Anjing Maltase: Sejarah, Karakteristik, Jenis dan Cara Perawatannya

Anjing Maltase merupakan hewan peliharaan yang menjadi kegemaran bagi orang yang sangat mencintai anjing, namun anjing Maltase ternyata memiliki berbagai kisah yang sangat unik apabila di bahas, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Karakteristik Anjing Maltase

Karakteristik Anjing Maltase
hewandankita.blogspot.com

Maltase memiliki karakteristik yang berbeda dengan anjing lainnya. Karakteristik inilah yang membuat berbeda Maltase dengan anjing lainnya. Berikut merupakan karakteristik khusus yang terdapat pada anjing Maltase.

  1. Kepala anjing ini berbentuk bulat hal tersebut dikarenakan tengkorak yang dimiliki anjing ini berbentuk bulat. Pada bagian jari anjing ini memiliki ukuran yang besar. Sedangkan pada bagian hidungnya dipenuhi warna hitam.
  2. Pada bagian tubuh Maltase memiliki bentuk yang pendek dan mungil. Tetapi tubuhnya padat berisi sehingga membuat anjing ini bertambah imut. Tinggi badan yang dimiliki anjing ini, sama dengan panjang badan yang dimilikinya. Tidak terlalu tinggi.
  3. Pada bagian ekor, terdapat bulu lebat dan juga panjang yang menutupinya hingga pada bagian bawah ekor ke belakang. Sehingga ekornya tertutup bulu.
  4. Pada bagian kuping, juga di tutupi oleh bulu yang panjang dengan bentuk kuping menutup ke arah bawah. 
  5. Pada bagian mata, anjing ini memiliki mata berwarna hitam gelap dengan bentuk mata bulat. Dilihat dari sekilas saja, anjing ini terlihat sangat ekspresif dan ceria.
  6. Pada bagian moncong anjing ini, memiliki ukuran yang agak besar yaitu, ukurannya sepertiga dari besar kepala anjing ini.
  7. Maltase memiliki warna yang putih, warna putihnya membuat anjing ini terlihat bagus dan bersih, sehingga banyak yang menyukainya. Bulunya sangat panjang sehingga hampir menyentuh lantai. Panjang bulu anjing ini bisa mencapai 22 cm. Bulunya juga sangat halus.
  8. Meskipun bentuknya yang kecil, anjing ini memiliki tulang yang sangat stabil dan seimbang. Sehingga sangat mendukung kegiatannya yang ekspresif dan cenderung tidak bisa diam.
  9. Lebih unik lagi pada anjing ini adalah pada bagian hidungnya akan berubah warna apabila ia terkena sinar matahari cukup lama. Warna hidungnya menjadi merah muda. Inilah keunikannya, sehingga banyak yang menyebutkan hidung anjing ini adalah hidung musim dingin.
  10. Ekspresi waspada selalu tergambar dari matanya hal tersebut dikarenakan adanya lingkar mata yang terdapat pada mata anjing ini. Lingkar mata tersebut sangat lembut dan teduh.
  11. Maltase merupakan anjing model, karena keindahan dan kemungilan tubuhnya, sehingga ia seiring di jadikan model anjing sebagai pelengkap model. Saat show anjing ini juga sangat ekspresif dan ceria. Hal tersebutlah yang menjadi daya tarik dari anjing ini

Jenis-jenis Anjing Maltase

Jenis-jenis Anjing Maltase
jenis

Anjing Maltase memiliki variasi yang bisa di bedakan dari segi keunikan tubuhnya dan ciri-ciri dari anjing ini. Berikut merupakan jenis-jenis dari Maltase.

  • Dilihat dari Segi Gender

Apabila dilihat dari segi gender, terdiri dari anjing jantan dan anjing betina. Setiap gender memiliki ciri-ciri yang berbeda, sehingga anda bisa langsung mengenali. Maltase jantan, memiliki bentuk leher yang agak besar dan seimbang dengan bentuk besar kepala, tubuhnya lebih padat.

Sedangkan Maltase betina, memiliki tubuh yang kecil dan mungil, memiliki bulu yang panjang dan berwarna putih.

  • Dilihat dari Segi Warna

Apabila dilihat dari segi warna, Maltase memiliki dua jenis warna, yaitu ada anjing maltase dengan warna putih dan juga terdapat anjing Maltase dengan warna ivory muda. 

