7 Contoh Cerita Fantasi yang Menarik dan Populer

Contoh cerita fantasi – Cerita adalah suatu rentetan peristiwa yang dijabarkan secara detail dengan alur tertentu. Cerita ada yang berupa cerita berdasarkan kisah nyata atau asli atau bisa juga kisah yang berupa karangan tidak nyata atau fiksi. Salah satu jenis cerita yang digemari terutama anak-anak adalah cerita fiksi fantasi.

Cerita fantasi sendiri adalah cerita yang fiksi dan seratus persen jalan ceritanya adalah imajinasi sang penulis cerita. Di dalam cerita fantasi seperti judulnya memang ceritanya berisi fantasi atau sesuatu yang tidak nyata dan mustahil terjadi di dunia nyata, namun sesuatu yang mustahil tersebut sudah biasa di dunia fantasi.

Untuk latar, peristiwa atau kejadian, dan juga tokoh yang ada dalam cerita fantasi adalah benar-benar murni hasil karangan dari penulis dan bukan ada di dunia nyata. Tujuan dibuatnya cerita fantasi ini memang supaya pembaca lebih imajinatif sehingga membuat pembaca bisa merasa berada di dalam cerita.

Jadi cerita fantasi ini sangat cocok untuk anak-anak, karena memang anak-anak otaknya masih dalam perkembangan, sehingga bisa membuat anak menjadi imajinatif dan baik untuk perkembangan otak. Namun kalau untuk orang dewasa cerita fantasi memang dipakai sebagai cerita hiburan.

Struktur Penyusun dan Bagian Utama pada Cerita Fantasi

Struktur Penyusun dan Bagian Utama pada Cerita Fantasi
contoh cerita fantasi

Setiap teks dalam Bahasa Indonesia selalu memiliki struktur begitupun dengan cerita fantasi. Struktur pada cerita fantasi sama dengan teks narasi yaitu diawali dengan orientasi, konflik, resolusi, dan juga diakhiri dengan ending atau koda.

Namun tidak semua cerita fantasi mengadopsi struktur tersebut, karena ada juga yang hanya menekankan pada sisi imajinatif dan juga konfliknya.

  • Orientasi

Bagian pertama adalah bagian orientasi atau awal pengenalan situasi, dimana pada bagian ini akan ada pengenalan tokoh, latar, tema, dan juga alur. Pada orientasi biasanya akan muncul sifat atau karakter dari tokoh juga, dan ada juga bagian dimana akan menuju ke konfliknya nanti.

  • Komplikasi / Konflik

Pada bagian komplikasi adalah bagian dimana akan muncul konflik dan juga penyebabnya, yang memang nantinya akan semakin memuncak.

Karena memang dengan adanya konflik yang memuncak maka pembaca akan semakin penasaran dengan cerita dan kelanjutan konflik. Ada berbagai konflik yang dimunculkan oleh penulis, bisa konflik internal dan konflik  eksternal.

  • Resolusi

Pada bagian resolusi adalah dimana setelah alur cerita ada pada puncak maka akan perlahan menurun. Karena memang pada bagian ini isinya adalah konflik yang terjadi tadi perlahan mereda dan ada solusinya.

Biasanya meredanya konflik karena adanya tokoh penengah ataupun dari tokoh utama sendiri. Bagian resolusi ini sendiri juga sangat menentukan hasil akhir dati cerita. 

  • Ending / Koda

Seperti pada kebanyakan cerita pastinya ada yang namanya bagian akhir atau ending. Biasanya pada bagian ini adalah suatu tujuan yang ingin dicapai, baik itu ending yang bahagia maupun ending yang tidak bahagia. Namun ada dua jenis ending, yaitu tertutup dan juga terbuka.

Kalau ending tertutup itu akhir cerita sudah jelas tergambarkan pada cerita. Sedangkan untuk ending terbuka itu penulis membiarkan pembaca untuk menafsirkan dan juga berimajinasi mengenai endingnya, atau juga sering disebut menggantung.

Contoh Cerita Fantasi yang Menarik dan Populer

Keledai dan Petani
contoh cerita fantasi

Keledai dan Petani

Kisah ini dimulai dari suatu desa yang ada di pegunungan dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Di desa tersebut ada seorang petani yang dermawan namun hidupnya hanya sebatang kara.

Bahkan meskipun ia sebatang kara, ia selalu membagikan hasil dari menjual sayurannya kepada tetangganya dan juga selalu mengasihi orang yang tidak mampu meskipun hidupnya juga tidak banyak memiliki harta. Setiap kali ia menjual sayuran, maka hasilnya akan ia gunakan untuk bersedekah baik itu dengan memberi uang atau pakaian.

Ia memiliki seekor keledai yang digunakan untuk mengangkut sayuran hasil bertaninya ke pasar di kota terdekat. Petan tersebut sangat menyayangi keledai kepunyaannya, makanan dan juga tempat tinggal sang keledai juga sangat dicukupi. 

