Sumber Energi Alternatif Di Masa Depan Yang Efisien Ramah Lingkungan

Sumber Energi Alternatif – Dalam mengetahui bagaimana kemungkinan krisis alam di bumi kita ini, ada baiknya Anda mempelajari tentang energi alternatif yang menjadi pengganti minyak bumi. Sumber energi alternatif ini bisa dari mana saja, semua jenis energi yang bisa menggantikan bahan bakar konvensional secara umum.

Jenis sumber energi tersebut meliputi beberapa hal seperti bensin, listrik, gas dan lain sebagainya. Semakin banyak juga jenis-jenis sumber energi yang juga bisa dijadikan alternatif dan bermanfaat untuk kehidupan.

Jenis Sumber Energi Alternatif yang Dapat Digunakan

Ada banyak sumber energi yang bisa dijadikan alternatif untuk mengganti bahan bakar konvensional tersebut, yang terdiri dari:

  1. Panas Matahari

PANAS MATAHARI

Sinar atau cahaya matahati juga bisa menjadi sumber energi pengganti atau alternatif yang kemudian diubah menjadi energi listrik, dengan menggunakan bantuan dari panel surya. Terdapat rangkaian sel photovaltic atau cahaya listrik, pada panel surya tersebut.

Energi alternatif ini juga mampu membuat kendaraan bergerak seperti kendaraan listrik atau perahu listrik yang dipasangi dengan panel surya. Namun pemakaian panel surya ini masih terbatas karena biayanya masih terbilang mahal.

Harganya pun lebih tinggi dari bahan bakar fosil sepuluh kali lipat, tetapi tergantung dari keadaan.

  1. Geothermal

GEOTHERMAL

Selain dari panas matahari, ada pula energi alternatif lainnya yang menimbulkan panas bumi, yang disebut dengan geothermal. Panas bumi ini sumbernya yaitu dari dalam bumi yang juga berasal dari aktivitas vulkanik pada gunung berapi.

Misalnya pada bebatuan yang kering, uap alam dan juga air panas. Untuk bisa digunakan, pembangkit geothermal ini masih bersifat tradisional.

Menurut penelitian dari Islandia, telah ditemukan kekuatan baru dari energi geothermal hingga hasilnya bisa melipatgandakan jumlah listriknya, menjadi sepuluh kali lipat banyaknya.

  1. Angin

ANGIN

Angin yang sering kita rasakan hembusannya setiap hari juga dikategorikan sebagai sumber energi alternatif. Angin mampu diubah menjadi energi mekanik dari energi kinetik yang dikaitkan ke mesin generator, lalu bisa menghasilkan energi listrik.

Pemakaian energi angin ini telah dimanfaatkan dengan menggunakan kincir angin besar untuk memompa air irigasi ke pertanian di Belanda. Serta menjadi penghasil listrik di negara tersebut.

  1. Hydropower

HYDROPOWER

Energi alternatif yang satu ini dibuat dengan cara membendung air di sungai kemudian pipa airnya diarahkan untuk menuju ke turbin. Energi yang berasal dari proses jatuhnya air ke turbin itu dari jumlah air yang mengalir di sana.

Itulah sebabnya PLTA juga memerlukan sumber air yang sangat besar dengan pembangunan tempat yang jumlahnya juga besar. Kegunaannya adalah untuk menampung air seperti pembuatan waduk/danau alami.

  1. Biomassa

BIOMASSA

Walaupun masih terdengar asing dan tak biasa, tetapi pembuangan kotoran hewan/manusia bisa digunakan kembali menjadi energi alternatif. Energi tersebut akan diubah terlebih dulu atau bisa juga dicampur dengan bahan lainnya dengan cara dibakar.

Kemudian hasilnya akan ditampung di dalam sebuah tangki, supaya bisa disalurkan dengan menggunakan pipa instalasi dan disebut dengan biogas. Gas itu juga menjadi energi alternatif dari penggunaan tabung gas yang biasa dipakai untuk memasak.

  1. Tidal

TIDAL

Sumber energi alternatif yang satu ini berasal dari pasang surut yang berada di air laut. Penerapan energi alternatif ini juga masih terasa asing tetapi cara penerapannya mudah. Namun kelemahan dari energi alternatif ini adalah alat konversi yang digunakan.

