9+ Contoh Ceramah Singkat Tentang Sabar, Sholat, Sedekah, Menuntut Ilmu

Contoh Ceramah Singkat – Ceramah merupakan sebuah pidato keagamaan yang biasanya disampaikan di acara-acara tertentu, yang bertema keagamaan. Biasanya ceramah dilakukan oleh para ahli agama seperti misalnya Kyai, Ustad, dan sejenisnya. Yang notabenenya memang memiliki ilmu dan pengetahuan agama yang lebih untuk dibagikan. Berikut ini beberapa contoh ceramah singkat yang bisa Anda jadikan referensi.

Membagikan ceramah pada khalayak ramai ini bertujuan untuk, agar setiap orang yang mendengarnya paham dan mengerti tentang suatu ilmu agama. Ceramah juga biasanya di sampaikan di beberapa acara tertentu, yang masih berhubungan dengan keagamaan. Misalnya acara Isra Mi’raj, Maulid Nabi, Kegiatan Ramadhan, dan berbagai acara keagamaan lainnya.

Contoh Ceramah Singkat Tentang Sabar

moondoggiesmusic.com

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil Alamin, marilah kita ucapkan dan panjatkan rasa syukur pada Allah SWT. Yang telah memberi kita kesempatan, untuk bisa berkumpul di Masjid besar ini dan sama-sama mengkaji dan memahami isi ceramah yang akan disampaikan. Kita juga bisa saling bersilaturahim di tempat ini.

Di dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan dan menjelaskan sedikit tentang makna sabar. Serta sifat dan keutamaan sabar di dalam kehidupan kita sehari-hari. Pada dasarnya asal kata sabar ini berasal dari kata sobaru yasbiru yang artinya adalah menahan. Pengertian dari menahan ini sangat luas, dan pengertian dari sabar itu sendiri bisa diartikan seperti ketika kita puasa dalam menahan nafsu ini dan itu.

Atau bersabar pada saat kita menahan lapar, yang artinya kita harus bisa menahan diri untuk tidak makan dan minum sampai adzan maghrib tiba. Sabar juga dapat diartikan ketika kita harus bersikap sabar, saat menghadapi orang yang berperilaku buruk terhadap kita. Sehingga kita harus menghadapinya dengan sikap sabar, bukan dengan amarah atau membalasnya.

Yang perlu kita ingat adalah, tidak semua orang bisa mendapatkan suatu kenikmatan dari sikap sabar tersebut. karena memang sejak awal orang tersebut sudah bisa menahannya dengan baik. Sehingga penting bagi kita untuk selalu mendekatkan diri pada Allah SWT, dan meminta pada-Nya agar selalu diberikan kesabaran yang tidak ada batasnya.

Sehingga kita pun akan mendapat pahala sebanyak-banyaknya dari Allah SWT, ketika kita bersikap sabar terhadap segala sesuatu. Allah SWT berfirman di surat Al-Baqarah Ayat 153, yang di mana isinya yaitu tentang kesabaran. Di dalam ayat tersebut Allah menerangkan bahwa, Ia akan selalu memberi pertolongan kepada setiap hambanya yang menjalani perintahnya dengan baik.

Pertolongan akan diberikan oleh Allah SWT pada setiap hambanya yang sedang mengalami kesusahan, namun tetal melaksanakan shalat wajib serta bisa menahan diri dengan sikap sabar. Itulah keistimewaan dari sikap dan rasa sabar itu sendiri.

Semoga apa yang saya sampaikan hari ini, dapat memberi manfaat untuk kehidupan para jamaah sekalian. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Warrahmatulohi Wabarakatuh

Contoh Ceramah Singkat Tentang Shalat

m.inilah.com

Bismillaahirrohmanirrohim,

Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakatuh,

Segala  puji dan syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita di hari ini. Mulai dari nikmat sehat, nikmatnya lapang, sampai nikmat lainnya yang nilainya tiada tara. Misalnya yang berupa nikmat iman sebagai manusia, dan nikmat islam. Semoga kita selalu diberi hidayah oleh Allah SWT, dan mensyukuri semua yang telah Ia beri.

Berikutnya tak lupa kita ucapkan semoga sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW. Beserta keluarga dan para sahabatnya, yang telah menuntun seluruh umatnya dari zaman jahiliyah ke zaman yang terang benderang sampai di hari ini. Semoga kelak kita semua mendapat safaatnya, di Yaumul Qiyamah. Amin Ya Rabbal Alamin.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Di dalam kesempatan kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah ceramah singkat mengenai shalat. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa, Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW telah memberi tahu kita melalui firman-firman-Nya mengenai pentingnya mendirikan shalat. Bahkan Rasulullah pernah bersabda, “Shalat adalah tiangnya agama.”

Sabda tersebut memang sangatlah sederhana, tetapi tentu saja mengandung makna yang besar. Di dalam agama Islam, shalat di ibaratkan sebagai tiang pada sebuah bangunan. Sehingga jika kita tidak pernah mendirikan shalat, maka tiang itu pun akan rapuh dan juga roboh. Sama halnya dengan bangunan tanpa tiang, yang akan ikut roboh karena tidak ada lagi penyangganya.

Sabda dari Rasulullah tentang shalat lainnya yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari adalah, “Seandainya saja mereka tahu pahala yang akan mereka dapatkan dari shalat Subuh dan Asar. Niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dalam keadaan merangkak.”

Di dalam pelaksanaannya shalat tidak hanya wajib dilakukan, tetapi shalat ini merupakan bukti iman seorang manusia kepada Allah. Padahal berapa banyak orang yang meninggalkan shalat tanpa rasa sesal? Berapa banyak orang yang melewatkan shalat dengan santainya? Pertanyaan tersebut sudah memperlihatkan bahwa, shalat wajib dilakukan dalam keadaan apapun.

Allah pun berfirman di dalam surat Al-Mauun ayat 4-5, yang artinya “Maka celakalah orang yang shalat (4), yaitu orang yang melalaikan shalat (5).”

Jika seseorang sudah melaksanakan shalat dengan baik, maka insya Allah amalan yang dilakukannya pun akan baik. Karena kita sudah melaksanakan shalat dengan baik dan benar, dengan khusyu, dan semuanya karena Allah. Bisa dipastikan kita sudah totalitas dalam menjalankan kewajiban. Tetapi jika kita seenaknya dalam melaksanakan shalat, baik lalai atau tidak tepat waktu.

Maka amalan yang kita lakukan sehari-hari pun tidak akan jauh berbeda dengan dengan hasil shalat kita.

Maka marilah kita berdoa kepada Allah SWT, agar kita dijauhkan dari perilaku buruk. Seperti sengaja meninggalkan shalat atau dengan mudahnya melalaikan shalat. Semoga kita juga selalu diberi kemampuan, untuk saling menasihati dalam kebaikan.

Wassalamualaikum warahmatullaahi wabarokaatuh

Contoh Ceramah Singkat tentang Pergaulan Bebas

www.wawasan-edukasi.web.id

Segala puji bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan nikmat, rahmat dan karunia-Nya untuk kita. Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah-Nya, agar kita bisa mensyukuri semua nikmat yang telah Allah berikan pada kita setiap harinya.

Tak lupa kita sampaikan juga sholawat dan salam, kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kita. Dari zaman kegelapan menuju ke zaman yang terang benderang, yaitu agama islam yang rahmatan lil alamin.

Saudara saudari sekalian yang saya cintai.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya akan menyampaikan suatu ceramah singkat. Yang isinya mengenai bahayanya pergaulan bebas di zaman sekarang. Yang kini bahkan telah menjadi momok yang menakutkan bagi setiap masyarakat, khususnya di kalangan remaja.

Setiap orang tua tentunya harus mengawasi anak-anaknya 100%, karena sayangnya kebanyakan orang tua hanya mengawasi anaknya saat anak-anak di rumah atau saat anak-anak masih kecil saja. Namun kita sebagai orang tua harusnya paham, bahwa semakin mereka besar maka pengaruh dari lingkungan luar pun akan semakin besar.

Apalagi jika anak-anak tersebut sudah mulai tertarik pada lawan jenis, maka perhatian orang tua sangat dibutuhkan di sini. Jangan sampai anak-anaknya terjerumus pada pergaulan bebas. Dari rasa tertarik pada lawan jenis tersebut, maka muncullah perasaan cinta. Dari situ kemudian berlanjut pada nafsu seksual.

Walaupun sebenarnya nafsu seksual ini tidak akan menjadi masalah, pada orang dewasa yang sudah halal. Tetapi justru akan menjadi masalah, jika terjadi pada anak-anak remaja yang baru mengenal dunia luar. Yang menyedihkan adalah kehidupan remaja saat ini sudah terbiasa dengan nafsu seksual mereka, bahkan jika tidak melakukannya bisa disebut ketinggalan zaman. Naudzubillah.

Oleh karena itu sebagai orang tua yang baik, Anda harus selalu memberikan perhatian lebih pada anak remaja Anda. Serta mengarahkan mereka ke pergaulan yang positif, dengan cara memilih teman yang baik. Bagi semua Bapak dan Ibu sekalian yang hadir di sini, semoga bisa selalu menjaga anaknya dari pergaulan bebas.

Demikian penjelasan sedikit tentang pergaulan bebas ini, semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Ceramah Singkat tentang Menuntut Ilmu

dosenmuslimah.com

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji dan syukur kita panjatkan ke Hadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Semoga kita selalu diberi hidayah oleh Allah SWT, sehingga kita selalu bersyukur atas rahmat dan nikmat yang diberikan oleh-Nya. Selain itu sholawat dan salam juga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.

Yang senantiasa selalu membawa kita menuju ke agama kebenaran yaitu agama islam.

Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara sekalian yang saya hormati,

Saya akan menyampaikan sedikit ilmu saya tentang menuntut ilmu. Sebagaimana yang tertulis pada firman Allah pada surat Al-Mujadalah ayat 11, yang artinya yaitu “ Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman, dan orang yang berilmu hingga beberapa derajat.”  

Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa, orang yang menuntut ilmu baik ilmu dunia maupun ilmu akhirat ini sangat diutamakan. Karena jika seseorang berilmu, maka kita bisa melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang yang ada. Pikiran pun akan selalu jernih, dan juga selalu bijak setiap mengambil keputusan apapun.

Contoh kecil dari menuntut ilmu adalah, kita diajari membaca, menulis, menghitung, menganalisa, dan sebagainya sejak kita kecil. Selain itu kita juga mempelajari berbagai ilmu akademik dan terapan seperti misalnya pelajaran matematika, biologi, sosiologi, akuntansi dan sebagainya. Dengan memiliki banyak ilmu, maka wawasan kita pun akan semakin bertambah.

Jika dalam hidup ini kita hanya berdiam diri saja tanpa mau berilmu, atau tanpa mau menimba ilmu maka hidup kita akan menjadi sia-sia saja. Kita pun akan menjadi buta tanpa ilmu. Mendapatkan ilmu bisa dari mana saja, bukan hanya didapatkan dari sekolah. Kita juga bisa mendapatkan ilmu dari membaca banyak buku, atau dari kehidupan sehari-hari.

Misalnya saja saat kita melakukan hal-hal yang baik dalam membantu orang, dalam bersedekah, saat beramal, dan kegiatan positif lainnya. Maka di situlah kita ikut belajar, ilmu pun bertambah, dan kita pun mendapatkan pahala. Karena tidak ada yang sia-sia dalam menuntut ilmu.

Selain itu ilmu agama juga sangat penting untuk kepentingan kehidupan kita di akhirat nanti. Mendapatkan ilmu agama ini bisa didapatkan dari berbagai hal. Misalnya di pendidikan agama di sekolah, atau di kajian seperti ini. Sekian penjelasan dari saya tentang menuntut ilmu, semoga dapat memberi manfaat untuk Bapak, Ibu dan Saudara sekalian.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Ceramah Singkat tentang Ibu

www.wawasan-edukasi.web.id

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulilahirobbilamin, kita ucapkan segala puji bagi Allah SWT. Yang telah melimpahkan nikmat dan juga Karunia-Nya untuk kita semua. Segala nikmat mulai dari nikmat sehat sampai nikmat lainnya telah Ia berikan pada kita. Semoga kita selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan pada kita. Tak lupa sholawat dan salam tercurahkan pada Nabi Muhammad SAW, dengan keluarga dan sahabatnya.

Saudara sekalian yang berbahagia,

Bertepatan dengan hari ibu hari ini, saya ingin menjelaskan sedikit tentang ibu. Di dalam Al Qur’an pun dijelaskan, bahwa seorang ibu itu sangatlah mulia dan kita tidak boleh menyakiti hatinya. Kita juga tidak boleh berkata Ah saja padanya, apalagi membentaknya. Karena ridha Allah terletak pada ridha seorang ibu. Maka hormatilah ibumu, dan selalu perlakukan ibu dengan baik sampai kapan pun.

