Doa Buka Puasa: Hadist, Keutamaan, Niat, Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Doa buka puasa – Sebagai seorang muslim, pastinya sudah hafal rukun Islam yang berjumlah lima. Salah satu rukun Islam yang harus dilakukan oleh setiap muslim yaitu puasa. Dalam Islam, ada dua jenis puasa yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Puasa wajib tentu saja wajib untuk dilaksanakan oleh setiap muslim yang sudah baligh.

Adapun puasa di bulan ramadhan yang termasuk wajib. Sedangkan puasa sunnah seperti puasa arafah, puasa senin kamis, puasa Daud, maupun puasa nadzar, puasa di bulan-bulan tertentu dan puasa sunnah lainnya. Apapun yang sudah diwajibkan, tentu saja harus dilakukan dan akan berdosa jika tidak dilakukan.

Seperti halnya puasa wajib di bulan ramadhan yang wajib untuk dilaksanakan oleh setiap muslim yang sudah baligh. Puasa sunnah bisa memberikan pahala bagi siapa saja yang menjalankannya dan bagi orang yang tidak menjalankannya juga tidak mendapatkan dosa.

Puasa wajib atau sunnah dinilai baik dan buruknya sesuai dari niatnya. Selain perlu untuk memperhatikan niatnya, penting juga untuk memperhatikan niat buka puasa. Yang mana ketika kita berbuka puasa ini menunjukkan rasa syukur yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai doa buka puasa lengkap dengan niatnya, simak ulasannya berikut ini. 

Doa Buka Puasa Senin Kamis

Doa Buka Puasa Senin Kamis
sharingkali.com

Setiap muslim pastinya sudah tak asing lagi dengan puasa senin kamis. Yang mana puasa ini merupakan puasa sunnah yang bisa menambah amal bagi setiap muslim. Puasa senin kamis bersifat sunnah, sehingga tidak diwajibkan untuk dilaksanakan.

Meski begitu, tidak akan sia-sia ketika Anda melaksanakan puasa sunnah, karena Anda akan tetap mendapatkan pahala. Sesuai dengan namanya, puasa senin kamis berarti puasa yang dilakukan setiap hari senin dan kamis. 

Puasa yaitu menahan makan dan minum hingga waktunya berbuka, sehingga sebelum Anda melakukan puasa maka perlu untuk mengikuti rukun puasa. Rukun puasa yaitu sahur dan membaca niat puasa.

Meski termasuk satu kesatuan, puasa senin kamis ini memiliki struktural yang berbeda dalam niatnya. Adapun berikut ini niat puasa hari senin yang perlu Anda ketahui.

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الّاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلهِ تَغَالَى.

Artinya:

“Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta’ala”

Setelah mengetahui niat puasa di hari senin, Anda juga perlu mengetahui niat puasa di hari kami. Adapun berikut ini niat puasa hari kamis. 

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةَ لِلهِ تَعَالَى.

Artinya:

“Niat puasa sunnah Kamis karena Allah”.

Jika dibandingkan dari keduanya, niat puasa hari senin dan puasa hari kamis memang hampir sama, namun tetap saja ada perbedaannya. Yang mana perbedaan ini terletak pada bagian penyebutan hari berpuasa.

Seperti halnya puasa lainnya, setelah menahan lapar seharian penuh, tentu saja Anda harus mengakhirinya dengan berbuka puasa. Buka puasa ini bertujuan untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan. 

Untuk mengakhiri puasa sunah senin kami, berikut ini bacaan doa buka puasa yang bisa Anda baca:

ذَهَبَ الظَّمَاُ وَابْتَلَّتِ الّعُرُوقُ وَثَبَتَ الاَجْرُ اِنْ شَاءَ للهُ

Dzahabadh dhoma’u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insya Allah

Artinya:

“Rasa haus telah hilang dan urat-urat sudah basah dan insya Allah pahala akan tetap”

Doa Buka Puasa Arafah

Doa Buka Puasa Arafah
amp.oppo.baca.co.id

Pada bulan Dzulhijjah biasanya dilakukan puasa sunnah yaitu puasa Arafah. Lebih tepatnya puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah dan biasanya sebelum melaksanakan puasa Dzulhijjah, terlebih dahulu dilaksanakan puasa Tarwiyah yang dilakukan pada tanggal  Dzulhijjah.

Lebih tepatnya puasa Arafah dan puasa Dzulihijjah ini dilakukan sebelum hari raya Idhul Adha. Ada banyak keutamaan yang bisa Anda dapatkan jika melaksanakan puasa arafah, bahkan keutamaannya cukup luar biasa.  Seperti halnya puasa-puasa lainnya yang memiliki keutamaan.