  • Dilihat dari Segi tubuh

Apabila dilihat dari segi tubuh yang dimiliki anjing Maltase, anjing ini memiliki tubuh yang kecil namun padat dan berisi. Pada tulang bagian bahu terlihat memiliki kemiringan yang sedikit. Karena pendeknya lengan anjing ini, siku bagian lengan agak mendekati tubuhnya.

Meskipun tubuhnya kecil, pada bagian tulang iga anjing ini melebar dan terbuka kemudian anjing ini memiliki pinggang yang cukup kuat.

  • Dilihat dari Segi Ekor

Apabila dilihat dari segi ekor, terdapat dua variasi ekor pada anjing ini yaitu, pertama, terdapat anjing Maltase dengan jenis ekor yang panjang dengan bulu lebat yang indah. Kedua, terdapat anjing Maltase dengan ekor yang dipenuhi bulu panjang namun mumbul ke arah atas.

  • Dilihat dari Segi Ukuran

Apabila dilihat dari segi ukuran, ukuran tubuh anjing Maltase jantan dan anjing Maltase betina berbeda, anjing Maltase jantan, memiliki ukuran 21 cm hingga 25 cm. Sedangkan untuk anjing Maltase betina, memiliki ukuran 20 cm hingga 23 cm.

Perawatan Anjing Maltase Dewasa

Perawatan Anjinng Maltase Dewasa
www.dictio.id

Sikap ekspresif dari anjing ini membuat anjing ini tidak memiliki rasa takut terhadap lingkungan sekitarnya. Karakteristiknya yang sangat ceria seperti membuat orang yang memilikinya ikut merasa ceria. Selain sifatnya yang ceria, anjing ini memiliki kecerdikan dan kecerdasan.

Hal tersebut yang membuat anjing ini tidak pernah memiliki sifat pemalas. Ia selalu berjalan, bermain di manapun ia berada. Sifat dari anjing ini menyebabkan anjing ini sangat mudah beradaptasi sehingga menyebabkan anjing ini sangat suka bermain di luar dan tidak peduli akan kebersihannya.

Oleh karena itu, anda harus memperhatikan kebersihan dari anjing ini sehingga anjing bulu ini tetap bersih dan rapi. Berikut merupakan perawatan yang bisa anda lakukan khusus untuk anjing Maltase ini.

  1. Pertama kali yang harus anda lakukan adalah pembersihan wajah pada anjing ini. Karena pada area mata anjing ini, sering terjadi noda air mata. Oleh karena itu, pembersihan area mata sangat penting untuk menjaga kebersihan anjing ini.
  2. Pembersihan pada bagian bulu harus dilakukan secara rutin setiap hari. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya rambut yang menggumpal atau pun rambut rontok.
  3. Bulu anjing Maltase juga harus di potong secara rutin dengan bentuk potongan seperti puppy cut. Bulu Maltase boleh di potong dengan panjang 1 hingga 2 inch saja. Hindari pemotongan bulu terlalu panjang, karena akan membuat bulu tidak bagus pada anjing Maltase.
  4. Apabila terlanjur terdapat noda air mata pada area mata, anda bisa menghapusnya dengan halus, yaitu bisa dengan menggunakan sisir dari bahan logam yang di basahi dengan air hangat. Kemudian bisa anda usapkan pada area mata dengan lembut, maka noda mata akan bisa dibersihkan.
  5. Khusus pada area wajah harus selalu dibersihkan, karena apabila kering, maka akan terdapat noda air mata. Sehingga penting untuk menjaga area mata tetap bersih.
  6. Hindari makanan yang mengandung pewarna untuk di berikan pada anjing ini, karena makanan yang memiliki pewarna akan membuat noda air mata pada area mata anjing ini. Sehingga area mata terlihat kotor.
  7. Anjing Maltase juga harus tetap di perhatikan kesehatannya. Bersin berlebihan dan mendengus berlebihan, harus segera di konsultasikan ke dokter hewan, karena di khawatirkan anjing ini sakit dan sebagainya.
  8. Penyisiran dan penyikatan bulu anjing ini harus dilakukan dengan rutin dan secara lembut.
  9. Setelah makan, anjing Maltase biasanya akan meninggalkan kotoran bekas makanan menempel pada area jengotnya. Agar anjing Maltase tetap bersih, anda bisa membersihkan  area jenggot.
  10. Anjing Maltase harus rutin di mandikan. Hal tersebut menjaga agar anjing Maltase tetap sehat dan tubuhnya tetap bersih. Pada saat memandikan anjing ini, anda bisa menggunakan sampo namun dalam keadaan kering.
  11. Pada bagian kupingnya, anda bisa membersihkannya dengan menggunakan cotton bud ukuran besar, kemudian apabila terdapat bulu-bulu yang tumbuh di area dalam kuping, anda bisa mencabutnya dengan pelan.
  12. Pada rambut bagian atas biasanya akan memanjang, hal tersebut biasanya dapat mengganggu penglihatan dari anjing Maltase. Untuk mengatasi hal tersebut anda bisa mencukurnya atau juga bisa mengikatnya.