Di dalam Al Quran Surah Al-Isra dijelaskan bahwa seorang anak harus selalu memperlakukan ibunya dengan baik. Ibu adalah orang yang telah mengandung kita selama 9 bulan dengan susah payah. Serta melahirkan kita dengan rasa sakit yang luar biasa. Tak heran jika disebutkan bahwa kasih ibu sepanjang masa, dan tidak mengharapkan balasan apapun.

Kasih sayang setiap orang tua khususnya ibu, memang tidak terhingga dan tanpa pamrih sedikit pun. Bahkan disebutkan juga bahwa surga berada di telapak kaki ibu, sehingga kita sebagai anak wajib berbuat baik sampai akhir hayat. Demikian ceramah singkat saya tentang ibu, semoga apa yang saya sampaikan ini dapat memberi manfaat bagi Anda sekalian.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Ceramah Singkat tentang Ikhlas

diarymuslim.net

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah SWT, yang selalu melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita setiap hari. Misalnya nikmat sehat, nikmat iman dan nikmat-nikmat lainnya yang jumlahnya tiada tara. Semoga kita senantiasa bersyukur atas apa yang diberikan oleh Allah SWT pada kita setiap harinya. Tak lupa sholawat dan salam tercurahkan pada Nabi Muhammad SAW, yang merupakan nabi akhir zaman.

Para hadirin yang saya cintai dan yang berbahagia,

Di dalam kesempatan hari ini saya ingin menyampaikan pengetahuan saya tentang ilmu ikhlas. Serta bagaimana kita harus menjalani hidup dengan segala keikhlasan. Kita juga harus ikhlas dalam menerima segala ketetapan Allah baik atau buruk. Karena kita hanyalah manusia milik Allah, yang selalu mendapat nikmat dari Allah kapan pun dan di mana pun.

Sangat penting untuk selalu bersikap ikhlas dalam kehidupan kita sehari-hari, dan dalam hal apapun. Setiap manusia pasti menginginkan kenikmatan dalam hidup, baik dalam hal harta, tahta, keluarga, dan lain sebagainya. Padahal masih banyak nikmat yang diberikan oleh Allah, misalnya nikmat sehat dan bernapas. Namun tidak semua keinginan kita bisa tercapai dengan mudah.

Selalu ikhlas di setiap saat di dalam kehidupan kita itu memang tidak mudah. Karena ada banyak hal yang memang tidak sesuai dengan yang kita inginkan, tetapi kita dituntut untuk selalu ikhlas. Namun jiwa kita akan selalu didorong dengan keikhlasan, karena ikhlas karena Allah adalah hal yang sangat baik yang disukai oleh Allah.

Sehingga saat hal yang tidak kita sukai datang di hidup kita, sebaiknya kita berusaha untuk selalu ikhlas. Dengan bersikap ikhlas maka keimanan kita pun tidak akan ternilai harganya. Rasa ikhlas atas setiap takdir yang Allah berikan, tidak akan bisa dibeli dengan apapun. Sekian ceramah singkat tentang ikhlas yang dapat saya sampaikan. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Ceramah Singkat tentang Kebersihan

sahabatnesia.com

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillahirabbilalami, segala puji bagi Allah SWT yang tak hentinya melimpahkan nikmat dan karunia-Nya pada kita semua. Semoga kita selalu diberi hidayah oleh-Nya, agar selalu bersyukur atas setiap hal yang diberikan oleh-Nya. Tak lupa sholawat dan salam kami curahkan pada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya.

Jamaah yang saya sayangi,

Di sini saya ingin menyampaikan pengetahuan saya mengenai kebersihan, atau bagaimana kita harus menjaga kebersihan. Sebagaimana yang tertulis dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang bunyinya yaitu, “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” Hadist tersebut menyebutkan bahwa setiap orang yang menjaga kebersihan dalam hidupnya, maka ia termasuk pada orang yang beriman.

Bukan hanya itu, tetapi perintah Allah mengenai kesucian atau bersuci pun sudah jelas. Misalnya saja ketika kita selesai buang hajat, maka kita wajib membersihkannya. Ketika kita akan melaksanakan shalat, maka wajib bagi kita melakukan wudhu atau tayamum terlebih dahulu untuk membersihkan diri. Kita juga wajib mandi janabah, setelah selesai junub.

Dengan bersuci maka otomatis kita bisa menjaga kebersihan baik diri maupun lingkungan. Allah menciptakan segala hal di bumi pasti ada sebab dan fungsinya, misalnya saja air. Air diciptakan untuk membersihkan diri kita dari segala macam kotoran. Maka banyaknya bersyukur jika Anda hidup di lingkungan yang tidak kekurangan air, dengan begitu kita selalu tampak bersih.

Air juga menjadi salah satu nikmat dari Allah yang harus kita jaga dan lestarikan dengan baik. Sekian penjelasan dari saya mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri. Semoga semua yang saya sampaikan hari ini, dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh

Contoh Ceramah Singkat tentang Kematian

www.satubahasa.com

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan seluruh nikmat dan karunia-Nya untuk kita semua. Ada banyak nikmat yang selalu Allah berikan pada kita, yang dimana kita harus senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Sholawat dan salam juga kita ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang merupakan nabi akhir zaman.

Saudara-saudara sekalian yang seiman,

Di kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan sedikit tentang kematian. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Allah di dalam Al Quran. Surat Ali Imran ayat 185, yang artinya yaitu,

“Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan mengalami kematian. Sesungguhnya pahalamu akan disempurnakan di hari kiamat nanti. Barang siapa yang dijauhkan dari neraka dan di dekatkan surga, maka ia termasuk yang beruntung. Karena kehidupan di dunia ini tak lain hanya kesenangan sesaat yang memperdayakan.”

Ayat ini menjelaskan bahwa kematian akan selalu hinggap pada setiap orang, dan tidak bisa dihindari. Kita semua sedang menunggu giliran untuk menghadapi kematian itu sendiri. Sekarang kita sedang berada di kehidupan yang fana, dan tidak kekal. Kehidupan yang abadi hanyalah kehidupan di akhirat nanti.

Jika amalan kebaikan kita lebih berat maka surga Allah menanti kita, tetapi jika amalan buruk kita yang lebih berat maka neraka lah yang menanti kita. Beruntunglah jika selama hidup di dunia kita lebih sering melakukan amal kebaikan daripada keburukan. Karena tak ada keberuntungan yang lebih besar selain surga. Untuk itu kita harus selalu beramal baik untuk mendapat surga Allah.

Demikianlah penjelasan singkat dari saya mengenai kematian, lebih dan kurangnya saya mohon maaf. Semoga apa yang saya sampaikan selalu memberi manfaat bagi kita semua.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh

Contoh Ceramah tentang Sedekah

elizato.com

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebelumnya mari kita panjatkan puji dan syukur pada Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya yang senantiasa Allah berikan pada kita semua. Sehingga kita bisa berkumpul bersama di Majelis ini dalam keadaan sehat walaafiat. Sholawat serta salam kami haturkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta seluruh keluarga dan para sahabatnya. Agar kelak kita mendapat safaatnya di Yaumul Qiyamah.

Tahukah anda semua mengapa islam mewajibkan setiap umatnya untuk melakukan sedekah?

Ada banyak ulama yang menyebutkan bahwa, ada banyak keutamaan yang terdapat pada sedekah apalagi jika kita melakukannya dengan ikhlas dan tanpa pamrih atau mengharap imbalan apapun. Sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam surah Al-Baqarah ayat 261, yang bunyinya yaitu :

“ Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan) oleh orang-orang yang telah menafkahkan hartanya di jalan Allah. Akan serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, yang di mana ada seratus biji di setiap 1 bulir. Artinya Allah akan melipat gandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah memang Maha Luas (yaitu karunia-Nya), dan Ia pun Maha Mengetahui.”

Dari firman Allah SWT tersebut, sudah jelas bahwa sedekah merupakan salah satu perintah Allah. Kita juga tidak akan jatuh miskin, setiap kali kita ikhlas dalam memberikan sedekah kepada setiap orang yang membutuhkan. Bahkan Allah akan melipat gandakan setiap sedekah yang anda keluarkan, baik dalam jumlah kecil maupun besar.

Tujuan utama dari diperintahkannya sedekah ini adalah, untuk mensucikan harta yang kita miliki dan agar diri dan batin kita merasa tenteram. Khususnya dalam menjalani kehidupan di dunia yang fana ini. Hal – hal yang berkaitan dengan sedekah ini, terdapat juga pada sabda Nabi Muhammad SAW yang isinya “Sedekah itu akan menghapus dosa, sebagaimana air yang memadamkan api.”

Bukan hanya itu, tetapi ada banyak lagi keutamaan daru sedekah yang dilakukan dengan perasaan tulus dan ikhlas. Ada beberapa keutamaan yang terdapat dalam sedekah, yang pertama yaitu sedekah yang dilakukan dalam mendekatkan diri kita kepada Allah SWT. Sebagaimana yang juga dijelaskan di dalam Surah Al-Araf ayat 56.

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi, sesudah Allah memperbaikinya. Serta berdoalah kepada Allah SWT, dengan rasa takut. Yang artinya takut tidak akan diterima, dan berharap bahwa doanya akan dikabulkan. Sesungguhnya rahmat Allah amatlah dekat dengan orang – orang yang berbuat baik. Maka berbuat baiklah.”

Keutamaan sedekah berikutnya yaitu dapat memadamkan murka Allah SWT, sebagaimana yang disebutkan dalam hadist riwayat Thabrani dan Ibnu Asakir. Yang isinya, “Ada sedekah rahasia atau yang tersembunyi, yang akan memadamkan amarah Ilahi.”

Masih banyak lagi keutamaan dalam sedekah, yang membawa makna yang baik bagi kehidupan kita. Maka bersedekahlah dengan tulus dan juga ikhlas, kita juga bisa meningkatkan kepedulian kita pada para fakir miskin dan orang – orang yang tertindas. Selamat bersedekah, sekian yang bisa saya sampaikan tentang sedekah. Semoga contoh ceramah singkat dalm bersedekah di atas membawa manfaat bagi kita semua.

Wasalamualaikum. Warahmatullahi wabarakatuh

9+ Contoh Ceramah Singkat Tentang Sabar, Sholat, Sedekah, Menuntut Ilmu

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur : Manfaat, Dan Sunnah Lainnya

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur – Rasa kantuk adalah satu dari sekian banyak anugerah yang Allah berikan kepada kita. Cara terbaik untuk menghilangkan rasa kantuk yang datang adalah tidur. Dalam Islam, kita selalu dianjurkan untuk membaca doa sebelum melakukan kegiatan apapun termasuk ketika akan tidur. Anda tidak akan membutuhkan waktu lama untuk membaca doa ini karena terbilang cukup pendek dan singkat.

Ketika telah terbangun dari tidur pun, Anda juga dianjurkan untuk membaca doa bangun tidur. Dengan berdoa kepada Allah, itu tandanya Anda selalu mengingat Allah dalam setiap kegiatan apapun yang Anda lakukan. Dan hal tersebut juga bernilai sebagai ibadah. Selain itu, berdoa juga merupakan tuntunan yang diajarkan oleh Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam.

Biasanya, orang tua akan mengajarkan buah hati mereka doa sebelum tidur maupun bangun tidur sejak anak-anak mereka masih usia dini. Hal tersebut dilakukan agar sang anak terbiasa membaca doa tersebut hingga mereka dewasa nantinya. Selain membaca doa, terdapat juga berbagai amalan lainnya yang diajarkan Rasulullah baik sebelum maupun sesudah tidur.

Di bawah ini akan diulas mengenai doa sebelum tidur dan bangun tidur dalam Bahasa Arab, Bahasa Latin beserta artinya. Selain itu, juga akan diuraikan mengenai keutamaan membaca doa bangun tidur maupun sebelum tidur, dzikir sebelum tidur, serta amalan-amalan yang biasa Rasulullah lakukan ketika beliau hendak pergi tidur maupun sesudah bangun tidur.

Doa Sebelum Tidur Bahasa Arab

Mungkin sebagian besar dari Anda telah banyak yang hafal dengan doa sebelum tidur. Tulisan Arab di atas merupakan bacaan doa sebelum tidur yang biasa kita baca sehari-hari. Cukup singkat dan pendek bukan? Jika begitu, sudah sepatutnya kita membiasakan diri untuk membaca doa tersebut karena pastinya mudah dihafalkan dan tidak membutuhkan banyak waktu untuk membacanya.

Doa Sebelum Tidur Latin

Jika ditulis dalam Bahasa Latin, doa sebelum tidur di atas berbunyi :

Bismikallaahumma ahyaa wa bismika amuutu

Arti Doa Sebelum Tidur

Doa sebelum tidur memiliki arti yaitu :

Dengan namaMu Ya Allah, aku hidup dan mati

Melalui doa sebelum tidur, kita memohon perlindungan kepada Allah sampai kita terbangun nantinya. Alangkah baiknya jika kita juga menghayati arti dari doa tersebut ketika membacanya. Dengan membaca doa sebelum tidur, kita akan lebih mawas diri karena kematian bisa datang kapanpun tak terkecuali saat kita sedang tidur sekalipun.