Karena memang hanya sang keledailah yang menjadi teman hidup sekaligus keluarga bagi sang petani. Tetapi sayangnya sang keledai malah merasa tidak puas dengan apa yang didapatkannya dari perlakukan sang petani.

Setiap sang petani menggunakannya untuk mengangkut sayuran ke pasar ia selalu menggerutu dan tidak suka karena merasa dirinya terbebani.

Bahkan pada suatu hari ketika akan menjual sayuran ke pasar ia bertanya pada tuannya mengapa sang tuan tidak membeli gerobak saja, padahal uang hasil penjualan sayur si tuan cukup untuk membeli gerobak. Dan juga mengapa uang tersebut malah diberikan kepada orang lain oleh sang tuan.

Namun sang petani tidak menjawab dan melanjutkan pekerjaannya menaikkan sayur ke dalam kantong kain yang ada pada tubuh sang keledai. Sang petani melanjutkan saja pekerjaannya dan menuntun sang keledai untuk mengangkut sayur ke pasar.

Hingga petani dan keledai sampai ke sebuah sungai dimana memang alirannya deras, dan petani pun berhenti dan beristirahat sejenak. Disaat itu sang keledai malah mendapatkan ide yang konyol yaitu pada saat melewati sungai ia akan berpura-pura jatuh ke sungai dan membuat sayur yang diangkutnya jatuh ke sungai dan terbawa air.

Dan pada keesokan harinya pun ketika melewati sungai itu sang keledai benar-benar berpura-pura jatuh sehingga sayur yang diangkutnya ikut terbawa arus sungai. Namun tidak semua masih ada yang tersisa sebab sang petani langsung meminta tolong kepada masyarakat sekitar untuk mengangkat sang keledai.

Namun setelah itu sang keledai berpura-pura minta maaf dengan alasan ia jatuh karena bebannya kurang seimbang. Kemudian sang petani pun berkata bahwa ia besok akan membawa sayur yang lebih banyak supaya beban sang keledai bisa seimbang.

Namun meskipun begitu sang keledai tetap saja terjatuh, hingga sang petani merasa sang keledai memang sengaja untuk menjatuhkan diri. Karena memang kejadian yang sama sudah berulang kali terjadi. Akhirnya sang petani pun memiliki ide untuk memberi pelajaran sang keledai.

Esoknya sang petani bukan membawa sayur melainkan membawa kapas yang memang menyerap air yang ia taruh dalam karung. Namun pada saat sang keledai menjatuhkan diri ia merasa kenapa bebannya semakin berat bukannya ringan karena sayur terbawa air.

Lantas ia pun bertanya kepada sang petani, dan sang petani yang ia bawa bukannya sayuran tetapi kapas.Ia berkata pada sang keledai kalau memang ia sudah tahu sang keledai sengaja menjatuhkan diri ke sungai supaya sayurnya terbawa air dan bebannya berkurang namun hal itu membuat petani semakin rugi.

Dan sekarang ia membawa kapas yang menyerap air sehingga membuat bebannya semakin berat. Mendengar itu sang keledai pun merasa malu dan juga merasa ia sangat tidak tahu terima kasih.

Contoh Cerita Fantasi Singkat

Balas Budi Sang Raja Hutan
contoh cerita fantasi

Balas Budi Sang Raja Hutan

Ada sebuah perkampungan, dimana disana ada seorang pemuda yang miskin dan hidupnya juga hanya sebatang kara. Ia adalah pemuda yang sabar, tabah, dan baik hati meskipun hidupnya miskin.

Bahkan ia saja hanya tinggal di sebuah gubuk peninggalan orang tuanya, gubuknya pun sudah rapuh dan kurang layak untuk ditinggali. Pekerjaan sang pemuda hanyalah pencari kayu bakar di hutan, dan ia bisa mencukupi kebutuhannya dari sana.

Suatu ketika sang pemuda sedang mencari kayu bakar di hutan dan ia pun mendengar suara yang aneh dari balik semak-semak. Ia pun mencoba mendekati dan mengecek apa yang ada di balik semak tersebut, lantas ia menemukan seekor singa yang meraung kesakitan.

Sang pemuda cemas dan melihat keadaan singa tersebut, dan ternyata ada serpihan kayu tajam yang bersarang di punggung sang raja hutan. Sang pemuda merasa takut namun ia juga prihatin akan keadaan singa, karena ia juga iba akhirnya ia menenangkan singa dengan apa yang ia bisa.

Dengan segenap keberanian ia mendekati dan menengkan singa dengan ucapannya bahwa ia akan menolong dan tidak memburu. Sang singa pun mulai tenang dan mempersilahkan sang pemuda untuk mendekati dan menolongnya. Setelah itu sang pemuda mencabut serpihan tajam pada punggung singa.

Namun kemudian ia langsung lari terbirit-birit karena takut diserang dan dimangsa oleh singa. Sekembalinya ia dari mencari kayu bakar di hutan ia mengalami ketidak sengajaan menabrak kereta kencana raja yang membuat kereta menjadi terbalik.

