Burung Cenderawasih: Sejarah, Karakteristik, Jenis, Ciri-Ciri dan Keunikan

Burung surga merupakan sebutan yang pantas diberikan pada burung Cenderawasih. Keindahan bulu dan bentuk tubuhnya membuat burung ini menjadi burung paling indah yang ada di bumi. Dominasi warna yang terdapat pada burung ini selalu di kagumi bukan hanya oleh pecinta satwa saja.

Meskipun demikian burung ini memiliki tempat habitat yang khusus. Tetapi saat ini habitat burung ini sangat jarang ditemukan karena ulah para pemburu liar yang menyebabkan burung ini berangsur sedikit demi sedikit menjadi punah. Oleh karena itu, untuk menjaga kelestarian dari burung ini diperlukan budi daya burung tersebut.

Burung Cenderawasih merupakan burung yang dilindungi habitatnya oleh pemerintah. Oleh karena itu sangat dilarang melakukan pemeliharaan pribadi. Pemeliharaan hanya boleh dilakukan oleh pemerintah yaitu dalam bentuk penangkaran dan perawatan burung ini. Berikut ini merupakan informasi mengenai burung Cenderawasih yang bisa anda gunakan sebagai pengetahuan.

Habitat Burung Cenderawasih

Habitat Burung Cenderawasih
habitat

Burung yang memiliki tempat tinggal atau habitat di Indonesia bagian timur yang berada pada bagian pulau-pulau yang berada pada selat tores yang berada di Papua Nugini dan Australia Timur. 

Burung ini merupakan burung populer yang santa digemari keindahannya, karena memiliki beragam warna dan juga bulu yang panjang membuatnya nampak cantik dan indah. Burung yang jantan memiliki warna yang beragam dan mencolok apabila dibandingkan dengan burung yang betina. 

Habitat tempat tinggalnya yang masih alami yaitu di daerah papua dengan banyaknya hutan, membuat burung ini masih bisa menjaga jenisnya dari kepunahan. Keindahan burung ini telah tersebar bukan hanya seantero nusantara, tetapi juga seluruh belahan bagian dunia.

Burung Cenderawasih berasal dari genus paradisaea merupakan burung yang populer. Burung jenis ini merupakan jenis burung yang dilindungi habitatnya, karena telah terancam punah. Terancamnya punah burung tersebut disebabkan oleh adanya perburuan liar dan kerusakan habitat pada burung ini.

Berat yang dimiliki adalah 50 gram dan panjang 15 cm. Namun, juga terdapat burung dengan berat 430 gram yang memiliki panjang 110 cm. Keindahan bulu burung Cenderawasih yang sangat menakjubkan, sehingga burung ini sering dianggap sebagai burung dari surga

Karakteristik Burung Cenderawasih

Karakteristik Burung Cenderawasih
ockym.blogspot.com

Hutan tropis merupakan tempat favorit yang menjadi tempat hidup burung ini.hutan hujan tropis yang dipilih adalah pada dataran rendah. Ukuran dari burung ini sangat beragam. Sebagai cara bertahan hidup, burung ini mengkonsumsi buah-buahan dan biji-bijian, disertai dengan serangga.

Burung ini bisa di bedakan jenis kelaminnya dengan mudah apabila telah memiliki usia yang tua. Tetapi saat masih berumur muda, burung jantan dan betina belum dapat atau sulit untuk dibedakan, karena cenderung sama.

Ekor pada burung Cenderawasih memiliki bentuk yang tipis tetapi melengkung dan memiliki ukuran lengkungan sekitar 30 cm. suara melengking khas Cenderawasih biasa di keluarkan saat ia terbang. Pada bagian bulu, terdapat bulu yang mereja yang nantinya berfungsi sebagai perlindungan diri, terbang serta memperindah tubuhnya.

Pada bagian bulu, bulu Cenderawasih jantan lebih panjang dari pada bulu Cenderawasih betina. Bulu pada Cenderawasih akan tumbuh dengan baik, lengkap dan sempurna apabila telah melewati usia 7 tahun. Pada tahap kematangan seksual, burung jantan akan mengalami hal tersebut pada usia 2 tahun.

