Pengertian Manajemen Resiko, Kompenen, Jenis, dan Tujuan

Pernahkah Anda mendengar apa itu manajemen resiko? Nah, dalam hal bisnis, risk management adalah salah satu hal yang paling penting untuk menghadapi masalah yang mungkin muncul dan berpengaruh pada bisnis yang di jalankan.

Dengan adanya manajemen mengenai risiko, maka bisnis akan cenderung tetap aman dari hal-hal yang mengganggu kestabilan bisnis tersebut.

Secara umum, manajemen resiko di artikan sebagai suatu proses identifikasi, analisis, penilaian, pengambilan tindakan serta upaya untuk menghindari, meminimalkan atau bahkan menghapus risiko yang mengancam.

Tujuan proses ini adalah mempertahankan posisi bisnis di tempat yang baik agar apa yang menjadi tujuan bisa di selenggarakan dengan baik sesuai track yang di ambil.

Hal ini bisa di pahami sebagai sesuatu langkah yang tepat dalam bisnis. Risiko sendiri di artikan sebagai akibat yang kurang menyenangkan dari suatu tindakan.

Secara umum, risiko dekat dengan ancaman, pengembangan strategi ataupun mitigasi. Oleh karena itu, dalam sebuah perusahaan, manajemen resiko menjadi hal yang wajib untuk di bahas.

Tanpa adanya risk management, bisa jadi arah gerak perusahaan akan tersendat karena perusahaan tidak mampu atau powerless saat menghadapi situasi yang sulit, terutama dalam menghadapi persaingan yang cenderung lebih sulit dari waktu ke waktu.

Pengertian Manajemen Resiko Menurut Para Ahli

Pengertian Manajemen Resiko Menurut Para Ahli
kingsuda.com

Guna memahami apa itu manajemen resiko secara lebih luas, maka menyimak beberapa pendapat dari para ahli menjadi hal yang penting.

Ada beberapa pendapat ahli terkait risk management untuk gambaran spesifik apa yang di maksud manajemen dalam menghadapi risiko ini. Adapun beberapa pendapat terkait dari para ahli adalah sebagai berikut:

  • Fahmi

Menurut Fahmi, apa yang di maksud dengan risk management adalah bidang ilmu yang secara spesifik membahas mengenai bagaimana sebuah organisasi menerapkan ukuran guna memetakan semua permasalahan dengan menggunakan pendekatan manajemen secara komprehensif dan sistematis.

  • Djojosoedarso

Menurut Djojosoedarso, manajemen resiko adalah pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam upaya penanggulangan risiko, terutama untuk risiko yang di hadapi oleh organisasi, perusahaan, keluarga dan juga masyarakat. Hal ini mencakup kegiatan untuk merencanakan, melakukan organisasi, menyusun, melakukan koordinasi dan mengevaluasi.

  • Tampubolon

Menurut Tampubolon, risk management adalah suatu proses yang terarah serta memiliki sifat proaktif di mana bertujuan untuk melakukan akomodasi kemungkinan gagal pada salah satu atau sebagian dari sebuah transaksi atau instrumen yang umumnya dilakukan pada sebuah organisasi atau perusahaan.

  • Dorfman

Menurut Dorfman, makna dari manajemen resiko adalah suatu proses logis dalam sebuah usaha untuk memahami sebuah eksposur dalam suatu kerugian.

  • Smith

Menurut Smith, apa yang di maksud dengan risk management adalah suatu proses identifikasi, pengukuran dan kontrol keuangan dari sebuah risiko yang mengancam aset yang di miliki dan penghasilan dari sebuah perusahaan atau proyek yang bisa mengakibatkan kerugian pada perusahaan tersebut.

  • Djohanputro

Djohanputro berpendapat bahwa risk management adalah proses identifikasi, mengukur, memetakan, mengembangkan alternatif penanggulangan risiko, memonitor dan mengendalikan penanganan risiko yang di lakukan secara terstruktur dan sistematis.

  • Bramantyo

Menurut Bramantyo, risk management adalah proses terstruktur dan sistematis yang di lakukan dengan cara mengidentifikasi, mengukur, memetakan serta mengembangkan sebuah alternatif penanganan risiko.