Ia pun segera bersimpuh dan meminta maaf, namun sang raja tidak terima dan memerintah pengawal untuk menangkap dan memenjarakan sang pemuda malang. Setelah ia menjalani beberapa hari di balik jeruji besi, ia dijatuhi hukuman mati.

Ia beri hukuman mati dengan dimasukkan ke dalam kandang binatang buas dengan ruangan yang gelap. Ia sudah berpasrah dan akan menerima takdirnya kalau nanti tewas di mangsa oleh binatang buas tersebut.

Namun sampai beberapa saat ia tidak merasakan ada serangan binatang buas dan binatang yang ada disitu juga tidak menyentuhnya sama sekali. Setelah hari beranjak siang ia pun penasaran hewan apa, dan sudah mulai ada cahaya yang masuk.

Alangkah terkejutnya sang pemuda ketika ia menemukan singa yang diselamatkannya tempo lalu ada di kandang tersebut. dan ternyata sang singa adalah salah satu peliharaan kesayangan sang raja. Sang pemuda pun bertanya mengapa sang singa tidak mematuhi perintah tuannya untuk memangsa si pemuda. Namun sang singa menjawab bahwa ia tak akan mungkin memangsa orang yang telah menyelamatkan hidupnya.

Contoh Cerita Fantasi Panjang

Legenda Sang Dewi Bulan
contoh cerita fantasi

Legenda Sang Dewi Bulan

Legenda sang dewi bulan dimulai dengan kisah seorang gadis yang bernama Candra Jelita. Ia adalah seorang putri dari sepasang suami istri yang merupakan seorang petani yang miskin.

Banyak warga dan juga orang melihatnya sebagai monster dan juga manusia jelek buruk rupa. Hal ini karena memang ia memiliki penyakit kulit yang membuat kulit wajahnya menjadi berwarna hitam dan juga kusam, dan karena ini ia menjadi gunjingan warga.

Para penduduk desa sangat takut dengan Candra Jelita karena ia nampak buruk dan juga para warga takut tertular penyakit aneh sang gadis. Dan ini membuat para penduduk mencemooh dan juga mengucilkan Candra Jelita karena wajahnya yang sangat buruk.

Karena itulah Candra Jelita malu untuk keluar rumah, dan bahkan ketika ia keluar rumah pun ia menutupi wajahnya, karena ia tidak mau mendengar kata makian di depan mukanya. Suatu malam ketika ia tidur, ada satu mimpi yang membuatnya merasa bahagia.

Karena dalam mimpinya ia menemui seorang pangeran yang parasnya rupawan dan juga ramah. Setelah ia mendapatkan mimpi itu ia mulai terbayang-bayang akan tingkah laku dan juga paras sang pangeran dan itu membuatnya memiliki harapan untuk bisa menemukannya di dunia nyata.

Karena keinginannya sangat kuat membuat Candra Jelita di hampiri sang pangeran setiap malam di mimpinya. Dan karena saking bahagiannya dan harapannya yang tinggi membuat Candra Jelita menceritakan apa yang ia mimpikan kepada sang ibu.

Namun sang ibu merasa kalau Candra Jelita memang tidak pantas untuk seorang pangeran. Dan sang ibu pun menasehati sang putri supaya melupakan mimpinya karena itu adalah hal yang mustahil untuk menjadi nyata. Sang ibu pun menambahkan kalau tak perlu menceritakan hal ini kepada tetangga.

Sang ibu mencoba memberikan pengertian kepada Candra Jelita kalau sang ibu tidak au adanya harapan yang membuat Candra Jelita semakin merasa tersakiti. Selain itu dengan tetangga tahu akan hal ini juga bisa membuat Candra Jelita menjadi bahan cibiran dan olok-olok, sang ibu tidak mau itu terjadi.

Ia memberi pengertian dengan sayang dan tulus kepada anaknya sembari mengusap pucuk sang anak. Setelah itu Candra Jelita pun ikut menyadari dan beranggapan bahwa ia sangat tidak pantas berjejer dengan pangeran dan pastinya pangeran akan takut setelah melihat parasnya.

Pada malam selanjutnya, Candra Jelita termenung sembari menatap langit yang indah. Di langit ia melihat cantiknya taburan kerlap-kerlip bintang dan juga sang rembulan yang cantik dan bersinar terang. Ia pun mulai memikirkan Anda saja ia memiliki paras yang cantik layaknya sang rembulan.

Setelah itu ia pun teringat dengan Dewi Bulan yang menghuni Bulan. Memang konon katanya sang Dewi Bulan memiliki paras yang cantik dan juga anggun. Dengan kecantikan sang dewi itulah yang membuat bulan bisa bersinar dengan terang.

Dan setiap orang tua pasti juga mengharapkan putrinya bisa secantik sang dewi. Tak luput juga orang tua Candra Jelita, makanya ia diberi nama yang sama dengan sang dewi ketika ia lahir. Selain paras sang dewi yang cantik, sang dewi juga merupakan dewi yang kasih sayangnya tinggi.