Contoh Bacaan Dzikir Sebelum Tidur

Selain membaca doa sebelum tidur, terdapat juga dzikir-dzikir yang biasa Rasulullah baca sebelum beliau tidur. Namun yang perlu diingat, jangan lupa untuk membaca basmalah terlebih dahulu sebelum membaca doa sebelum tidur. Dzikir yang biasa Rasulullah baca diantaranya adalah :

  1. Membaca Surah An Nass, Al Falaaq, dan Al Ikhlas masing-masing sebanyak satu kali.

Sesudah membaca ketiga ayat tersebut maka Rasulullah menipukannya ke arah telapak tangan kemudian beliau mengusapkannya ke bagian tubuh yang bisa bisa beliau jangkau. Kemudian, Rasulullah membaca ketiga surat pendek tersebut kembali dan mengusapkannya lagi ke tubuh. Hal tersebut beliau lakukan sebanyak tiga kali.

  1. Membaca ayat kursi sebanyak satu kali
  2. Membaca Surah Al Baqarah yaitu dua ayat terakhir
  3. Membaca Surah Al Kafirun
  4. Membaca Surah Al Mulk
  5. Membaca Surah As Sajdah

Selain dzikir di atas, berdasarkan hadist riwayat Abu Dawud yang telah dihasankan oleh Al Albani, terdapat pula doa yang dapat Anda baca ketika merasa takut, gelisah, dan tidak tenang saat tidur. Arti doa yang dimaksud adalah aku mohon perlindungan melalui kalimat Allah yang haq, dari kemarahanNya, kejahatan makhlukNya, serta dari kedatangan dan gangguan setan kepadaku.

Jika Anda mampu melaksanakan dzikir sebelum tidur, maka alangkah baiknya jika Anda mengamalkannya. Disertai dengan membaca doa sebelum tidur niscaya Allah akan memberikan perlindungan hingga Anda terbangun keesokan harinya.

Amalan Sunnah Sebelum Tidur

Selain dzikir, ternyata terdapat amalan-amalan yang disunahkan sebelum kita pergi tidur, diantaranya adalah :

  1. Berwudhu

Saat kita tidur dalam keadaan suci maka jin dan setan tidak akan mengganggu kita. Karena itulah Rasulullah menganjurkan kita untuk tidur dalam keadaan berwudhu. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710 yang mengandung arti :

“Jika kamu hendak tidur atau mendatangi pembaringan maka sebaiknya bersucilah terlebih dahulu seperti wudhu saat akan menunaikan ibadah sholat.”

  1. Membaca doa

Berdasarkan hadist riwayat HR. Bukhari no. 6324 disebutkan bahwa :

“Jika Rasulullah akan tidur maka beliau melafalkan doa yaitu ‘Bismika allahumma ahya wa bismika amuut (Dengan namaMu Ya Allah, aku hidup dan mati).

Saat beliau bangun tidur maka beliau melafalkan doa Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah kami mati, dan hanya kepadaMulah kami akan kembali.)

Tidur dan bangun tidur merupakan kenikmatan yang diberikan Allah SWT yang harus selalu kita syukuri.

  1. Membaca Surah Pendek

Aisyah radhiallahu anhu mengatakan bahwa :

“Saat hendak pergi ke tempat tidurnya, Rasulullah SAW menyatukan kedua telapak tangan beliau kemudian meniupkan ke arah keduanya lalu membacakannya Surah Al Ikhlas, An Naas, dan Al Falaq. Lalu Rasulullah mengusapkan kedua telapak tangan tersebut ke bagian tubuh mana saja semampunya.

Rasulullah mengawalinya dari bagian atas yaitu kepala kemudian wajah dan bagian belakang tubuhnya. Rasulullah melakukan itu sebanyak tiga kali.)” (hadist riwayat HR. Muslim)

  1. Membersihkan tempat tidur

Posisi tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yaitu berbaring di atas rusuk sebelah kanan artinya kita dianjurkan untuk tidur miring menghadap kanan. Selain itu, kita juga dilarang tidur tengkurap oleh Rasulullah.

Salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Rasulullah lainnya yaitu membersihkan tempat tidur terlebih dahulu sebelum kita tempati. Hal ini sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim yaitu :

Jika salah satu dari kamu hendak tidur pada tempat pembaringan maka sebaiknya mengibaskan kain yang terdapat pada tempat pembaringan tersebut terlebih dahulu, karena kamu tidak tahu apa yang terdapat di atasnya.

  1. Menyegerakan tidur sesudah melaksanakan Sholat Isya’

Sesudah menunaikan ibadah Sholat Isya’, Rasulullah menganjurkan kita untuk menyegerakan tidur. Hal ini untuk memudahkan kita bangun di sepertiga malam yang terakhir saat akan melaksanakan Sholat Tahajjud. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235) yaitu :

“Pada dasarnya, Rasulullah tidak menyukai tidur malam yang dilakukan sebelum menunaikan Sholat Isya’ dan mengobrol sesatu yang tidak mengandung manfaat sesudahnya.”

Keutamaan Membaca Doa Sebelum Tidur

Pada dasarnya, bacaan doa sebelum tidur sangatlah pendek dan singkat sehingga termasuk amalan yang sangat ringan. Namun sayangnya, sedikit sekali orang yang mau membaca doa ini ketika hendak pergi tidur dengan berbagai alasan. Ada yang beralasan sudah mengantuk, lupa, tidak hafal, malas, tidak sempat, dan lain sebagainya.

Tanpa kita sadari ternyata doa sebelum tidur ini memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW selalu mengajarkan kita segala sesuatu yang memang mengandung banyak manfaat tapi biasanya kita sering menyepelekan hal-hal yang kecil. Ingin tahu apa saja keutamaan dari doa sebelum tidur? Mari kita lihat jawabannya di bawah ini!

  1. Meninggal dalam keadaan fitrah

Kematian bisa saja datang kapan pun tanpa Anda sadari, tak terkecuali saat Anda sedang tertidur lelap. Nah, disinilah letak pentingnya Anda membaca doa sebelum tidur. Setiap orang pastinya ingin meninggal dalam keadaan fitrah tanpa dosa. Jika Anda membaca doa sebelum tidur dan ternyata ajal datang maka artinya Anda meninggal dalam keadaan fitrah.

Yang dimaksud fitrah di sini adalah terbebas dari segala dosa layaknya bayi yang baru lahir ke dunia. Jika Anda masih dapat terbangun keesokan harinya, itu artinya Allah masih memberikan kesempatan bagi Anda untuk menikmati kehidupan kembali. Jadi Anda harus bersyukur karenanya.

  1. Membuat tidur menjadi berkualitas

Berdasarkan pandangan para nabi terdahulu, doa sebelum tidur ternyata mampu membuat tidur Anda lebih berkualitas. Hati dan pikiran menjadi tenang ketika membaca doa sebelum tidur dan ini secara psikologis. Anda pun juga tidak akan mengingat kejadian menyedihkan ataupun menjengkelkan yang terjadi sebelumnya.

Tidur berkualitas tentu dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Selain itu, juga dapat mencegah depresi, menghilangkan kelelahan serta dapat meningkatkan konsentrasi. Jam tidur yang tepat dan disertai membaca doa sebelum tidur mampu membuat kita merasakan manfaat tidur yang sesungguhnya.

  1. Menghindarkan dari mimpi buruk

Pernahkah Anda mengalami mimpi buruk? Pasti Anda lupa membaca doa ketika hendak tidur ya? Biasakan untuk membaca doa ketika hendak pergi tidur untuk menghindarkan Anda dari mimpi buruk. Beberapa referensi menyatakan jika doa ini mampu menjauhkan kita dari mimpi buruk atau nightmare.

  1. Tubuh tidak akan terpisah dari ruh

Saat kita tertidur, itu artinya ruh kita terpisah dari raganya. Jika Allah berkehendak maka bisa saja Allah mengambil ruh tersebut sehingga kita tidak akan bisa terbangun kembali. Atau Allah berkehendak untuk mengembalikan ruh tersebut sehingga keesokan harinya kita masih bisa menikmati indahnya dunia ini.

Untuk itulah, penting bagi kita untuk membaca doa sebelum tidur agar ruh kita tetap bersatu dengan raga. Jikalau Allah menghendaki lain yaitu kita meninggal saat tertidur, setidaknya kita meninggal dalam keadaan mengingat Allah melalui doa sebelum tidur yang kita panjatkan.

  1. Pengingat akan kebesaran Allah SWT

Saat kita ingin menutup hari dengan tidur maka berdoalah sebagaimana saat kita akan mengawali hari dengan berdzikir. Doa sebelum tidur juga termasuk bacaan dzikir untuk selalu mengingatkan kita bahwa kita hidup dan mati karena kuasa Allah subhanahu wa ta’ala. Dialah Dzat yang mampu menghidupkan dan juga mematikan.

  1. Hikmah membaca dzikir yang lain

Sebelum tidur, kita dianjurkan untuk melakukan berbagai amalan. Amalan-amalan tersebut memiliki faedah yang besar bagi kualitas tidur kita, diantaranya adalah :

  1. Membaca surah pendek yaitu Al Ikhlas, An Naas, dan Al Falaq dapat membuat pikiran dan hati Anda menjadi tenang. Bahkan lebih tenang dibandingkan sekedar mendengarkan musik
  2. Membaca ayat kursi dapat menjauhkan dari gangguan setan hingga Anda terbangun keesokan harinya karena Allah selalu melindungi dan menjaga Anda.
  3. Memabac Surah Al Baqarah yaitu 2 ayat terakhir dapat memberikan kecukupan bagi Anda
  4. Membaca Surah Al Kafiruun merupakan dzikir yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum tidur kepada Naufal
  5. Membaca Surah As Sajdah dan Surah Al Mulk berdasarkan hadist riwayat Bukhari menyatakan jika Rasulullah baru akan tidur sesudah membaca kedua surat tersebut.

Doa Bangun Tidur Bahasa Arab

Seperti halnya sebelum kita pergi tidur, setelah terbangun pun Rasulullah juga menganjurkan kita untuk membaca doa. Bacaan doa bangun tidur dalam Bahasa Arab yaitu :

Doa Bangun Tidur Latin

Jika ditulis dalam Bahasa Latin, bacaan doa bangun tidur di atas adalah :

Alhamdulillaahilladzii ahyaanaa ba’da maa amaa tanaa wa ilaihin nusyuur

Arti Doa Bangun Tidur

Doa bangun tidur memiliki arti yaitu :

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah kami mati, dan hanya kepaduMulah kami akan kembali

Yang dimaksud dengan menghidupkan kami kembali setelah kami mati yaitu membangunkan kita setelah kita tertidur lelap pada malam harinya. Tidur dapat dikatakan jika kita mati untuk sementara waktu. Jadi, doa bangun tidur merupakan perwujudan rasa syukur kita terhadap Allah SWT karena telah memberikan kesempatan lagi kepada kita untuk melihat dunia.

Jika bukan karena rahmat Allah, belum tentu kita dapat bangun lagi setelah tidur atau mungkin kita justru akan tertidur selamanya. Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk selalu mensyukuri nikmat yang Allah berikan termasuk nikmat bangun tidur. Membaca doa bangun tidur juga merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Amalan Sunnah Setelah Bangun Tidur

Terdapat beberapa amalan sunnah yang biasa Rasulullah lakukan sesudah bangun tidur, diantaranya adalah :

  1. Untuk menghilangkan bekas kantuk maka kita disunnahkan untuk membasuh wajah terlebih dahulu
  2. Membaca basmalah kemudian membaca doa sesudah bangun tidur
  3. Membaca Surah Ali Imran yaitu 10 ayat terakhir
  4. Menggosok gigi atau juga bersiwak
  5. Membasuh hidung atau bisa juga mendenguskan angin melalui lubang hidung
  6. Selama tidur kita tidak tahu kemana saja arah tangan kita jadi kita disunnahkan untuk mencucinya sebanyak 3 kali
  7. Berwudhu

Sunnah-sunnah sesudah bangun tidur tersebut memang terlihat sepele namun kesemuanya sesuai dengan hadist Rasulullah SAW. Segala sesuatu yang diajarkan Rasulullah pasti memiliki manfaat dan hikmah yang besar bagi diri kita jika kita mau melaksanakannya. Melakukan sunnah Rasul secara istiqomah pasti akan mendatangkan kebaikan baik untuk dunia maupun akhirat.