Sifat manja dari aning ini membuat majikan menjadi sangat gemas, selain sifatnya yang manja. Anjing ini memiliki sifat penyayang kepada majikannya. Anjing Maltase akan sangat senang jika ia berada di dekat majikannya.

Perawatan Anak Anjing Maltase

Perawatan Anak Anjing Maltase
perawatan

Perawatan anak Maltase, sebenarnya sama saja dengan cara perawatan anjing Maltase dewasa, namun terdapat perawatan khusus yang harus dilakukan pada anak anjing Maltase, karena ukurannya yang kecil memerlukan perawatan khusus dan ekstra.

Berikut merupakan cara yang bisa digunakan untuk melakukan perawatan anak anjing Maltase.

  1. Anak anjing Maltase bisa anda sediakan kandang sendiri, kandang anjing Maltase haruslah benar-benar bersih. Bersih dalam artian harus steril dan juga tidak lembab. Kandangnya harus benar-benar kering dan luas. Sehingga dapat digunakan untuk bermain.
  2. Anak anjing Maltase hanya bisa makan makanan khusus anak anjing. Apabila anda memberinya makan yang memiliki kandungan zat kimia atau pewarna maka, anak anjing Maltase akan sangat rentan terkena penyakit.
  3. Untuk air minum, anda bisa menggunakan air biasa, namun berikan air minum cukup sehingga anak Maltase tidak akan merasa kehausan.
  4. Anda bisa membersihkan area wajah setiap hari atau pada waktu pagi hari, dengan menggunakan air yang hangat. Hal tersebut bertujuan agar saat air mengenai area mata, anak anjing Maltase tidak kaget. Pembersihan secara rutin digunakan, agar noda air mata tidak muncul pada area mata anak anjing Maltase.
  5. Setiap hari, anda harus melakukan pembersihan pada area tubuh anak anjing Maltase, hal tersebut bertujuan agar bulu-bulu anak anjing ini cepat tumbuh dan memiliki bulu yang lebat. Selain itu, apabila tubuh anak Maltase dibersihkan, maka bulu yang tumbuh akan bersih dan sehat serta rapi.
  6. Apabila bulu pada anak anjing ini, telah tumbuh agak banyak dan lebat, anda harus memulai untuk membersihkan setiap hari secara rutin. Hal tersebut bertujuan agar bulu dari anjing Maltase tetap terpisah atau tidak gimbal dan menghindari bulu yang rontok.
  7. Pemandian anak anjing ini akan lebih baik jika dilakukan setiap hari. Cara memandikan haruslah benar-benar merata, mulai dari area tubuh, area mata, area kaki. Sehingga seluruh tubuh bisa bersih secara sempurna.
  8. Apabila suatu ketika anda menemukan anak Maltase memiliki tanda-tanda yang kurang sehat, seperti bersin terlalu berlebihan dan mendengus-dengus terlalu berlebihan, anda dapat segera mengkonsultasikannya kepada dokter. Hal tersebut mencegah agar anak Maltase tidak mengalami sakit.
  9. Pada bagian kuku anak anjing Maltase, jangan biarkan hingga panjang. Rutinlah melakukan pemotongan dan juga pembersihan pada area kuku. Agar tetap sehat dan bersih.
  10. Pada bagian kuping dan juga bagian jenggot, anda harus rutin melakukan pembersihan, terutama dari sisa-sisa kotoran makanan yang menempel pada area jenggot.
  11. Anak anjing Maltase harus selalu diperhatikan bagaimana tingkat adaptasinya dan juga tingkat pertumbuhannya agar tetap terkontrol.
  12. Pelatihan juga diperlukan untuk anak anjing  Maltase. Hal tersebut adalah upaya untuk tingkat kepekaan anak anjing Maltase dan untuk melatih tingkat kepekaan dari anak anjing ini.
  13. Sifat ekspresif yang dimiliki anjing ini harus dikembangkan dan dilatih dengan benar, agar saat anak anjing ini, melakukan aktivitasnya, ia tidak mudah lelah atau pun lesu bahkan jatuh sakit. Daya tahan tubuh anak Maltase harus tetap di jaga.
  14. Pelatihan yang diberlakukan pada anak Maltase ini apabila anak Maltase telah memasuki usia 2 hingga 3 bulan. Selebihnya anak Maltase akan terlatih dengan sendirinya.