Sedangkan burung betina matang pada usia 4 hingga 6 tahun. Apabila telah matang, burung Cenderawasih akan melakukan perkawinan. Perkawinan biasa terjadi di bulan september sampai november.

Setiap perkawinan, telur yang dihasilkan burung Cenderawasih tidaklah banyak, yaitu hanya 1 hingga 2 butir telur saja yang memiliki masa untuk inkubasi tidak sampai 20 hari. Oleh karena itu, Cenderawasih terancam mengalami kepunahan.

Ukuran tubuh burung Cenderawasih baik jantan atau betina pada saat masih kecil adalah 6.3 inch dan berat 1.8 gram hingga 2.2 ons.

Ciri-ciri Cenderawasih

Ciri-ciri Cenderawasih
cenderawasih

Pada bagian bulu, burung ini memiliki bulu yang cantik dan anggun serta menawan. Warna bulu Cenderawasih jantan lebih banyak mengalami variasi dari pada Cenderawasih betina dengan warna bulu yang cerah dan memiliki gabungan hitam, putih, kuning, cokelat, orange ,kemerahan, biru dan juga ungu.

Ukuran besar burung ini bervariasi dan beragam ada yang besar dan ada pula yang kecil. Terdapat ukuran dengan panjang 15 cm yang memiliki berat 50 gram, ukuran tersebut sering terdapat pada Cenderawasih raja (cicinnururregius).

Ukuran besar pada burung ini bisa mencapai panjang 110 cm yang biasanya terjadi pada Cenderawasih paruh hitam. Terdapat pula Cenderawasih dengan berat 430 gram, yang biasa terjadi pada burung Cenderawasih manukod jambul bergulung.

Keindahan bulu Cenderawasih jantan memiliki fungsi yang menarik, yaitu berguna untuk memikat burung Cenderawasih betina, agar terjadi perkawinan. Cara memikat Cenderawasih jantan, yaitu dengan menunjukkan keindahan bulunya melalui tarian-tarian yang akan membuat Cenderawasih betina terpikat.

Setiap spesies burung ini memiliki jenis tarian yang berbeda-beda untuk memikat burung betina. Ada yang melakukan kegiatan bernyanyi di atas ranting, ada yang menggelantung terbalik di ranting dan sebagainya.

 Jenis-jenis Burung Cenderawasih

 Jenis-jenis Burung Cenderawasih
www.duniaq.com

Cenderawasih telah menyabet gelar rekor muri karena keindahan dan kemampuannya, yaitu burung Cenderawasih towa, cenderawasih botak dan Cenderawasih merah. Selain ketiga jenis burung tersebut, terdapat juga Cenderawasih kuning yang sekarang juga terancam kepunahannya dan harus di lindungi.

  • Cenderawasih Botak (Cicinnurus Respublica)

Cenderawasih Botak (Cicinnurus Respublica)
goodnewsfromindonesia.com

Burung ini merupakan salah satu dari jenis burung yang mempunyai nama ilmiah cicin nurus. Kelebihan yang terdapat pada burung ini sangatlah banyak, bulu nya yang cantik dan berbeda merupakan salah satunya. 

Selain itu, burung ini memiliki keunikan berupa suara yang unik saat di perdengarkan, sehingga banyak sekali orang yang suka dan jatuh cinta pada burung ini. Ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh burung ini yaitu memiliki ukuran badan dengan panjang yang sedang yaitu hanya sepanjang 21 cm saja. 

Pada bagian bulu burung ini memiliki dominansi warna hitam yang dikombinasikan dengan warna merah dan menghasilkan kombinasi warna yang baik. Kemudian warna kuning karena terlihat pada bagian tengkuk leher dari burung ini. 

Paruh burung ini memiliki dominansi warna hijau yang terang, dan di daerah kaki berwarna biru disertai dengan lingkaran bulu ekor yang mempunyai warna ungu. Dengan berbagi warna tersebut membuat warna tubuh burung ini sangatlah indah.

Selain itu, bagian kepala pada burung ini warna kulitnya biru terang dan terdapat seperti pola tambah yang ganda dengan warna hitam. Membuat burung ini sangat cantik dan indah.

