40+ Permainan Tradisional, Gambar, Penjelasan, Dan Cara Bermain

Permainan Tradisional – Indonesia terkenal akan kekayaan alam dan budayanya. Banyak sekali warisan budaya yang mengandung nilai luhur dan patut untuk dilestarikan. Salah satu warisan budaya tersebut adalah permainan tradisional.

Meski disebut permainan, namun hal itu tetap mengandung nilai positif dalam kehidupan. Berikut ini adalah beberapa permainan tradisional dari Indonesia.

40 Permainan Tradisional Indonesia

Gobak Sodor

azzamoviero.com

Gobak sodor merupakan salah satu permainan yang membutuhkan keterlibatan banyak orang. Dalam permainan tersebut, pemain dibagi menjadi dua tim dengan anggota masing-masing minimal tiga orang.

Satu tim bertugas untuk menjaga daerahnya, sedangkan tim yang lainnya berusaha untuk menembus daerah yang dijaga oleh tim lawan.

Tim yang mendapat tugas untuk menyerang harus bisa melewati daerah yang berupa kotak-kotak yang telah dibuat dengan tidak boleh tersentuh oleh anggota tim yang berjaga. Apabila tim penyerang tersentuh, permainan berakhir dan kedua tim bertukar posisi.

Yang sebelumnya menjadi tim penyerang berganti menjadi tim jaga. Poin yang didapat dihitung dari jumlah pemain yang bisa menembus daerah jaga dan kembali lagi ke daerah awal.

Permainan gobak sodor ini dapat melatih ketangkasan, kewaspadaan, kecepatan, serta kerja sama. Maka dari itu, jika anak-anak sudah sering memainkan permainan ini, hal itu adalah hal yang positif.

Persiapan untuk bermain pun tidak terlalu rumit, hanya sebuah tanah kosong ukuran 20 x 10 meter dan minimal 6 orang permainan sudah bisa dilakukan.

Petak Umpet

Petak umpet merupakan permainan yang sangat mudah dilakukan. Prinsip permainan ini adalah menemukan orang yang bersembunyi.

Orang yang bersembunyi yang pertama kali ditemukan adalah orang yang akan bergantian menjadi si pencari atau sering disebut dengan penjaga pos. Apabila penjaga tidak dapat menemukan semua pemain dan menyatakan menyerah, dia dinyatakan kalah.

Permainan ini dapat dilakukan minimal oleh dua orang. Akan tetapi, permainan akan menjadi lebih seru apabila semakin banyak pemain yang terlibat karena dengan banyaknya pemain, tempat untuk bersembunyi pun menjadi terbatas dan kemungkinan ditemukan menjadi semakin besar. Maka dari itu, permainan ini mengasah kreativitas dan kepekaan pemainnya.

Untuk aturan permainan, seorang pemain akan menjadi penjaga dengan dipilih melalui suit atau sesuai kesepakatan. Selanjutnya penjaga menutup matanya selama waktu yang ditentukan, antara 10-100 detik.

Dalam rentang waktu tersebut, pemain lain berkesempatan untuk segera mencari tempat persembunyian yang paling aman. Setelah hitungan selesai, siap atau tidak si penjaga akan mencari pemain lain dan orang yang pertama kali ditemukan akan menjadi penjaga.

Angkling atau Engklek

gametradisionalku.wordpress.com

Permainan Engklek atau Angkling merupakan permainan yang dilakukan dengan cara berjalan dengan satu kaki pada petak-petak berbentuk kotak yang digambar di atas tanah. Ada berbagai jenis petak permainan dalam Angkling atau Engklek, yakni bentuk gunung, kincir, huruf L, dan lain-lain.

Aturan bermain dari Angkling atau Engklek adalah pemain melempar koin atau serpihan genting pada kotak-kotak yang telah digambar di tanah secara berurutan, dari petak yang paling dekat dengan pelempar. Pada kotak yang ditandai koin atau serpihan genting, pemain tidak boleh menginjaknya dan harus melewati petak tersebut.

Saat kembali ke garis awal, pemain tersebut harus mengambil kembali serpihan genting tersebut dan melanjutkan melempar ke kotak berikutnya. Permainan ini dapat dilakukan dengan minimal jumlah pemain dua orang. Selain melatih ketangkasan, permainan ini juga melatih keseimbangan dan konsentrasi..

Dakon atau Congklak

Dakon atau congklak merupakan permainan tradisional yang popular di Indonesia. Bahkan ada permainan congklak yang bisa dimainkan di smartphone, pada aplikasi Hago sebagai contoh. Permainan dakon atau congklak ini sebenarnya bukan asli dari Indonesia.

Dakon diyakini oleh beberapa ahli sejarah sebagai sebuah permainan yang dibawa pedagang asal Arab yang datang ke Indonesia.

Aturan main permainan dakon tidak terlalu susah. Area permainan dakon berupa tempat lonjong yang terbuat dari plastik, kayu, atau tanah yang dibuat lubang dengan jumlah 12 lubang. Lubang-lubang tersebut diisi dengan kecik (biji sawo) atau kerikil.

Pemain akan mengambil kecik dari satu lubang dan membagikannya satu persatu selain lubang ‘tabungan’ milik lawan secara berurutan. Kecik terakhir yang jatuh di lubang yang ada isinya harus dipungut lagi dan di sebar lagi.

Permainan ini hanya dapat dilakukan oleh dua pemain saja. Biasanya, pemain yang suka bermain dakon adalah wanita. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dari permainan ini, yakni melatih kecerdasan karena untuk memenangkan permainan ini dibutuhkan strategi yang tepat.

Egrang

www.timesindonesia.co.id

Egrang merupakan sebuah alat permainan yang berasal dari bambu. Batang bambu dengan ketinggian tertentu di pasangi bambu yang lebih pendek secara melintang yang digunakan sebagai tempat pijakan. Setelah itu egrang digunakan untuk berjalan.

Dibutuhkan ketekunan dan banyak latihan agar seseorang bisa menaiki egrang. Orang yang baru pertama mencoba egrang pasti akan kesusahan dan terjatuh.

Biasanya anak-anak bermain egrang dengan mengadakan semacam lomba lari, tetapi menggunakan egrang. Siapa yang paling cepat, dia adalah pemenangnya.

Jika Anda sudah susah untuk menemui anak-anak yang bermain egrang atau ingin sekadar mencoba untuk bermain egrang, tidak perlu khawatir akan sulit menemukannya.

Di alun-alun kota, sebagai contoh Alun-Alun Kidul Yogyakarta setiap malam ada yang menawarkan jasa peminjaman egrang beserta panduan untuk memainkannya.

Lompat Tali

www.dictio.id

Permainan lompat tali adalah permainan yang melatih ketangkasan, konsentrasi, dan kelincahan. Permainan ini minimal dilakukan oleh tiga orang, dua orang sebagai pemegang tali dan satu orang sebagai pelompat tali.

Tali yang dipakai terbuat dari karet gelang yang disambung-sambungkan dengan simpul tertentu. Namun, ada juga yang langsung menggunakan tali dalam permainan ini.

Aturan permainan dari permainan ini adalah dua orang pemegang tali mengatur tinggi talinya setinggi lutut, kemudian pelompat harus berhasil melompati tali tersebut.

Jika berhasil, maka tinggi tali dinaikkan menjadi seperut, sedada, telinga, kepala, dan terakhir setinggi tangan diangkat di atas kepala (istilahnya ‘merdeka’). Jika pemain gagal dalam melompati tali tersebut, dia harus bergantian menjadi pemegang tali.

Lempar Batu atau Gatheng

kknm.unpad.ac.id

Lempar Batu atau Gatheng merupakan permainan menggunakan kerikil yang gampang-gampang susah. Disebut demikian karena untuk memainkan permainan ini dibutuhkan kecepatan, kelincahan, dan konsentrasi tingkat tinggi. Akan tetapi, permainan ini sangat seru jika dimainkan secara beramai-ramai.

Aturan main dari permainan ini adalah kerikil dikumpulkan terlebih dahulu dengan jumlah tertentu. Lebih banyak kerikil yang digunakan akan membuat permainan menjadi lebih seru. Setelah itu pemain mengadakan kesepakatan jumlah kerikil yang harus diambil pemain. Setelah itu, dilakukan hompimpah untuk menentukan siapa pemain pertama.

Pemain melempar sebuah batu ke atas dan harus mengambil kerikil sejumlah kesepakatan sebelum batu yang di lempar kembali ditangkap. Jika pemain tersebut gagal, maka dilanjutkan oleh pemain berikutnya. Pemain yang berhasil mengumpulkan kerikil terbanyak keluar sebagai pemenang.

Bola Bekel

www.youtube.com

Hampir mirip dengan gatheng, permainan bola bekel juga memiliki aturan harus mengambil beberapa kecik ketika melempar bola. Yang membedakan antara keduanya adalah dalam bola bekel, bola tidak harus langsung ditangkap, namun dibiarkan memantul satu kali terlebih dahulu sebelum ditangkap.

Perlengkapan untuk permainan ini adalah satu bola karet dan sedikitnya empat kecik yang biasanya terbuat dari plastik atau logam. Cara bermainnya, pemain memantulkan bola karet dan mengambil kecik satu-satu, lalu dua-dua, dan seterusnya.

Setelah itu, kecik di bolak-balik dengan posisi tertentu. Hal ini harus dilakukan dalam maksimal satu pantulan bola karet. Jika pemain gagal mengambil kecik atau bola memantul lebih dari satu kali, dia dinyatakan gagal dan diteruskan pemain lainnya.

Ular Naga

regional.kompas.com

Dibutuhkan pemain yang cukup banyak dalam permainan ular naga, kira-kira lebih dari tujuh orang. Untuk aturan mainnya, dua orang akan menyatukan tangan di atas kepala sehingga membentuk sebuah terowongan dan menyanyikan lagu ular naga. Saat lagu dinyanyikan pemain lain berbaris membentuk seperti ular memutar melewati terowongan tersebut.

Lagu ular tangga kurang lebih liriknya seperti ini; Ular naga panjangnya, bukan kepalang. Menjalar – jalar selalu riang kemari. Umpan yang lezat itulah yang dicari. Ini dianya yang terbelakang. Ketika lagu selesai dan berhenti pada seorang anak, dia harus mengikuti salah satu pemain yang menjadi terowongan.

Yang memiliki pengikut terbanyak antara dua pemain yang membentuk terowongan akan menjadi ayam dan induk, sedangkan yang memiliki pengikut lebih sedikit akan menjadi serigala. Tugas serigala adalah menangkap anak ayam dan tugas induk ayam adalah melindunginya.

Layang-Layang

idntimes.com

Kuambil buluh sebatang, kupotong sama panjang.

Kuraut dan kutimbang dengan benang, kujadikan layang-layang.

Pasti Anda generasi 90-an tidak begitu asing dengan lagu tersebut. Layang-layang adalah mainan paling popular di kalangan anak-anak, khususnya anak lelaki. Ketika musim kemarau datang, anak-anak di desa beramai-ramai membuat layang-layang dan bermain di lapangan atau persawahan. Dengan bahan bilah bambu, kertas layang-layang, dan benang, mereka sudah bisa membuat sebuah layang-layang.

Memainkan layang-layang lumayan mudah. Ketika angin sedang berembus, layang-layang tinggal di angkat ke atas dan dibiarkan terkena angina dengan sekali-kali mengatur kencang kendurnya benang. Jika berhasil, layang-layang akan melayang di udara.  Pada awalnya, layang-layang hanya berbentuk segi empat saja.

Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, mulai ada banyak variasi layang-layang, mulai dari bentuk naga, ular, dan bentuk-bentuk lainnya. Mungkin saat ini agak sulit untuk bermain layang-layang karena lahan yang kosong mulai dibangun gedung-gedung. Namun, di daerah pedesaan hal ini masih tak jarang ditemui.

Cublak-Cublak Suweng

plus.kapanlagi.com

Cublak-Cublak Suweng merupakan permainan yang berasal dari Jawa Tengah. Dalam permainan ini, satu orang pemain harus berjongkok di tanah menghadap ke bawah dengan membentuk seperti meja, sedangkan pemain lainnya meletakkan tangan di atas punggung pemain yang membentuk seperti meja tersebut. Setelah itu mereka menyanyikan lagu Cublak-Cublak Suweng sambil memindahkan benda kecil dari tangan ke tangan.