  • COSO

Menurut COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission), manajemen resiko adalah sebuah proses yang di lakukan oleh dewan di reksi, manajemen dan personil lainnya dan di terapkan dalam penataan strategi di seluruh perusahaan.

Hal ini di rancang untuk melakukan identifikasi kejadian potensial yang bisa mengelola risiko dan memberikan keyakinan memadai. Dari beberapa poin di atas bisa di lihat bahwa ada cukup banyak pendapat yang membahas tentang pengertian dan makna dari risk management.

Dalam hal ini bisa sedikit di simpulkan bahwa risk management selalu berbicara mengenai bagaimana cara untuk menjaga posisi sebuah organisasi atau perusahaan dari kemungkinan terburuk yang di hadapi yang membuat kerugian.

Tujuan Manajemen Resiko

Tujuan Manajemen Resiko
Tujuan Manajemen Resiko

Beberapa poin di atas secara implisit sudah menguraikan tujuan dari risk management, terutama untuk sebuah perusahaan. Namun, untuk memahami dengan lebih baik apa tujuan dari risk management ini, simak beberapa penjelasan berikut:

  • Melindungi Perusahaan

Tujuan utama dari risk management secara umum adalah melindungi perusahaan. Perlindungan terhadap perusahaan dapat di lakukan dengan cara meminimalkan risiko sehingga hambatan pada proses pencapaian tujuan dari perusahaan bisa di lakukan dengan baik.

  • Membantu Pembuatan Kerangka Kerja

Kerangka kerja adalah salah satu hal yang paling penting dalam suatu perusahaan. Dengan adanya kerangka kerja, maka arah gerak sebuah perusahaan akan cenderung lebih tertata dan berjalan sebagaimana keinginan. Nah, pembuatan kerangka kerja ini adalah salah satu tujuan dari adanya risk management yang di terapkan.

  • Mendorong Manajemen Agar Proaktif

Tujuan lain dari risk management adalah mendorong manajemen agar lebih proaktif. Adanya manajemen mengenai risiko ini akan membuat peran manajemen menjadi lebih terlihat, terutama dalam hal pengurangan pada potensi risiko yang mungkin akan diterima oleh perusahaan tempat ia bernaung.

  • Peringatan Kehati-Hatian

Persaingan antar perusahaan yang semakin ketat menuntut adanya kehati-hatian dalam sikap yang di ambil oleh sebuah perusahaan agar tujuan perusahaan bisa tercapai dengan baik. Oleh karena itu, risk management di perlukan sebagai upaya kehati-hatian dalam setiap langkah pengambilan keputusan oleh perusahaan.

  • Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Dengan adanya risk management, maka secara otomatis kinerja dari perusahaan akan meningkat. Hal ini di karenakan perusahaan akan menjadi lebih aktif untuk berpikir mengenai alternatif apa yang harus di ambil saat mempertahankan risiko dan mengembangkan strategi.

  • Sosialisasi Manajemen Resiko

Adanya risk management bisa meningkatkan pemahaman individu mengenai apa itu manajemen terkait risiko ini. Dengan adanya sosialisasi, maka individu dari perusahaan akan menjadi lebih hati-hati dalam membuat keputusan menyangkut nasib perusahaan.

Jenis-Jenis Manajemen Resiko

Jenis-Jenis Manajemen Resiko
www.jurnal.id

Seiring dengan perkembangan pemikiran, risk management pun turut berkembang dan semakin bervariasi. Ada beberapa jenis manajemen resiko yang bisa di pelajari dan di terapkan dalam sebuah perusahaan. Adapun beberapa jenis risk management yang di maksud adalah sebagai berikut:

Manajemen Operasional

Salah satu jenis risk management yang di terapkan dalam perusahaan adalah manajemen operasional. Manajemen ini berkaitan dengan adanya risiko yang akan timbul di mana di akibatkan gagal fungsi dari proses internal, misalnya di karenakan adanya human error, kegagalan sistem, adanya faktor luar seperti bencana dan lainnya.

Manajemen Hazard

Jenis manajemen resiko yang kedua adalah manajemen hazard. Apa yang di maksud dengan jenis risk management ini? Nah, manajemen hazard adalah manajemen yang berkaitan dengan kondisi potensial di mana bisa mengakibatkan kerusakan dan kebangkrutan.