Perkawinan Anjing Maltase

Perkawinan Anjing Maltase
thegorbalsla.com

sekecil dan seimut apapun anjing Maltase, anjing ini tetap memiliki kebutuhan untuk kawin. Hal tersebut bertujuan untuk mempertahankan keturunan dan spesies anjing Maltase.

Cara perkawinan anjing Maltase sangat berbeda dengan anjing lainnya, sehingga diperlukan bantuan dalam mengawinkannya agar perkawinan terjadi secara sehat dan tidak membuat anjing Maltase terluka bahkan mati. 

Maltase jantan memiliki sifat yang agresfinya melebihi anjing Maltase betina, oleh karena itu, pada saat kawin, anjing Maltase jantan biasanya akan menggigit anjing betina, hingga menyebabkan anjing betina mati dan perkawinan pun gagal. 

Selain keagresifan anjing jantan, anjing jantan terkadang tidak bisa naik untuk melakukan perkawinan, oleh karena itu memerlukan bantuan agar Maltase jantan bisa mengawini anjing Maltase betina. Berikut merupakan cara yang bisa digunakan untuk mengawinkan anjing Maltase.

  1. Anjing Maltase betina memiliki dua lubang, tetapi hanya satu lubang yang menuju area rahim yaitu lubang bagian atas saja. Pada saat mengawinkan, anjing betina harus di pegangi, hal tersebut agar ketika si Maltase jantan, memasukkan testis ke dalam lubang vagina, Maltase betina tidak bergerak-gerak.
  2. Pada saat membuka vagina si Maltase betina, posisi tangan harus benar, sehingga dengan sendirinya, Maltase jantan akan terangsang saat memasukkan testis ke dalam vagina Maltase betina.
  3. Posisi maltase jantan harus tetap berada pada area yang tepat, sehingga hal tersebut mempermudah Maltase jantan melakukan perkawinan dengan Maltase betina.
  4. Sebelum Maltase jantan naik ke atas Maltase betina, peganglah dulu buntut dari Maltase jantan.
  5. Maltase betina harus terus dipegangi, dengan mulut yang diikat. Hal tersebut mencegah agar Maltase betina tidak menggigit Maltase jantan atau berbalik arah, sehingga perkawinan tidak terjadi.
  6. Pada saat Maltase jantan telah naik ke atas Maltase betina, anda harus tetap memastikan posisi testis dari si Maltase jantan, apakah posisinya sudah benar pada tempatnya. Apabila belum benar, maka anda harus membuat posisi testis benar pada saat berada di lubang vagina.
  7. Pada saat posisi testis yang masuk dalam lubang vagina sudah benar dan sudah mengunci, maka proses perkawinan akan terjadi dalam waktu 5 hingga 25 menit. Dalam waktu tersebut, Maltase  jantan akan menyemprot sperma ke Maltase betina.
  8. Sehingga perkawinan telah berhasil.
  9. Apabila perkawinan telah berhasil, tunggu hingga lepas, maka akan lepas dengan sendirinya. Apabila telah terlepas, anda harus mengangkat kaki bagian belakang pada Maltase betina, hal tersebut bertujuan agar sperma yang berada pada vagina betina, tidak keluar atau terbuang dengan sia-sia.
  10. Masa kehamilan yang akan dialami oleh Maltase betina adalah 60 hingga 68 hari saja. Apabila Maltase betina telah terdeteksi hamil, hindari mengajak Maltase betina berlarian, karena hal tersebut akan membuat keguguran pada Maltase betina.