Lagu Cublak-Cublak Suweng liriknya kurang lebih seperti ini.

Cublak – cublak suweng, Suwenge teng gelenter.

Mambu ketundung gudel.

Pak dempo wela welo.

Sopo ngguyu ndhelekake.

Sir-sirpong dhele kopong! Sir-sirpong dhele kopong!”

Setelah baris terakhir dinyanyikan, seorang yang berjongkok harus menebak di tangan mana benda kecil itu disembunyikan. Jika berhasil menebak, maka si pemegang benda tersebut bergantian menjadi orang yang jongkok. Apabila ia gagal menebak, ia harus menjadi orang yang jongkok lagi.

Jamuran

budayajawa.id

Selain Cublak-Cublak Suweng, ada lagi permainan yang berasal dari Jawa Tengah, yaitu Jamuran. Jamuran melibatkan banyak orang sebagai pemain. Untuk aturan mainnya, salah satu pemain berada di tengah, sedangkan yang lainnya membentuk sebuah lingkaran dan berjalan mengelilingi anak tersebut.

Setelah itu, semua menyanyikan lagu jamuran yaitu “Jamuran! Jamuran! Ndoge getok, jamur gaje mbejijeh sak oro-oro, sira badhe jamur opo?” Ketika lagu selesai, pemain yang mengelilingi tadi harus berhenti dan langsung duduk. Anak yang berada di tengah akan memilih jenis jamur apa. Memang permainan ini tidak ada menang atau kalah, namun hanya sebuah rekreasi saja.

Kotak pos

www.dictio.id

Permainan kotak pos merupakan permainan yang mudah dilakukan. Dalam permainan ini, pemain mengepalkan tangannya dan menyatukan di tengah. Salah satu pemain ada yang menjadi pemimpin dengan menyentuh satu per satu kepalan tangan sambil menyanyikan ‘Kotak pos belum diisi, mari kita isi dengan buah-buahan, tak uk uk minta apa?”

Setelah lagu berakhir, pemain yang terkena sentuhan terakhir harus menyebutkan tiga nama buah-buahan. Jika ia tidak dapat menyebutkan nama tersebut, dia harus keluar dari permainan dan dianggap kalah. Buah-buahan dalam permainan ini bisa diganti dengan nama-nama lain seperti sayur, nama artis, nama negara, atau yang lainnya.

Sepak Sekong

thegorbalsla.com

Permainan sepak sekong ini sebenarnya hampir sama dengan permainan petak umpet. Salah satu pemain menutup mata dan menghitung sampai waktu yang ditentukan. Saat berhitung, pemain lainnya mencari tempat sembunyi. Yang membedakan permainan ini dengan petak umpet adalah pemain yang bersembunyi harus menyentuh pos jaga dan berteriak ‘sekong!’

Si penjaga pun tidak boleh hanya menunggu di pos. Dia harus mencari orang yang bersembunyi dan menyentuhnya. Apabila semua pemain yang bersembunyi bisa menyentuh pos, maka si penjaga harus menjadi penjaga lagi.

Cendak Beralih

thegorbalsla.com

Permainan Cendak Beralih minimal dilakukan oleh tiga orang. Sebelum permainan dimulai, pemain akan melakukan hompimpah atau suit terlebih dahulu untuk menentukan pemain yang akan menjadi pencendak. Setelah pemain ditentukan, pemain lain harus menyilangkan tangan di depan dada selama beberapa waktu dan membukanya.

Apabila pencedak menyentuh pemain saat pemain tersebut tidak menyilangkan tangannya, maka ia harus berganti posisi dengan pemain yang menjadi pencendak. Hal itu dilakukan terus menerus. Meski tanpa alat atau benda apapun sebagai alat bantu, namun permainan ini sangat asyik untuk dilakukan, apalagi jika dimainkan beramai-ramai.

Gundu atau Kelereng

azzamoviero.com

Gundu atau kelereng merupakan permainan idaman para anak lelaki selain layang-layang. Tak jarang anak yang mengoleksi kelereng hingga satu kaleng biskuit. Mereka mengoleksi kelereng dengan berbagai macam motif dan ukuran.

Maka dari itu, kelereng ini dijadikan lahan bisnis bagi orang yang tajam dalam melihat situasi. Banyak penjual kelereng yang mangkal di sekolah-sekolah dan terbukti laris manis.

Ada berbagai macam permainan yang dapat dilakukan dengan kelereng, tergantung apa yang dipahami oleh anak-anak di daerah tertentu. Salah satu permainan dengan kelereng adalah pemain menggambar kotak lintasan di tanah.

Setelah itu, secara bergantian pemain akan menyentilkan kelereng mereka ke kelereng lawan. Jika mengenai kelereng tersebut dan keluar lintasan, maka kelereng itu menjadi miliknya.

Permainan lain yang dilakukan dengan kelereng adalah pemain membuat cekungan di tanah sedalam 5 cm. Kemudian, dari jarak tertentu mereka melemparkan kelerengnya ke arah cekungan tersebut. Pemain yang berada paling dekat dengan cekungan berhak mendapat giliran pertama.

Pemain harus memasukkan kelerengnya ke cekungan untuk mengincar kelereng lawan. Ketika kelereng berhasil dikenai, ia mati dan siapa yang bisa bertahan sampai akhir dia yang menang.

Bentik

gpswisataindonesia.wordpress.com

Permainan Bentik dilakukan dengan sebuah patahan ranting pohon atau kayu kecil yang pendek. Para pemain akan berlomba-lomba untuk mencari kayu yang terbaik dan diyakini dapat membawa kemenangan. Bahkan ada beberapa pemain yang meniupnya seakan-akan dengan melakukan itu, kayu mereka akan mendatangkan keberuntungan.

Sebelum permainan dimulai, pemain melakukan hompimpah untuk mendapatkan giliran pertama. Permainan dimulai dengan mendorong tongkat yang dipasang secara melintang pada sebuah lubang. Pemain menyebutnya dengan gerakan “mencuthat”.

Apabila tongkat melambung dan pemain lawan dapat menangkapnya, maka ia akan mendapat poin. Pemain dengan poin tertinggi keluar sebagai pemenang.

ABC Lima Dasar

ragampermainantradisional.blogspot.com

Permainan ABC lima dasar bisa dimainkan minimal dua orang. Berbeda dengan permainan lain yang mayoritas mengandalkan kelincahan atau keterampilan, permainan ini lebih membutuhkan pengetahuan dan kecerdasan. Untuk memainkan ini, barang yang dibutuhkan hanya kertas dan pulpen atau pensil.

Semua pemain menyumbangkan jarinya untuk menentukan huruf apa yang akan digunakan sebagai patokan. Sebagai contoh, ada 7 jari, maka dihitung dari abjad pertama, jatuh pada huruf ketujuh, yaitu G. Setelah itu semua harus segera menuliskan segala sesuatu yang diawali dengan huruf G dalam waktu tertentu.

Setelah waktu berakhir, jawaban peserta dicocokkan dan dinilai. Jawaban yang sama dengan pemain lainnya mendapat nilai 50, sedangkan jawaban yang berbeda dengan pemain lainnya mendapat nilai 100. Skor terbanyak dari permainan ini akan keluar sebagai pemenang.

Benteng-Bentengan

budayajawa.id

Permainan benteng-bentengan bisa dikatakan lebih spesial daripada permainan sebelumnya. Hal ini dikarenakan permainan benteng-bentengan pernah dimasukkan dalam kurikulum pelajaran olahraga. Permainan membutuhkan banyak pemain dan dibagi menjadi dua kelompok.

Setiap kelompok memiliki tiang sebagai pos dan benteng. Target permainan ini adalah menguasai benteng lawan.

Dengan segala kreativitasnya, pemain akan maju ke wilayah lawan dan berusaha menyentuh lawan. Jika lawan sudah tersentuh dalam keadaan di luar zona aman, ia dinyatakan sebagai tawanan.

Untuk memudahkan menguasai benteng lawan, maka harus banyak yang dijadikan sebagai tawanan. Kelompok yang berhasil menduduki benteng lawan dinyatakan sebagai pemenang.

Balap Karung

mtheodric.blogspot.com

Jika mendengar istilah hari kemerdekaan, pasti akan terbesit permainan balap karung. Rupanya, permainan balap karung sudah sangat  pada zamannya. Karung yang digunakan dalam permainan ini bebas, bisa berupa karung gandum, karung beras, atau karung goni.

Cara bermain balap karung cukup mudah. Intinya adalah peserta harus adu cepat untuk sampai garis finish dengan kondisi separuh badannya terbungkus oleh karung. Maka dari itu, satu-satunya cara untuk melaju adalah dengan melompat. Inilah yang menyebabkan di beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan lompat karung.

Rumah-Rumahan Tanah

thegorbalsla.com

Permainan rumah-rumahan lebih sering dimainkan oleh anak perempuan. Secara permainan pun tidak seseru permainan anak lelaki yang lebih membutuhkan ketangkasan.

Dalam permainan ini, biasanya anak perempuan membuat petak-petakan tanah menjadi beberapa ruang sebagai miniatur dari rumah. Setelah itu mereka akan memainkan sebatang lidi sebagai orang-orangan dan memainkan permainan pura-pura memiliki rumah.

Boi-Boinan

www.boombastis.com

Boi-boinan merupakan permainan yang berasal dari Jawa. Biasanya permainan ini dimainkan menjelang matahari terbenam setelah mereka pulang sekolah. Laki-laki atau perempuan, semuanya bisa memainkan ini. Permainan ini mirip dengan bowling. Pemain harus melempar bola kertas ke susunan pecahan genting yang disusun.

Tim dalam permainan ini dibagi menjadi dua kelompok, satu sebagai pelempar bola sedangkan  satunya penyusun piramida pecahan genting. Tim pelempar harus bisa melempar bola tepat mengenai tumpukan pecahan genting agar jatuh berantakan. Kumpulan pecahan yang tersebar karena lemparan bola harus disusun kembali oleh tim penyusun.

Permainan menjadi lebih seru karena di saat tim penyusun sedang menyusun tumpukan, tim pelempar akan melempar mereka dengan bola kertas, dan pemain yang terkena lemparan bola kertas dinyatakan mati dan tidak dapat melanjutkan permainan. Maka dari itu, diperlukan kerja sama yang baik dalam permainan ini.

Jika tim penyusun berhasil menyusun tumpukan pecahan genting, dia harus berteriak “boi!” dan tim penyusun dinyatakan menang. Permainan ini amat bermanfaat bagi anak-anak. Selain dapat melatih kelincahan dan kecepatan, permainan ini juga mengajarkan anak tentang pentingnya kerja sama.

Bahkan dapat dikatakan bahwa peran ketangkasan dan kecepatan pada permainan ini lebih sedikit dibandingkan dengan kebutuhan kerja sama. Maka dari itu, sangat perlu permainan ini untuk dilestarikan.

Gasingan

thegorbalsla.com

Permainan Gasingan atau Gasing ini bukanlah seperti mainan gasing yang banyak dijumpai di pusat perbelanjaan atau toko mainan zaman sekarang. Gasing itu bukan terbuat dari susunan besi dan plastik, melainkan dari bluluk atau buah kelapa yang masih kecil. Nantinya bluluk inilah yang dijadikan gasing oleh anak-anak.

Untuk membuat gasing dari bluluk tidak dibutuhkan alat yang susah. Bahan yang diperlukan hanyalah bluluk, lidi pendek, dan sebuah karet gelang. Karet gelang disatukan dengan bluluk dengan cara menancapkannya dengan lidi. Setelah jadi, bluluk yang sudah tersambung dengan karet diputar-putar dan dilepaskan.

Setelah berkembang, ada gasing yang terbuat dari bambu yang dibentuk sedemikian rupa. Cara memainkannya agak lebih sulit, yakni menggunakan tali kenur atau tali sejenis. Tali dililitkan ke gasing kemudian sambil di lempar tali tersebut ditarik. Alhasil gasing pun berputar dan siap untuk di adu.

Gatrik

www.dictio.id

Gatrik adalah sebuah permainan yang berasal dari Jawa Barat. Yang dibutuhkan untuk memainkan gatrik adalah batu bata, sebuah tanah lapang, dan tim dengan masing-masing tim beranggota 2 orang. Permainan ini mirip dengan bentik.