Alat konversi tersebut harus merupakan alat yang mampu bertahan di air laut untuk menghindari terjadinya korosi serta arus laut. Prinsip kerja pada energinya terdapat pada jumlah volume air yang terjadi ketika pasang surut air laut terjadi.

  1. Etanol

ETANOL

Etil alkohol atau yang disebut dengan etanol adalah jenis sumber energi alternatif yang sumbernya yaitu dari alkohol. Tepatnya berasal dari proses fermentasi yang terjadi pada suatu jenis tumbuhan contohnya tumbuhan gandum dan jagung.

Negara yang telah menerapkan serta mengembangkan energi alternatif ini dengan sangat baik adalah Brazil. Hingga saat ini Negara Brazil bahkan sudah tidak bergantung pada bahan bakar minyak.

  1. Nuklir atau Uranium

NUKLIR ATAU URANIUM

Energi nuklir yang ada di film-film memang ada di dunia nyata, dan energi yang berasal dari nuklir tersebut memang sangat besar. Energi dari nuklir menghasilkan sebuah energi listrik yang sangat besar.

Terbukti dengan hasil dari 1 gr zat radioaktif, yang menghasilkan energi sekitar 50.000 kwh/jam. Manfaat dari energi alternatif ini tak ada efek rumah kaca yang dihasilkan dari energi nuklir. Hal itu bisa mencegah pemanasan global yang hingga saat ini merusak lingkungan di bumi.

Negara yang telah mencoba energi nuklir ini adalah Jepang, di beberapa wilayah di negara tersebut sudah menggunakan nuklir sebagai sumber energi alternatif.

  1. Hidrogen

HIDROGEN

Energi alternatif yang satu ini diklaim sebagai jenis energi yang lebih baik dibandingkan dengan BBM. Hasil dari energi alternatif hidrogen tidak menimbulkan polusi yang berbahaya untuk lingkungan.

Proses pembuatannya pun hanya memakai air yang dibakar listrik serta panas yang serupa dengan bensin. Kemudian hidrogen yang dihasilkan dari proses penyimpanan akan dicampur dengan oksigen yang sumbernya dari atmosfer, lalu terjadilah sebuah reaksi kimia.

Reaksi itu nantinya akan membentuk energi yang kemudian dikonversi menjadi arus listrik dengan jumlah hampir 100%. Sisa dari energi itu sendiri adalah panas. Namun pemakaian energi alternatif yang satu ini masih memerlukan energi dalam jumlah yang banyak.

Selain itu, proses pada pembuatan hidrogen ini juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

  1. Piezoelektrik

PIEZOELEKTRIK

Sebuah energi yang dihasilkan dari sebuah sistem, yang dimana sistem itu memiliki kemampuan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, disebut dengan Piezoelektrik.

Prinsip kerja dari energi ini adalah banyaknya jumlah tekanan dari beberapa orang, yang ada di sebuah tempat kemudian dikonversi kembali menjadi sebuah energi.

Pembangkit listrik yang berasal dari tenaga manusia ini memanfaatkan para penumpang stasiun yang berlalu lalang, dengan menyimpan lempengan Piezoelektrik di bagian lantai gerbang tiket. Hal itu terjadi di Negara Jepang tepatnya di stasiun Tokyo.

Bukan hanya diletakkan di lantai gerbangnya saja tapi juga diletakkan di area lainnya yang ada di stasiun. Segala jenis energi yang dihasilkan dari sana didasarkan oleh perubahan gerakan, temperatur, hingga massa dari kendaraan dan hasil dari getaran tersebut.

Untuk bisa dipasang di rumah saja, Piezoelektrik ini masih terbilang mahal sehingga belum bisa digunakan di Indonesia.

Kelebihan dari sumber energi alternatif ini adalah menjadi energi yang baru yang dimana sumber energinya tak akan menjadi langka. Energi alternatif juga lebih ramah lingkungan sehingga lebih aman digunakan. Jumlahnya juga sangat banyak dan tidak akan habis dalam waktu cepat.

Sumber energi alternatif juga merupakan jenis energi gratis yang berasal dari alam. Penggunaan energi alternatif ini juga bisa menjadi pengganti batu bara, yang menjadi sumber utama dari penyebab rusaknya lingkungan.

Walaupun terbilang gratis, sayangnya energi alternatif yang digunakan ini diawali dengan biaya instalasi yang cukup mahal.

Sumber Energi Alternatif Di Masa Depan Yang Efisien Ramah Lingkungan

Tinggalkan komentar