Pakan Anjing Maltase

Pakan Anjing Maltase
thegorbalsla.com

Asupan makanan yang diberikan pada anjing Maltase harus selalu diperhatikan. Maltase ini memiliki sifat yang hiperaktif dan juga lincah, oleh karena itu, makanan dari anjing ini harus terus di perhatikan. Berikut merupakan makanan khusus yang baik untuk anjing Maltase.

Royal Canin Indonesia

Makanan ini termasuk makanan Maltase yang berada pada usia di atas 10 bulan. Karena khusus Maltase, makanan ini sering disebut Maltase 24, sehingga ketika anda melakukan pembelian makanan Maltase, anda cukup mengatakan Maltase 24, maka akan diambilkan royal canin Indonesia.

Maltase 24 mengandung berbagai nutrisi khusus Maltase yang sangat cocok tentunya dengan berbagai kombinasi khusus. Kandungan dalam Maltase 24 dapat menjaga keindahan bulu Maltase disertai menjaga kulit dari Maltase.

Selain itu, terdapat kandung yang sangat cocok apabila diberikan pada Maltase yang memiliki kecenderungan lincah, seperti kandungan omega 3, oli, biotin, omega 6 dan masih banyak lagi.

Berikut merupakan kandungan yang dimiliki oleh Maltase 24,

  • Dental Healt

Maltase 24 memiliki kandungan yang dapat melindungi kesehatan gigi dan juga kekuatan gigi Maltase. Selain itu, makanan ini memiliki tekstur yang sesuai dengan gigi anjing Maltase, sehingga mempermudah Maltase saat mengunyah.

  • Stoop dan Odour Reduction

Kandungan nutrisi yang terdapat pada Maltase 24 juga memiliki kelebihan, seperti jumlah feses yang dimiliki oleh Maltase akan berkurang disertai dengan berkurangnya bau dari Maltase. Hal tersebut bertujuan agar Maltase tetap terjaga kebersihan dan kesehatannya dalam kondisi yang baik meski telah aktif bermain seharian.

  • Satisfied Fussy Appetites

Terkadang terdapat Maltase yang tidak terlalu memiliki nafsu makan, oleh karena itu, Maltase 24, memiliki aroma yang dapat menyebabkan anjing Maltase semakin memiliki selera dan juga nafsu makan yang sesuai.

Pentingnya asupan makanan yang dimakan Maltase karena dapat mempengaruhi kondisi tubuhnya sehingga anda harus memperhatikan makanan Maltase ketika masa kehamilan memasuki usia 50 hari atau sebelum memasuki usia 50 hari. 

Karena agar mempermudah proses persalinan anjing Maltase, pada usia kehamilan memasuki 50 hari, anda harus mengurangi sedikit demi sedikit asupan vitamin. Tetapi pada saat usia kehamilan kurang dari 50 hari, anda dapat memperbanyak asupan vitamin agar kehamilannya tetap sehat.

Perawatan Kandang

Perawatan Kandang
insta.oranye.com

Kandang Maltase merupakan faktor pertama yang harus diperhatikan kebersihannya. Karena terkadang penyakit bukan datang dari luar, melainkan datang dari kandang anjing Maltase sendiri.

Se bersih apapun anda membersihkan kotoran pada Maltase, se telaten apapun anda merawat anjing Maltase, jika keadaan kandang dalam keadaan kotor, maka Maltase akan rentan terkena penyakit. 

Oleh karena itu, keadaan kandang harus benar-benar bersih dan terjaga. Berikut merupakan hal-hal yang bisa anda lakukan untuk menjaga kebersihan kandang dari Maltase,