Yang membedakan keduanya adalah teknik memukulnya. Selain anak-anak, orang dewasa juga gemar memainkan permainan ini.

Untuk cara mainnya adalah pemain menyilangkan gatrik di atas batu. Lalu, gatrik yang lebih panjang dipakai untuk melemparkannya dengan cara di sodok.

Apabila gatrik yang terlempar ke udara berhasil ditangkap, maka kelompok tersebut mendapatkan nilai 1 poin. Tim dengan poin tertinggi dinyatakan sebagai pemenang.

Kasti

kusniyati09.blogspot.com

Seperti halnya benteng-bentengan, kasti juga menjadi salah satu permainan yang kadang dimasukkan kurikulum sekolah dalam mata pelajaran olahraga. Kasti membutuhkan 12 orang sebagai pemainnya, dibagi ke dalam 2 tim, yakni tim jaga dan tim main.

Tim penjaga bertugas sebagai pelempar bola, menjaga pemain yang memukul bola, dan sisanya menyebar untuk bersiap-siap menangkap bola yang dipukul.

Bagi tim main, tugas mereka adalah mencoba memukul bola sejauh mungkin dan berlari melalui beberapa pos dan kembali ke home atau rumah mereka.

Jika tim jaga berhasil menangkap bola dan menyentuhkan bola ke tim main yang memukul sebelum dia masuk pos, maka tim main menjadi tim jaga dan tim jaga langsung menjadi tim main.

Lenggang Rotan

www.tintapendidikanindonesia.com

Jika Anda tidak asing dengan hoola hoop, berarti Anda tidak akan merasa asing dengan lenggang rotan. Ternyata permainan ini sudah ada sejak zaman dahulu.

Anak-anak bermain hoola hoop dengan bahan rotan. Barang siapa yang bisa memutar rotan tersebut paling lama, maka dialah yang dinyatakan sebagai pemenangnya.

Masak-Masakan

ragampermainantradisional.blogspot.com

Seperti permainan rumah-rumahan tanah, masak-masakan juga paling sering dimainkan oleh anak perempuan. Mereka memainkan imajinasi mereka dan membayangkan menjadi seorang juru masak.

Bahan-bahan yang digunakan untuk bermain masak-masakan pun juga imajiner, seperti tanah sebagai nasi, daun-daun sebagai lauk, atau ranting sebagai pengganti ayam.

Selain berpura-pura menjadi seorang juru masak, permainan ini juga biasanya diiringi dengan pura-pura berinteraksi layaknya ibu-ibu yang sedang asyik bercakap-cakap di rumah. Anak perempuan bisa sangat mahir memainkan peran karena sering ikut ibunya dalam melakukan aktivitas yang diperankan oleh mereka.

Donal Bebek

www.youtube.com

Permainan donal bebek dimainkan oleh banyak anak. Pemain akan membentuk lingkaran sambil menepukkan tangan antar satu dan lainnya dengan iringan lagu “Donal bebek maju satu langkah.” Kata maju dalam lagu tersebut dapat diganti dengan mundur dengan jumlah sesuai kesepakatan.

Setelah melangkah maju atau mundur, pemain akan melakukan suit atau hompimpah. Pihak yang menang akan melangkahkan kaki dan menginjak kaki milik temannya. Jika gagal, dia harus keluar permainan dan menunggu sampai permainan berakhir. Jika dia berhasil menginjak, maka yang kakinya diinjak harus keluar. Pemenang adalah pemain yang sanggup bertahan sampai akhir permainan.

Bakiak atau Teklek

www.dictio.id

Bakiak atau teklek adalah permainan yang membutuhkan kekompakan dalam tim. Bentuk bakiak seperti sandal namun memanjang dengan 4 atau 5 tempat untuk pijakan kaki. Satu kelompok terdiri dari 3 sampai 5 orang dan masing-masing akan adu cepat untuk sampai ke garis finish. Kelompok yang terlebih dulu sampai dinyatakan menang. Sedangkan kelompok yang jatuh di tengah jalan harus kembali lagi dari garis awal.

Polisi-Polisian

Permainan ini digemari oleh para anak lelaki karena kesukaan mereka terhadap tokoh polisi. Untuk memainkan permainan ini dibutuhkan minimal dua orang. Akan tetapi, permainan akan jauh lebih menyenangkan apabila pemain semakin banyak.

Inti permainan ini adalah pemain berpura-pura beradegan layaknya polisi yang sedang memburu penjahat.

Pemain dibagi menjadi dua, yaitu tim polisi dan tim penjahat. Tim penjahat diberi waktu untuk bersembunyi. Ketika waktu sudah berakhir, tim polisi berusaha menangkap semua tim penjahat.

Jika tim polisi berhasil menangkap semua penjahat, maka dinyatakan menang. Yang membuat permainan ini seru adalah tim penjahat bisa bersembunyi di banyak tempat, mulai kebun, rumah, balik pohon, dan lain-lain.

Rangku Alu

www.youtube.com

Permainan ini disebut juga tari tongkat. Di beberapa daerah, permainan ini bahkan dipentaskan dengan diiringi musik saat pertunjukannya. Alat yang diperlukan untuk memainkan ini adalah empat buah tongkat yang kemudian akan dipegang dan dibuka-tutupkan.

Pemain harus bisa melompat tepat untuk menghindari terkena tongkat ketika membuka dan menutup. Apabila dia gagal, dia harus berganti giliran.

Paraga

gopena.net

Pada awalnya, permainan ini dimainkan oleh suku Bugis dan juga orang dewasa. Paraga dimainkan secara beregu. Permainan ini menggunakan bola yang terbuat dari rotan, mirip dengan bola pada permainan bola takraw. Bisa dikatakan permainan ini mirip dengan permainan bola takraw pada umumnya.

Para pemain harus menggocek bola dengan menggunakan kaki atau kepala tanpa boleh menyentuh tanah. Ada hal menarik dari permainan ini. Terkadang sebelum permainan, bola rotan yang digunakan untuk bermain dibacakan mantra terlebih dahulu agar bolanya menjadi ‘hidup’.

Pletokan

ragampermainantradisional.blogspot.com

Dinamakan pletokan karena bunyi yang dihasilkan dari permainan ini adalah bunyi pletok. Permainan ini sering pula disebut dengan tembak-tembakan bambu. Meski sekilas terlihat berbahaya, namun permainan ini sebenarnya tidak seperti yang disangka-sangka.

Bahkan, permainan ini mengajarkan anak untuk mengatur strategi dan melatih kewaspadaan ketika menghadapi bahaya.

Alat pletokan terbuat dari bambu dengan ukuran 30 cm. Jenis bambu yang digunakan adalah jenis bambu kecil yang pas ketika dimasuki biji-bijian sebagai peluru.

Anak laki-laki sangat menggemari permainan ini karena permainan ini seperti simulasi permainan perang-perangan yang disukai mayoritas anak laki-laki.

Amelia-Amelia

thegorbalsla.com

Permainan Amelia-Amelia dimainkan oleh minimal lima orang. Satu orang berperan sebagai orang miskin dan yang lain menjadi orang kaya. Orang kaya akan bergandengan dan menyanyikan lagu secara bergantian agar si miskin bisa memperoleh anak dari si kaya. Skema nyanyian pada permainan kurang lebih seperti ini.

Miskin : kami orang miskin, Amelia … Amelia …

Kaya : kami orang kaya, Amelia … Amelia …

Miskin : kami minta anak satu, Amelia … Amelia …

Kaya : namanya siapa Amelia … Amelia…

Miskin : namanya Susi (bisa diganti nama lain), Amelia … Amelia …

Kaya : seperti apa, Amelia … Amelia …

Miskin : seperti artis India (bisa diganti dengan kriteria lain), Amelia … Amelia…

Kaya : ini Susinya, Amellia … Amelia …

Setelah itu, si kaya akan memberikan satu anak kepada si miskin. Setelah habis, pemain akan memainkan permainan ayam dan serigala. Si kaya menjadi serigala dan si miskin menjadi ayam. Si induk ayam harus berusaha melindungi anak-anaknya dari serangan serigala.

Kucing dan Tikus

doripos.com

Permainan kucing dan tikus dilakukan dengan banyak pemain. Di awal permainan, akan ada dua pemain yang berperan sebagai kucing dan tikus, sedangkan sisanya membuat lingkaran dengan cara bergandengan tangan. Tugas si kucing adalah menangkap tikus yang ada di tengah lingkaran. Jika kucing berhasil menangkap tikus maka mereka akan berganti giliran.

Ketapel

gopena.net

Ketapel merupakan permainan yang terbuat dari dahan pohon berbentuk huruf Y. Dahan tersebut selanjutnya di raut dengan pisau hingga terlihat lebih bagus. Setelah itu diberi karet untuk menghubungkan dua titik pada ujung huruf Y.

Di tengah-tengah diberi semacam kertas sebagai tempat untuk meletakkan peluru. Cara memainkannya mirip dengan perang-perangan bambu. Bahkan, permainan ini bisa dikombinasikan dengan permainan tersebut.

Lari Tempurung

gopena.net

Lari tempurung adalah permainan adu cepat seperti balap lari, namun menggunakan tempurung kelapa sebagai alas kaki. Tempurung kelapa itu diberi lubang sehingga berbentuk seperti sandal jepit.

Kemudian diberikan tali yang terhubung ke tempurung kelapa tersebut. Permainan ini cukup mudah dimainkan oleh siapa saja, bahkan orang dewasa sekalipun.

Mendorong Ban

takimzone.com

Prinsip permainan mendorong ban sangatlah sederhana. Pemain hanya perlu memastikan roda berputar ke arah garis finish tanpa terjatuh secepat-cepatnya.

Pemain akan mendorong-dorong ban untuk menambah kecepatan atau mengubah arah laju ban tersebut. Ban yang biasa digunakan adalah ban motor atau mobil bekas yang sudah tak terpakai.

Mercon Bambu

jogja.tribunnews.com

Permainan mercon bambu adalah semacam permainan miniatur dari meriam. Dikatakan demikian karena suara yang dihasilkan dari mercon bambu ini terdengar mirip sekali dengan suara meriam ketika di tembakkan. Anak-anak biasanya memainkan ini dalam rangka memperingati hari-hari besar seperti lebaran atau tahun baru.

Ngadu Muncang

ragampermainantradisional.blogspot.com

Prinsip permainan ngadu muncang terbilang sederhana. Pemain akan meletakkan satu muncang di bawah dan melemparinya dengan muncang yang lain. Muncang yang pecah karena lemparan tersebut dinyatakan kalah, sedangkan pemilik muncang yang tidak pecah dinyatakan menang. Untuk menambah keseruan, biasanya permainan ini dibuat seperti turnamen.

Demikian berbagai nama-nama permainan tradisional yang patut dilestarikan. Bukan hanya kesederhanaannya, permainan tradisional harus dilestarikan karena mengandung nilai sejarah serta nilai-nilai positif dalam kehidupan. Hal ini bisa mengurangi dampak negatif dari permainan masa kini yang kebanyakan dinikmati lewat layar kaca. dengan permainan tradisoainal di harapkan anak-anak jaman sekarang tidak terus-terusan bermain dengan gadgetnya.

40+ Permainan Tradisional, Gambar, Penjelasan, Dan Cara Bermain

Senjata Tradisional Dari 32 Provinsi Beserta Gambar Dan Penjelasan

Senjata Tradisional – Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan sejarah. Sejarah kerajaan zaman dahulu mewariskan berbagai hal. Salah satunya adalah senjata tradisional turun temurun. Berikut adalah berbagai senjata tradisional di Indonesia.

1. Senjata Tradisional Lampung

  •  Terapang

www.sejarah-negara.com

Terapang merupakan senjata tradisional pertama di Lampung yang sangat populer. Bentuknya  seperti keris digunakan bangsawan zaman Kerajaan Tulang Bawang dan untuk ritual adat.

  •  Payan

www.tradisikita.my.id

Payan adalah senjata tradisional tertua di Lampung. Bentuk Payan seperti tombak dengan gagang sepanjang 150-180 cm. Mata ujung tombak yang lancip dan terbuat dari besi.