Keutamaan Membaca Doa Bangun Tidur

Saat menutup hari maupun membuka hari, kita disarankan untuk selalu berdzikir kepada Allah. Dzikir yang termudah untuk mengawali hari Anda adalah dengan membaca doa sesudah bangun tidur. Seperti halnya doa sebelum tidur yang memiliki berbagai keutamaan, doa sesudah bangun tidur pun juga demikian. Beberapa keutamaan dari membaca doa sesudah bangun tidur diantaranya adalah :

  1. Mengandung pujian kepada Allah

Di dalam doa sesudah bangun tidur terdapat kalimat tahmid yaitu Alhamdulillah yang berarti segala puji bagi Allah. Jadi, doa sesudah bangun tidur mengandung pujian bagi Allah. Dengan membaca doa tersebut, itu artinya kita mencintai Allah dan Allah juga mencintai hamba-hambaNya yang mencintainya.

Dicintai oleh Allah SWT bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, kita harus berusaha agar selalu mengingatNya dengan berdzikir. Dengan mengingat Allah niscaya Allah pun akan selalu mengingat kita.

  1. Bentuk rasa syukur dan doa untuk mengawali kegiatan

Sebagai umat muslim, saat diberi kenikmatan oleh Allah dalam bentuk apapun, kita pasti akan mengucapkan hamdalah. Seperti halnya saat kita diberi kesempatan oleh Allah untuk dapat menikmati indah nya kehidupan kembali maka kita pun juga akan bersyukur dengan membaca doa sesudah bangun tidur.

Saat diberi kesempatan oleh Allah untuk dapat melihat dunia kembali, sudah sepatutnya kita menjadi orang yang lebih baik dari hari ke hari. Bagaimana jika Allah berkehendak lain? Kita tidak bisa bangun keesokan harinya karena tubuh kita telah terbujur kaku. Untuk itu, penting bagi kita mensyukuri segala nikmat Allah termasuk nikmat bangun tidur.

  1. Melapangkan serta meringankan pekerjaan

Pernahkan Anda merasa lelah dalam menjalankan suatu pekerjaan pada hari tertentu? Sepertinya Anda lupa untuk membaca doa bangun tidur saat mengawali hari Anda. Pekerjaan Anda akan terasa lebih ringan jika Anda mengawali hari dengan membaca doa sesudah bangun tidur. Jika tidak percaya? Silahkan Anda coba!

Salah satu keutamaan yang akan Anda dapatkan jika istiqomah dalam membaca doa bangun tidur adalah meringankan serta melapangkan pekerjaan yang Anda jalankan sepanjang hari itu.

  1. Sarana melepaskan diri dari belenggu setan

Saat kita tidur, maka setan akan mengikat kita menggunakan 3 simpul. Membaca doa bangun tidur merupakan cara pertama untuk melepaskan ketiga simpul tersebut. Simpul yang kedua akan terlepas jika Anda berwudhu setelah bangun tidur. Dan sholat merupakan cara untuk melepaskan simpul yang terakhir.

Jika Anda tidak melepaskan ikatan simpul yang pertama dengan membaca doa sesudah bangun tidur, maka secara otomatis Anda akan merasa kesulitan untuk melepaskan simpul berikutnya.

  1. Mengingatkan jika kita kelak akan dibangkitkan kembali pada hari kiamat

Di dalam doa bangun tidur terdapat kalimat “kami mati” yang artinya tidur dan “membangkitkan kami kembali” yang berarti kita akan dibangkitkan Allah kembali pada hari kiamat nanti. Hal ini sesuai keterangan di dalam Syarh Shahih Muslim Imam Nawawi.

Jadi, melalui doa bangun tidur maka kita secara tidak langsung akan selalu diingatkan bahwa masih ada kehidupan lain selain di dunia. Saat kita dibangkitkan kembali, maka Allah akan meminta pertanggungjawaban atas segala perbuatan kita di dunia sebelumnya. Oleh sebab itu, melalui doa bangun tidur kita akan senantiasa ingat untuk melakukan amal shaleh.

Rasulullah juga mengajarkan kita melalui doa bangun tidur bahwasanya saat orang tertidur masih bisa bangun kembali, dan orang yang sudah mati pun masih bisa bangun kembali di hari kiamat kelak. Dan semua itu terjadi karena kuasa dari Allah SWT.

  1. Keutamaan mengerjakan sunnah rasul setelah bangun tidur

Apapun yang disunnahkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pasti memiliki keutamaan baik secara langsung maupun tersembunyi. Beberapa keutamaan dari sunnah Rasul setelah bangun tidur yaitu :

  1. Membersihkan hidung atau istinsyak (menghirup air ke dalam rongga hidung kemudian mengeluarkannya kembali)

Mempunyai keutamaan yaitu dapat mengusir setan yang tinggal di dalam lubang hidung ketika kita tidur

  1. Menggosok gigi atau bisa juga bersiwak

Mempunyai keutamaan yaitu membuat mulut menjadi lebih segar sehingga malaikat yang datang saat kita melakukan sholat tidak akan merasa terganggu oleh bau mulut kita

  1. Mencuci tangan sebanyak tiga kali

Salah satu sunnah wudhu adalah membasuh tangan sebanyak tiga kali. Dan hal ini juga di sunnahkan saat kita bangun tidur.

Doa sebelum tidur dan bangun tidur merupakan doa yang kita baca disaat kita akan menutup hari dan mengawali hari. Doa sebelum tidur merupakan pengingat kita bahwa kematian bisa datang kapanpun tak terkecuali saat kita sedang tidur. Sedangkan doa sesudah bangun tidur merupakan doa sebagai ungkapan syukur karena Allah masih memberikan kesempatan kita untuk hidup.

Baik doa sebelum tidur maupun bangun tidur, sama-sama memiliki banyak keutamaan. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda membiasakan membaca kedua doa tersebut setiap harinya. Selain itu, terdapat pula berbagai amalan sunnah yang dapat Anda lakukan untuk menambah nilai ibadah bagi Anda.

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur : Manfaat, Dan Sunnah Lainnya

 

 

 

 

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Agar Berkah Semuanya

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun – Pada dasarnya, terdapat banyak penanggalan yang digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Penanggalan tersebut digunakan untuk menentukan kapan suatu tahun akan berakhir dan dimulainya awal tahun yang baru. Untuk penanggalan internasional, Kalender Masehi yang didasarkan pada revolusi bumi terhadap matahari yang digunakan.

Sedangkan untuk umat muslim, mereka menggunakan periode revolusi bulan yang biasa disebut dengan Kalender Hijriyah. Selain itu, terdapat juga Kalender Saka Bali yang digunakan oleh Umat Hindu yang mendiami Provinsi Bali, Kalender Jawa, Kalender Sunda, dan masih banyak lagi. Kesemuanya menggunakan perhitungan waktu tertentu untuk memulai dan mengakhiri penanggalan.

Bagi sebagian orang, akhir tahun dan awal tahun sering mereka jadikan sebagai suatu langkah untuk membuat resolusi baru. Bagaimana dengan Anda? Secara umum, manusia akan menginginkan suatu kehidupan yang lebih baik seiring dengan pergantian tahun. Oleh sebab itulah, tidak sedikit dari mereka yang memanjatkan doa kepada Sang Khalik baik pada akhir tahun maupun awal tahun.

Bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana bacaan doa awal tahun dan doa akhir tahun, di bawah ini akan dijelaskan mengenai kedua bacaan doa tersebut baik dalam Bahasa Latin maupun Bahasa Arab. Selain itu, akan dijelaskan pula mengenai arti dari doa tersebut, keutamaan membaca doa tersebut, hukum membaca doa tersebut, serta bagaimana tata cara pembacaannya.

Bacaan Doa Akhir Tahun Dalam Bahasa Arab

Kalender Hijriyah digunakan sebagai patokan untuk melaksanakan momen-momen penting Islam bagi masyarakat muslim di seluruh dunia. Misalnya untuk menentukan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah, Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 1 Syawal, untuk menentukan kapan awal dimulainya Puasa Ramadhan, dan lain sebagainya.

Periode revolusi bulan dari bulan baru hingga bulan mati yang digunakan untuk menentukan penanggalan ini. Dengan begitu, maka umat muslim dapat mengetahui kapan akhir tahun Hijriyah serta awal tahun yang biasanya ditandai dengan tanggal 1 Muharram. Sudah menjadi harapan bagi setiap umat muslim untuk memiliki kehidupan yang lebih baik di awal tahun.

Untuk itulah, mereka memanjatkan doa baik pada akhir tahun maupun awal tahun dengan harapan agar tahun berikutnya akan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Selain itu, doa ini juga sebagai wujud rasa syukur kita kepada Allah Subhanallahu wa ta’ala karena telah memberikan kita pertambahan usia. Meskipun sebenarnya, doa ini tidaklah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Doa akhir tahun memiliki beberapa versi yang tersebar di masyarakat. Terdapat banyak bacaan doa akhir tahun dengan lafal yang berbeda-beda namun memiliki arti yang hampir sama. Untuk warga NU atau Nahdatul Ulama biasanya memanjatkan doa akhir tahun yang diambil dari kitab karya Habib Usman bin Aqil bin Yahya yang berjudul Maslak al Akhyar yang memiliki lafal sebagai berikut :

Bacaan Doa Akhir Tahun Dalam Bahasa Latin

Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam membaca doa akhir tahun dalam Bahasa Arab, di bawah ini akan diberikan bacaan doa akhir tahun dalam Bahasa Latin yang akan memudahkan Anda, yaitu :

Bissmilllahir rohman nir rahiim

Alhamdulillahirabbil ‘alaamiin

Wa shalallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam

Allahumma maa ‘amiltu fii haadzihis sanati mimmaa nahaitanii ‘anhu falam atub minhu walam tardlahu walam tansahuu

Wahalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa ‘uquubatii

Wada ‘autanii ilattaubati minhu ba’da juratii ‘alaa ma’shiyatika

Fainnii astaghfiruka faghfirli wamaa ‘amiltu fiihaa

Mimmaa tardlaa hu wawa’ adtanii ‘alaihits tsawaaba fa as aluka allaahumma yaa kariimu yaa dzal jalaa li wal ikraami

An tataqabbalaahu minni

Walaa taqto’ rojaa ii minka yaa kariim

Wa shalallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii wa sallam

Arti Bacaan Doa Akhir Tahun

Dalam bacaan doa akhir tahun berisi tentang permohonan ampun atas kesalahan yang telah dilakukan serta rasa syukur atas apa yang telah didapat pada tahun sebelumnya. Hal tersebut sama seperti halnya saat Anda memanjatkan doa-doa yang lainnya. Untuk lebih menghayati doa akhir tahun yang Anda panjatkan, alangkah baiknya jika Anda mengetahui arti dari doa akhir tahun yaitu :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam

Semoga limpahan rahmat dan keselamatan Allah berikan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya

Ya Allah, segala yang kami kerjakan pada tahun ini mungkin ada yang menjadi laranganMu

Sedangkan kami belum bertaubat karenanya, padahal Engkau selalu bersabar dengan segala kasih sayangMu dan tidak melupakannya

Sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan azab kepada kami namun Engkau berlembut hati mengajak kami melakukan taubat setelah bermaksiat

Oleh sebab itu Ya Allah, berilah ampunan kepada kami dan kami mohon ampun kepadaMu atas semua kesalahan kami

Segala amal baik yang telah kami lakukan pada tahun ini, segala perbuatan yang Engkau ridhoi serta Engkau janjikan ganjaran karenanya, Wahai Dzat Yang Maha Pemurah, kami mohon kepadaMu terimalah amal kami, wahai Dzat yang memiliki Kemuliaan dan Kebesaran, terimalah taubat kami dan jangan putuskan harapan kami kepadaMu, Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah

Dan semoga rahmat dan keselamatan Allah berikan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya.

Amiin ya rabbal ‘alamiin (Semoga Allah mengabulkan doa yang kita panjatkan)

Bacaan Doa Awal Tahun Dalam Bahasa Arab

 

 

Berbeda dengan doa akhir tahun yang kita panjatkan untuk memohon taubat kepada Allah atas semua dosa yang kita lakukan pada satu tahun terakhir serta rasa syukur karena Allah telah memberikan pertambahan usia, doa awal tahun justru berisi tentang permohonan perlindungan kepada Allah SWT serta harapan yang ingin diraih pada satu tahun ke depannya.

Untuk bacaan doa awal tahun, sama seperti halnya doa akhir tahun yang memiliki banyak versi namun pada dasarnya inti atau makna dari doa tersebut hampir serupa. Di bawah ini merupakan bacaan doa awal tahun yang diambil dari kitab karya Habib Usman bin Aqil bin Yahya yang berjudul Maslak al Akhyar.

 

 

Bacaan Doa Awal Tahun Dalam Bahasa Latin

Doa awal tahun di atas jika dituliskan dalam Bahasa Latin adalah :

Alhamdulillahirabbil ‘alamiin

Wa shallallahu ‘alaa (sayyidinaa) Muhammadin asrofil mursaaliin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihii ajmain

Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwalu

Wa ‘alaa fadhlikal ‘azhimi wuzuudikal mu’awwali

Wa haadza ‘aamun jadidun qad aqbala ilaina nas’aluka ‘ishmata fiihi minashy syaithaani

Wa auliyaa‘ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu’i wal isytighaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa dzal jalaali wal ikram yaa arhamar raahimin

Wa shallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa ‘aalihi wa shahbihi wa sallam

Walhamdulillahirabbil ‘alamiin

Arti Bacaan Doa Awal Tahun

Dalam doa awal tahun berisi tentang permohonan perlindungan kepada Allah SWT serta harapan-harapan yang ingin diraih pada tahun berikutnya. Kita berharap agar semua dapat terlewati dengan baik tanpa adanya hambatan yang berarti. Agar lebih menghayati dalam membaca doa awal tahun, alangkah baiknya jika kita memahami arti doa awal tahun yang kita panjatkan.