  • Cenderawasih Kuning Besar (paradisaea apoda)

Cenderawasih Kuning Besar (paradisaea apoda)
koranburung.blogspot.com

Burung ini merupakan jenis Cenderawasih dengan ukuran yang besar, yang pada bagian tubuhnya di dominasi oleh warna kuning. Panjang dari burung ini bisa mencapai hingga 43 cm.

Uniknya dari burung ini, burung ini tidak pernah turun dan menyentuh tanah, kecuali burung tersebut telah mati dan jatuh. Burung ini memiliki kebiasaan terbang dalam keadaan melayang di udara.

Seluruh masyarakat papua percaya bahwa burung ini merupakan burung yang berasal dari surga apabila dilihat keindahan bulunya dan perilaku burung ini. Selain itu, pada jenis ini juga terdapat Cenderawasih yang memiliki warna sedikit membentuk cokelat maroon.

Pada bagian kepalanya terdapat suatu yang hampir sama dengan mahkota yang berwarna kuning. Pada bagian leher, memiliki warna hijau zamrud disertai dengan bantalan yang terdapat pada area dada yang memiliki dominasi warna cokelat sedikit hitam.

Burung jantan jenis ini memiliki bulu yang banyak yang terdapat pada bagian panggul besar yang berwarna kuning. Selain bulu-bulu yang indah, burung Cenderawasih jenis ini memiliki ekor yang panjang dibanding dengan jenis lainnya. Sedangkan pada burung betina jenis ini, bulu pada bagian tubuh di dominasi dengan warna cokelat tetapi tidak memiliki garis.

  • Cenderawasih Merah

Cenderawasih Merah
hewanpedia.com

Burung ini memiliki warna yang ciri khas dan menarik dan sangat identik dengan masyarakat Papua. Burung ini memiliki keindahan yang luar biasa karena memang berasal dari Indonesia Timur.

Tetapi, saat ini Cenderawasih merah sangat sulit untuk di temukan.  hal tersebut dikarenakan tempat habitat asli burung ini telah di rusak oleh perburuan liar. Ciri khas dari burung jenis ini yaitu, kesukaannya berganti-ganti pasangan.

Burung jantan memiliki bulu yang indah dan elok, sehingga ia sangat mudah menarik perhatian burung betina dengan memamerkan bulu-bulunya di sertai dengan membuat tarian-tarian yang indah.  Meskipun burung jantan sedang bersama burung betina, namun pada saat burung jantan melihat burung betina lain yang berbeda, ia akan meninggalkan burung betina yang pertama.

Kemudian burung betina yang ditinggalkan oleh burung jantan, menetaskan anaknya sendiri dan memeliharanya sendiri hingga tumbuh dan berkembang. Burung ini memiliki jenis makanan yaitu buah-buahan dan serangga kecil sampai sedang.

Saat ini populasi Cenderawasih sangatlah sedikit bahkan hampir saja punah. Sehingga anda akan jarang sekali menemui Cenderawasih jenis ini di sembarang tempat.

  • Cenderawasih Panji

Cendrawasih Panji
Cendrawasih Panji

Burung Cenderawasih jenis ini memiliki keunikan yaitu terdapatnya dua bulu yang berada pada bagian kepala burung jantan pada saat burung telah dewasa. Burung ini memiliki bulu yang panjang bahkan lebih panjang dari pada panjang tubuhnya. Panjang bulunya adalah dua kali lipat dari tubuhnya. 

Warna bulu pada burung ini didominasi oleh warna seperti plastik berwarna biru mutiara. Pada burung jantan, di bagian perut dan dada terdapat bulu-bulu kecil yang memiliki warna hitam dan memiliki warna kuning yang terdapat pada bagian ketiak.

Sedangkan Cenderawasih betina memiliki dominasi warna bulu abu-abu yang terdapat warna sedikit agak pucat pada bagian bawahnya. Pada bagian ekor betina, terdapat bulu yang menutupi dan memiliki warna kuning. 