Orang yang melaksanakan puasa Arafah juga bisa mendapatkan keutamaan yang luar biasa. Keutamaan puasa Arafah yaitu dihapusnya dosa-dosa yang telah di lakukan setahun sebelumnya dan setelahnya. Sama halnya dengan puasa-puasa lainnya, sebelum melaksanakan puasa Arafah Anda harus melakukan niat puasa Arafah. Adapun berikut ini niat puasa Arafah: 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ الْعَرْفَةَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu shouma khodin miyyaumil arfata sunnatal lillahi ta’ala

Artinya:

“Aku berniat melakukan ibadah puasa arafah sunnah karena Allah Ta’ala”

Setelah melaksanakan puasa penuh sehari, Anda juga perlu  berbuka puasa sebagai ungkapan rasa syukur atas apa yang Allah berikan. Sebelum berbuka puasa, Anda harus membaca doa buka puasa. Mungkin kita sudah mengetahui bacaan doa buka puasa, namun sebenarnya ada banyak bacaan doa buka puasa. Seperti halnya berikut ini salah satu doa buka puasa yang bisa Anda gunakan.

الَّلهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu

Artinya:

“Ya Allah, aku berpuasa hanya untuknya dan atas rizki yang Kau berikan aku berbuka”

Doa Buka Puasa Rajab

Doa Buka Puasa Rajab
www.islampos.com

Menurut kalender hijriyah, Rajab merupakan nama bulan ke tujuh. Selain bulan Muharram, Dulqa’idah maupun Dzulhijjah, bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram. Turunnya perintah untuk melaksanakan shalat lima yang di sampaikan melalui Nabi Muhammad waktu bertepatan pada bulan Rajab.

Lebih tepatnya terjadinya Isra’ Mi’raj terjadi pada bulan Rajab. Dalam Al Qur’an Surah At Taubah ayat 36 telah dijelaskan mengenai keistimewaan bulan Rajab. Puasa yang dilaksanakan pada bulan Rajab ini merupakan salah satu bentuk menghormati bulan rajab.

Meski begitu, puasa di bulan Rajab ini tidak diwajibkan melainkan hanya puasa sunnah. Yang mana puasa sunnah merupakan puasa yang bisa memberikan pahala jika dilakukan. Meskipun tidak dilakukan juga tidak berdosa. Anda perlu memahami doa dari niat puasa Rajab sebagai awal untuk memulai puasa Rajab. Adapun berikut ini niat puasa Rajab yang perlu Anda ketahui.

.نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu shouma ghodin an’adaa’i sunnati rajaba lillahi ta’aala.

Artinya:.

“ Aku berniat puasa sunnah Rajab untuk hari esok karena Allah ta’ala”.

Ada banyak versi doa buka puasa yang kita jumpai. Dari banyaknya versi doa buka puasa, Anda bisa memilih mana yang lebih mudah menurut Anda. Namun dalam pemilihan doa buka puasa ini juga perlu Anda perhatikan yaitu penyesuaian arti dan makna dalam doa tersebut.

Nah, berikut ini doa buka puasa yang  memiliki arti dan makna yang lebih bagus dibandingkan dengan doa yang lain.

ذَهَبَ الظَّمَاُ وَابْتَلَّتِ الّعُرُوقُ وَثَبَتَ الاَجْرُ اِنْ شَاءَ للهُ.

Dzahabadh dhoma’u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya:

“Rasa haus sudah hilang dan urat-urat basah. Dan insya Allah pahala akan tetap didapatkan”

Menurut beberapa mahdzab, doa buka puasa tersebut paling banyak disarankan dan sahih. karena arti dari doa tersebut cukup bagus. Doa berbuka puasa merupakan doa penghabisan, inilah yang harus Anda ingat, sehingga doa buka puasa ini bisa mendapatkan keistimewaan untuk dikabulkan. Sehingga yang menjadi perhatian serius yaitu arti dan kandungannya. 

Doa Buka Puasa Asyura

Doa Buka Puasa Asyura
www.liputan6.com

Pada tanggal 10 Muharrom biasanya dilaksanakan puasa sunnah yaitu puasa Asyura. Sebelum melaksanakan puasa Asyura ini, biasanya diawali dengan puasa Tasu’a. Kedua puasanya di ibaratkan sebagai kesatuan, sehingga keduanya harus dilakukan secara bersamaan dan berurutan.

Seperti halnya puasa-puasa lainnya, sebelum melaksanakannya harus membaca doa niat puasa. Adapun berikut ini  niat puasa Asyura yang harus Anda ketahui:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُوْرَاَ سُنَّةَ لِلهِ تَعَالَى.

Nawaytu shouma aasyuuraa sunnatan lillahi ta’ala.

Artinya:

“Dari dalam hati aku berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta’ala”.

Setelah mengetahui niat puasa Asyura, mengetahui doa buka puasanya juga penting untuk dilakukan. Niat buka puasa ini memang tidak hanya berlaku untuk puasa Asyura saja, namun niat ini berlaku untuk semua puasa. Namun, buka puasa ini memang yang paling lengkap jika dibandingkan dengan doa lainnya.