Terjemahan dari doa awal tahun adalah sebagai berikut :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih serta Maha Penyayang

Semoga rahmat dan keselamatan selalu Allah limpahkan kepada junjungan kita nabi agung Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya

Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Kekal, Dahulu, serta awal

Dan tempat kami bergantung hanyalah kepada kedermawanan dan anugerahMu yang Agung

Dan tibalah tahun baru di hadapan kami. Lindungilah kami dari godaan setan, bala tentaranya serta kekasih-kekasihnya dalam tahun ini

Dan kami mohon pertolongan agar dapat mengalahkan amarah serta hawa nafsu yang mengarah pada kejahatan, sehingga kami akan lebih sibuk melakukan amalan yang dapat membawa kami lebih dekat kepadaMu wahai Dzat yang mempunyai Kemuliaan dan Keagungan

Semoga limpahan rahmat dan keselamatan selalu Allah berikan kepada junjungan kita Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya

Dan segala puji hanyalah milik Allah Tuhan seru sekalian alam

Amin yaa rabbal ‘alamin (Semoga Allah mengabulkan doa yang kita panjatkan)

Hukum Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Pada dasarnya, doa akhir tahun maupun doa awal tahun tidak pernah diriwayatkan dalam hadist Rosulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan perayaan untuk menyambut datangnya awal tahun maupun akhir tahun pun juga tidak pernah ada. Jika menilik ke belakang, itu artinya doa akhir tahun maupun awal tahun merupakan doa yang dikarang oleh seseorang.

Hal ini mungkin disebabkan penetapan Kalender Hijriyah baru dilakukan sepeninggal Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh Khalifah Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhu. Sebelumnya, pada masa pemerintahan Rasulullah hingga khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq, momen penting Islam ditetapkan berdasarkan peristiwa yang terjadi pada tahun tersebut.

Peristiwa alam maupun perayaan manusia yang digunakan sebagai penetapan momen penting Islam sebelumnya. Untuk patokan perbedaan tahun didasarkan pada pentapan momen penting yang terjadi antara tahun yang satu dengan tahun berikutnya secara berbeda. Sehingga pada masa Khalifah Umar, dibuatlah Kalender Hijriyah yang dihitung dari tahun hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan pendapat Dr. Bakr Abu Zaid (w, 1429 H) menyatakan bahwa :

 

Tidak ada dalil khusus dalam syariat Islam yang menerangkan mengenai doa akhir tahun dan doa awal tahun maupun dzikir khusus untuk menyambutnya. Masyarakat sendiri yang menyusun sebuah kalimat doa yang pada dasarnya dalam syariat tidak diijinkan. Doa semacam ini tidak memiliki dasar dan murni tidak diajarkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam (Tashih Ad Dua :108)

Jadi, berdasarkan pendapat di atas maka sumber dari doa akhir tahun maupun awal tahun belum memiliki kejelasan. Doa ini juga bukan merupakan perintah yang terdapat dalam hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jadi, dapat disimpulkan jika doa akhir tahun dan awal tahun merupakan doa yang dikarang atau gubahan seseorang.

Sebagai seorang muslim, dasar hukum yang dipakai adalah Al quran dan hadist sehingga Anda dapat mengabaikan untuk membaca doa akhir tahun maupun awal tahun jika Anda berpatokan pada keduanya. Tetapi, jika Anda tetap ingin berdoa baik di akhir maupun di awal tahun, Anda tetap dapat berdoa dengan arti dan esensi yang baik meski tanpa perlu mengikuti bacaan doa di atas.

Waallahu a’lam.

Keutamaan Membaca Doa Akhir Tahun

Jika Anda tidak memberikan arti khusus pada doa akhir tahun maupun doa awal tahun, beberapa sumber tetap memperbolehkan untuk membaca doa tersebut. Jadi, doa akhir tahun dan doa awal tahun diangggap seperti doa-doa biasa yang kita panjatkan. Namun, jika Anda mengikuti hukum membaca doa akhir tahun dan awal tahun, maka sebenarnya kedua doa tersebut tidak perlu dibaca.

Sebenarnya, doa akhir tahun kita panjatkan merupakan ungkapan rasa syukur atas segala amalan yang dapat kita lakukan pada tahun sebelumnya, atas segala rejeki yang telah kita dapatkan di tahun tersebut serta permohonan ampun atas segala dosa yang telah kita lakukan pada tahun sebelumnya. Secara tidak langsung, membaca doa akhir tahun dapat meningkatkan rasa syukur terhadap Allah.

Dengan mengucapkan kalimat taubat kepada Allah atau kalimat permohonan ampun maka kita akan senantiasa tersadar akan kesalahan-kesalahan serta dosa-dosa yang telah kita lakukan. Hal tersebut tentu akan mempertebal rasa keimanan kita kepada Allah serta mendorong untuk selalu melakukan hal-hal yang jauh dari larangan Allah Subhanallahu wa ta’ala.

Ada suatu riwayat yang menyebutkan jika barang siapa yang membaca doa akhir tahun sesudah sholat ashar sebanyak 3 kali maka setan akan berkata jika pekerjaannya dalam setahun ini telah gagal dan sia-sia dalam menggoda manusia. Doa akhir tahun yang dipanjatkan dan disertai membaca istighfar maka insya allah dapat menghapus dosa-dosa yang telah dilakukan.

Keutamaan Membaca Doa Awal Tahun

Sedangkan untuk doa awal tahun, bisa kita panjatkan dengan memohon agar apa yang kita harapkan dapat tercapai di tahun mendatang. Harapan dalam hal ini tidak hanya berkisar tentang harapan dunia saja melainkan harapan tentang kehidupan akhirat juga. Misalnya saja target ibadah yang lebih rajin dan khusyu’, tingkat keimanan yang semakin meningkat, dan lain sebagainya.

Selain itu, kita juga bisa memohon agar Allah subhanahu wa ta’ala, sang pemiliki qadha dan qadar senantiasa memberikan perlindungan kepada kita. Hal ini secara tidak langsung dapat memupuk  rasa keimanan kita bahwa hanya Allahlah Sang Maha Kuasa atas segalanya. Allahlah yang akan menentukan segalanya sedangkan manusia hanya mampu berencana.

Terdapat suatu riwayat yang menyebutkan jika barangsiapa yang memanjatkan doa awal tahun dengan bersungguh-sungguh maka Allah akan melindungi dan memberikan pertolongan kepadanya dari godaan setan dan segala macam bencana. Bahkan Allah akan mengutus dua malaikat untuk selalu melindunginya agar dia tidak terjerumus dalam fitnah dan tipu daya setan yang menyesatkan.

Tata Cara Membaca Doa Akhir Tahun dan Doa Awal Tahun

Bagi Anda yang ingin membaca doa awal tahun dan akhir tahun ternyata terdapat tata cara pelaksanaan tersendiri. Konon katanya, hal ini agar lebih mengena tepat pada awal tahun maupun  akhir Tahun Hijriyah. Untuk mengetahui kapan waktu yang tepat serta bagaimana tata cara membaca doa akhir tahun maupun doa awal tahun, berikut penjelasannya!

Pembacaan doa akhir tahun, menurut beberapa sumber lebih disarankan jika dipanjatkan sekitar tanggal 29 atau 30 Dzulhijjah antara waktu ashar hingga waktu maghrib. Jadi tepatnya pada hari terakhir Bulan Dzulhijjah. Hal ini diharapkan agar kita dapat mengakhiri tahun Hijriyah dengan memperoleh ampunan dari Allah SWT.

Anda dapat memanjatkan permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa ataupun kesalahan yang telah Anda lakukan pada tahun terakhir. Jadi, doa yang dipanjatkan boleh tidak sama dengan doa di atas asalkan inti atau maknanya merupakan doa untuk memohon ampunan serta agar Allah meridhoi segala amal baik yang telah kita lakukan pada tahun tersebut.

Sedangkan untuk doa awal tahun, waktu yang tepat untuk membacanya adalah sesudah sholat maghrib sebanyak 3 kali. Waktu ini adalah waktu dimana kita telah memasuki tanggal 1 Muharram, awal tahun baru Hijriyah. Kita dapat memohon agar tercapainya harapan pada tahun berikutnya serta permohonan tingkat ketaqwaan dan keimanan yang akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Tetapi yang harus digaris bawahi dalam hal ini adalah, para ulama yang memegang kuat Al quran dan hadist masih belum mendapatkan fatwah serta rujukan yang tepat dalam hadist maupun Al quran mengenai tata cara pembacaan maupun bacaan doa awal tahun maupun doa akhir tahun yang sebenarnya. Wallahu a’lam.

Kesimpulan

Doa awal tahun dan akhir tahun adalah doa yang dipanjatkan saat kita akan memasuki pergantian tahun. Doa akhir tahun merupakan ungkapan permohonan ampun atas dosa yang telah kita lakukan pada tahun sebelumnya serta perwujudan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Sedangkan doa awal tahun merupakan doa yang kita panjatkan agar tercapainya harapan di tahun berikutnya.

Selain itu, doa awal tahun juga kita panjatkan agar Allah senantiasa melindungi kita dalam menjalani kehidupan di tahun mendatang. Pada dasarnya, doa awal tahun dan doa akhir tahun belum ada nashnya dalam Al quran maupun hadist. Jadi, dasar hukum dalam pembacaan maupun tata cara dalam membaca doa awal tahun dan doa akhir tahun belum ada kejelasan.

Terlepas dari itu semua, membaca doa akhir tahun maupun awal tahun tergantung dari masing-masing pribadi. Jika kita hanya sekedar membaca doa awal tahun maupun akhir tahun tanpa mengistimewakannya maka beberapa sumber masih memperbolehkannya. Segala hal yang kita lakukan tergantung dari niatnya, begitu juga dalam membaca doa akhir tahun dan awal tahun.

Sebagai umat muslim, alangkah baiknya jika kita mengakhiri tahun Hijriyah dengan banyak memohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang kita lakukan pada tahun sebelumnya serta semoga amal shaleh yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Dan kita awali tahun baru Hijriyah dengan harapan dunia dan akhirat yang lebih baik serta memohon agar selalu dilindungi Allah Subhanahu wa ta’ala.

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Agar Berkah Semuanya

 

Doa Nabi Musa Yang Sering Kita Ucapkan Dan Faedahnya Yang Dahsyat

Doa Nabi Musa – Saat Anda berbicara, apalagi ketika berada dalam suatu forum, pasti Anda pernah mengalami grogi, tidak percaya diri, atau bahkan terbata-bata. Memang, berbicara di hadapan umum bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan bagi sebagian orang. Bahkan, beberapa orang juga mengalami phobia untuk berbicara di depan umum, hingga mengalami tak sadarkan diri. Ada beberapa penyebab hal tersebut, di antaranya kurang persiapan untuk berbicara, kurang percaya diri, takut berkata salah, atau mengalami trauma tertentu. Tentunya bagi seorang muslim, Anda harus percaya bahwa Allah SWT punya cara terbaik untuk membantu Anda, contohnya dengan doa Nabi Musa AS.

Nabi Musa AS memiliki cara sendiri untuk berdoa kepada Allah agar segala urusannya dapat dilancarkan. Membaca doa Nabi Musa bukan kesesatan sebab ia adalah salah satu Nabi yang diutus oleh SWT. Bahkan, doa Nabi Musa terdapat dalam Al-Qur’an yang menjadi kitab suci umat Islam. Berikut adalah daftar dan penjelasan doa yang pernah dilantunkan oleh Nabi Musa AS, baik dari arti, keutamaan, dan tata cara untuk mengamalkan doa tersebut.

Selayang Pandang Nabi Musa AS

Dari 25 Rasul utusan Allah SWT, masing-masing memiliki kisah dan tantangan tersendiri. Nama Musa termasuk memiliki kisah yang istimewa sebab namanya disebut sebanyak 136 kali dalam Al-Quran. Angka tersebut lebih banyak dari Nabi Nuh AS sebanyak 43 kali dan Nabi Isa AS yang sebanyak 25 kali. Bahkan, nama Nabi Muhammad SAW sendiri secara eksplisit cuma disebut empat kali. Dr. Utsman Al-Khamis memaparkan jika penyebutan berulang menunjukkan Allah SWT menghendaki manusia senantiasa merenungkan kisah Nabi Musa AS.

