Pengertian Globalisasi : Macam-Macam, Penyebab dan Dampaknya

Pengertian Globalisasi – Istilah globalisasi kerap kali didengar akhir-akhir ini. Tapi, apakah Anda benar-benar mengerti tentang globalisasi? Istilah ini sudah dikenal sejak lama, saat orang-orang di penjuru belahan dunia mulai berkomunikasi dan berhubungan satu sama lain. Globalisasi di sini tidak berhubungan dengan istilah global warming ya.

Secara harfiah, globalisasi bukanlah kata Indonesia asli, melainkan dari kata serapan Bahasa Inggris, yaitu globalization. Global berarti dunia, dan lization berarti proses. Kalau digabungkan, globalization, secara logika dapat kita pahami bahwa globalization adalah sebuah proses di mana manusia saling berkomunikasi satu sama lain, bergantung tanpa dibatasi oleh jarak maupun waktu.

Secara umum, globalisasi dapat diartikan sebagai proses integrasi berskala dunia yang penyebabnya ada di pertukaran sudut pandang antar manusia di seluruh dunia. Sudut pandang ini dimaksudkan dalam pemikiran, kebiasaan, produk hingga sisi kebudayaan.

Secara garis besar kini Anda sudah tahu arti dari globalisasi. Apabila kita perdalam lagi, memang benar adanya bahwa kita berada di generasi globalisasi. Bisa dilihat dari perkembangan teknologi yang sangat pesat, perkembangan alat transportasi yang semakin canggih dan ilmu pengetahuan yang dapat disebarkan dalam hitungan detik ke seluruh dunia.

Jika Anda mengira bahwa globalisasi memberikan pengaruh yang menguntungkan, Anda tidak sepenuhnya benar. Memang, perkembangan globalisasi memudahkan Anda untuk berkegiatan sehari-hari sekarang, dan bahkan tanpa bantuan itu, hidup Anda akan kacau.

Namun, perlu diingat bahwa sebaik-baiknya teknologi, pasti ada sisi merugikan yang Anda belum sadari. Tapi jangan takut, untuk mencegah pengaruh buruk dari perkembangan globalisasi, sebenarnya tergantung bagaimana kita menyikapinya.

Untuk itu, kita diharuskan untuk tetap selalu berhati-hati akan perkembangan globalisasi yang semakin pesat, khususnya di era jaman sekarang ini.

Pengertian Globalisasi Para Ahli

maveninside.blogspot.com

  • Laurence E. Rothernberg

Globalisasi menurut Laurence E. Rothernberg adalah interaksi yang cenderung sangat cepat antara masyarakat dan pemerintah dari satu negara ke negara lainnya.

  • Selo Soemardjan

Pengertian globalisasi menurut Selo Soemardjan adalah proses terciptanya sebuah komunikasi antar rakyat di seluruh negara di dunia yang berujung pada terbentuknya sistem dengan kaidah yang sama.

  • Achmad Suparman

Globalisasi menurut Achmad Suparman adalah sebuah proses di mana setiap orang di dunia akan memiliki ciri khas perilaku tertentu tanpa ada batas wilayah.

  • Anthony Giddens

Anthony Giddens berpendapat bahwa globalisasi merupakan terjadinya hubungan peristiwa di satu lokasi dengan lokasi lain yang menyebabkan adanya perubahan di masing-masing tempat.

  • Nayef R.F. Al-Rodhan

Pandangan Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan terkait globalisasi adalah suatu proses tentang interaksi dan integrasi antar manusia secara global yang melibatkan sebab, kasus dan konsekuensi.

  • Malcom Waters

Globalisasi di pandangan Malcom Waters adalah proses bersosialisasi yang melibatkan banyak manusia dan berakibat pada tidak adanya daerah yang memiliki budaya khusus, karena semua telah menjadi satu kesatuan.

  • Emanuel Ritcher

Emanuel Ritcher mengatakan bahwa globalisasi merupakan sebuah jaringan dengan cakupan seluruh dunia yang mampu menyatukan orang-orang dalam satu waktu, dan menyebabkan menjadi saling ketergantungan satu sama lain.