  •  Badik

Dalam budaya masyarakat Lampung senjata badik digunakan untuk melindungi diri. Zaman dahulu selalu dibawa penduduk untuk ke sawah atau bepergian. Biasanya laki-laki muda di Lampung menyelipkan badik di ikat pinggang.

  •  Candung

Candung ini yang sampai sekarang digunakan untuk berladang, memasak di dapur, dan sebagai senjata pelindung ketika tersesat di hutan.

2. Senjata Tradisional Bengkulu

  •  Keris

Keunikan dari senjata asli bengkulu ini adalah bagian lekuknya yang berjumlah genap dan terdapat tahta pada gagang dan sarung.

  •  Rambai Ayam

Rambai Ayam merupakan satu-satunya senjata tradisional yang hanya didapatkan di Bengkulu. Bentuk senjata ini seperti tusuk yang memiliki ujung runcing dan satu sisinya sangat tajam.

  •  Sewar

Sewar berbentuk menyerupai tikam yang berupa sebilah pisau memiliki satu mata tajam. Ujung dari Sawar tersebut dapat dipakai sebagai senjata tusuk. Umumnya  diselipkan pada ikat pinggang.

  •  Dodong

Dodong biasanya digunakan untuk melengkapi aksesoris busana adat pengantin pria. Kita dapat menemukan senjata ini di Museum Bengkulu yang divpajang dalam kotak kaca.

  •  Rudus

Rudus adalah salah satu senjata tradisional asli Bengkulu yang digunakan prajurit untuk berperang dan prosesi penobatan raja dahulu. Bentuknya terlihat seperti golok dilengkapi satu mata tajam.

3. Senjata Tradisional Kepulauan Riau

  •  Pedang Jenawi

Merupakan senjata tradisional pertama dan sering digunakan oleh prajurit perang dari Kerajaan Melayu. Pedang Jenawi memiliki ukuran 1 meter sehingga berfungsi sebagai perang tanding jarak dekat.

  •  Badik Tumbuk Lada

Meskipun lebih dikenal sebagai senjata tradisional dari Jambi faktanya Badik Tumbuk Lada berasal dari Kepulauan Riau. Merupakan senjata tradisional asli dari adat melayu yang berada di Kepulauan Riau.

4. Senjata Tradisional Jambi

  •  Keris Siginjai

Keris ini merupakan peninggalan dari Raja Orang Kayo Hitam yang terkenal bijaksana. Bahan baku pembuatan keris ini adalah emas, kayu besi, dan nikel. Keris Siginjai memiliki panjang kurang lebih 39 cm dan memiliki 5 lekukan.

  •  Badik Tumbuk Lada

Tetapi senjata tersebut juga khas dari Melayu dan terdapat pula di Kepulauan Riau. Senjata Badik Tumbuk Lada tersebut lebih terkenal di kalangan penduduk semenanjung melayu.

  •  Sumpit

Di Provinsi Jambi senjata sumpit tersebut lebih sering digunakan oleh suku anak dalam. Biasanya mereka membawa Sumpit untuk berburu binatang. Anak panah Sumpit dapat diisi dengan racun.

  •  Tombak Jambi

Tombak Jambi memiliki keunikan yakni pada bagian tangkai pegangan tombak paling pangkal yang di runcingkan. Ditambah dengan tangkai dekat mata pedang terdapat sebuah penadah.

  •  Pedang Jambi

Pedang asli Jambi tersebut jika sekilas dilihat memiliki bentuk seperti pedang umumnya. Ciri khas dari Pedang Jambi yakni terdapat dua mata pada bilah pedang ini. Kedua bilah tersebut diasah hingga menjadi sangat tajam

5. Senjata Tradisional Bangka Belitung

  •  Parang Bangka

www.tradisikita.my.id

Keistimewaan Parang Bangka dibandingkan parang lain adalah berbentuk seperti layar kapal. Biasanya digunakan dalam pertarungan jarak pendek. Diameter senjata ini kurang lebih 40 cm.  

  •  Kedik

www.tradisikita.my.id

Kedik lebih banyak digunakan untuk bertani terutama di perkebunan lada. Cara penggunaannya dengan meletakkan diatas tanah kemudian ditarik ke belakang.

  •  Siwar

Siwar adalah senjata tradisional yang berbentuk mirip sebilah golok panjang. Siwar terdapat dua macam yaitu Siwar Panjang dan Siwar Pendek. Siwar Panjang jika dilihat sekilas seperti Mandau. Sedangkan Siwar Pendek memiliki panjang seukuran dengan Keris.

6. Senjata Tradisional Sumatera Selatan

  •  Keris Palembang

Keris Sumatera Selatan ini memiliki lekukan ganjil yakni 7 lekukan atau 9 lekukan sampai 13 lekukan. Saat ini dibentuk replika dan digunakan sebagai aksesoris pakaian adat pria.

  •  Tombak Trisula

Tombak Trisula merupakan satu-satunya senjata tradisional yang tidak ada di tempat lain dan paling terkenal di provinsi ini. Ciri khasnya memiliki satu sisi berbentuk trisula dan sisi lain berbentuk mata tombak biasa.

  •  Skin

Skin sering disebut dengan Jembi. Dianggap artefak berbentuk senjata tusuk genggam dengan salah satu bilah yang berbentuk runcing dan tajam. Skin adalah benda keramat yang memiliki kekuatan magis. Skin berukuran 25-30 cm dan Skin pendek berukuran 10-15 cm.

7. Senjata Tradisional Aceh

  •  Rencong

Rencong melambangkan identitas diri, simbol keberanian, dan ketangguhan. Rencong miliki kaum bangsawan terbuat dari emas dan sarung gading gajah. Rencong yang digunakan masyarakat hanya terbuat dari besi putih dan sarung dari kayu. Rencong ada 4 jenis yakni Rencong Meucugek, Meupucok, Pudoi, Meukuree.

  •  Siwah

Siwah termasuk senjata tradisional yang langka dan harganya mahal. Biasanya Siwah yang memiliki sarung hiasan permata dan emas tidak digunakan sebagai senjata tetapi perhiasan.

  •  Peudeung

Dalam bahasa Aceh Paedeung adalah pedang.  Berfungsi sebagai senjata untuk mentetak dan pencincang. Peudeung ini memiliki beberapa jenis diantaranya Peudeung Habsyah, Turki, Poertugis.

8. Senjata Tradisional Riau

  •  Keris Riau

Keris melambangkan suatu kehormatan, perlindungan diri, dan kebanggaan. Budaya Melayu Riau hingga saat ini selalu menggunakan keris dengan menggandengkannya dalam pakaian adat.  

  •  Beladau

Berbentuk seperti pisau belati dan lebih dikenal pada masyarakat wilayah Riau, Kepulauan Riau sampai Mentawai.  Fungsinya untuk menikam dan menyayat. Panjang Beladau umumnya sekitar 24 cm.

  •  Kelewang

Kelewang dapat disebut juga golok khas Provinsi Riau. Pada zaman Hindia Belanda sering digunakan oleh para prajurit dan penduduk. Saat ini senjata tersebut dimanfaatkan untuk keperluan pertanian di sawah atau berkebun.

  •  Pedang Jenawi

Zaman dahulu tidak sembarangan orang bisa memakai Pedang Jenawi. Hanya orang berkuasa, yang dihormati, dan cerdas, dapat memilikinya. Keunggulannya dapat di tebas ke kanan dan kiri, dan menjadi tombak pada bagian depan.

9. Senjata Tradisional Sumatera Barat

  •  Kerambit

Kerambit berbentuk pisau dengan bilah sikunya melengkung. Pada masa kemerdekaan Tentara Minang di persenjatai dengan Kerambit di pinggang.

  •  Karih

Karih atau keris dari Sumatera Barat memiliki lengkungan sedikit, hulu melengkung ke bawah, dan sudut luk lebar. Dulu digunakan para bangsawan dan penghulu kerajaan.

  •  Kelewang

Pada masa Perang Padri digunakan sebagai senjata pasukan kerajaan. Berbentuk seperti golok dan sekarang digunakan untuk bertani.

  •  Ruduih

Ruduih berupa pedang yang satu sisi bilahnya tajam. Pada tahun 1908 dipersenjatai untuk prajurit kerajaan dalam Perang Manggopoh.

  •  Piarik

Merupakan peninggalan budaya Hindu Siwa. Ciri khas Piarik yaitu tombak bermata 3 yang tajam.

10. Senjata Tradisional Sumatera Utara

  •  Hujur Siringis

Menyerupai sebuah tombak yang bermaterial kayu dan ujungnya adalah logam runcing. Digunakan Suku Batak untuk berperang.

  • Piso Gaja Dompak

Sebilah pisau yang gagangnya berukuran gajah. Merupakan warisan peninggalan Raja Sisingamangaraja I dan dulu tidak dipakai untuk membunuh.

  •  Piso Silima Sarung

Kekhasan dari pisau ini yaitu dalam satu sarung terdapat lima bilah pisau.

  •  Tumpuk Lada

Efektif untuk pertempuran jarak dekat. Saat ini digunakan sebagai perhiasan saat pernikahan. Selain itu dapat dijadikan jimat dan diisi racun.

11. Senjata Tradisional Jawa Barat

  •  Kujang

Muncul pada awal abad ke-8 dan memiliki panjang 20-25 cm. Saat zaman Kerajaan Tarumanegara digunakan untuk melindungi diri.

  •  Balincong

Sebagai senjata untuk memecah batu dan menggali tanah. Balincong memiliki 2 mata yang tajam dengan arah berlawanan dan berbentuk runcing.

  •  Bedog

Fungsinya untuk menebang pohon, menyembelih, dan memotong daging. Ukuran Bedog sekitar 30-40 cm dan dibawah 30 cm.

  •  Baliung

Bentuknya menyerupai Kapak dengan panjang 30-35 cm dan terbuat dari kayu. Keistimewaannya pada bagian pangkal terbuat dari besi dan baja tebal.

  •  Congkrang

Termasuk senjata tradisional yang langka. Biasanya digunakan untuk menyiang rumput kecil dan berbentuk menyerupai cangkul kecil.

  •  Sulimat

Bentuknya mirip pisau bermata runcing. Saat ini digunakan para petani untuk mengupas kelapa.

12. Senjata Tradisional Jakarta

  •  Golok

Pemilik Golok biasanya menyelipkannya dipinggang. Ada 2 macam Golok yaitu Gablongan untuk bekerja dan Sorenan untuk simpanan.

  •  Keris

Berbentuk seperti keris pada umumnya. Penelitian sejarawan menilai keris adalah warisan budaya Sunda dan Cirebon.

  •  Belati

Bagi masyarakat Betawi hanya untuk melengkapi perkakasnya. Belati berukuran kecil dengan bilah tebal dan lancip melengkung pada bagian ujungnya.

  •  Cangkingan

Asal mula nama Cangkingan karena berbentuk kecil dan sering dibawa kemana saja oleh pemuda Betawi. Saat ini Cangkingan menjadi senjata langka.

  •  Toya

Dahulu digunakan di perguruan silat sebagai alat latihan para murid. Toya dilengkapi dengan gerigi kasar pada kedua ujungnya.

  •  Pisau Raut

Tidak digunakan ketika perang tetapi lebih bernilai seni. Pisau Raut dijadikan aksesoris baju adat pria Betawi. Biasanya diselipkan pada ikat pinggang dan dilengkapi bunga melati.

13. Senjata Tradisional Jawa Tengah

  •  Wedhung

Merupakan jenis senjata tusuk dengan satu mata bilah yang sangat tajam. Kerangka wedhung terbuat dari kayu jati. Wedhung lebih banyak digunakan masyarakat sekitar.

  •  Keris

Selain senjata juga diakui karena nilai seninya yang tinggi. Zaman dulu digunakan sebagai pengenal identitas kelompok. Bentuknya mulai dari tidak berlekukan sampai memiliki lekukan 3,  5, dan 7.

  •  Thulup

Cara penggunaan Thulup dengan ditiup dan ujungnya dapat diisi rancun cair. Biasanya digunakan saat berburu hewan dan mempunyai ukuran lebih pendek dari Sumpit.