Katanya kerap kali sang dewi turun ke bumi untuk membantu manusia yang sedang kesusahan. Ia pun mulai berharap supaya ia bisa bertemu dengan sang dewi dan meminta ia sembuh penyakitnya dan kembali menjadi cantik.

Namun ia juga sadar bahwa itu hanyalah dongeng belaka yang sering diceritakan orang tua supaya putrinya bisa secantik sang dewi. Ia pun merasa sedih dan mengubur harapannya dalam-dalam untuk bisa menjadi cantik. Sesungguhnya Candra Jelita adalah seorang gadis yang penyabar, lembut, baik hati, dan juga suka melolong.

Namun warga desa tidak mau pekerjaan mereka dibantu oleh Candra Jelita, mereka beralasan bahwa takut tertular penyakit aneh Candra Jelita. Suatu hari ketika hari sedang sore menjelang petang, Candra Jelita diminta sang ibu untuk menjenguk tetangganya yang sakit yang merupakan nenek yang sudah tua.

Ia pun sebagai putri yang baik menuruti sang ibu, dan memberikan makanan serta merawat nenek tua yang sakit. Hingga tak terasa hari sudah mulai malam dan tidak ada penerangan, gelap dan ia pun bingung ketika mau pulang. Secara tiba-tiba ada kumpulan kunang-kunang yang menjadi penerangnya dan menuntun jalan Candra Jelita.

Namun kunang-kunang bukan menuju ke arah rumahnya melainkan ke hutan. Ia pun bingung dan menanyai sang kunang-kunang mau dibawa kemana dirinya. Dan sang kunang-kunang menjawab kalau akan membawa Candra Jelita ke dalam hutan untuk menemui sang Dewi Bulan.

Dan kata sang kunang-kunang sang dewi akan membantu Candra Jelita untuk menyembuhkan penyakitnya. Kunang-kunang juga bilang bahwa mereka adalah utusan dari Dewi Bulan sendiri.

Hingga sampailah Candra Jelita di tepi sebuah danau, dan di situ kunang-kunang yang meneranginya mulai pergi satu persatu hingga hanya menyisakan kegelapan. Hingga muncullah cahaya dengan warna keemasan yang turun dari langit.

Dan bayangan bulan pada cahaya tersebut muncul sesosok wanita cantik dan anggun yang mengenakan jubah emas. Candra Jelita pun merasa cemas dan juga takut akan kehadiran wanita cantik tersebut. Sang wanita cantik berkata bahwa ia adalah sang dewi yang sangat ingin ditemui oleh Candra Jelita.

Ia turun ke bumi untuk membantu Candra Jelita menghilangkan penyakitnya supaya Candra Jelita kembali cantik karena ia adalah gadis yang baik. Sang dewi pun memberikan air dan meminta Candra Jelita untuk membasuh muka dengan air tersebut.

Setelah itu Candra Jelita membasuh wajahnya namun beberapa saat setelahnya ia kehilangan kesadaran. Setelah ia sadar ia terkejut karena ia malah berada di dalam kamarnya sendiri, ia pun langsung menuju ke cermin untuk memastikan wajahnya.

Alangkah terkejutnya ia bahwa ia tidak hanya mimpi karena wajahnya kembali cantik dan bersinar bak sinar rembulan. Seketika ketika sang ibu melihat juga terkejut dan merasa bahagia, tidak menyangka putrinya bisa berubah secantik itu.

Sekarang Candra jelita sudah menjadi gadis yang paling rupawan di desanya, namun ia tetap menjadi gadis yang baik dan juga suka menolong. Hingga akhirnya terdengar sampai ke telinga pangeran bahwa ada gadis desa yang baik dan cantik.

Dan itupun menarik perhatian sang pangeran, sang pangeran menemui Candra Jelita dan ia pun jatuh cinta. Akhirnya keduanya memutuskan untuk menikah dan memiliki anak rupawan namun dengan hati yang baik.

Contoh Cerita Fantasi Cinderella

Cinderella
contoh cerita fantasi

Cinderella

Cinderella atau Ella adalah seorang gadis yang merupakan putri dari pasangan pedagang kaya dan juga masih memiliki darah bangsawan. Ibunya telah meninggal karena sakit ketika ia masih kecil dan sang ayah sibuk untuk pergi ke luar kota.

Ia terbiasa di rumah sendiri sembari menunggu kepulangan sang ayah, dan ia pun mengerjakan semuanya sendiri dan juga ia gemar membantu orang tuanya. Sang ayah merasa khawatir dengan keadaan Cinderella yang selalu sendirian di rumah.

Ia pun memutuskan untuk menikah lagi dengan harapan ada yang memperhatikan Cinderella di rumah dan ada yang menemani. Ia menikahi Lady Tremaine yang sudah memiliki dua anak gadis yaitu Anastasia Tremaine dan Drizella Tremaine. Namun harapan sang ayah tidak terkabulkan dan yang terjadi adalah sebaliknya.