Macam-Macam Teori Globalisasi

Macam-Macam Teori Globalisasi

Setelah membaca pengertian dari globalisasi menurut masing-masing ahli, kini mereka menjelaskan teori globalisasi itu sendiri. Banyak dari ahli yang mengemukakan teori globalisasi, namun ada salah satu tokoh yang begitu terkenal dan teorinya banyak dipakai hingga sampai saat ini.

Ahli tersebut bernama Pain dan Cochraine. Mereka mengemukakan pendapat mereka tentang teori globalisasi, di mana ada beberapa pengaruh utama yang membuat globalisasi meningkat tajam dan tidak berhenti sampai sekarang. Pengaruh utama tersebut diringkas menjadi tiga, yaitu:

  • Kaum Globalis

Kaum globalis adalah sekumpulan orang yang mempercayai akan adanya globalisasi dan sanggup menanggung akibat serta konsekuensi dari berkembangnya globalisasi. Kasarannya, kaum ini adalah kaum yang pasrah akan kemajuan teknologi yang sudah tidak bisa dihentikan lagi.

  • Kaum Tradisionalis

Kaum tradisionalis bertolak belakang dengan kaum globalis, yaitu sekumpulan orang yang tidak percaya akan adanya globalisasi. Mereka tidak percaya bahwa kemajuan teknologi itu adalah dampak dari globalisasi, dan mereka menganggap globalisasi itu ‘lebay’ dan hanya mitos belaka.

  • Kaum Transformalis

Kaum transformalis adalah sekumpulan orang yang memiliki pemikiran gabungan dari globalis maupun tradisionalis. Kaum transformalis percaya bahwa globalisasi terjadi dan perkembangannya bagus, namun mereka tidak mendewakan globalisasi dan masih menganggap perkembangan globalisasi itu biasa saja.

Selain Pain dan Cochraine, ada juga ahli yang tidak kalah terkenal dengan mereka atas teori perkembangan globalisasi. Ahli itu bernama George Ritzer, dan teorinya terkait globalisasi juga cukup diakui dan dituliskan di banyak buku.

Dalam teorinya, George Ritzer menyatakan bahwa era globalisasi terjadi pada saat komunikasi menjadi semakin lebih mudah dan gampang. Seperti misalnya televisi dan telepon, penyebaran informasi jadi semakin cepat dan global. Itulah yang George Ritzer maksudkan dengan awal mula era globalisasi.

Apakah Yang Menyebabkan Terjadinya Globalisasi?

www.romadecade.org

Globalisasi terjadi tidak begitu saja. Globalisasi tentu terjadi karena adanya hal-hal yang memicu tersebut. Di sini kami akan membeberkan faktor-faktor kuat yang menyebabkan terjadinya globalisasi di dunia, yaitu sebagai berikut:

  • Perkembangan Teknologi dalam bidang transportasi dan komunikasi

Faktor ini merupakan faktor yang paling kuat dalam terjadinya era globalisasi. Teknologi informasi maupun transportasi selalu berkembang secara pesat hingga sampai saat ini. Hal ini membuat orang-orang bisa melakukan kegiatan jual dan beli semakin mudah dan cepat.

Contoh praktisnya adalah terciptanya E-commerce yang sekarang sedang marak di beberapa tahun ini. Dengan adanya teknologi E-commerce, Anda mampu membeli barang ataupun produk, tanpa bertatapan langsung dengan penjual. Anda pun tidak perlu mengunjungi toko secara fisik untuk membelinya.

  • Kerja sama di bidang Ekonomi

Negara-negara yang melakukan kerja sama di bidang ekonomi sebenarnya juga termasuk penyebab globalisasi. Negara-negara menjadi lebih mudah berdiskusi satu sama lain dan membuat kesepakatan terkait perdagangan secara Internasional.