  •  Plinteng

Plinteng sering disebut senjata mainan anak-anak dimasa lampau. Plinteng atau Ketapel ini terbuat dari sebuah kayu, selembar kulit, serta 2 karet. Untuk pelurunya menggunakan batu kecil.

  •  Condroso

Condroso dahulu sering dibawa wanita sebagai pegangan. Bentuknya hampir mirip dengan tusuk konde dan digunakan wanita untuk melindungi diri.

14. Senjata Tradisional Banten

  •  Bedog

Bedog biasanya digunakan oleh jawara banten. Merupakan senjata yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Berfungsi untuk menebang pohon, membelah kelapa, dan keperluan lain.

  •  Golok Ciomas

Berbentuk seperti Golok umumnya, namun sangat tajam. Golok Ciomas umumnya menjadi senjata simpanan untuk membela diri. Nama Golok Ciomas berasal dari daerah “Ciomas”.

  •  Golok Salungkar

Dianggap sebagai pusaka keramat peninggalan Banten. Golok ini terbuat dari besi pelat hitam yaitu besi selungkar dan besi dari kikir bekas.

  •  Parang

Dahulu Parang dipakai untuk membuat rumah panggung warga yang berbahan bambu. Selain itu sering digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

15. Senjata Tradisional Jawa Timur

  •  Clurit

Clurit berasal dari legenda seorang mandor tebu dari Pasuruan. Clurit melambangkan perlawanan, harga diri, dan strata sosial.

  •  Buding

Buding berasal dari Kabupaten Banyuwangi. Berfungsi untuk membantu kegiatan sehari-hari dan senjata perlindungan diri.

  •  Bionet

Biasanya dikenal masyarakat Sumenep, Jawa Timur. Berbentuk lurus dengan dua sisi yang tidak terlalu tajam. Bionet memiliki fungsi sosial bagi masyarakat Jawa Timur.

  •  Caluk

Berbentuk seperti Golok yang panjang dengan lengkungan di ujung. Dibagian tengah Caluk terdapat Kapak kecil.

16. Senjata Tradisional Yogyakarta

  •  Keris

Keris dapat digunakan sebagai senjata perang jarak dekat. Penggunaannya dengan menghunus dari sarung dan dipakai menikam musuh pada jarak dekat.

  •  Tombak

Alat peperangan yang berbentuk lebih panjang dari keris dan menggunakan ganggang tombak. Selain itu dapat digunakan untuk berburu.

  •  Patrem

Patrem berukuran lebih kecil dibandingkan Keris. Berfungsi menyerang musuh pada pertempuran jarak dekat.

  •  Wedhung

Serupa dengan pisau yang berukuran besar. Penggunaannya diselipkan samping badan. Pada Kraton Yogyakarta, Wedhung adalah senjata abdi dalem.

  •  Condroso

Berbentuk tusuk konde yang diselipkan diantaranya. Senjata ini mematikan lawan dalam keadaan lengah. Biasanya digunakan mata-mata wanita.

  •  Cangah

Berupa tombak dengan 2 mata. Penggunaannya dengan diarahkan keleher lawan untuk menjepit.

17. Senjata Tradisional Kalimantan Timur

  •  Mandau

Asli dari Suku Dayak dan merupakan pusaka keramat. Sejenis dengan parang dan panjangnya 1,5 meter. Memiliki ukiran bilah yang tidak terlalu tajam.  

  •  Bujak

Senjata tradisional sejenis Tombak dan berukuran hampir sama dengan Tombak.

  •  Gayang

Warisan leluhur Suku Dayak Kadazandusun dengan desain bilah dan sarung melengkung mirip parang. Ukurannya lebih panjang dari Mandau.

  •  Sumpit

Digunakan dengan cara ditiup. Sumpit terbuat dari batang bambu dan anak panah yaitu bilah bambu, lidi, atau aren.

18. Senjata Tradisional Kalimantan Utara

  •  Telawang

Perisai tubuh dari serangan lawan ketika berperang. Berbentuk prisma dengan lebar 30-50 cm dan tinggi 1,5-2 m dan terbuat dari kayu pelantan yang ringan.

  •  Lonjo

Anyaman rotan yang diikat dengan besi tajam dan memiliki tangkai bambu atau kayu keras. Biasanya digunakan untuk berburu binatang.

  •  Dohong

Berbentuk seperti Keris yang memiliki dua sisi yang tajam. Terdapat tanduk yang di sarungi kayu dibagian ujungnya.

19. Senjata Tradisional Kalimantan Selatan

  •  Sungga

Saat berperang senjata ini dipasang dibawah jembatan sebagai jebakan. Diciptakan oleh masyarakat saat Perang Banjar.

  •  Mandau

Senjata Suku Dayak tersebut juga terdapat di Kalimantan Selatan.

  •  Sarapang

Berbentuk trisula dengan mata tombak 5 atau 4 buah dan 1 mata tombak tepat ditengah.

  •  Keris Banjar

Bentuknya sangat khas yakni dari campuran besi dan logam. Terdapat ukiran Banjar di Keris tersebut.

20. Senjata Tradisional Bali

  •  Tayuhan

Berasal dari peninggalan Majapahit dan merupakan lambang identitas diri. Saat ini Tayuhan dianggap benda pusaka.

  •  Wedhung

Sejenis belati yang berasal dari logam hasil tempaan dan gagang kayu yang diukir. Wedhung Bali berukiran khas Bali.

  •  Tiuk

Sejenis belati namun digunakan sebagai alat masak dan keperluan dapur

  •  Taji

Umumnya digunakan untuk perlengkapan tarung ayam, dan upacara tabur roh.

21. Senjata Tradisional Nusa Tenggara Barat

  •  Kelewang

Pedang khas warisan Kerajaan Lombok. Berbentuk bilah besi dengan lengkungan khas dan berujung mata tajam.

  •  Golok

Berasal dari Suku Sasak dan gagang Golok yang berbentuk tanduk ukir seekor singa. Sarangnya terbuat dari kayu.

  •  Tulup

Sering digunakan untuk memburu hewan jarak jauh. Nama lain Tulup adalah Sumpit dan berfungsi sama.

22. Senjata Tradisional Nusa Tenggara Timur

  •  Sundu

Sundu berbentuk seperti Keris tetapi lurus. Selain itu genggamannya menyerupai pola sayap burung yang bermotif horizontal.

  •  Kabeala

Merupakan Parang yang berasal dari Pulau Sumba. Kabeala ini melekat di pinggang pria dewasa.

23. Senjata Tradisional Maluku

  •  Parang Salawaku

Berupa sepasang parang tradisional yang terdiri Parang dan Salawaku. Parang ini adalah lambang pemerintah Kota Ambon. Senjata ini sebagai atribut penari pria saat menarikan tarian cakelele.

  •  Kalawai

Secara etimologi “Kalawai” berarti menikam air. Bentuknya mirip dengan tombak dan terdapat mata tombak. Kalawai digunakan untuk menangkap ikan dalam air.

  • Senjata Tradisional Maluku Utara

Senjata tradisional di Maluku Utara sama seperti Maluku yakni Parang Salawaku dan Kalawai.

24. Senjata Tradisional Papua

  •  Busur dan Panah

Senjata paling populer di Papua dan digunakan untuk berburu. Busur berasal dari kayu rumi dan seutas tali yaitu rotan. Anak panahnya terbuat dari asahan tulang hewan.

  •  Tombak

Digunakan untuk berburu dan berperang. Pegangan tombak adalah kayu dan matanya dari tulang yang tajam.

  •  Pisau Belati

Ciri khusus Pisau Belati Papua adalah berasal dari kaki burung endemik Papua. Tulang kaki burung kasuari ini dibentuk dan diasah. Genggaman dari pisau belati ditambahkan hiasan serat alam atau bulu kasuari tersebut

  •  Kapak Batu

Asal usulnya dari kapak yang dipakai untuk bertani. Kapak yang berasal dari batuan tersebut di sambungkan dengan tongkat kayu dan diikat dengan rotan.

25. Senjata Tradisional Papua Barat

Senjata tradisional Papua Barat sama dengan senjata yang terdapat di daerah Papua. Hal ini disebabkan karena Papua dan Papua Barat memiliki latar belakang yang sama.

26. Senjata Tradisional Sulawesi Utara

  •  Pedang Bara Sangihe

Dahulu digunakan Henkeng U Nang yaitu seorang pahlawan Sulawesi Utara. Berbentuk khas yakni memiliki ganggang 2 cabang yang terdapat gerigi ditengahnya.

  •  Peda

Ciri khas Peda ialah ukurannya 50 cm, pada bagian bilah terbuat dari besi dan kayu keras di bagian hulu.

27. Senjata Tradisional Sulawesi Selatan

  •  Badik Raja

Berasal dari Kajuara, Kabupaten Bone. Mitos yang berkembang Badik ini dibuat oleh makhluk halus. Ukurannya sekitar 20-25 cm dan dari logam berkualitas tinggi.

  •  Badik Lagecong

Dahulu dipakai dalam peperangan dan keadaan terdesak. Jika melukai lawan dengan ini maka akan menghembuskan nafas dengan penderitaan karena membutuhkan waktu lama.

  •  Badik Luwu

Ciri khususnya berbentuk seperti mabuku tedong dengan bilah yang lurus dan tajam dibagian ujungnya.

  •  Badik Lompo Battang

Lompo Batang atau perut besar ternyata sama seperti bentuk bilahnya yang besar. Badik ini banyak diincar kolektor.

28. Senjata Tradisional Sulawesi Barat

  •  Jambia

Memiliki bentuk menyerupai Badik namun Jambia lebih lebar pada bilah bagian tengah. Ada 2 macam Jambia yaitu Jambia Baine dan Jambia Muane.

  •  Badik

Badik Sulawesi Barat ini termasuk ukuran pendek dan memiliki mata panjangnya 18-20 cm dan lebar 2 cm.

  •  Kandawulo

Sejenis senjata tajam bermaterial besi biasa. Berbentuk sederhana dan dipakai sebagai alat tebas atau alat potong.

29. Senjata Tradisional Sulawesi Tenggara

  •  Parang Taawu

Pusaka dari masyarakat Suku Mekongga, Kabupaten Kolaka. Dahulu digunakan oleh raja-raja berbeda dengan sekarang dimanfaatkan untuk bertani.

  •  Keris Aru Palaka

Keris ini terbuat dari emas dan memiliki bentuk berlekuk. Dahulu para prajurit menggunakan keris ini untuk bertarung.

30. Senjata Tradisional Sulawesi Tengah

  •  Parang

 

Berbentuk seperti Parang pada umumnya, namun bengkok dibagian hulu dan sarungnya bertali.

  •  Guma

Sejenis Parang panjang yang diwarisi turun temurun. Mata parang berasal dari batu keras dan ukiran tengkorak manusia di pangkal.

  •  Cakalele

Disebut juga Perisai dengan material kayu berlapis besi tipis.

31. Senjata Tradisional Gorontalo

  •  Aliyawo

Dahulu digunakan saat Perang Panipi. Berasal dari empat Kerajaan Limboto, Sumowo, Gorontalo, dan Gowa.

  •  Wamilo

Terbuat dari besi dan memiliki sarung dari kayu kuning.

  •  Banggo

Terbuat dari besi dan sarung atau ta’upo berbahan kayu hitam.

  •  Baladu

Dahulu digunakan seluruh pengawal kerajaan di Gorontalo.

  •  Badi

Biasanya digunakan penjaga istana dan pasukan kerajaan-kerajaan di Gorontalo.

  •  Eluto

 

Berasal dari Sumawa, terbuat dari tembaga dan sarung kayu. Biasanya dipakai oleh Raja dan Talenge.

32. Senjata Tradisional Minangkabau

  •  Kerambit

Berbentuk kecil dan melengkung, dan digunakan untuk pertarungan jarak pendek.

  •  Karih

Kekhasannya ialah tidak berlekuk dan hulu yang melengkung ke bawah.

  •  Kalewang

Bentuknya seperti perpaduan Golok dan Kampilan. Kelewang ada yang bermata lurus dan melengkung.

  •  Ruduih

Senjata perang sejenis Golok, dahulu digunakan pada Perang Manggopoh.

Demikianlah pembahasan tentang senjata tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia, semoga bermanfaat. Dari daerah manakah senjata tradisional? semuanya sudah di jelaskan di atas.

