ketika Hujan Turun

Selain bersyukur, kita juga dianjurkan untuk bertafakur saat hujan deras sedang turun dari langit, bertafakur menjadikan kita sebagai manusia bisa lebih mudah mengingat segala hal yang dilimpahkan oleh Allah. Selain itu kita juga bisa menjadikan tafakur kita untuk menambah ilmu pengetahuan.

Contohnya secara ilmu pengetahuan bagaimana cara yang tepat hingga hujan bisa turun dari langit, apa yang membuat hujan turun, pada bulan apa musim hujan turun di daerah tropis, dan lain sebagainya. Dengan demikian ilmu pengetahuan bisa bertambah dan bisa dijadikan sebagai bahan penelitian.

  • Dilarang Mencela air hujan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kita tidak boleh mencela hujan. Meskipun suatu saat karena hujan suatu daerah menjadi banjir, longsor, atau musibah lainnya namun kita dilarang untuk mencela semua itu. Pada dasarnya hujan adalah suatu nikmat yang diberikan oleh Allah kepada makhluk hidup dan untuk kehidupan alam semesta.

Perkataan adalah suatu doa, jika kita mengatakan hujan itu baik maka Allah akan mendatangkan rahmat kepada kita, sebaliknya jika kita mencela hujan maka Allah tidak segan-segan memberikan sebuah bencana kepada suatu kaum. Sebagaimana yang difirmankan oleh Allah :

Yang artinya : “Malaikat selalu mengawasi segala sesuatu yang diucapkan ataupun sesuatu yang tidak diucapkan.”

Jadi dilarang untuk mengolok sesuatu yang tidak kita sukai, Rosul SAW juga mengajarkan kepada kita bahwa tidak boleh mencela  datangnya angin dan juga waktu, mencela hanya mendatangkan adzab tidak ada manfaatnya sama sekali kepada diri kita. Hujan adalah sesuatu yang berkah diturunkan oleh Allah kepada seluruh makhluk yang ada di bumi, bersyukur adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan.

Baca Juga Sunan Gunung Jati

Itulah sedikit pengetahuan yang dapat kami sampaikan mengenai doa ketika hujan. Semoga beberapa doa, hadist, serta pengamalan yang kita sampaikan diatas dapat diambil manfaatnya dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan komentar