  1. Kandang haruslah nyaman, yaitu terhindar dari hujan dan juga terhindar dari panas matahari. Tetapi anda juga harus membuat kandang tetap berada pada tempat terbuka juga berada pada tempat teduh, dengan perbandingan teduh dibanding terbuka yaitu 40 banding 60.
  2. Kandang haruslah memiliki tempat yang luas. Hal tersebut dikarenakan karena Maltase memiliki sifat lincah dan ekspresif, oleh karena itu, ia memerlukan tempat yang luas yang akan digunakan untuk bermain.
  3. Setiap selesai anjing buang kotoran di kandang, anda harus cepat-cepat membersihkannya seketika. Hal tersebut bertujuan agar kandang tetap dalam kondisi yang bersih dan juga tidak menimbulkan bau yang bisa menjadi lantaran datangnya penyakit.
  4. Bagian kandang Maltase yang digunakan untuk berteduh, haruslah terkena cahaya mentari pagi. Hal tersebut bertujuan agar jamur tidak tumbuh pada kandang tersebut. Karena apabila terlalu teduh, dikhawatirkan lembab, sehingga akan tumbuh jamur yang bisa mengundang penyakit.
  5. Kandang juga harus memiliki asupan udara yang bersih agar Maltase tetap dalam keadaan sehat.
  6. Lantai pada kandang Maltase harus memiliki bentuk miring dengan kemiringan yang tepat, ha; tersebut bertujuan, ketika kandang terkena hujan, kandang Maltase tidak tergenang air. Sehingga tetap berada dalam keadaan kering.
  7. Kandang harus dilakukan pembersihan secara rutin, pembersihan kandang cukup dengan cara menyiramkan air bersih pada permukaan kandang. Tidak perlu banyak, dan harus di buat kering secepat mungkin.
  8. Selain kandang, paving block atau rumput juga harus tetap terjaga kesehatannya dari kotoran-kotoran yang menempel. Karena apabila Maltase bermain di rumput yang kotor, maka dapat mendatangkan penyakit pada Maltase dan akan menjadi kan Maltase kotor.
  9. Pada tempat makanan, harus selalu dibersihkan. Serta apabila terdapat makanan sisa, maka anda harus segera membuangnya, karena Maltase tidak menyukai makanan sisa.
  10. Ukuran kandang Maltase haruslah memiliki ukuran yang sesuai dengan besar Maltase. Meskipun Maltase memiliki ukuran yang kecil dan mungil, akan tetapi kandangnya harus tetap di buat luas, agar Maltase memiliki kebebasan bermain, dan tidak merasa terbelenggu.

Sejarah Anjing Maltase

Sejarah Anjing Maltase
thegorbalsla.com

bagi anda yang baru tahu jenis Maltase, Maltase pada mulanya bukan lah bernama Maltase, tetapi dinamai dalam bahasa latin yaitu anjing Canis Meliatus. Anjing ini telah ada sejak berabad-abad lamanya bahkan sering disebut dengan anjing kuno.

Penyebutan anjing romawi, karena anjing ini telah ada sejak zaman romawi dahulu kala. Banyaknya nama yang melekat pada anjing ini, hingga membingungkan penyebutan, akhirnya the Kennel Club memberikan nama khusus untuk anjing ini tepat pada abad ke -19. Yaitu Maltase.

Maltase apabila dilihat dari bentuk dan jenisnya masih merupakan keturunan dari anjing Spitz yang pada zaman dahulu banyak di temukan pada penghuni danau Swiss. Mengapa demikian, karena anjing Spitz juga dilahirkan dalam kondisi fisik tubuh yang kecil dan dengan karakteristik hampir sama dengan Maltase.

Selain itu, terdapat suatu bukti yang menyatakan ternyata anjing Spitz merupakan anjing yang berasal dari Asia. Hal tersebut diungkapkan karena berhubungan dengan Tibetan Terrier. Tetapi asal mula kelahiran anjing ini tetap tidak bisa ditentukan dengan pasti, karena kurangnya bukti.

Terdapat banyak penulis yang percaya dan mengungkapkan sebenarnya anjing jenis malta ini digunakan untuk menghentikan serangan hewan pengerat yang selalu merugikan.

Bahkan ada yang menyebutkan, bahwa Maltase melakukan perpindahan dengan perjalanan menuju Eropa dengan ikut serta para imigran tribes dimana perjalanannya melewati daerah timur tengah. Maltase tertua tercatat ditemukan di daerah kota Etruscan khususnya berada pada kota Vulci yaitu Greek Amphora.

Hal tersebut dipercaya karena, terdapat bukti suatu gambar Maltase, yang terdapat pada benda bersejarah dengan bertuliskan Melitaie. Hingga pada suatu ketika terdapat ahli arkeolog berpendapat bahwa sebenarnya benda tersebut telah ada sejak zaman 500 SM. Sehingga sudah berusia sangat lama.