Senjata Tradisional Dari 32 Provinsi Beserta Gambar Dan Penjelasan

Biodata Adipati Dolken Profil, Film Dan Fakta Unik Lainnya

Biodata Adipati Dolken – Siapa yang tidak mengenal Adipati Dolken? Aktor muda dan berbakat yang sering menghiasi layar perfilman Tanah Air. Adipati Dolken tidak hanya dikenal karena bakat aktingnya yang piawai, namun juga wajahnya yang rupawan. Sehingga tidak mengherankan jika nama Adipati Dolken kian populer, terutama di kalangan para wanita. Nah, bagi Anda yang merupakan fans berat dari Adipati Dolken tentu ingin mengetahui segala informasi terkait aktor tampan ini.

Profil Dan Biodata Adipati Dolken

Berikut biodata dan profil lengkap Adipati Dolken yang wajib Anda ketahui, terlebih jika mengaku sebagai fans berat Adipati.

  • Nama lengkap : Adipati Koesmadji
  • Nama sapaan : Adipati
  • Tempat dan tanggal lahir : Jakarta, 19 Agustus 1991
  • Suami/istri : Canti Tachril
  • Agama : Islam
  • Zodiak : Leo
  • Profesi : Aktor dan model
  • Tahun Aktif : 2008 – sekarang
  • Hobi : Fotografi
  • Asal : Bandung, Jawa Barat
  • Akun Instagram : @adipati dan @adipatidolk

Film Yang Pernah Di Bintangi Adipati Dolken

Untuk film yang pernah dibintangi aktor muda dan tampan ini terbilang sangat banyak, diantaranya:

  • Punk In Love – 2009
  • Putih Abu-Abu dan Sepatu Kets – 2009
  • Pocong Keliling – 2009
  • Perahu Kertas Season 1 dan Season 2 – 2012
  • Malaikat Tanpa Sayap – 2012
  • Slank Nggak Ada Matinya – 2012
  • Sang Kiai (2013)
  • Crazy Love – 2013
  • Operation Wedding – 2013
  • Aku, Kau & KUA – 2014
  • Kukejar Cinta Ke Negeri Cina (2014)
  • Marmut Merah Jambu – 2014
  • 3 Dara – 2015
  • Jenderal Soedirman – 2015
  • Koala Kumal – 2015
  • Catatan Dodol Calon Dokter – 2016
  • Pertaruhan – 2017

Selain beberapa film tersebut, sebenarnya masih banyak sekali film seru dan menegangkan yang dibintangi oleh Adipati Dolken.

Prestasi Yang Pernah Di Raih Adipati Dolken

Berbicara mengenai biodata Adipati Dolken maka tidak akan lengkap jika belum membahas prestasi yang pernah diraihnya. Beberapa prestasi yang berhasil di raih oleh Adipati Dolken ialah sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik di FFI (2013), Selebriti Pria Paling Memikat di ajang Infotainment Award (2014), Aktor Favorit di ajang Indonesia Kids Choice Award ( 2014), Asia New Star Model Award di ajang Asia Festival Model Award (2014) dan masih banyak lainnya.

Hubungan Asmara Adipati Dolken

Ketika membahas biodata artis, tentu tak lengkap jika belum membahas hubungan asmaranya, termasuk hubungan asmara Adipati Dolken. Aktor tampan ini ternyata sudah menikah dengan model cantik yakni Canti Tachril. Proses lamaran pasangan ini dilakukan pada 1 September 2020 dan acara pernikahan yang digelar pada 18 Desember 2020 silam.

Itulah sekilas biodata Adipati Dolken yang patut Anda ketahui, semoga ulasan di atas dapat berguna dan bermanfaat bagi Anda sekalian, terutama fans berat Adipati Dolken.

Biodata Adipati Dolken Profil, Film Dan Fakta Unik Lainnya

Pengertian Kebudayaan Ciri, Fungsi, Dan Manfaatnya Lengkap

Pengertian Kebudayaan – Di dalam hidup tentu manusia tidak akan pernah lepas dari namanya kebudayaan dan juga adat istiadat. Budaya sendiri memiliki fungsi yang menjadi identitas serta ciri khas dari sebuah bangsa atau daerah. Mengapa keberadaan dari budaya sangat penting sehingga tidak heran jika setiap kelompok atau penggolongan dari masyarakat mempunyai kebudayaan masing-masing.

Kata kepercayaan diri diambil dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah yang mempunyai arti hal-hal yang mempunyai arti Budi serta akal manusia. Yang apabila dilihat dari garis besar, maka maksudnya ialah budi dan akal dari kedua arti itu bisa dilakukan manusia sekaligus ketika melangsungkan hidupnya.

Berikut ini adalah penjelasan secara lengkap mengenai kebudayaan dimulai dari pengertian kemudian unsur-unsur dalam kebudayaan, ciri-ciri kebudayaan dan lain sebagainya.

Definisi Secara Umum Mengenai Kebudayaan

Secara umum definisi dari budaya memang beraneka macam. Akan tetapi, intinya ialah sebuah cara hidup yang dilakukan oleh individu ataupun kelompok yang mana hal itu menjadi kebudayaan karena banyaknya unsur secara menyeluruh. Dan juga mempunyai sifat memaksa karena juga menjadi pedoman hidup ketika berprilaku, walau peraturan itu tidak secara tertulis.

Kebudayaan asing menjadi salah satu hasil dari karya cipta, rasa beserta karsa manusia. Yang mana lingkupnya sendiri juga mencangkup banyak sekali aspek dalam kehidupan manusia contohnya seperti keyakinan, seni, hukum, kemudian moral, susila, keahlian bahkan sampai adat maupun kebiasaan. Dengan kehadiran dari kebudayaan ini tentunya memberikan pengaruh terhadap pengetahuan seseorang mengenai ide dan gagasan walaupun budaya tersebut berwujud abstrak.

Definisi Para Ahli Mengenai Kebudayaan

  • Menurut Pakar Ahli Koentjaraningrat

Dimana beliau menyatakan, kebudayaan menjadi keseluruhan perilakun yang dimiliki manusia. Dimana hal itu menjadi hasil yang diperoleh karena adanya proses belajar yang memang telah tersusu secara rapi.

  • Menurut Ki Hajar Dewantara

Beliau mengemukakan jika definisi dari kebudayaan merupakan buah Budi dari manusia yang adalah hasil dari dua pengaruh besar yakni kodrat dari masyarakat serta alam. Dan ini juga menjadi salah satu bukti dari kejayaan kehidupan manusia untuk bisa mengatasi kesusahan yang ada dalam hidup sehingga bisa memperoleh keselamatan dan kebahagiaan. Nantinya akan terlahir sebuah sifat yang tertib dan juga damai.

  • Menurut Kedua Pakar Yakni Soelaiman Soemardi dan Selo Soemardjan

Kedua tokoh tersebut memberikan penjelasan mengenai kebudayaan yang menjadi hasil dari karya, hasil cipta dan juga dari rasa masyarakat. Dimana karya-karya tersebut akan menghasilkan sebuah teknologi dan juga kebudayaan dengan wujud benda dan juga jasmaniah, yang mana memang sangat dibutuhkan oleh umat manusia untuk bisa menguasai alam sehingga hasilnya pun dapat dimanfaatkan untuk diabdikan kepada seluruh kebutuhan masyarakat.

  • Menurut Seorang Ahli Dr. Muhammad Hatta

Beliau menyatakan jika makna yang dimiliki oleh kebudayaan, ialah ciptaan hidup dari yang berasal bangsa.

  • Menurut Ahli Tokoh Parsudi Suparlan

Makna yang dimiliki oleh kebudayaan menurut beliau ialah, budaya menjadi sumber pengetahuan untuk manusia yang merupakan makhluk sosial. Dimana ilmu ini menjadi sarana pemahaman yang interpretasi dalam lingkungan dan juga pengalaman. Selain itu, kebudayaan pun juga akan digunakan sebagai landasan ketika bertingkah laku.

  • Menurut Haji Agus Salim

Menurutnya definisi dari kebudayaan merupakan persatuan dari istilah Budi dan juga daya sehingga bisa memberikan makna satu jiwa yang tidak akan pernah bisa dipisah-pisahkan.

  • Menurut Effat Al-syarqawi

Dimana menurut beliau makna dari kebudayaan adalah sebuah Hasanah dari sejarah bangsa yang akan dicerminkan pada pengakuan beserta nilai-nilai yang ada di dalamnya. Sebab, nilai-nilai tersebut yang akan memberikan suatu hal bagi kehidupan. Yang mana kebudayaan itu akan memberikan tujuan ideal dari rohanian sehingga bisa bebas dalam ruang beserta waktu.

  • Menurut Harjoso

Menurut bahasa sendiri merupakan mengemukakan jika kebudayaan memiliki beberapa poin, yakni:

  1. Kebudayaan menjadi hal yang bisa diteruskan bahkan dapat diajarkan.
  2. Kebudayaan yang ada dalam masyarakat mempunyai perbedaan dari satu ke yang lain.
  3. Kebudayaan juga mempunyai struktur serta cara tertentu atau khusus.
  4. kebudayaan juga bisa diuraikan menjadi sebuah komponen psikologis biologis dan juga sosiologis dari keberadaan makhluk hidup atau manusia.
  5. Dinamis menjadi sifat yang dimiliki oleh kebudayaan.
  6. Kebudayaan juga dapat dibagi menjadi dua aspek yakni sosial dan psikologis.
  7. Nilai yang ada dalam kebudayaan memiliki sifat yang relatif yang mana dari masyarakat satu ke masyarakat lain akan berbeda-beda.

Unsur-Unsur Di salam Kebudayaan

  • Unsur Bahasa

Bahasa memang menjadi cara ucap para manusia dengan pengucapan yang elok dan baik tentu menjadi salah satu elemen yang telah menjadi tradisi dalam kehidupan manusia. Dikarenakan diturunkan secara terus-menerus maka yang terjadi pada sebuah kelompok akan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi. Selain itu, bahasa juga dipakai menjadi adaptasi tradisi yang mana dibagi menjadi dua yakni bahasa ucapan dan juga bahasa tulisan.

Seperti halnya di negara Indonesia memiliki banyak sekali pulau kemudian suku, adat, serta kelompok etnis yang berbeda-beda. Dimulai dari adat Jawa, Dayak, Bugis, Batak, dan masih banyak lagi. Dan dari masing-masing daerah tentu memiliki bahasa sendiri sendiri yang tentu sangat berbeda dengan bahasa lainnya.

  • Mengenai Sistem Kepercayaan

Sistem ini memang sangat penting dikarenakan menjadi salah satu unsur yang menjadi pegangan bagi manusia ketika menjalani kehidupan. Tak hanya itu kepercayaan pun nantinya bisa menghubungkan manusia pada penciptanya sehingga menjadikan hal-hal yang terlihat mustahil dapat diterima dengan akal yang juga menjadi wujud dari keajaiban dan anugerah Tuhan.

Misalnya saja, terdapat seseorang yang bernama ababil tinggal di daerah Aceh yang notabennya mempunyai masyarakat dengan mayoritas beragama Islam. Dan dia pun menjalani kehidupan sebagaimana orang yang memiliki agama Islam. Sendiri juga selalu menjalankan salat lima waktu di masjid dan berjamaah, kemudian berpuasa untuk menahan haus dan juga lapar ketika bulan Ramadan, makan setiap hari dia akan selalu berdoa mengharapkan seluruh hal yang ia impikan bisa tercapai. Hal ini dikarenakan apabila mempercayai Tuhan karena bisa mengabulkan permohonannya.

  • Masalah Ilmu Pengetahuan

Mengenai sistem pengetahuan menjadi hal yang sangat komplek dalam kebudayaan. Sebab, dengan inilah yang membuat manusia memenuhi rasa ingin tahu yang mereka alami. Memang betul jika memiliki pengetahuan berbeda bahkan sampai peran yang berbeda pula. Nah, dengan adanya pengetahuan inilah, manusia akan sangat terbantu. Tanpa adanya ilmu pengetahuan maka kehidupan manusia pun tidak akan pernah bisa berlangsung hingga seperti saat ini.