Apabila di perhatikan secara sekilas, Cenderawasih panji betina hampir memiliki kemiripan dengan burung penghisap madu. Cenderawasih ini biasanya akan berkembang biak atau melakukan perkawinan di sepanjang musim.

Namun hanya pada bulan Februari yang menjadi puncak dari perkawinan burung ini. Burung Cenderawasih panji jantan dapat memikat pasangannya dengan cara menari di atas ranting dengan mengeluarkan suara yang keras.

Keunikan dan Kekhasan Burung Cenderawasih

Keunikan dan Kekhasan Burung Cenderawasih
burungnya.com

Burung Cenderawasih yang merupakan burung yang dilindungi ini memang memiliki banyak keunikan. Keunikan tersebut dapat terletak pada warna bulunya yang indah, elok, menawan dan tentunya sangat bervariasi. 

Hal tersebutlah yang banyak membuat orang jatuh cinta pada burung ini. Pasalnya bukan hanya warna bulunya saja yang menarik, bulu burung Cenderawasih memiliki beberapa susunan atau lapisan pada bulunya yang memiliki beragam warna namun dalam kombinasi yang bagus.

Burung Cenderawasih ini sangat sulit di temukan dan di pegang apabila berada di alam bebas. Hal tersebut di karenakan burung ini tidak pernah terbang rendah atau pun menyentuhkan kakinya ke tanah.  Burung ini hanya terbang melayang-layang di udara.

Bahkan untuk mengerami telur mereka, mereka melakukannya di atas pohon yang tinggi sehingga sulit di jamah manusia. Oleh karena kebiasaannya inilah, burung ini sering di sebut dengan burung yang berasal dari surga. Burung Cenderawasih memiliki variasi jenis yang berbeda-beda.

Pada setiap jenis, memiliki keunikan dan ciri khas yang berbeda.Ciri khas tersebut dapat dilihat dari kombinasi warna bulu yang selalu berbeda, berat badannya yang berbeda dan ukuran panjang bulu yang berbeda.Burung ini sangat populer, dikarenakan keunikan dan keindahannya.

Perawatan Burung Cenderawasih Dewasa

Perawatan Burung Cenderawasih Dewasa
thegorbalsla.com

Burung Cenderawasih yang terkenal dengan keindahannya sangatlah terancam punah, bahkan mereka sudah tidak memiliki habitat asli lagi, karena di rusak oleh para pemburu liar. 

Selain di rusak oleh tangan-tangan manusia, bencana alam juga membuat burung ini terpaksa berpindah mencari habitat baru untuk mempertahankan keturunannya.

Namun di karenakan proses perkembang biakannya yang lama, dan sekali berbuah hanya mengeluarkan 1 hingga 2 butir telur saja, membuat burung Cenderawasih semakin langka dan sangat sulit di temukan.

Berikut ini merupakan perawatan yang tepat untuk melakukan perawatan pada burung Cenderawasih dewasa agar tetap terjaga dan tidak mengalami kepunahan.

  • Pembuatan Penangkaran

Penangkaran pada burung Cenderawasih memiliki fungsi untuk melestarikan burung Cenderawasih agar tidak terancam mengalami kepunahan. Penangkaran ini nantinya akan membuat populasi burung Cenderawasih menjadi seperti semula sehingga tetap memiliki tempat di alam. Penangkaran bukanlah untuk tujuan bisnis dan sebagainya.

Dengan tempat penangkaran yang aman, burung Cenderawasih akan aman dari tangan-tangan para pemburu liar dan tentunya tidak mengalami kepunahan.

  • Pemberian Perawatan

Pada saat dalam penangkaran, burung Cenderawasih harus di berikan perawatan yang nyaman dan baik. Hal tersebut agar burung tidak menjadi stress atau tertekan.

Karena apabila burung mengalami kondisi tertekan, maka burung tidak akan memiliki semangat untuk berkembang biak sehingga ia tidak mau melakukan perkawinan dan akan menghambat proses pembudidayaan burung ini yang bertujuan agar memiliki keturunan yang banyak.

Fasilitas penangkaran mulai dari lokasi dan makanan usahakan di tempat yang luas dan hampir sama dengan habitat aslinya.