Sang ibu tiri dan juga kedua putrinya tidak memperlakukan Cinderella dengan baik dan memiliki sifat yang buruk di belakang sang ayah namun langsung mengubah wajahnya ketika di depan sang ayah. Ketika sang ayah tidak ada mereka memperlakukan Cinderella seperti pembantu yang bersih-bersih dan menyuruh seenaknya saja.

Namun ketika di depan sang ayah semuanya berpura-pura baik kepada Cinderella. Mereka mengancam jika Cinderella melaporkan perbuatan mereka kepada sang ayah, maka mereka tidak segan-segan untuk membunuh Ella. Ella pun menikmati setiap momen dalam hidupnya.

Bahkan ketika ia mengerjakan pekerjaan rumah tangga ia menikmati saja, karena ia akan ditemani kupu-kupu, burung-burung dengan kicauan indah, dan berbagai hewan lain. Karena ia adalah gadis yang baik hati dan sayang binatang, membuatnya senang ditemani binatang.

Suatu ketika ia mendapatkan kabar bahwa ayahnya yang menjadi sandarannya meninggal dunia ketika sedang melakukan perjalanan ke luar kota. Ia pun merasa sedih dan hampa karena kehilangan satu-satunya permata berharga dalam hidupnya itu.

Namun sang ibu tiri dan kedua kakak tirinya itu tidak merasa sedih sama sekali dan hanya terlihat sedih ketika dihadapan banyak orang. Setelah kematian sang ayah perlakuan kedua kakak tiri dan ibu tiri Ella pun semakin menjadi dan semakin semena-mena.

Semua harta dan juga kekayaan orang tua Ella jatuh ke tangan sang ibu tiri dan Ella hanya dijadikan pembantu di rumahnya sendiri. Itu adalah hal menyakitkan yang dialami Ella, bahkan kamar tidurnya saja bukan di kamarnya namun dipindahkan ke loteng.

Pada suatu hari tersebar berita dan undangan untuk rakyat, untuk menghadiri acara pesta penobatan sang putra mahkota sekaligus pencarian pasangan untuk Prince Charming.

Hal itu membuat semua orang heboh dan ingin membuat gaun secantik mungkin untuk ke pesta dan juga berdandan dengan cantik supaya bisa dipilih oleh sang pangeran menjadi pasangannya.

Hal ini pun tidak luput dengan ibu tiri dan juga kakak tiri Ella, sebenarnya Ella ingin menghadiri pesta tersebut dan ia pun meminta izin kepada Lady Tremaine, sang ibu tiri. Namun ibu tirinya tidak mengizinkan dan beralasan bahwa pekerjaan Ella di rumah masih banyak dan Ella tidak boleh meninggalkan rumah sebelum pekerjaannya selesai.

Kedua saudara tirinya juga malah menghina dan mengejek Cinderella yang tidak punya gaun bagus serta tidak pantas. Lalu Cinderella bertanya lagi apakah kalau pekerjaan rumah selesai lebih cepat ia bisa datang ke pesta tersebut.

Namun sang ibu tiri berpikir sejenak, karena ia tidak mau Ella mendatangi pesta tersebut maka ia memberikan daftar pekerjaan yang harus Ella selesaikan sejak pagi.

Ella pun mengerjakan pekerjaannya dengan cepat sejak pagi sedangkan ibu tirinya dan juga kakak tirinya mempersiapkan diri dan juga gaun untuk menghadiri pesta nanti malam. Kemudian supaya pekerjaan Ella selesainya lama kedua kakak tirinya meminta Ella membantu mereka mempersiapkan diri untuk ke pesta.

Sedangkan sang ibu tiri sedang mencampurkan kedelai dengan kerikil. Hari sudah menjelang malam dan kedua kakak tiri serta ibu tiri Ella akan menuju ke istana untuk pesta.

Ella pun mau ikut karena pekerjaannya sudah selesai, namun sang ibu malah menyuruhnya memisahkan kedelai dengan kerikil yang memang sengaja dicampurkan oleh ibu tirinya. Cinderella pun menuruti ibu tirinya dan memisahkan kedelai dengan kerikil secara sabar sedangkan mereka bertiga berangkat menuju pesta. 

Kemudian ada sesosok ibu peri yang muncul dihadapannya dan membantunya supaya bisa pergi ke pesta. Ibu peri baik hati itu meminta Ella untuk mengumpulkan enam ekor tikus, sebuah labu, dan dua ekor kadal. Kemudian Ella mengumpulkan barang yang diminta oleh ibu peri.

Kemudian dengan keajaiban peri mengubah itu semua menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan Ella untuk ke pesta. Enam ekor tikus diubah menjadi enam ekor kuda putih, labu berubah menjadi sebuah kereta kencana, sedangkan dua ekor kadal diubah menjadi dua orang kusir kereta kuda.

Karena perlengkapan sudah siap peri tinggal mengubah Cinderella saja, yaitu dengan mengubah gaunnya menjadi gaun cantik dengan warna biru serta gemerlap, serta sepatu kaca yang cantik di kaki Ella, dan tak lupa riasan dan juga tata rambut.