Kemudian sistem dari ilmu pengetahuan seni terbagi menjadi 5 hal, yakni:

  1. Ilmu pengetahuan alam. Alam yang saat ini kita tempati memang sangat luas yang mana bukan hanya bumi saja akan tetapi sejagat raya. Itulah sebabnya jika ilmu pengetahuan dari alam sangat penting sehingga keteraturan dari tempat tinggal manusia pun bisa lebih dijaga. Di dalam ilmu pengetahuan alam ini banyak sekali pengetahuan mengenai bumi, gejala alam kemudian astronomi dan masih banyak lagi ilmu lainnya. Jika dahulu ilmu alam dapat diperoleh dari adanya kegiatan sehari-hari seperti berlayar, berburu dan juga bertani.
  2. Ilmu pengetahuan tentang tumbuhan. Perlu untuk diketahui jika ilmu pengetahuan saat ini pada dasarnya memang hampir sama dengan ilmu pertanian. Dimana menjadi pengetahuan yang paling dasar bagi semua orang mengenai tumbuhan ialah tumbuhan ada sebagai pelengkap dari kehidupan makhluk hidup karena bisa jadi dijadikan sebagai makanan untuk hewan maupun manusia.
  3. Ilmu pengetahuan tentang binatang. Memang tidak jauh berbeda dengan sebab hewan menjadi mahkluk hidup pendamping dan pelengkap manusia. Bisa saja sebagai bahan makanan, sebagai teman, untuk kesenangan bahkan ada juga hewan yang dipelihara. Ilmu pengetahuan mengenai binatang mencangkup Bagaimana cara melestarikan hewan, kemudian cara berburu hewan, ilmu menjadi nelayan dan mengetahui cara terbaik dalam kegunaannya.
  4. Mengenai ilmu pengetahuan tubuh manusia. Untuk pengetahuan yang berikutnya adalah pengetahuan tubuh manusia atau anatomi yang sebetulnya dipakai guna menganalisis mengenai kesehatan bagi manusia. Dengan mengetahui bagaimana struktur dari tubuh seperti halnya susunan tulang, letak organ bahkan sampai uratnya maka penyakit pun bisa lebih mudah ketika dideteksi. Sehingga penanganan dalam pertolongan pertama pun bisa segera diberikan sehingga bisa meminimalisir penyakit bertambah parah.
  5. Pengetahuan mengenai sifat beserta dengan tingkah laku manusia. Hal ini pun memang sangat dibutuhkan sehingga kehidupan dari manusia bisa terjaga kedamaiannya. Sebab dengan menganalisis bagaimana tingkah laku, tentu setiap manusia bisa saling memahami. Walaupun memang terdapat beberapa sifat maupun tingkah laku dari manusia yang sifatnya alami, selain itu budaya pun juga turut serta dalam mengatur melalui nilai-nilai norma, hukum adat, kemudian adat-istiadat bahkan sampai peraturan tertentu yang sudah disepakati secara turun-temurun sebelumnya.
  6. Ilmu pengetahuan tentang masalah ruang dan waktu. Untuk yang terakhir adalah ilmu pengetahuan ruang dan waktu yang memiliki fungsi untuk mengukur, kemudian menghitung dan juga melakukan penanggalan. Misalnya saja ketika menentukan tanggal, bulan, dan juga tahui. yang mana Di kebudayaan Jawa biasanya akan menentukan pasaran seperti halnya Legi, Kliwon, Pon dan Wage.

Penjelasan Untuk Sistem Teknologi

Teknologi menjadi salah satu alat yang membantu melengkapi setiap aktivitas manusia. Sehingga koentjaraningrat membagi jenis teknologike dalam alat-alat produksi, senjata, wadah, minuman, pakaian, makanan, rumah, dan juga transportasi.

Misalnya saja jika dahulu kapak potong telah menjadi teknologi yang sangat canggih akan tetapi pada saat ini telah digantikan dengan adanya mesin potong yang mampu bekerja dengan otomatis.  Jika dahulu rumah hanya berbentuk bubuk yang hanya cukup digunakan sebagai tempat berteduh akan tetapi saat ini rumah telah berkembang bisa menjadi hotel dan juga gedung.

Mengenai Sistem Kekerabatan Dan Kemasyarakatan

Sistem dari kelompok kekerabatan memang sangat kental di dalam unsur ini hal ini dikarenakan sistem dari kemasyarakatan juga kerap kali dipakai manusia untuk melakukan sosialisasi dan menjalin hubungan antar sesamanya. Bahkan sampai saat ini pun terdapat beberapa wilayah dan juga negara yang masih menggunakan sistem kekerabatan atau kemasyarakatan seperti di daerah Afrika, Amerika latin dan juga Oseanis.

LH Morgan menuturkan jika terdapat beberapa macam dari sistem kekerabatan yang pertama adalah garis parental yakni keturunan dari ayah dan ibu, kemudian ada garis alternered yang mana memberikan kita pengajaran jika perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang sama, dan yang terakhir ialah garis keturunan dari ibu di mana kedudukan dari seorang perempuan jauh lebih tinggi dari laki-laki.

Mengenai Sistem Ekonominya

Perlu Anda ketahui jika sistem ekonomi dari kebudayaan Indonesia secara garis besar memang terdiri dari berburu, kemudian bercocok tanam, peternak, meramu, menangkap ikan beserta sistem dari irigasi ataupun pengairan. Yang mana sampai saat ini sistem tersebut memang terus menerus berkembang. Contohnya saja adalah petani yang kemudian bisa berlanjut kepada sistem perdagangan serta bisnis dalam pengolahan makanan.

Mengenai Kesenian

Perlu Anda ketahui jika seni juga menjadi salah satu ekspresi terhadap sebuah keindahan. Dan seni sendiri terbagi menjadi dua jenis yang pertama adalah seni rupa dan yang kedua adalah seni suara, dimana ini adalah hasil pemikiran dari Koentjaraningrat. Namun sepertinya saya sendiri masih dapat dibagi menjadi berbagai macam seperti halnya seni terapan, kemudian seni tari, seni musik dan masih banyak seniman yang. Bahkan seni juga menjadi salah satu budaya, sebab seni akan selalu muncul pada sebuah upacara adat daerah manapun.

Ciri-ciri Dari Kebudayaan

Jika dilihat secara umum Maka ciri-ciri kebudayaan terbagi menjadi berikut ini:

  • Kebudayaan memiliki sifat yang terintegrasi
  • Kebudayaan juga bisa berubah
  • Kebudayaan akan hidup dan terus berkembang dalam masyarakat
  • Kebudayaan bisa diwariskan ke generasi berikutnya
  • Kebudayaan juga bisa dipelajari oleh orang lain
  • Sedangkan ciri-ciri dari kebudayaan daerah, yakni:
  • Adanya unsur peninggalan sejarah
  • Terdapat sebuah unsur dari kepercayaan
  • Kebudayaan tersebut dianut oleh penduduk yang ada di dalam daerah tersebut
  • Mempunyai adat istiadat serta bersifat kedaerahan
  • Adanya bahasa dan juga seni khas dari daerah
  • Adanya unsur kebudayaan asli dan unsur kebudayaan tradisional
  • Ciri-ciri yang ada dalam kebudayaan nasional, yaitu:
  • Mempunyai unsur budaya daerah yang juga diakui secara nasional
  • Dapat mencerminkan sebuah kehidupan bangsa
  • Menjadi kebanggaan dari seluruh rakyat yang ada di Indonesia
  • Adanya unsur-unsur yang mampu menyatukan bangsa

Perwujudan Dari Kebudayaan

Koentjaraningrat mengemukakan jika wujud dari kebudayaan terdiri dari 4 hal, yaitu:

  • Adanya Nilai Budaya

Nilai-nilai ini merupakan pelajaran yang selalu dipelajari oleh masyarakat sejak kecil yang sangat sulit untuk digoyahkan sehingga menghasilkan sebuah gagasan di kemudian hari. Hasilnya bisa berupa buah pikiran, kemudian tinggal aku bahkan sampai benda-benda tertentu. Terdapat sistem budaya yang mempunyai sifat abstrak bahkan di dalam pembuatannya pun memiliki pola serta berdasarkan dari sistem tertentu.

  • Sistem sosial

Yang mana kebudayaan yang ada di dalam sistem sosial memiliki sifat yang konkret bahkan bisa diabadikan. Sistem sosial ini pun juga memberikan gambaran dari tingkah laku manusia yang secara terus-menerus akan berjalan dengan pola tertentu serta aturan tertentu.

  • Adanya Kebudayaan fisik

Maknanya mempunyai bentuk dan juga dapat dilihat oleh mata. Contoh hasil-hasil budaya seperti halnya gamelan, kemudian candi, lalu ada baju adat bahkan sampai benda-benda bersejarah lainnya.

Fungsi Yang Dimiliki Oleh Kebudayaan

Pada dasarnya kebudayaan ini mempunyai fungsi guna mengatur masyarakat, mengenai bagaimana cara ketika bertindak serta menentukan sikap ketika dihadapkan oleh sesuatu. Sehingga keselarasan hidup dalam manusia bisa berlangsung. Maka inilah ulasan dari fungsi kebudayaan:

  • Memiliki Pedoman Dalam Hubungan Manusia Ataupun Kelompok

Dengan kebudayaan yang sama maka dalam sebuah kelompok bisa berjalan pada arah yang sama dan tujuan yang sama. Dan hal ini telah terbukti dengan yang terjadi di Yogyakarta, dimana semua masyarakat disana selalu membuat acara grebeg Maulud guna memperingati hari maulid nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Dan semua daerah di Jogja juga menyepakati jika hal itu menjadi budaya yang telah ada sejak dahulu dengan tujuan yang jelas bahkan telah dianggap menjadi salah satu pemersatu masyarakat.

  • Mampu Memenuhi Keperluan Masyarakat

Budaya sendiri memang bukan hanya membahas masalah dari pola perilaku serta adat istiadatnya saja. Namun, juga melihat bagaimana cara masyarakat bisa memeuhi kebutuhannya. Contohnya saja seperti berkebun bagi masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan dan mencari ikan untuk masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai. yang mana keduanya mampu bertahan hidup serta menggunakan cara yang berbeda pada setiap daerah.

  • Mampu Mendorong Perubahan Pada Masyarakat

Kebudayaan bisa juga dipakai untuk mengubah masyarakat terlebih lagi kebudayaan yang baru yang mulai masuk ke dalam ranah masyarakat khusus. Seperti contoh nyata saat ini ialah budaya Korea yang sudah masuk ke dalam Indonesia sehingga sedikit banyak mampu merubah pola pikir dari masyarakat yang pada akhirnya bisa menyukai kebudayaan tersebut. Dan perwujudannya bisa dilihat dari gaya hidup, kesenian, bahkan sampai bahasa.

Contoh-contoh Kebudayaan Negara Indonesia

Berikut ini adalah contoh dari kebudayaan Indonesia yang sampai saat ini masih bertahan:

  • Kebudayaan Ngaben

Sendiri menjadi salah satu tradisi dari masyarakat Bali ketika memperlakukan orang yang telah meninggal dunia. Sebab masyarakat Bali mempercayai jika api akan mensucikan, sehingga orang-orang yang sedang meninggal dunia pun akan dibuatkan upacara tertentu yang kemudian mayat akan dibakar sampai menjadi abu. Lalu abu akan dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam satu wadah lalu dibuang ke laut.

  • Tradisi Kebudayaan Yamko Rambe Yamko

Mungkin udah berapa orang mengetahui jika yamko rambe yamko ini adalah nyanyian yang berasal dari masyarakat Papua saja. Yang bukan hanya menjadi lagu namun juga syair yang dipakai mengenang peperangan terdahulu, dan hingga saat ini tetap digunakan ketika upacara adat.

  • Tradisi Wiwitan

Untuk wiwitan menjadi tradisi yang ada di masyarakat jawa guna wujud syukur dengan hasil panen yang didapatkan. Umumnya akan dilaksanakan dengan cara penyembelihan ayam kampung lalu disajikan dengan nasi uduk lalu dibagi-bagikan kepada tetangga. Sesajen khusus juga harus tersedia dan diletakkan pada area persawahan atau didekat hasil panen.

Nah, itulah penjelasan dari pengertian, kemudian unsur-unsur, ciri-ciri bahkan sampai contoh dari kebudayaan yang ada di Indonesia. Dengan penjelasan diatas Semoga saja bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda semua.