Sehingga burung ini tidak mengalami tekanan atau tidak merasa seperti di penjara dan sebagainya. Apabila perawatan yang di berikan pada burung ini tepat, maka burung ini akan mudah saat berkembang biak dan nantinya akan menghasilkan banyak keturunan.

  • Pembudidayaan

Cara yang digunakan untuk memperbanyak populasi Cenderawasih agar tercegah dari terjadinya kepunahan adalah dengan cara melakukan pembudidayaan burung ini. 

Para pembudidaya yang bertugas membudidayakan burung ini, haruslah mengerti dan melakukan pembudidayaan dengan cara yang tepat agar tidak terjadi kesalahan.

Pembudidayaan dilakukan, dimulai dari proses pemeliharaan burung sejak awal, kemudian cara mengawinkan burung dan penanganan yang tepat agar burung dapat terangsang untuk berkembang biak dan bertelur.

  • Jauhi Perburuan Liar

Cenderawasih merupakan burung yang akan mudah sekali stress dan tertekan apabila ia terluka atau di perlakukan dengan buruk, oleh karena itu, perburuan liar harus benar-benar dihindari sejauh mungkin sebagai upaya untuk mempertahankan habitat dan Cenderawasih dari kepunahan. Apabila burung Cenderawasih mengalami stress dan tertekan maka akan terjadi kematian mendadak.

  • Penjagaan Populasi

Penjagaan populasi burung Cenderawasih dengan baik dapat dilakukan dengan cara memberikan sosialisasi pada masyarakat agar menjaga habitat asli burung Cenderawasih yaitu hutan. Dengan tidak melakukan pembakaran hutan, penebangan hutan secara liar atau pun mengotori hutan. Sehingga habitat asli burung Cenderawasih tetap terjaga.

Perawatan Anak Burung Cenderawasih

Perawatan Anak Burung Cenderawasih
burung cenderawasih

anak burung Cenderawasih haruslah di rawat dengan benar agar dapat bertahan hidup dan tumbuh hingga dewasa dengan baik. Berikut merupakan perawatan yang tepat untuk anak burung Cenderawasih.

  1. Burung Cenderawasih yang masih sangat muda, haruslah diberikan perawatan yang dengan telaten dan hati-hati, dikarenakan anak burung belum terbuka secara sempurna. Mata anak burung akan terbuka dengan sempurna apabila ia telah berumur 8 hingga 10 hari.
  2. Pemberian makan pada anak burung haruslah hati-hati, karena masih sangat rentan. Pemberian makan bisa dilakukan dengan intens yaitu yang dimulai dari jam 6 pagi hingga waktu mendekati malam. Tempat yang disediakan haruslah benar-benar membuat anak burung menjadi nyaman.
  3. Pada saat anak Cenderawasih masih muda, sebaiknya anda melakukan perawatan dengan cara membiarkan sang anak berada dalam jangkauan induknya. Hal tersebut agar anak Cenderawasih tetap sehat. Karena hanya induknya yang dapat melakukan perawatan saat masih kecil.
  4. Anak Cenderawasih telah memasuki tahap mandiri pada usia 10 hingga 14 hari. Pada usia tersebut, anda dapat memisahkan burung Cenderawasih dari induknya.
  5. Pemberian makanan yang intens pada anak Cenderawasih dapat anda kurangi pada usia 2 sampai dengan  minggu, karena burung sudah beranjak besar.

Perkawinan Burung Cenderawasih

Perkawinan Burung Cenderawasih
langitbirupapua.com

Cara perkawinan burung ini memang sedikit sulit dan tidak semudah dengan cara mengawinkan burung lainnya. Berikut merupakan cara mengawinkan burung Cenderawasih.

  1. Persiapkan kandang dengan bentuk sarang yang nyaman dengan ukuran 30 sampai dengan 100 meter.
  2. Pada tempat pembudidayaa Cenderawasih haru dipersiapkan sebuah pohon yang kecil dan tinggi. Pohon tersebut nantinya akan digunakan Cenderawasih jantan untuk menari dan berkicau agar Cenderawasih betina tertarik untuk mendekatinya.
  3. Pada saat bertengger dan menari, akan terdapat persaingan antar burung jantan lainnya untuk memikat betina.
  4. Proses perkawinan Cenderawasih dimulai dari pendekatan ekor dari burung jantan agar mau mendekati burung betina. 