Sebelum Ella berangkat ke pesta ibu peri berkata bahwa Ella harus kembali pulang sebelum pukul 12 malam. Dan Ella pun melanjutkan pergi ke pesta dengan menggunakan kereta kencananya. Sesampainya di sana banyak yang terpesona akan kecantikan Ella dan tak terkecuali sang pangeran.

Karena pangeran sebelumnya selalu menolak ajakan dansa semua gadis termasuk kedua kakak tiri Ella, dan ia hanya tertuju pada Cinderella. Cinderella pun berdansa dengan pangeran dengan waktu yang lama, hingga ia melupakan pesan ibu peri.

Ketika jam berdentang pada tengah malam ia pun terkejut dan baru sadar bahwa ia harus segera pulang. Kemudian ia langsung berlari meninggalkan istana dan meninggalkan pangeran begitu saja.

Kekuatan sihir yang diberikan ibu peri semakin menghilang, pakaian yang ia gunakan juga sudah berubah, ketika ia melewati tangga sepatu kacanya terlepas satu. Ia terus berlari dan menaiki keretanya yang belum berubah, tetapi seiring di jalan juga mulai berubah satu persatu, dan ia pun pulang dengan berjalan kaki.

Sedangkan pangeran di istana yang memang mengejat Cinderella menemukan sepatu kaca sebelah kiri milik Ella yang terlepas kemudian menyimpannya. Kemudian Ella sendiri juga menyimpan sepatu kacanya yang sebelah kanan di dalam kamarnya dan ia sembunyikan.

Selang beberapa hari setelah pesta, ada sayembara dari kerajaan mengenai sepatu kaca. Barang siapa yang ukuran kakinya sesuai dengan sepatu kaca tersebut maka akan dibawa pangeran untuk dinikahi. Semua gadis di seluruh negeri sudah mencoba namun tidak ada yang cocok ukuran kakinya.

Hingga tiba di kediaman Lady Tremaine dan pangeran ingin putri Lady Tremaine mencobanya. Namun kedua kakak tiri Ella tidak ada yang cocok ukuran kakinya, namun pangeran tahu bahwa Lady Tremaine memiliki tiga putri dan meminta Ella juga mencobanya.

Namun ibu tirinya malah berkata bahwa Ella tidak menghadiri pesta jadi tidak mungkin. Namun pangeran tetap bersikeras karena hanya tinggal Ella saja yang belum mencobanya. Kemudian Ella pun mencobanya, dan semuanya terkejut karena pas di kaki Ella.

Setelah itu Ella berlari ke kamarnya untuk mengambil pasangan sepatu sebelahnya dan memakai keduanya. Ajaibnya Ella berubah lagi menjadi seorang putri cantik yang dicari sang pangeran. Kemudian sang pangeran membawa Ella untuk tinggal di istana dan menikahinya.

Setelah itu kehidupan Cinderella menjadi bahagia dan ia juga sudah meninggalkan kehidupan lamanya dengan ibu tiri dan kedua kakak tirinya yang selalu berlaku kejam kepadanya.

Meskipun ia sudah menjadi seorang putri ia masih Ella yang sama yang baik hati dan tidak sombong. Dan ia pun tidak berniat untuk membalas perbuatan saudara tirinya dan ibu tirinya yang kejam.

Contoh Cerita Fantasi Anak

Alice dan Tiga Butir Jagung Emas
contoh cerita fantasi

Alice dan Tiga Butir Jagung Emas

Alice adalah seorang gadis yang hanya tinggal dengan ibunya dan adiknya saja dan ia hanya tinggal di sebuah gubuk yang sudah tua. Lantas kemanakah ayah Alice?

Ayah Alice sudah meninggal dunia sejak ia masih kecil, dan sekarang yang menjadi tulang punggung keluarga dan mencari nafkah hanyalah ibunya. Dan sedihnya lagi Alice terpaksa harus putus sekolah karena memang keadaan ekonominya tidak memungkinkan.

Dan sang ibu juga memang sudah tidak sanggup untuk membiayai sekolah Alice dan Alice pun membantu ibunya bekerja. Ibunya bekerja di salah satu tetangganya yang memiliki rumah yang besar dan ia membantu ibunya supaya sang ibu tidak terlalu kecapean.

Di suatu pagi ketika ia mau berangkat membantu ibunya bekerja ia melihat ada seorang kakek tua yang kondisinya mengenaskan. Dimana memang sang kakek tua keadaannya kelihatan sangat lelah letih dan juga sedang tersungkur di jalan.

Sang kakek pun meminta Alice supaya segera menolong sang kakek, Alice pun bergegas menolong kakek dan juga mengobati luka yang ada pada tubuh sang kakek. Alice pun bercerita dengan sang kakek mengenai keadaan hidupnya dan setelah selesai ia ingin mengantarkan sang kakek namun sang kakek malah menolak.