Inti dari doa buka puasa yaitu untuk mengungkapkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah di berikan oleh Allah SWT. Yang mana rizki ini melalui berbuka puasa. Adapun berikut ini doa buka puasa:

الَّلهُمَّ اِنِّيْ لَكَ صُمْتُ وَعَالَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَ بِكَ اَمَنْتُ ذَهَبَ الظَّمَاُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الاَجْرُ اِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اغْفِرْلِيْ الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي اَعَانَنِيْ فَصُمْتُ وَرَزَقَنِيْ فَاَفْطَرْتُ

Allahumma innii laka shumtu wa ‘aala rizqika afthortu wa alayka tawakkaltu wa bika aamantu dzahabadh dholama’u wabtallatil ‘uruq wa tsabatal ajru insya’allahu ta’alaa yaa waa si’al fadhli ighfirlii alhamdulillahil ladzii a’aananii fashumtu wa rozaqonii fa’afthortu

Artinya:

“Ya Allah, karena Mu aku berpuasa dan atas rezeki yang Kau berikan aku berbuka, hanya kepada Mu aku beriman dan bertawakal. Telah lenyap dahaga dan insya Allah pasti mendapatkan pahala. Yang Allah engkau memiliki karunia yang luas, ampunilah dosaku. Segala puji bagi Allah yang telah memberikanku waktu untuk berpuasa. Yang telah memberiku rezeki hingga aku berbuka.

Doa Buka Puasa Syawal

Doa Buka Puasa Syawal
www.liputan6.com

Pada bulan Syawal biasanya orang muslim melaksanakan puasa sunnah syawal. Puasa syawal dilakukan 6 hari, lebih tepatnya setelah hari raya Idul Fitri. Banyak keutamaan yang bisa Anda dapatkan dengan berpuasa Syawal, salah satunya yaitu mendapatkan pahala berpuasa selama setahun penuh.

Sebelum melaksanakan puasa Syawal, Anda harus memulainya dengan membaca doa niat puasa. Nah,berikut ini doa buka puasa syawal: 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ سِتَةٍ مِنْ شَوَالٍ سُنَةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaytu shouma ghodin ansitatim mnsyawaalin sunatan lillahi ta’aala

Artinya:

“ Aku berniat dari dalam hati untuk menjalankan ibadah berpuasa sunnah syawal selama enam hari karena Allah Ta’ala”

Itulah doa niat puasa Syawal, selanjutnya Anda juga harus mengetahui doa berbuka puasa untuk mengakhiri puasa syawal. Adapun berikut ini doa buka puasa:

الَّلهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ اَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu

Artinya:

“Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu dan aku berbuka dengan rizki Mu”

Doa berbuka puasa ini merupakan doa yang paling umum dan paling banyak digunakan, karena doa ini memang mudah jika dibandingkan doa berbuka puasa yang sudah dituliskan sebelumnya. Doa buka puasa memang secara umum bisa digunakan untuk doa puasa apa saja. Dalam memilih doa buka puasa yang tepat, akan lebih baik jika memilih makna atau arti yang lebih bagus.

Hadist Tentang Puasa

Hadist Tentang Puasa
www.liputan6.com

Seperti yang telah dijelaskan di awal pembahasan ini bahwa puasa merupakan rukun Islam yang ke empat dalam agama Islam. Sehingga dalam Al Qur’an dan hadist banyak sekali yang membahas mengenai puasa. Ada beberapa hadist yang menjelaskan mengenai keutamaan puasa jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada hadist yang akan dijelaskan berikut ini membahas mengenai keutamaan puasa sunnah untuk menambahkan pahala bagi tiap-tiap muslim. Puasa sunnah merupakan puasa yang bisa memberikan pahala jika dilakukan dan tidak berdosa jika tidak dilakukan. Adapun berikut ini beberapa hadis mengenai puasa sunnah yang perlu diketahui:

Dalam kitab as Shiyam terdapat sebuah hadits riwayat Bukhori. Yang mana pada kitab ini mengisahkan tentang Thalhah Bin Ubaidillah radhiyallahu’anhu. Ada seorang yang berasal dari Arab Badui yang datang menemui Rasulullah SAW.

Dia berkata,” Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku apa saja Sholat yang di wajibkan kepada umat Islam” Rosulullah menjawab,” Sholat lima waktu, kecuali kamu ingin menambah dengan sholat sunnah”. Lalu dia berkata, “ Ya Rosulallah beritahu aku puasa apa yang di wajibkan untuk umat Islam.