  • Kemudahan Dalam Pengiriman Barang dan Jasa

Karena negara-negara membuat kesepakatan, maka pengiriman barang menjadi jauh lebih mudah. Orang-orang yang berada di belahan dunia lain tidak perlu bingung untuk menyampaikan barangnya, karena sudah ada banyak jasa pengiriman berskala internasional.

Sebagai contoh, Anda sebagai orang Indonesia ingin membeli produk kecantikan asal Jepang yang terkenal. Lalu akhirnya Anda membeli produk tersebut melalui E-commerce dan pengiriman barang internasional. Di situlah titik terjadinya asimilasi kebudayaan antar negara Indonesia dan Jepang.

  • Berkurangnya perang atau konflik antar negara

Antar negara kini sudah semakin sering berasimilasi, yang pada akhirnya akan berujung ke kerja sama lebih. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya hubungan secara internasional. Lambat laun, mereka akan lebih jarang berselisih dan hubungan mereka akan semakin dekat.

  • Berkurangnya Sumber Daya Alam

Ada atau tidaknya globalisasi, sumber daya alam seperti minyak bumi, batu bara dan logam mulia pasti mengalami pengurangan di setiap waktunya. Namun dengan adanya globalisasi, pengurangan itu menjadi semakin cepat dan drastis.

Kita ambil contoh saja bagaimana perusahaan asing berlomba-lomba untuk mengambil sumber daya yang ada di salah satu pulau di tanah air kita, Papua. Tambang emas yang ada di Papua sudah sejak lama dimonopolisasi oleh perusahaan asing Freeport.

Dampak Dari Fenomena Perkembangan Globalisasi

www.uniqpost.com

Seperti yang telah kami di ulas sebelumnya di atas, globalisasi memiliki dampak positif maupun negatif. Dampak-dampak tersebut mau tidak mau akan memengaruhi keberlangsungan hidup kita. Berikut ini adalah dampak positif dan dampak negatif dari globalisasi:

  • Dampak Positif Globalisasi

Dampak positif dari berkembangnya globalisasi sebenarnya sangat banyak. Pertama, yang jelas ada di perkembangan teknologi. Kemudian, kita menjadi mudah untuk mendapatkan produk sehari-hari. Lalu komunikasi yang semakin cepat hingga hitungan sepersekian detik.

Kita juga dapat mendapatkan informasi secara lebih cepat dan akurat. Secara kemanusiaan, sifat toleran bisa bertumbuh dalam masyarakat secara internasional. Itu didapat dari mudahnya kita dalam bertransaksi secara domestik maupun luar negeri. Dari transaksi itupun, pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh positif.

  • Dampak Negatif Globalisasi

Dengan banyaknya dampak positif, dampak negatif juga tidak kalah banyak. Mudahnya bertukar informasi membuat rawannya kriminalitas secara online. Perdagangan barang-barang gelap pun bisa terjadi tanpa sepengetahuan polisi dan membuat serangkaian kerusuhan di suatu negara.

Masyarakat jadi mudah terpengaruh oleh negara lain, dan meninggalkan budaya sendiri. Selain itu, masyarakat menjadi lebih individual, egois dan berpikiran sempit karena terlalu di manja oleh kemudahan fasilitas yang tersedia. Masyarakat juga banyak yang menjadi konsumtif daripada produktif.

Dari ulasan kami di atas, dapat kita ketahui bahwa globalisasi itu memang tidak bisa dihentikan. Perkembangannya akan terus melesat cepat bahkan hingga ratusan tahun mendatang. Yang bisa kita lakukan sebagai salah satu makhluk yang ada di dunia adalah dengan mencegah pengaruh-pengaruh negatif yang disebabkan oleh globalisasi.

Selain mencegah pengaruh buruk, kita juga tidak boleh menutup diri sedemikian rupa. Globalisasi juga mempunyai pengaruh positif yang bisa kita manfaatkan. Manfaatkanlah teknologi-teknologi hasil globalisasi dengan baik dan jangan di salah gunakan untuk hal-hal yang buruk.

baca juga perdagangan internasional

Demikianlah artikel tentang pengertian globalisasi menurut para ahli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.