Sang kakek menolak diantar oleh Alice dan malah memberikan sebungkus kain kepadanya. Setelah dibuka ternyata di dalam bungkus kain tersebut terdapat tiga biji jagung emas yang juga merupakan jagung ajaib. Jika biji tersebut ditanam dengan cara yang ikhlas dan sabar maka hasil buahnya akan sangat memuaskan.

Alice mengucapkan terima kasih dan kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke tempat bekerja. Setelah ia pulang dari membantu ibunya bekerja ia pun bercerita mengenai kejadian pagi tadi. Esok harinya, Alice dan juga ibunya menanam biji jagung tersebut di kebun belakang rumahnya.

Setiap harinya ia dan juga ibunya selalu merawat tanaman jagung dengan menyiramnya dengan ikhlas dan tulus. Setelah itu ia menunggu hingga tanamannya tersebut berbuah. Setelah tanaman jagungnya berbuah, Alice dan ibunya hendak memasaknya namun apa yang terjadi pada jagung membuat Alice terkejut.

Karena memang biji jagungnya juga terbuat dari emas dan tidak bisa dimakan. Jadi ia bilang kepada ibunya dan berniat untuk menjualnya saja. sehingga ia dan ibunya pun mendapatkan uang dari hasil menjual biji jagung emas tersebut.

Ajaibnya lagi tanaman jagung tersebut selalu berbuah sekali dalam seminggu, dan itu membuat Alice dan keluarganya bisa mencukupi kebutuhan tanpa bekerja keras lagi.

Sekarang hidupnya sudah sejahtera dan berkecukupan. Karena Alice dan keluarganya adalah orang yang baik hati, maka ia membagikan biji jagung emas untuk yang membutuhkan dan membantu orang miskin.

Contoh Cerita Fantasi Pendek

Sepasang Saudara Penyihir
contoh cerita fantasi

Sepasang Saudara Penyihir

Kekuatan sihir adalah yang yang biasa dimiliki manusia, dan di suatu desa ada sepasang saudara kembar. Nama sepasang saudara kembar itu adalah Marco dan Billie, memang bukan nama yang mirip.

Meskipun keduanya adalah saudara kembar sepasang bersaudara ini memiliki sifat dan watak yang berbanding terbalik. Marco adalah tipe orang yang sombong, angkuh, dan arogan. Sedangkan Billie adalah tipe anak yang baik hati dan suka menolong.

Marco memang lebih kuat penguasaan sihirnya sudah menguasai berbagai ilmu sihir. Namun karena kemampuannya itu ia menjadi sombong dan selalu memamerkan kemampuannya kepada orang lain. Billie yang merupakan sang kakak pun menasehati dan melarang Marco melakukan hal itu sembarangan karena berbahaya.

Tetapi Marco adalah orang yang keras kepala dan juga selalu mengelak, mengatakan bahwa Billie hanya iri dengan kemampuan Marco. Sikap arogan Marco semakin menjadi-jadi bahkan ia mengubah segala benda menjadi batu dengan mantranya tidak peduli apapun itu.

Semua benda di rumahnya pun juga ia ubah menjadi batu, hingga satu benda yang belum yaitu cermin. Marco pun berdiri menghadap cermin dan membaca mantranya, namun setelah itu mantranya malah memantul ke arahnya dan ia pun terjebak mantranya sendiri menjadi batu.

Billie yang melihat hal tersebut pun langsung panik, sehingga ia segera menemui guru sihirnya supaya bisa membebaskan sang adik dari sihir yang ia buat sendiri. Namun sayangnya mantra tersebut tidak bisa diubah dan ditangkal karena merupakan mantra yang abadi. Sekalipun bisa diubah itupun hanya bisa jika yang melakukan si pembaca mantra tersebut.

Contoh Cerita Fantasi Ikan Emas

Ikan Emas
contoh cerita fantasi

Ikan Emas

Di sepanjang aliran sungai ada sebuah desa yang berada di tepi sungai, dan di sana ada sebuah keluarga yang anggotanya dua putri dan juga seorang ibu yang sudah janda.

Sedangkan sang ayah memang sudah meninggal dunia sejak lama dan ibunya pun sudah sakit-sakitan. Kedua putri di keluarga tersebut namanya Lia dan Arin. Meskipun dari keluarga yang sama dan juga bersaudara sifat keduanya berbanding terbalik.

Lia adalah anak sulung sifat Lia ini angkuh serta keras kepala dan seenaknya sendiri, ia juga sering membantah perintah orang tuanya. Berbeda dengan Lia, Arin yang merupakan si bungsu sifatnya ramah, penyabar, dan juga lembut hatinya, dan yang paling penting ia selalu menuruti apapun perintah ibunya selaku orang tua satu-satunya.

Arin selalu membantu ibunya baik pekerjaan rumah maupun pekerjaan berdagang setiap pulang sekolah. Arin selalu merasa iba dengan ibunya yang harus menjadi tulang punggung keluarga dan harus mengerjakan pekerjaan rumah juga.