” Rosulullah menjawab, “ Puasa wajib yaitu puasa di bulan Ramadhan. Kecuali kamu mau tambahan dengan melakukan puasa sunnah.” Lalu dia bertanya lagi, “Beritahu aku zakat yang di wajibkan.” Lalu, Rasulullah memberitahukan kepadanya tentang semua syariat islam.

Lalu lelaki itu berkata, “ Demi Allah yang memuliakanmu, aku tidak akan menambah dan mengurangi apa yang telah di Wajibkan oleh Allah SWT kepadaku” Rasulullah bersabda, “ Dia akan beruntung jika jujur dan Dia pasti masuk surga jika jujur.”

Tak hanya hadist tersebut, ada juga hadist yang mengisahkan tentang putri Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari. Aisyah radhiyallahu’anhu pernah menyampaikan : Dahulu di masa jahiliyah kaum Quraisy dahulu biasa melakukan puasa Asyura.

Kemudian Rasulullah memerintahkan untuk berpuasa pada hari itu, hingga akhirnya di wajibkannya untuk puasa Ramadhan. Lalu Rasulullah bersabda, “ Barang siapa yang ingin berpuasa Asyura, maka diperbolehkan untuk berpuasa. Sebaliknya jika tidak ingin berpuasa, maka tidak di permasalahkan.

Setelah membaca hadist ini, bisa disimpulkan bahwa ada puasa sunnah yang di lakukan di waktu-waktu tertentu. Puasa-puasa tersebut dilakukan untuk memuliakan bulan mulia. Puasa sunnah ini sangat di sarankan karena memiliki banyak keutamaan. Sehingga bisa di gunakan untuk menambah pahala bagi setiap orang yang melakukannya.

Keutamaan Doa Buka Puasa

Keutamaan Doa Buka Puasa
www.fimela.com

Ada beberapa keutamaan dalam berbuka puasa. Yang keutamaan ini disebut dalam beberapa hadist yang cukup sahih. Hal ini dikarenakan puasa memang sangat penting. Rasulullahu ‘alaihi wa salam bersabda yang di riwayat oleh Ibnu Majah dalam sebuah hadist yang berbunyi:

اِنَّ لِلصَّائِمِ عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَ عْوَةً مَا تُرَدٌ

Innalissoo’imi ‘inda fitrihi lada’watam maa turodun

Artinya:

“Doa orang yang berpuasa ketika berbuka tidak akan di tolak”

Hadis ini semakin kuat karena di kuatkan oleh hadis yang di riwayatkan Tirmidzi dan Thabrani. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

ثَلَاثٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ : الْاِمَامُ الْعَادِلُ , وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ , وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْ مِ يَرْفَعُهَا اللهُ فَوْقَ السَّحَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Tsalaatsun laa turoddu da’watuhum: alimaamul ‘aadilu, waassooimu hatta yuftiro, wada’watul madluumi yarfauhaallaahu fauqos sahaabi yaumal qiyaamati

Artinya:

“Ada doa yang tidak tertolak dari tiga jenis orang: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa, dan doa orang yang terdzalimi. Doa-doa orang tersebut pada hari kiamat diangkat oleh Allah ke atas awan.

Jika disimpulkan dari beberapa hadits tersebut bahwa banyak sekali keistimewaan yang bisa didapatkan orang-orang yang menjalankan puasa. Salah satu keistimewaan yang didapatkan yaitu segala hajatnya akan terkabul. Maka dari itu, salah satu doa yang akan terkabulkan yaitu memanjatkan doa ketika berbuka puasa.

Hal ini perlu dilakukan sebagai tanda terima kasih atas limpahan rezeki yang diberikan Allah SWT. Selain itu ada juga keutamaan lain dari orang yang berpuasa selain kesehatan badan, juga mendapatkan keutamaan akhlak.

Orang yang sering melakukan puasa sunnah ia tidak akan mudah marah dan menjadi seseorang yang lebih penyabar, karena berpuasa bisa menahan dan mengendalikan hawa nafsu. Orang yang berpuasa juga bisa menjadi orang yang lebih bertanggung jawab. Sehingga bisa lebih prihatin dengan orang yang kurang mampu. 

Jika Anda melaksanakan ibadah puasa wajib atau sunnah, Anda juga bisa mendapatkan jaminan kesehatan badan. Selain itu, puasa juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta menghindarkan diri dari gangguan penyakit. Dengan kata lain, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan melaksanakan puasa.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa puasa sangat penting untuk dilakukan dan sangat dianjurkan oleh agama. Maka dari itu, mulai dari sering untuk mengamalkan puasa sunnah.

Baca Juga Tata Cara Mandi Wajib

Itulah ulasan lengkap mengenai Doa buka puasa yang dilengkapi dengan doa niat puasa sunnah. Puasa wajib dan sunnah memiliki banyak keutamaan. Selain mendapatkan pahala, Anda juga bisa mendapatkan kesehatan tubuh. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Tinggalkan komentar