Tokoh besar Aristoteles, pernah menyebutkan nama Maltase dengan sebutan Melitaeu Catelli. Ia menyebutkan nama itu, saat ia mencoba membuat perbandingan antara anjing dengan Mustelidae. Dan hal tersebut terjadi di tahun 370 tepatnya sebelum masehi. Hal ini dapat di telusuri melalui sebuah tulisan dokumenter.

Kemudian Pliny juga memberikan pendapatnya dengan memperkirakan nama yang terdapat dalam anjing ini, ia mengatakan bahwa nama anjing ini bisa saja diambil dari sebuah nama pulau Adriatic.

Pada abad pertama dahulu, telah diketahui bahwa gubernur Roma yaitu Pulius yang berada pada daerah Malta, menuliskan syair seperti puisi yang berisikan tentang seekor anjing milik Issa.

Kemudian terdapat seorang penyair yang memiliki asal dari Romawi Martial, mendeskripsikan puisi anjing yang ditulis oleh gubernur Roma adalah anjing putih kecil. Pada akhirnya anjing yang memiliki warna putih yang solid dapat diterima dalam acara penting yang diadakan di Inggris pada tahun 1902 hingga 1913.

Kemudian terdapat juga di Australia pada tahun 1950. Maltase memiliki warna putih murni yang solid, sedangkan Maltase berwarna merupakan Maltase yang diperoleh dari negara Prancis. Pada masa ini, hanya Maltase yang dimiliki oleh Wendy Diamond merupakan duta besar Maltase yang ada di seluruh dunia, serta menjadi penyelaman jenis Maltase.

Harga Anjing Maltase

Harga Anjing Maltase
thegorbalsla.com

Maltase memiliki harga yang bervariasi di pasaran, hal tersebut dikarenakan perbedaan usia, ukuran serta kelincahan yang dimilikinya. Kemudian karakteristik tubuh dari anjing jenis ini juga menjadi variasi harga dari Maltase. Berikut ini merupakan harga dari anjing Maltase sesuai dengan karakteristik dan jenisnya,

  • Harga Rp. 2.000.000

Harga tersebut untuk Maltase betina yang memiliki usia 2 bulan dengan karakteristik, poodle betina, sudah diberikan vaksin, memiliki bulu putih yang panjang, memiliki sifat lincah dan sangat suka bermain.

Kemudian untuk Maltase jantan dengan usia 2 bulan dengan karakteristik ras Maltase. Sudah diberi vaksin, kondisi sehat dan bersih, memiliki bulu yang halus, putih dan gembul, tidak jorok dan terawat baik, terdapat tempat pup dan juga tempat makan dan minum, dilengkapi dengan pasir 15 kg dan juga makanan peigre kaleng.

Selain itu, juga terdapat Maltase jantan dengan harga yang sama dengan karakteristik, tubuh gemuk dan sehat, nafsu makan baik, lincah aktif suka main, sudah injeksi immun dan kesehatan bagus, lahir secra caesar,sudah diberi obat cacing.

  • Harga Rp. 3.000.000

Harga tersebut untuk Maltase betina dengan usia 2 bulan, dengan karakteristik bulu putih bersih dan panjang, sudah di vaksin, memiliki nafsu makan baik dan sehat, gerakan lincah dan suka bermain, tubuh mungil dan panjang

  • Harga Rp. 2.500.000

Harga tersebut untuk Maltase jantan dengan usia 2 bulan dengan karakteristik, bulu putih dan glamour, lucu dan menggemaskan, tubuh gemuk montok. Sudah di vaksin, sudah diberi obat cacing, gerak aktif dan lincah, suka bermain.

  • Harga Rp. 3.800.000

Harga tersebut untuk Maltase jantan dengan usia 5 bulan. Dengan karakteristik tubuh sehat dan terawat, nafsu makan baik, bebas  tear strain, sudah di vaksin, non stanbum, sudah terlatih, disertai kandang oktagon 90 cm, ada tempat makan dan minum, bulu putih lembut dan montok.

Baca Juga Hewan Peliharaan

Itulah sedikit ulasan mengenai anjing Maltase yang menjadi kegemaran semua orang. Tetapi jika anda ingin membeli Maltase yang benar-benar bagus, maka anda harus merogoh kocek yang dalam.

Tinggalkan komentar