Pembuatan burung Cenderawasih akan dibuat seperti menyerupai mangkok sama seperti bentuk sarang burung. Bahan yang digunakan untuk membuat sarang ini adalah dedaunan, batang-batang daun pakis dan juga serabut-serabut tanaman yang terdapat sedikit bulu-bulu hewan. 

Sedangkan untuk penempatan sarang, dapat berjarak 2 meter sampai 11 meter dari tanah. Posisi sarang harus lebih tinggi, hal tersebut dikarenakan apabila sarang rendah, dan sering terlihat oleh manusia maka burung Cenderawasih akan merasa terganggu dan tidak nyaman.

Burung betina akan mengeluarkan telur hanya 1 hingga 2 butir saja dengan warna merah muda dan membutuhkan waktu 20 hari di dalam penangkaran. Sedangkan apabila di alam bebas, hanya memerlukan waktu 18 hari saja untuk inkubasi.

Pakan Burung Cenderawasih

Pakan Burung Cenderawasih
sinarharapan.net

Burung Cenderawasih memiliki pakan terbaik yang harus diberikan yaitu,

  • Pepaya

Pepaya adalah makanan yang menjadi favorit dari burung ini. Karena komposisi airnya yang banyak. Selain itu, pepaya juga memiliki berbagai kandungan vitamin yang banyak yaitu A, B, C dan D, E. banyaknya kandungan vitamin, membuat bulu burung menjadi lebih terjaga keindahannya. 

Selain itu, masalah-masalah yang terdapat pada bulu akan teratasi dengan anti oksidan yang terdapat pada pepaya. Pepaya memiliki kandungan yang dapat menjaga kesehatan burung agar tidak dengan mudah terjangkiti penyakit kandungan tersebut bernama flavonoid dan phenotic.

  • Matoa

Matoa merupakan pakan terbaik yang bisa diberikan pada burung ini, karena kandungan air yang dimilikinya. Makanan ini menjadi makanan favorit burung dan Cenderawasih dikarenakan teksturnya dan pada bagian luar kulit memiliki warna hitam dan kaya akan air. Makanan ini memiliki aroma yang harum seperti harum buah durian.

Mengenai bentuk dan rasa dari buah ini hampir memiliki kesamaan dengan buah rambutan, leci dan kelengkeng. Buah ini merupakan buah yang kaya akan vitamin dan juga mineral yang berfungsi untuk membuat bulu burung tetap terlihat indah dan memiliki akar yang kuat.

  • Pala

Buah pala merupakan buah yang cocok diberikan pada Cenderawasih karena memiliki khasiat yang bagus untuk menjaga kondisi stamina burung agar tetap stabil.

Kandang Burung Cenderawasih

Kandang Burung Cenderawasih
omkicau.com

Kandang burung haruslah terjaga kebersihannya dan harus benar-benar terawat. Agar burung ini nyaman dan tidak renta terkena penyakit atau mengalami stres. Berikut merupakan cara yang bisa digunakan untuk merawat kandang burung Cenderawasih.

  • Pembersihan dari Kotoran

Kandang harus dibersihkan secara rutin, hal tersebut agar kotoran baru mudah di bersihkan. Karena apabila kotoran telah lama dan tidak dibersihkan maka kotoran akan menjadi sangat keras bahkan membatu sehingga sulit untuk dibersihkan. 

Keseluruhan komponen kandang harus di bersihkan secara rutin, baik tempat tangkringan juga harus bersih. Agar burung menjadi nyaman berada dalam kandang.

  • Pembersihan Tempat Makan

Tempat makan burung ini harus bersih dan higienis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara membersihkan tempat makan dengan menggunakan sabun pencuci piring dan digosok dengan menggunakan spoon hingga bersih kemudian lakukan pembilasan dengan menggunakan air yang mengalir. 