Pengertian Kebudayaan Ciri, Fungsi, Dan Manfaatnya Lengkap

Biografi RA Kartini: Kelahiran, Kehidupan, Penghargaan, Wafatnya

Biografi RA kartini – Siapa sih yang tidak tahu RA Kartini? Beliau adalah tokoh emansipasi wanita yang sangat berjasa bagi kehidupan wanita Indonesia saat ini. hal inilah yang menjadikan RA Kartini dijadikan sebagai seorang pahlawan Nasional. Bagi Anda yang ingin kenal lebih dekat dengan RA Kartini, tentunya Anda perlu tahu biografi RA Kartini terlebih dahulu.

Biografi inilah yang patut Anda kenang untuk mengenang semua jasanya, terutama jasa bagi wanita Indonesia. RA Kartini atau Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat merupakan salah satu pahlawan nasional yang memiliki cita-cita dan harapan yang mulia terhadap kesamaan gender kala itu.

Pasalnya, dahulu wanita itu seperti sebuah burung yang berada di sangkar emas. Dimana mereka hanya ditugaskan untuk mengurusi suami tanpa mendapatkan hak untuk mengenyam pendidikan yang layak. Tugas wanita kala itu hanya memasak dan mengurus anak saja.

Namun, dengan gigih dan semangat RA Kartini untuk merubah hal tersebut dan membuat wanita dan pria itu sejajar kini wanita Indonesia bisa bebas berkarya. Nah, untuk mengenang jasa RA Kartini, berikut ini akan disajikan biografi RA Kartini yang bisa Anda teladani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mau tahu apa saja, yuk langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Kelahiran RA Kartini

www.romadecade.org

RA Kartini adalah seorang wanita yang lahir di Jepara tepatnya pada tanggal 21 April 1879. Di hari kelahirannya inilah dijadikan sebagai Hari Kartini di Indonesia. Adapun tujuannya adalah untuk mengenang jasa belau yang dengan gigihnya memperjuangkan hak wanita Indonesia.

Adapun RA Kartini sendiri adalah gadis yang lahir dan tumbuh di keluarga bangsawan di Jawa. Hal inilah yang membuat beliau memiliki gelar RA atau Raden Ajeng. Namun, setelah beliau menikah, gelar tersebut diubah menjadi Raden Ayu.

Keluarga RA Kartini

wwwmurianews.com

Adapun RA Kartini merupakan seorang putri dari Istri Pertama Raden Adipati Ario Sosroningrat. Ayah Kartini merupakan seorang putra pangeran Arion Tjondronegoro IV. Adapun Ibunya sendiri bukanlah istri utama meskipun beliau merupakan istri pertama dari ayahnya.

Ibu Kartini bernama MA Ngasirah yang mana beliau merupakan putri dari seorang Kyai yang ada di Telukawur, Surabaya. MA Ngasirah tentunya bukanlah putri seorang bangsawan. Padahal, di masa penjajahan Belanda, seorang Bupati harus memiliki istri seorang bangsawan.

Hingga akhirnya, Ayah RA Kartini menikah lagi dengan raden Adjeng Woerjan yang mana beliau merupakan bangsawan yang berasal dari Raja Madura. Karena pernikahan yang terjadi pada ayahnya inilah yang menjadikan ayah RA Kartini diangkat menjadi Bupati Jepara tepatnya setelah Kartini kecil dilahirkan.

Kehidupan RA Kartini

blogunik.com

Berasal dari keluarga bangsawan, kakek RA Kartini merupakan bupati pertama di Jepara yang memberikan pendidikan barat kepada anak-anaknya. Adapun kartini merupakan anak ke 5 dari 11 Saudara baik itu kandung maupun tiri.

Sedangkan bagi saudara kandungnya, Kartini adalah putri tertua di keluarga tersebut. Dahulu, Kartini hanya boleh sekolah di ELS (Europese Laere School) hingga ia berusia 12 tahun. Ia juga belajar bahasa Belanda di sana. Namun, saat kartini menginjak usia 15 tahun, beliau terpaksa harus tinggal di rumah dengan alasan dipingit.

Dengan kepandaian dalam berbahasa Belanda yang dimiliki oleh Kartini membuat beliau kerap menulis surat dalam bahasa belanda kepada teman-temanya yang berasal dari korespondensi Belanda. Salah satu teman Kartini yang sangat mendukung perjuangannya adalah Rosa Abendanon.

Darinya, ia mulai belajar menulis dan berbagi banyak hal kepada teman-temannya. Hal inilah yang menjadikan Kartini mulai tertarik dengan pola pikir dari perempuan Eropa. Dari sini juga Kartini mulai mempelajari banyak hal yang beliau dapatkan dari buku, majalah hingga surat kabar.

Dengan ilmu yang dimiliki, Kartini mulai memiliki mimpi dan berusaha untuk memajukan perempuan Indonesia terutama yang masih memiliki status sosial yang sangat rendah kala itu. Ada banyak sekali buku dan majalah kebudayaan Eropa yang telah ia baca.

Bahkan, ketika Kartini menginjak usia 20 tahun, beliau telah bisa membaca karya-karya dengan menggunakan bahasa Belanda. Karena inilah beliau memiliki pemikiran yang luas terutama tentang ilmu pengetahuan dan kebudayaan.

Selanjutnya, Kartini muda mulai memperhatikan berbagai masalah yang berkaitan dengan emansipasi wanita Indonesia yang dibandingkan dengan wanita Eropa. Bagi Kartini, wanita harus memiliki persamaan, kebebasan serta otonomi dan kesetaraan hukum yang sama dengan kaum pria. Dari sinilah pemikiran tentang emansipasi wanita mulai tumbuh.

Pernikahan Hingga RA Kartini Wafat

www.idntimes.com

Pada usia 24 tahun, lebih tepatnya lagi pada tanggal 12 November 1903, Kartini menikah dengan Bupati Rembang yang bernama K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Ini adalah pernikahan yang dilakukan oleh Kartini padahal pada saat itu suami Kartini sudah memiliki tiga orang istri.

Namun, suami Kartini ini memberikan pengertian terhadap keinginan Kartini. Bahkan, beliau juga mendukung Kartini untuk mendirikan sekolah wanita yang akan dibangun di sebelah pintu gerbang perkantoran Rembang. Saat ini, sekolah tersebut sudah berubah menjadi gedung pramuka.

Dari pernikahan RA Kartini dengan Bupati Rembang ini dikaruniai seorang putra. Putra RA Kartini ini diberi nama Soesalit Djooadhinigrat yang lahir pada tanggal 13 September 1904. Sayangnya, empat hari setelah RA Kartini melahirkan putranya, beliau tidak berumur panjang. Beliau meninggal dan kemudian dimakamkan di Desa Bulu, Rembang.

Penghargaan dan Yayasan Kartini

www.liputan6.com

Di tahun 1912, yayasan kartini berhasil membangun sebuah sekolah wanita di Semarang untuk pertama kalinya. Kemudian hal ini disusul di Malang, jogja, Madiun, Cirebon dan juga daerah lainnya. Sekolah wanita ini disebut dengan nama sekolah kartini yang didirikan oleh keluarga dari Van Deventer, yang merupakan tokoh Etis.

Setelah RA Kartini wafat, Menteri Kebudayaan, Agama dan Kerajinan Hindia Belanda yang bernama Mr. J. H. Abendanon mengumpulkan surat yang dimiliki oleh Kartini yang telah dikirimkan kepada teman-temannya yang ada di Eropa.

Setelah surat ini berhasil dikumpulkan, kemudian surat tersebut dibuat menjadi sebuah buku. Buku ini diberi judul Doo Duisteris Tot Litch atau dalam bahasa Indonesia berarti Habis Gelap Terbitlah Terang. Dengan diterbitkannya surat-surat milik RA Kartini ini ternyata menarik perhatian dari masyarakat Belanda.

Bahkan, dari pemikiran RA Kartini juga mulai mengubah pemikiran mereka mengenai wanita jawa. Tidak hanya itu saja, RA Kartini juga menjadi inspirasi bagi para tokoh kebangkitan nasional di Indonesia. Hingga dibuatlah lagu yang diciptakan oleh W.R. Soepartman dengan judul Ibu Kita Kartini.

Di tanggal 2 Mei 1964, untuk pertama kalinya presiden Soekarno mengeluarkan keputusan yang isinya menetapkan RA Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.  Pada saat itu pula Presiden Soekarno menetapkan jika tanggal 21 April merupakan hari Kartini.

Hal Yang Bisa Diteladani dari RA Kartini

www.avoskinbeauty.com

Sebagai seorang tokoh emansipasi wanita, sudah sepantasnya jika RA Kartini patut untuk diteladani. Dengan biografi RA Kartini yang sudah disebutkan di atas mengajarkan banyak hal terutama dari sifat Kartini yang sangat baik.

Berikut ini adalah beberapa nilai yang bisa diteladani dari biografi RA Kartini. Untuk lebih jelasnya, langsung simak selengkapnya di bawah ini.

  • Sederhana

RA Kartini merupakan seorang putri bangsawan yang mana beliau merupakan putri dari Bupati di Jepara. Meskipun beliau adalah bangsawan, namun RA Kartini tidak mau berpangku tangan di rumah saja.

Bahkan, beliau juga bergaul dengan teman-temannya yang berasal dari kalangan manapun. Karena itulah RA Kartini dikenal sebagai perempuan yang merakyat. RA Kartini juga menolak dengan keras perilaku yang dilakukan oleh bangsawan lainnya.

Sebab, mereka menggunakan derajat dan status sosial untuk menindas kaum yang ada di bawahnya. Karena itulah RA Kartini sangat disukai oleh rakyatnya. Tidak hanya itu, RA Kartini juga memiliki sifat kesederhanaan yang harus diacungi jempol.

Meskipun putri bangsawan, namun RA Kartini tidak pernah berfoya-foya dan menghamburkan kekayaan untuk hal-hal yang mewah. Bahkan, pada hari pernikahannya, beliau hanya menggunakan baju biasa dan tidak menggelar sebuah pesta.

  • Mandiri

Sifat RA Kartini yang kedua dan bisa dipelajari adalah beliau sangat mandiri. Hal ini dibuktikan dengan beliau dapat mencari cara untuk bisa berpengaruh terhadap orang yang ada di sekitarnya.

Padahal, waktu itu beliau dalam keadaan yang masih dipingit. Meskipun RA Kartini tidak mengenyam sekolah yang tinggi, namun ia tetap tahu caranya belajar, meskipun menggunakan caranya sendiri.

Caranya adalah dengan menulis surat kepada teman-teman dan sahabat penanya. Ia juga belajar banyak hal dari pengalaman yang dialami oleh sahabat penanya. Akhirnya beliau bisa mewujudkan mimpinya untuk membangun sekolah perempuan pertama kali di Jawa.

  • Berani

RA Kartini juga menjadi salah satu sosok wanita yang sangat pemberani. Saat perempuan lain tidak berani berpikir sejauh itu, namun RA Kartini berani dan bahkan membuktikannya. Menurut Kartini perempuan harus keluar rumah dan mendapatkan kesempatan untuk menggapai cita-cita.

Bukan hanya ada di rumah dan mengurus rumah saja tanpa memiliki kesempatan untuk melihat dunia. berkat sifat berani yang dimiliki oleh Kartini mampu merubah wanita dahulu menjadi wanita saat ini yang bebas untuk meraih cita-citanya.

  • Cerdas dan Memiliki Wawasan yang Luas

Sejak RA Kartini mulai mengirimkan surat kepada teman-temannya, RA Kartini menjadi pola pemikiran yang lebih luas dan terbuka. Beliau juga mulai berfikir bahwa perempuan juga memiliki hak yang sama dengan kaum pria.

Yang mana perempuan juga bisa bekerja dan bebas untuk mengeluarkan pendapatnya. Sebenarnya, Kartini tidak hanya belajar dari sahabat penanya saja, namun ia juga belajar dari pengalamannya sendiri.

Baca Juga Sejarah Bulu Tangkis

Ada banyak hal yang bisa diteladani dari biografi RA Kartini untuk diterapkan dalam kehidupan. Semoga adanya informasi ini mampu memberikan banyak manfaat dan informasi untuk Anda.