 

Ibnu Taimiyah menyampaikan pada kitab Majmu’ Fatawa, jika Musa dan Fir’aun adalah representasi kebenaran dan keburukan. Musa adalah sosok yang amat beriman dan menjunjung tinggi kebenaran, bahkan sampai menerima risalah untuk berbicara dengan Allah SWT secara langsung. Di pihak lain, Raja Fir’aun berada di puncak kekufuran sebab mengingkari adanya Allah SWT dan para rasul. Maka dari itu, kisah Nabi Musa AS merupakan salah satu pelajaran besar bagi mereka yang beriman ataupun tidak.

 

Kisah Singkat Nabi Musa

Dari silsilahnya, Nabi Musa merupakan salah satu anak dari Nabi Imran AS yang berasal dari keturunan Nabi Yaqub AS yang merupakan saudara dari Nabi Harun AS. Nasab rinci Nabi Musa AS dan bagaimana hubungannya dengan Nabi Yaqub AS dapat dijelaskan sebagai “Musa bin Imran bin Qahits bin ‘Azir bin Lawa bin Yaqub.” Nabi Musa AS sendiri adalah seorang Nabi yang diutus untuk berdakwah kepada Bani Israil yang terkenal keras kepala. Kisah Nabi Musa AS yang begitu terkenal perjuangan dakwahnya ternyata tidak dikenal pada satu agama saja, yaitu Islam. Beberapa agama lain yang ada di dunia, seperti Yahudi dan Nasrani juga mengetahui kisah Nabi Musa AS tersebut.

 

Kisah Nabi Musa AS didominasi oleh perjuangannya dalam melawan Raja Firaun yang semena-mena dan Bani Israel. Fir’aun secara historis dikenal dengan nama Ramses II. Kisah kenabian Musa adalah salah satu kisah paling populer di dunia dan tak hanya diketahui oleh penganut agama Islam saja. Nabi Musa AS yang juga menjadi Nabi Ulul Azmi  memiliki mukjizat dari Allah SWT sebagai bukti kenabiannya. Selain memiliki mukjizat, ada beberapa doa Nabi Musa AS yang mustajabah dan sering dilantunkan, seperti yang telah dikisahkan dalam kitab suci Al-Qur’an.

 

Doa Nabi Musa

Nabi Musa AS mengajarkan Anda berbagai doa yang mustajabah untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Doa-doa tersebut antara lain memohon pertolongan Allah, memohon dimudahkan urusan (pekerjaan) di dunia, bahkan bisa berdoa untuk meminta jodoh. Doa yang diamalkan Nabi Musa AS memang mayoritas singkat, namun artinya dapat mengena. Hal itulah yang membuat doa ini sering diamalkan oleh umat muslim.

 

Salah satu doa Nabi Musa berikut adalah permohonan agar di mudahkan seluruh urusan yang sedang dikerjakan. Berikut tercantum pada QS Thaha ayat 25 hingga 28.

 

Robbis rohlii shodrii (25) wa yas sirlii amrii (26) wah lul ‘uqdatam mil lisaani (27) yaf qohu qoulii (28).

 

Artinya:

Wahai Tuhanku, lapangkanlah kepadaku dadaku (25)

Serta permudahlah kepadaku (segala) urusanku (26)

Dan lepaskan kekakuan pada lidahku (27)

Agar mereka mengerti tutur ucapanku (28)

 

Sungguh indah dan berkesan arti doa Nabi Musa AS tersebut. Bukan hanya artinya, manfaat dan keutamaan doa tersebut sangat besar. Doa tersebut juga sangat mustajabah bila dilantunkan, terutama bagi Anda yang sedang menghadapi ujian, rapat, atau urusan administratif lainnya yang memiliki potensi halangan sulit. Doa tersebut sangat cocok ketika Anda berada dalam beberapa situasi tersebut.

 

Manfaat Membaca Doa Nabi Musa

Terdapat banyak sekali manfaat yang diperoleh dari doa Nabi Musa AS tersebut. Jika Anda lihat artinya, meski sepintas mirip sajak, doa ini mengandung berbagai permohonan kepada Allah SWT. Tidak ada tempat lain untuk memohon pertolongan dan bantuan kecuali kepada Allah SWT. Selain itu, ada beberapa manfaat lain ketika membacakan Nabi Musa AS seperti berikut:

  1. Doa Nabi Musa AS memiliki peran besar agar segala urusan Anda di mudahkan, melapangkan ucapan maupun pikiran, serta dapat mempertajam pikiran untuk mengerjakan sesuatu.

 

  1. Mempermudah langkah Anda untuk menyelesaikan urusan (masalah) yang begitu kompleks, sehingga sulit untuk dipecahkan. Dengan doa tersebut, Allah SWT akan memberikan jalan dari setiap masalah ataupun urusan Anda. Itupun jika Anda berdoa dan berusaha dengan bersungguh-sungguh.

 

  1. Hati Anda akan dilapangkan sebagai hamba yang mengaplikasikan doa tersebut, serta dapat menyampaikan dakwah dan ilmu yang bermanfaat bagi diri Anda sendiri dan masyarakat.

 

  1. Melapangkan hati Anda selaku orang yang mengamalkan doa tersebut, sehingga dapat menyampaikan dakwah dengan baik dan tepat kepada masyarakat.

 

  1. Meluluhkan hati dan membuka pikiran lawan bicara ketika sedang berada dalam diskusi, rapat, forum, ataupun konferensi, bahkan dengan orang yang memiliki jabatan lebih tinggi daripada Anda. Contohnya adalah saat interview kerja, ujian akhir kuliah, atau saat konferensi. Doa ini juga sangat mustajabah dan afdol agar Anda diselamatkan dari kata atau pemikiran yang kurang berkenan bagi mereka, dan bisa menghambat peforma Anda di mata lawan bicara.

 

  1. Meningkatkan rasa kepercayaan diri Anda ketika mengemukakan pendapat di depan publik, misalnya saat sedang berorasi, berpidato, berkhotbah, atau yang lainnya. Hal tersebut memerlukan konsentrasi, tenaga, dan kepercayaan diri yang tinggi. Doa ini juga dapat mencegah lawan bicara Anda tidak salah paham terhadap hal apa saja yang Anda sampaikan.

 

Cara Mengamalkan Doa Nabi Musa

Ada beberapa cara untuk mengamalkan doa Nabi Musa dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan doa ini tergantung pada bagaimana fungsinya. Doa Nabi Musa AS biasanya digunakan ketika sedang atau akan melakukan suatu kegiatan tertentu yang butuh banyak interaksi dengan orang lain. Di bawah ini terdapat beberapa cara untuk mengamalkan doa Nabi Musa:

  1. Untuk mempermudah segala urusan

Anda bisa membaca doa Nabi Musa usai menunaikan sholat fardhu maupun sholat sunnah hajat. Silakan lakukan dan ulangi membaca doa tersebut hingga Anda memperoleh suatu titik terang bagi semua problematika yang ingin diselesaikan.

  1. Untuk meluluhkan hati lawan bicara

Ketika Anda hendak melakukan pidato, sambutan atau memaparkan pendapat, baca doa ini sesaat sebelumnya. Tujuannya supaya Anda di mudahkan untuk menyampaikan kata-kata yang tepat dan dihindarkan dari menuturkan hal yang dirasa tidak bermanfaat. Selain itu membaca doa Nabi Musa mampu meningkatkan percaya diri, karena yakin Allah senantiasa mendampingi di mana pun Anda berada, termasuk selama berbicara di hadapan umum. Di lain sisi, doa ini bisa dibacakan supaya pasangan mendengar dan memahami maksud perkataan Anda.

  1. Untuk Semakin Mendekatkan Diri pada Allah SWT

Membaca doa pada akhirnya akan bermuara pada siapa yang menjadi tujuan dari doa tersebut, yakni Allah SWT. Dengan membaca doa Nabi Musa di saat-saat tertentu, Anda akan mengingat Allah SWT. Melibatkan Allah SWT dalam segala urusan adalah hal baik, sebab Dia senang pada hamba yang senantiasa mengingat dan berdoa.

 

Kisah tentang Doa Nabi Musa

Musa merupakan nama seorang Nabi yang diutus oleh Allah SWT untuk Bani Israel di Mesir pada masa pemerintahan Raja Fir’aun. Nabi Musa diutus oleh Allah SAW dengan misi menyadarkan Fir’aun dari tingkah lakunya yang dzalim terhadap masyarakat kala itu, padahal sebagai raja ia harus mengayomi mereka. Perintah Allah SWT dapat dibaca pada surat At Thaha ayat 24:

Artinya: (Hai, Musa!) Pergilah (kau) kepada Fir’aun, sebenar-benarnya Fir’aun sungguh sudah melampaui batas (At Thaha : 24)

 

Ayat tersebut memaparkan jika sifat Fir’aun yang berkuasa sebagai Raja Mesir sudah teramat dzalim. Fir’aun sudah melewati batas dalam kekafiran bahkan menciptakan berbagai kerusakan, dengan menasbihkan diri sendiri sebagai Tuhan yang wajib disembah oleh penduduk Mesir. Tak luput ia ikut berbuat kerusakan di atas bumi. Tindakan lain yang dilakukan Fir’aun yakni menindas para kaum miskin dan penduduk lemah, bahkan Fir’aun berjalan di atas bumi secara arogan.

 

Fir’aun sampai menyebut diri sebagai Tuhan yang layak dan harus disembah (rububiyah ilahiyah) oleh penduduknya. Kekufuran yang demikian adalah penyebab kebinasaan sebab pemikirannya sudah sangat melewati batas. Meski begitu, atas rahmat Allah SWT, Fir’aun tidak langsung diadzab. Ia diperingatkan melalui Nabi Musa yang besar di lingkungan Fir’aun.

 

Menyadarkan Fir’aun adalah tugas yang berat, sebab Fir’aun merupakan sesosok pembangkang. Sebagai raja, Fir’aun amat disegani, sampai tak ada rakyat yang berani untuk menentang perintahnya atau bahkan melakukan kudeta. Fir’aun pun mendewakan kekuasaan dan siap melakukan segala cara guna mempertahankannya. Fakta tersebut seolah menambah beban Nabi Musa AS untuk melaksanakan tugas di Bani Israil.

 

Nabi Musa tidak melaksanakan tugas sendirian. Ia didampingi oleh saudaranya yang bernama Harun. Pada suatu ketika, Nabi Musa menemui Raja Fir’aun untuk menyampaikan peringatan Allah SWT atas tindakan dzalim yang selama ini dia lakukan. Ia ingin Fir’aun bisa sadar dan lekas bertaubat kembali ke jalan Allah.

 

Nabi Musa AS pun melantunkan doa supaya hal yang hendak disampaikan mampu diterima dan dipahami oleh Fir’aun beserta jajaran menterinya. Hanya saja kekufuran mereka memang telah melewati batas sehingga abai terhadap peringatan tersebut. Meski punya risiko dibunuh Fir’aun dan bala tentaranya, Nabi Musa senantiasa berani melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT. Nabi Musa yakin ia pasti diselamatkan oleh Allah SWT lewat doa tulus yang ia ucapkan.

 

Makna Doa Nabi Musa

Doa singkat Nabi Musa AS memiliki makna mendalam. Syaikh As Sa’dirahimahullah menafsirkan doa Nabi Musa AS dengan makna berikut:

 

 

Artinya: Ya Tuhanku, luaskanlah bagiku dadaku.

 

Maksud ayat ini yaitu meminta kepada Allah SWT supaya hatinya dilapangkan, dan segala perkataan dan perbuatan dijaga supaya tidak menyakiti orang lain. Hal tersebut pun bisa mengotori hati sendiri. Melalui ayat tersebut seseorang juga memohon hatinya tidak dipersempit supaya bisa memperoleh hidayah (petunjuk) dari Allah SWT.

 

Seruan mengenai menjaga hati dan sikap ada di QS Ali Imron: 159. Pada ayat itu, Allah SWT menjelaskan kepada Nabi Muhammad SAW:

Artinya: Maka dikarenakan rahmat dari Allahlah kamu bersikap lemah lembut kepada mereka. Seandainya kamu bertingkah laku keras serta kasar hati, pasti mereka akan menghindarkan diri dari sekitarmu.

 

Ayat tersebut bermaksud supaya ketika mendengarkan dakwah, seseorang bisa menerima dengan lapang dada serta sikap halus.

 

 

Artinya: Dan mudahkanlah untukku urusanku

Sementara itu, makna ayatnya mengenai permintaan supaya dilancarkan dalam setiap urusan, dimudahkan menyelesaikan kesukaran, dan diridhoi pilihan hidupnya. Kemudahan yang dimaksud merupakan tuntunan dalam menjalankan bermacam-macam aspek kehidupan. Beberapa kelancaran tersebut mencakup kemudahan menyampaikan sesuatu, membuat pendengar memahami apa yang dikatakan, dan mengena di benak. Kemudahan-kemudahan ini mutlak dibutuhkan supaya tidak terjadi kesalahpahaman.