Berbeda 180 derajat sifat Lia yang sombong dan tidak mau membantu ibunya, jadi setiap pulang sekolah ia hanya akan pergi bermain. Setelah itu ia pulang untuk makan dan minta uang saja, bahkan baju kotornya yang mencuci malah Arin. Namun Arin tidak masalah dengan sifat kakaknya tersebut dan ia tidak mengeluh.

Suatu hari ketika hari minggu dan sekolah libur, Arin diminta oleh sang ibunda untuk mencari ikan di sungai dan dimasak sebagai lauk makan. Arin pun patuh dan berangkat ke sungai untuk memancing dengan peralatan seadanya.

Setelah memancing dan menunggu dengan waktu yang tak lama, sudah ada tanda-tanda kalau kailnya dimakan ikan. Ia begitu terkejut saat menarik alat pancingnya, karena ikan yang ia dapat berwarna emas. Setelah berhasil menangkap ikan tersebut, Arin pulang dan membawa ikan berwarna emas itu.

Ia pun menceritakan kepada ibunya bahwa ikan yang ia dapatkan sangat indah dan berwarna emas. Dan Arin tidak mau memasaknya dan mau memeliharanya saja supaya menjadi lebih besar. Ibunya setuju dengan keputusan Arin, kemudian Arin meletakkan ikan emas tersebut ke dalam bak air dan ia pun pergi lagi untuk mencari makanan.

Sepulangnya ia mencari bahan makanan lain, ia kembali mengecek ikannya. Dan ia terkejut karena ada dua sisik emas yang copot dari tubuh sang ikan. Arin segera memberi tahu sang ibu  dan mau menjual sisik emas tersebut. dan memang benar itu adalah sisik emas yang bisa dijual.

Setelah menjual sisik emas uangnya mereka gunakan untuk membeli segala kebutuhan pokok dan kebutuhan hidup lainnya. Lia yang tidak tahu kalau ada ikan yang bisa mengeluarkan sisik emas pun agak curiga dan aneh. Mengapa tiba-tiba di rumahnya selalu ada makanan enak dan ada banyak sekali barang baru.

Ia pun bertanya dari mana bisa mendapatkan berbagai kebutuhan tersebut. Ibunya hanya menjawab bahwa itu semua adalah rezeki titipan dari Tuhan, dan sang ibu juga berpesan supaya Lia tidak menyakiti ikan peliharaan Arin.

Suatu ketika Lia pulang dari bermain dengan teman-temannya, sedangkan di rumah sedang tidak ada orang, karena Arin dan juga ibunya sedang di pasar dan belum pulang. Ia merasa lapar namun di balik tudung saji tidak ada makanan sama sekali dan bakul nasinya juga kosong.

Ia merasa kesal dan mencari makanan di dapur sambil membanting barang yang ada di sana. Dan ia akhirnya menemukan ikan emas milik Arin yang ada di bak yang dekat dengan dapur. Lia yang kondisinya memang sangat lapar menjadi brutal karena ia pulang dan di rumah tidak ada yang memasak dan menyediakan makanan.

Tanpa berpikir panjang dan melupakan pesan ibunya, Lia pun langsung mengambil ikan emas dan menyakitinya, dipotong kemudian digoreng. Ia langsung memakan ikan emas goreng tersebut, iya ikan emas yang telah mengubah kehidupan mereka menjadi lebih sejahtera.

Selang beberapa lama, Arin dan ibunya pulang dan terkejut dengan keadaan dapur yang sangat kacau, apalagi dengan ditemukannya tulang ikan di atas meja makan. Arin cemas dan langsung melihat ikannya di dalam bak, tapi naas ikannya sudah tidak ada lagi.

Arin sadar kalau tulang ikan di atas meja makan adalah tulang ikan emasnya, dan sang kakak telah memasak dan memakannya. Arin menangis karena ikan kesayangannya telah mati, kemudian ia menguburkan ikan emasnya itu yang tinggal sisa tulang belulang saja.

Setelah Lia pulang, sang ibu menanyainya mengenai ikan emas milik Arin. Tanpa merasa bersalah dan santai Lia menjawab kalau ikan emasnya sudah ia masak dan ia makan, karena tidak ada makanan dan tidak ada yang memasakkannya.

Mendengar penuturan putri sulungnya, sang ibu merasa sedih dan terpukul karena sifat anaknya yang tidak berubah dan tetap angkuh. Sekarang ikan emas yang sudah memberi kesejahteraan sudah tiada. Lia menjadi semakin kesal karena kehidupannya kembali lagi seperti dahulu yang semuanya pas-pasan.

Dan makan pun juga tida selalu enak dan seadanya saja. Andaikan saja Lia tidak memiliki sifat yang seenaknya sendiri dan juga bisa sabar menunggu, dan andaikan ia mau mendengarkan ibunya, maka hidupnya pasti akan sejahtera. Namun apa daya nasi sudah menjadi bubur, ikan emas sudah mati. 

Baca Juga Puisi Sahabat

Itulah beberapa cerita fantasi yang populer dan banyak digemari.

Tinggalkan komentar