Ketika membahas manajemen ini, maka harus di pahami bahwa ada perilaku atau peristiwa yang mengakibatkan kerugian. Ada beberapa contoh mengenai hazard yang umum di lakukan atau legal. Adapun contoh dari hal tersebut misalnya pelanggaran atau pengabaian peraturan bisnis yang bisa mengakibatkan kerugian, seperti pelanggaran pada SOP dan pelanggaran pada aturan perusahaan lainnya.

Selain itu, ada juga physical hazard di mana merupakan kecelakaan pegawai karena masalah mesin atau sebaliknya. Sedangkan moral hazard adalah sikap karyawan yang tidak jujur sehingga perusahaan dalam hal ini mendapatkan getah yang kurang baik guna perkembangan.

Manajemen Finansial

Masalah finansial menjadi hal yang sangat penting dalam suatu perusahaan dan bisa di anggap sebagai roh dari perusahaan tersebut. Oleh karena itu, risk management terkait finansial menjadi sangat penting. Dalam hal ini, manajemen finansial adalah upaya pengawasan risiko dan perlindungan hak milik.

Adapun yang di maksud dengan hak milik dalam kasus ini adalah keuntungan, harta dan aset dari sebuah badan usaha. Pada praktiknya, manajemen finansial meliputi beberapa hal, seperti proses identifikasi, evaluasi dan melakukan pengendalian risiko jika di temukan hal yang mengancam dalam kelangsungan organisasi yang di maksud.

Jenis risk management ini sangat penting karena finansial adalah sumber pendapatan paling penting dalam suatu perusahaan. Nah, ada beberapa risiko yang harus di hadapi oleh perusahaan terkait finansial. Adapun beberapa risiko tersebut adalah sebagai berikut:

  • Risiko likuiditas
  • Risiko kredit
  • Risiko regulasi
  • Risiko pajak
  • Risiko akuntansi.

Manajemen Strategis

Manajemen lain terkait risk management adalah manajemen strategis. Dalam hal ini, jenis risk management ini berbicara tentang sebuah pengambilan keputusan.

Risiko yang biasa muncul adalah merupakan kondisi yang tidak terduga dari rencana dan mengurangi kemampuan pelaku bisnis untuk menjalankan strategi yang sudah di rencanakan.

Dalam praktiknya, ada beberapa faktor yang masuk dalam pembahasan mengenai risk management ini. Adapun beberapa faktor yang di maksud adalah risiko operasi, risiko asset impairment, risiko kompetitif dan risiko franchise.

Komponen Manajemen Resiko

Komponen Manajemen Resiko
www.jurnal.id

Agar bisa melaksanakan risk management dengan sangat baik, maka pemahaman mengenai komponen dari risk management ini menjadi hal penting. Sebagaimana di ketahui bahwa peran dari manajemen terkait risiko ini menjadi sangat penting untuk mempertahankan perusahaan tetap pada jalurnya.

Nah, ada beberapa komponen terkait risk management yang harus di pahami dengan baik agar proses manajemen menjadi lebih maksimal. Adapun beberapa komponen yang di maksud adalah sebagai berikut:

  1. Lingkungan internal
  2. Penentuan sasaran
  3. Identifikasi peristiwa
  4. Penilaian risiko
  5. Tanggapan risiko
  6. Aktivitas pengendalian
  7. Informasi dan komunikasi
  8. Pemantauan.

Semua komponen risk management tersebut harus menjadi bagian kajian yang mendalam. Dengan kajian yang mendalam terkait beragam komponen risk management tersebut, sebuah perusahaan akan bisa melangsungkan proses manajemen terkait risiko dengan lebih baik dan maksimal sehingga risiko yang mengancam perusahaan bisa di minimalkan.

baca juga strategi pemasaran

Demikian beberapa ulasan terkait manajemen resiko yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Pelajari secara mendalam apa saja detail yang tersaji dalam risk management tersebut agar tujuan perusahaan tetap bisa tercapai dengan baik di tengah ancaman persaingan dan risiko lain yang mendera. Semoga bermanfaat, baik untuk Anda maupun orang sekitar Anda.

Tinggalkan komentar