Artinya: Dan lenyapkanlah kekakuan ini dari lidahku, agar mereka memahami apa yang kusampaikan.

 

Sesungguhnya, semasa kecil Nabi Musa AS punya cacat berupa kekakuan di lidah. Nabi Musa memakan bara saat kecil atas kehendak Allah SWT supaya ia selamat dari pengawasan Fir’aun yang saat itu hendak membunuh semua bayi dan anak laki-laki. Perkataan Musa sulit didengar dengan jelas sehingga orang lain tak bisa memahaminya. Namun, kondisi ini menguntungkan Nabi Musa agar bisa tumbuh dewasa dengan selamat.

 

Hal itu sudah disepakati oleh ahli tafsir, dan Allah SWT telah berfirman:

 

Artinya: Dan saudaraku, Harun, memiliki lidah yang lebih fasih dari aku. (QS Al Qhashshas : 34).

 

Kekurangan tersebut membuat Nabi Musa memohon bantuan Allah SWT supaya lidahnya tidak kaku lagi. Jika Musa menyampaikan peringatan dengan suara yang tidak jelas, dikhawatirkan Fir’aun dan para menteri kesulitan mengerti apa yang disampaikan. Allah menjawab doa Nabi Musa AS sehingga ia bisa lancar menyerukan peringatan.

 

Hadits tentang Berdoa pada Allah

Manusia wajib mengingat jika Allah Maha Pemurah dan Maha Mengabulkan Doa bagi para hamba yang mengimani-Nya. Manusia seharusnya hanya memohon dan menyampaikan doa kepada Allah SWT, bukan pada sesembahan lain yang membuat manusia menjadi syirik. Saat Anda merasa sedih dan sukar, hanya Allahlah tempat untuk mengadu. Sebaliknya saat Anda dipenuhi nikmat dan kebahagiaan, jangan lupa mengucapkan syukur terhadap Allah SWT.

 

Satu dari 99 nama Allah adalah Maha Mendengar, artinya tidak ada doa yang tidak didengar. Doa yang bermanfaat pasti Allah kabulkan, cepat atau lambat. Sedangkan doa yang tidak dikabulkan pasti diganti dengan hal yang jauh lebih baik. Tidak mungkin ketulusan hati hamba-Nya dikembalikan dengan tangan hampa. Oleh sebab itu, Anda harus terus berdoa dan meminta pertolongan kepada Allah serta jangan sampai putus asa.

 

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya begitu saja:

Artinya: Sesungguhnya Tuhan kita adalah Allah Yang Maha Pemalu serta Maha Mulia. Dia akan sangat malu pada hamba-Nya, kalau hamba itu setulus hati menadahkan tangan untuk berdoa kepada-Nya, kemudian kedua tangan sang hamba harus kembali dengan kondisi hampa.

 

Meneladani Kisah Nabi Musa AS

Berdasarkan kisah di atas, Nabi Musa memiliki berbagai akhlak mulia yang patut diteladani. Banyaknya penyebutan nama Nabi Musa di Al-Qur’an turut meneguhkan ajakan perenungan tersebut. Dari sekian banyak kemuliaan Nabi Musa AS, beberapa akhlak yang bisa dicontoh adalah:

 

  1. Kesabaran

Tugas yang diemban Nabi Musa bukan hanya kekejian Raja Fir’aun, tetapi juga kekeraskepalaan Bani Israil. Ia pernah dihina cacat dan dituduh punya penyakit mengerikan oleh Bani Israil. Ia juga pernah dituduh berzina, menjadi penyihir, dan lain-lain. Nabi Musa melaluinya dengan sabar, hingga ia digolongkan sebagai ulul azmi yakni rasul pilihan yang punya kesabaran dan keteguhan luar biasa.

 

  1. Kerendahan Hati

Nabi Musa punya kekuatan fisik jauh di atas rata-rata. Ia bahkan sanggup membunuh lawan dalam sekali pukulan. Walau demikian, ia tidak tumbuh sebagai pribadi arogan, kasar, dan semena-mena. Justru Nabi Musa adalah rasul pemalu, penyabar, dan rendah hati biarpun kaumnya kerap bertingkah lancang. Ketika menghadapi Raja Fir’aun sekalipun, Nabi Musa AS tetap berusaha berdakwah dengan jalan yang lemah lembut.

 

  1. Berbaik Sangka

Beragam ujian yang diterima oleh Nabi Musa AS tidak membuat ia menyerah. Ia tetap berbaik sangka pada takdir Allah SWT. Ia tidak berhenti berdoa, dan ia menyeimbangkan nya dengan ikhtiar serta kepasrahan. Nabi Musa AS percaya Allah SWT Maha Mendengar doanya dan akan mengabulkan di waktu dan dengan cara yang tepat.

 

Begitulah penjelasan tentang doa Nabi Musa AS, baik lafal Arab maupun artinya. Supaya Anda lebih meresapi doa tersebut, tertera pula kisah dan akhlak Nabi Musa AS yang sabar dan berani. Kini Anda bisa mempraktikkan doa Nabi Musa di lingkungan atau kegiatan yang membutuhkan. Saat membacanya, yakinlah bahwa Allah SWT tengah bersama Anda dan Maha Mendengarkan Doa.

Doa Nabi Musa Yang Sering Kita Ucapkan Dan Faedahnya Yang Dahsyat

 

 

Tata Cara Sholat Jenazah : Doa, Niat, Manfaatnya (Terlengkap)

Tata Cara Sholat Jenazah – Sholat Jenazah, suatu upacara keagamaan yang sakral bagi umat Islam yang hukumnya fardu kifayah. Salat jenazah dilakukan terhadap orang Islam yang telah wafat. Artinya, aktivitas tersebut harus dilakukan oleh umat Islam di suatu tempat secara bersama-sama. Gugurnya kewajiban tersebut apabila suatu kelompok kecil umat Islam menunaikan, namun yang lainnya tidak ikut berdoa.

Ada beberapa tata cara yang perlu diperhatikan ketika melakukan salat jenazah, seperti membaca niat, rukun, dan keutamaan dari salat jenazah tersebut. Pembacaan doa sholat jenazah antara laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan masing-masing, sehingga hal tersebut perlu Anda perhatikan. Di bawah ini terdapat beberapa uraian mengenai sholat jenazah. Antara lain doa, tata cara, keutamaan, serta hadis terkait.

Doa bagi Jenazah Laki-Laki (Arab, Latin, dan Terjemahan)

Seperti yang Anda ketahui, terdapat hal-hal yang membedakan doa yang dibacakan bagi jenazah laki-laki dengan jenazah perempuan. Jika Anda perhatikan, pada bacaan takbir ketiga mulai terdapat perbedaan yang memiliki makna agar segala dosanya semasa hidup diampuni, diberikan alam kubur yang lapang, dan diselamatkan dari siksa kubur.

 

Doa untuk jenazah laki-laki

 

 

Allahumagfir lahu, warhamhu,  wa ‘afuhi,  wa ‘fu’anhu.

Artinya adalah :

“Ya Allah, maafkanlah, rahmatilah, jadikan selamat, dan ampunilah ia.”

Atau, terdapat juga doa bagi jenazah laki-laki yang lebih panjang dan afdol seperti berikut.

 

 

“Allahummagfirlahu warhamhu wa‘afihi wa‘fu’anhu wakrim nuzulahu wa wasi’ madkholahu wagsilhu bilma’i watsalju walbardi wa naqqihi minadzunubi wal khotoya ya kama yunaqqi atssaubulabyadhu binaddanasi wa abdilhu daaron khoiron mindaarihi, wahlan khoyron min ahliho, wa zaujan khoyron min zaujihi wa qihi fitnatal qobri wa‘adzabinnar.”

Artinya adalah :

“Ya Allah, maafkan dan berkati dia. Selamatkan serta ampunilah ia. Anugerahkan penghargaan padanya, dan lapangkanlah alam kuburnya. Buat ia mandi dengan air, salju, serta embun pagi. Sucikan ia dari bermacam kekeliruan, selayaknya Engkau membuat baju yang kembali putih dari berbagai noda. Siapkan untuk dia kediaman yang lebih bagus dari rumahnya, juga istri yang lebih sholehah dari istrinya. Serta jagalah dia dari berbagai jenis siksa neraka.”

Doa bagi Jenazah Perempuan (Arab, Latin, dan Terjemahan)

Pada dasarnya, perbedaan pembacaan doa salat jenazah antara laki-laki dan perempuan terletak pada akhir kalimat setiap doa. Misalnya, jika laki-laki pada akhir kalimat doanya berkata “hu”, maka perempuan pada akhir kalimat doanya berlafal “ha”. Simaklah contoh berikut untuk memahami doa bagi jenazah perempuan beserta perbedaannya dari doa bagi jenazah laki-laki.

 

 

Allahumagfir laha, warhamha,  wa ‘afuha,  wa ‘fu’anha

Artinya adalah

“Ya Allah, maafkanlah, rahmatilah, jadikan selamat, dan ampunilah ia.”

 

Untuk bacaan yang lebih panjang lagi bisa dengan bacaan seperti yang di bawah ini

Artinya adalah :

“Ya Allah, maafkan dan berkati dia. Selamatkan serta ampunilah ia. Anugerahkan penghargaan padanya, dan lapangkanlah alam kuburnya. Buat ia mandi dengan air, salju, serta embun pagi. Sucikan ia dari bermacam kekeliruan, selayaknya Engkau membuat baju yang kembali putih dari berbagai noda. Siapkan untuk dia kediaman yang lebih bagus dari rumahnya, juga suami yang lebih sholeh dari suaminya. Serta jagalah dia dari berbagai jenis siksa neraka.”

 

Rukun Shalat Jenazah

Sholat jenazah tentu memiliki rukun yang harus diperhatikan dalam pelaksanaannya. Apabila salah satu rukunnya tidak dilakukan, maka salat jenazah tersebut akan batal dan tidak dianggap sah. Adapun rukun-rukun salat jenazah tertera di bawah ini:

  1. Melafalkan Niat

Terdapat sedikit perbedaan niat untuk jenazah laki-laki dan perempuan yakni dalam hal sebutan mayat. Selebihnya niat bermakna sama.

 

  1. Berdiri bagi yang sekiranya mampu

Ini merupakan rukun sholat pada umumnya. Selagi sehat dan mampu, lakukan sholat sembari berdiri.

 

  1. Melakukan empat kali takbir

Patut diingat, jumlah takbir untuk sholat jenazah sebanyak empat kali. Jangan sampai kurang atau berlebih.

 

  1. Melakukan takbiratul ihram pada takbir yang pertama

Dari empat takbir di atas, lakukan takbiratul ihram pada takbir yang pertama.

 

  1. Membaca surat al fatihah

Surat ini adalah bagian wajib dalam sholat alias tidak boleh terlupakan.

  1. Membaca sholawat kepada nabi

Membacakan sholawat kepada nabi selain untuk memelihara kecintaan juga untuk memohon demi jenazah agar diakui sebagai bagian dari umat.

  1. Berdoa untuk jenazah beserta keluarga yang ditinggalkan

Ketika ada kabar seseorang meninggal dunia, tidak hanya jenazah yang perlu didoakan, namun juga keluarga yang ditinggalkan. Doa ini memohon agar keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan oleh Allah SWT.

  1. Salam

Salam menjadi penutup sholat.

 

Niat Shalat Jenazah (Arab, Latin, dan Terjemahan)

Sebelum masuk ke teks niat, ada dua pendapat saat mengucapkan lafal niat sholat jenazah. Pertama, niat sholat jenazah hendaknya dilafadzkan, sedangkan yang kedua tidak dilafadzkan. Namun perbedaan tersebut bukan menjadi masalah yang dapat membatalkan sholat jenazah, tergantung dari keyakinan dan preferensi orang yang melakukan sholat jenazah tersebut. Dengan kata lain, Anda boleh memilih melafadzkannya atau tidak.

Bacaan niat sholat untuk jenazah laki-laki yakni:

 

 

Ushalli‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardhol kifayati ma’muman lillahita’ala

Artinya adalah

“Saya niat atas shalat jenazah lelaki ini dengan melakukan empat takbir fardu kifayah sebagai seorang makmum, karena Allah Ta’alla.”

Adapun niat sholat bagi jenazah perempuan yaitu

 

 

Usholli‘ala hadzihil mayyitati arba’a takbirotin fardhol kifayati ma’amuman lillahita’ala

Artinya adalah

“Saya niat atas shalat jenazah perempuan ini dengan melakukan empat takbir fardu kifayah sebagai seorang makmum, karena Allah Ta’alla.”

Penjelasan Rukun Sah Sholat Jenazah

Telah disebutkan apa saja yang menjadi rukun sah sholat jenazah. Untuk lebih jelasnya, akan dipaparkan secara rinci. Berikut adalah rukun sah dalam melakukan sholat jenazah:

 

  1. Membaca niat dengan takbiratul ihram, kemudian membaca surat Al-Fatihah

Lafalkan niat sholat jenazah dalam hati sembari mengangkat kedua tangan sejajar di samping telinga. Kemudian, lakukan takbiratul ihram dan letakkan kedua tangan secara bersikap di atas pusar seperti salat pada umumnya, dilanjutkan dengan membaca Surat Al-fatihah.