Apabila telah bersih, kemudian pengeringan dapat dilakukan dengan penjemuran di bawah sinar matahari langsung. Tetapi hindari penjemuran dalam waktu yang lama.

  • Pembersihan Botol Semprotan

Botol semprotan juga harus di bersihkan dengan benar. Karena botol semprotan ini digunakan untuk memandikan Cenderawasih. Apabila tidak dibersihkan dengan benar maka akan terdapat kotoran dan menjamur dengan sendirinya. 

Anda dapat menggunakan asam citrate untuk membersihkan botol semprot agar terhindar dari jamur. Caranya yaitu, cukup isi botol dengan air hangat kemudian berilah campuran asam citrate kemudian diamkan saja hingga 10 menit. 

Apabila telah 10 menit, anda dapat melakukan pembilasan pada botol dengan menggunakan air bersih dan ulangilah berkali-kali hingga botol semprot menjadi bersih dengan sempurna.

Penyakit Burung Cenderawasih

Penyakit Burung Cenderawasih
bobo.grid.id

Burung cinderawasih harus selalu diberikan vaksinansi agar tidak mudah terkena penyakit. Burung ini juga rentan terkena penyakit.Berikut penyakit yang rentan menyerang burung ini.

  1. Flu burung
  2. Kista
  3. Cacing pita
  4. Encok
  5. Infeksi ginjal
  6. Infeksi saluran kemih
  7. Asma macaw

Sejarah Burung Cenderawasih

Sejarah Burung Cenderawasih
ceritaorangtimur.wordpress.com

Pada tahun 1522, terdapat dua orang yang kembali ke Sevilla dengan membawa kulit burung Cenderawasih yang berwarna kuning. Kulit tersebut di tunjukkan sebagai oleh-oleh kepada Raja dari Maluku Utara dan Spanyol. 

Karena merasa unik, akhirnya oleh-oleh dikirim oleh raja ke negara Roma untuk dilakukan penelitian ilmiah lebih lanjut. Setelah di bawa ke Roma, seluruh pakar hewan sangat terkagum-kagum melihat keindahan yang terdapat pada burung Cenderawasih. 

Sehingga muncullah ungkapan yang menyatakan bahwa burung ini merupakan burung yang sangat pantas apabila di sebut burung yang berasal dari taman firdaus di surga. bird of paradise, merupakan sebutan yang di sematkan pada Cenderawasih.

Burung yang dimaksud adalah Cenderawasih yang mempunyai warna kuning keemasan dengan warna cokelat sebagai kombinasi. Selain itu, juga terdapat warna hijau Zamrud yang terletak pada bagian leher.

Pada saat itu, juga terdapat suatu berita yang tersebar di Eropa, bahwa burung ini hanya melayang-layang di udara dan tidak pernah menapakkan kakinya di atas tanah. Selain itu, burung ini hanya menjadikan embun sebagai makanannya. 

Pada saat perkawinan, burung ini melakukannya di udara, yang lebih uniknya lagi pada waktu pengeraman, si betina melakukan pengeraman di atas punggung jantan. Hal tersebut menjadikan burung ini tidak pernah turun untuk mengerami telurnya. Burung Cenderawasih hanya akan berada pada atas ranting apabila mereka merasa lelah.

Harga Burung Cenderawasih

Harga Burung Cenderawasih
Cenderawasih

burung Cenderawasih memiliki harga kisaran Rp. 3.000.000 hingga Rp. 10.000.000 untuk burung yang masih hidup. Hal tersebut di sesuaikan dengan jenis dan karakteristik Cenderawasih. Tetapi sebaiknya pembelian burung Cenderawasih ini tidak di lakukan karena dapat membuat populasinya menjadi sedikit.

Baca Juga Hewan Peliharaan

Itulah sedikit ulasan mengenai burung surga yaitu burung Cenderawasih yang meliputi tempat habitat, perawatan, dan masih banyak lagi. Burung Cenderawasih akan selalu nampak indah apabila berada pada habitat aslinya. Oleh karena itu, penjagaan habitat burung ini sangatlah penting.

Tinggalkan komentar