 

  1. Takbir yang kedua kemudian membaca sholawat

Lakukan takbir lagi dengan cara mengangkat tangan setinggi dan sejajar dengan telinga dan diletakkan kembali tangan di atas pusar secara bersikap. Kemudian, bacakanlah sholawat Nabi. Banyak sekali jenis sholawat Nabi, seperti narwiyyah, tarbiyyah, maupun ma’tsurroh, akan tetapi sholawat yang paling baik dalam sholat jenazah adalah sholawat ibrahimiyyah.

 

  1. Bacalah doa bagi jenazah pada takbir yang ketiga

Lakukan takbir lagi dengan cara mengangkat tangan setinggi dan sejajar dengan telinga dan diletakkan kembali tangan di atas pusar secara bersikap. Kemudian, bacalah doa bagi jenazah seperti yang telah dicontohkan di atas.

 

  1. Berdoa kepada jenazah dan keluarga yang ditinggalkan pada takbir keempat

Sama seperti takbir kedua dan ketiga, lakukan takbir lagi dengan cara mengangkat tangan setinggi dan sejajar dengan telinga dan diletakkan kembali tangan di atas pusar secara bersikap. Kemudian bacalah doa keselamatan jenazah dan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran.

 

  1. Mengucap salam dan melepaskan sikapan tangan

Salam pada salat jenazah juga sama seperti sholat-sholat pada umumnya, tengokkan kepala kearah kiri dan kanan. Dan usahakan ketika menoleh lepaskan sikapan tangan perlahan-lahan hingga sempurna.

 

Keutamaan Shalat Jenazah

Salat dan mengurus jenazah ternyata memiliki keutamaan yang begitu besar jika dilaksanakan. Dalam suatu hadits, orang yang mengerjakan salat jenazah beserta mengurusnya adalah sebesar satu qirath yang setara besar Gunung Uhud. Apabila Anda mengiringi jenazah hingga ke liang lahat, maka pahalanya akan bertambah dua kali lipat. Hal tersebut dapat dipahami dari hadits berikut.

 

 

 

Artinya:

“Barang siapa yang menshalatkan jenazah umat Islam dan tidak turut mengiringinya (ke pemakaman), ia akan diganjar pahala sebesar satu qirath. Apabila dia ikut mengiringinya (hingga ke pemakaman jenazah tersebut), ia akan mendapatkan pahala senilai dua qirath.” Ditanyakan, “Apa yang dimaksud dengan pahala dua qirath?” Beliau menjawab, “Yang terkecil di antaranya contohnya seperti Gunung Uhud. (diriwayatkan H. R. Muslim.)

Adab Menyikapi Jenazah

Umat Islam punya adab untuk menyikapi jenazah. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

 

  1. Lekas menangani jenazah dan memakamkannya

Hal tersebut bertujuan untuk berbelas kasih pada mereka dan meringankan beban keluarganya. Sebagaimana terdapat hadis Rasulullah yang memerintahkan hal ini. Jangan pandang bulu, sebab jika dia semasa hidup beramal baik maka pengurus jenazah memberinya kebaikan. Sebaliknya, jika dia semasa hidup kurang baik, keburukan terlepas dari pundak yang mengurus jenazah.

 

  1. Bersedih secukupnya

Rasa kehilangan tentu wajar, tetapi jangan menangis dengan suara keras, meratapinya dan bahkan merobek-robek baju.

 

  1. Disunnatkan mengantar jenazah hingga dikubur

Ikut mensholati jenazah sudah mendapat pahala besar, yang akan lebih besar lagi jika mengantar ke persemayaman terakhir.

 

  1. Memuji jenazah dengan mengingat kebaikan-kebaikannya

Dan jangan pernah mencoba untuk menjelek-jelekkan orang yang sudah meninggal.

 

  1. Memohonkan ampun untuk jenazah usai dikuburkan

Alam kubur bukan fase istirahat, melainkan awal dari pertanggungjawaban. Ada istilah nikmat kubur serta siksa kubur tergantung bagaimana seseorang semasa hidup. Di alam kubur ia juga akan ditanya-tanyai oleh malaikat.

 

  1. Disunnatkan berta`ziah kepada keluarga yang ditinggalkan

Ta’ziah merupakan wujud kepedulian baik pada jenazah atau keluarga. Tak lupa sarankan keluarga untuk tetap bersabar.

 

  1. Dilarang duduk di atas kuburan

Tindakan tersebut tergolong menghinakan kubur. Rasulullah SAW pernah bersabda yang berarti lebih baik duduk di atas bara api sampai terbakar daripada duduk di atas kuburan.

 

Hadits Tentang Kematian


Rasulullah SAW bersabda tentang banyak hal, termasuk kematian. Terdapat sejumlah hadits tentang kematian yang diriwayatkan oleh berbagai orang:

 

  1. Asysyhaab

Bentuk kematian yang teramat mulia di mata Allah SWT yakni meninggalmya orang-orang yang termasuk golongan Syuhada.

 

  1. R. Ahmad

Tidak ada satu hal pun yang dialami oleh para keturunan Adam, dari segala hal yang dibuat oleh Allah SWT, yang terasa lebih berat ketimbang peristiwa kematian. Sebab bagiNya kematian merupakan hal yang teramat ringan jika dibandingkan dengan kehidupan yang harus ditempuh sesudah itu.

 

  1. HR Ad-Dailami

Sering-seringlah kita mengingat dan merenungkan ajal. Sebab seorang hamba yang banyak atau kerap mengingat tentang kematian, maka hatinya akan dihidupkan oleh Allah SWT dan diringankan untuknya sakit dari kematian, yang artinya: seseorang akan mati dengan mudah tanpa harus merasakan sakaratul maut.”

 

  1. HR Muslim

“Janganlah kau mati dalam kecuali pada kondisi tengah berbaik sangka kepada Allah SWT.”

 

  1. R. Bukhari

Janganlah engkau menghendaki kematian cuma karena tengah menghadapi kesukaran atau kesusahan. Kalau benar harus dilakukan, maka katakanlah ‘Ya Allah tetap hidupkan aku dengan hidup yang baik untukku. Namun matikanlah aku kalau ini memang yang terbaik bagiku.”

 

  1. R. At-Tabrani

“Cukuplah mati sebagai suatu guru atau pelajaran, dan cukupkanlah keyakinan sebagai sebuah kekayaan diri.”

 

  1. R. Ahmad

“Mati secara tiba-tiba adalah kesenangan untuk seorang muslim, namun penyesalan besar untuk seorang yang durhaka. Maksudnya, muslim harus punya persiapan menghadapi ajal setiap saat, namun orang-orang yang durhaka merugi sebab tak punya persiapan apapun.”

 

  1. R. Muslim

“Tuntunlah orang yang hendak menuju maut, dengan perkataan Laa ilaaha illallah, supaya ia mengikuti apa yang kita ujarkan.”

 

  1. HR Bukhari dan Muslim

“Bagi perempuan yang taat kepada Allah SWT dan hari kiamat tidak diperbolehkan untuk berkabung karena kematian lebih dari tiga malam. Kecuali jika terjadi kematian pada suaminya, masa berkabung diizinkan hingga empat bulan sepuluh hari.”

 

  1. HR Ahmad

“Ada sahabat yang pernah bertanya terhadap Rasulullah SAW, ‘Yaa Rasulullah jenazah orang kafirlah yang baru saja melintas. Apakah kami diperbolehkan untuk berdiri?’ Dan Rasulullah SAW lantas menjawab, ‘Berdirilah. Sebenarnya kamu tidak berdiri untuk menghormati jenazah tersebut, namun menghormati Dia Yang Merenggut Nyawanya yaitu Allah SWT.”

 

  1. HR Bukhari dan Muslim

“Terdapat tiga hal yang mengikuti jenazah seseorang, antara lain keluarga, harta dan amalnya. Dua hal pertama pasti pulang sedangkan hal terakhir tetap tinggal bersamanya. Apa yang pulang adalah keluarga dan harta, sementara yang tetap tinggal adalah amal.”

 

  1. HR Ad-Dailami

“Sesosok jenazah di alam kuburnya sama seperti manusia yang tenggelam. Ia tengah memohon pertolongan. Ia sangat menunggu doa dari orang tua, anak, teman, atau saudara yang dipercaya. Kalau doa itu bisa sampai, baginya hal tersebut akan lebih disukai daripada dunia dan seluruh isinya.”

 

  1. HR Muslim

“Allah SWT senantiasa mengetahui seluruh kebaikan kita. Kalau hendak membunuh hewan, maka bunuh dengan metode yang baik. Kalau hendak menyembelih hewan, maka sembelihlah dengan cara yang baik yaitu asahlah tajam pisau untuk memotong, dan ringankan hewan potongnya.”

 

  1. HR Abu Dawud

“Kalau ada seorang muslim wafat dan lalu jenazahnya disholati oleh 40 sesama muslim yang tidak syirik terhadap Allah SWT, maka Allah SWT akan mengizinkan adanya syafaat alias pertolongan untuk jenazah tersebut.”

 

  1. HR Bukhari

“Segerakan mengantar jenazah ke kuburannya. Kalau dia merupakan orang yang shaleh, maka kamu mengantarkan kebaikan kepadanya. Namun kalau ia orang yang kebalikannya, maka kamu melepaskan keburukan dari beban lehermu.”

 

  1. Mashabih Assunnah

“Seorang mayit bisa mengalami siksa di alam kubur hanya karena isak tangis dari keluarganya. Maksudnya adalah, kalau keluarga yang ditinggalkan menangis sampai menjerit-jerit dan meratap tentu adalah berlebihan. Menangisi jenazah dengan cara yang wajar masih diizinkan oleh Islam. Kemudian, jika keluarga menangis berlebihan kenapa justru jenazah yang harus menerima akibatnya? Hal tersebut karena sebelum ia meninggal ia tidak pernah mengajarkan yang demikian pada mereka.”

 

  1. Abu Ya’la

“Barang siapa yang meninggal dunia pada malam Jumat atau di hari Jumat, maka ia akan terjaga dari segala fitnah maupun siksaan alam kubur.”

 

  1. An Nassai

“Jangan mengingat orang-orangmu yang sudah meninggal dunia, kecuali dengan memuji dan menyebutkan kebaikan mereka semasa hidup.”

 

Mengingat Maut

Anda mungkin sering mendengar dongeng, legenda, atau kabar burung tentang kehidupan dunia atau seseorang yang abadi. Ada beberapa contoh orang yang dianggap hidup kekal, diantaranya Nabi Khidir, Zulkarnain, dan lain sebagainya.  Yang perlu diingat, semua hal itu adalah hal batil yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, bahkan bisa menimbulkan dosa. Bahkan dalam Islam pun, hal-hal di atas juga tidak bisa dibenarkan.

 

Pada dasarnya, tidak ada manusia yang memiliki umur abadi di dunia ini. Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa Al Masih AS juga memiliki keterbatasan umur, walaupun Nabi Isa AS akan dicabut nyawanya pada akhir zaman. Kematian akan datang kepada seluruh manusia, baik tua, muda, pria, wanita, lemah, ataupun orang yang kuat, berkuasa, dan lain sebagainya. Kematian adalah paket nasib untuk sebuah kelahiran.

 

Kematian merupakan takdir Allah SWT dan telah menjadi ketetapannya sejak dari lauhul mahfuz. Bukan hal yang mengerikan jika kita membicarakan kematian, bahkan bagi sebagian orang kematian juga menjadi suatu kebahagiaan. Tidak ada satupun makhluk yang dapat menghalangi datangnya kematian yang bisa datang kapanpun dan dimanapun. Tidak ada yang bisa menunda kematian, apalagi menawar datangnya kematian. Semua makhluk hidup akan kembali menghadap Allah dengan cara yang sama. Hanya Allah SWT beserta syafaat Rasulullah yang bisa membantu dan menyelamatkan kita ketika dipanggil nanti.

 

Siap tidaknya seseorang untuk menghadapi kematian tidak lain memperbanyak amal ibadah dan kebaikan yang menjadi tabungan bagi kehidupan akhirat kelak. Dengan hal itulah, Allah SWT akan membantu, memberi pertolongan, dan memberi ampunan ketika kematian akan tiba karena hanya Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Seperti yang kita ketahui bahwa kekuasaan Allah meliputi segala sesuatu. Ia lah yang telah menetapkan kematian pada setiap manusia sehingga bagaimanapun sesorang menghindar, kematian itu akan selalu mengejarnya. Walaupun ia sedang berada di benteng yang paling kokoh sekalipun, kematian akan selalu datang dan tidak bisa dihentikan.

Tata Cara Sholat Jenazah : Doa, Niat, Manfaatnya (Terlengkap)