Site icon Made Blog

50+ Kata Konjungsi Pengertian Jenis Dan Contohnya

KATA KONJUNGSI BIASANYA DIGUNAKAN UNTUK MENGHUBUNGKAN KATA ATAU KALIMAT KALIMAT. FAKTANYA DALAM PERCAKAPAN SEHARI HARI KITA SUDAH SERING MEMAKAI KATA KONJUNGSI.

Kata Konjungsi – Kata konjungsi biasanya digunakan untuk menghubungkan kata atau kalimat-kalimat. Faktanya dalam percakapan sehari-hari kita sudah sering memakai kata konjungsi. Namun untuk lebih jelasnya akan kami paparkan mengenai pengertian, jenis dan contoh kata dan kalimat yang mengandung konjungsi.

Nah, apakah yang dimaksud dengan kata konjungsi? Lalu apa saja jenis konjungsi?

Pengertian Konjungsi

Konjungsi sebenarnya adalah kata sambung yang menghubungkan kata, kalimat, atau bahkan klausa. Konjungsi tidak dipakai untuk menghubungkan suatu objek ataupun menerangkan sebuah kata. Konjungsi hanyalah sebuah kata penghubung. Sebelum kita membahas mengenai jenis-jenis konjungsi. Setidaknya perlu dipahami lebih dulu apa yang dimaksud dengan kata, klausa dan kalimat. Hal ini untuk mempermudah Anda dalam pembahasan berikutnya.

 

Perbedaan antara kalimat dan klausa juga terletak pada susunan katanya. Sebuah kalimat terdiri atas subjek, predikat, serta keterangan. Sedangkan klausa dapat terdiri atas subjek dan predikat saja.

Bagaimana? Sudah paham mengenai perbedaan kata, klausa, dan kalimat. Nah, konjungsi juga terdiri atas beberapa jenis yang semuanya memiliki fungsinya masing-masing.

Jenis-Jenis Konjungsi

Ada beberapa jenis konjungsi yang perlu Anda ketahui untuk bisa membedakan dan menggunakan kata penghubung yang tepat dalam suatu kalimat.

Konjungsi Korelatif

Konjungsi korelatif dapat digunakan pada kalimat yang setara (sintaksis). Konjungsi korelatif merupakan kata hubung yang dipakai untuk menggabungkan dua klausa atau lebih menjadi satu kalimat. Kata konjungsi yang biasanya dipakai adalah tidak hanya, baik, bukan hanya, apakah, jangankan, entah, mungkin. Dan lain-lain.

Contoh kalimat

Tidak hanya pandai dalam bertutur kata, akan tetapi ia juga menjadi panutan murid-muridnya

Tidak hanya menjadi presenter, akan tetapi Daniel Mananta juga seorang pengusaha

Baik Tina maupun Aril, mereka adalah dua orang yang saling mengasihi

Cak Nun bukan hanya seorang pendakwah, tetapi juga seorang seniman dan penulis

Apakah Rani itu kekasihmu, atau hanya kau jadikan pelampiasan saja

Entah karena bahagia, atau karena kesedihan yang terpendam dia tersenyum seceria itu

Konjungsi Antar Kalimat

Agar paragraf tersebut menjadi satu kesatuan maka dibutuhkan kata konjungsi. Sehingga konjungsi antar kalimat adalah konjungsi yang bisa digunakan untuk menghubungkan beberapa kalimat menjadi satu paragraf. Atau juga bisa diartikan sebagai penghubung diantara unsur-unsur. Konjungsi antar kalimat juga selalu menggunakan huruf capital di awal kalimatnya.

Konjungsi antar kalimat juga memiliki beberapa jenis, yaitu:

Aku sudah menyuruhnya untuk belajar tetapi dia tak mau mendengarkan. Oleh karena itu biarkan ia merasakan akibatnya.

Konjungsi yang dipakai biasanya berupa namun dan akan tetapi

Misal : situasi di daerah tersebut memang sudah aman dari banjir. Akan tetapi warga diharuskan tetap waspada, jika sewaktu-waktu banjir kembali datang.

Konjungsi yang dipakai berupa dengan demikian

Misalnya:

Anda sendiri yang setuju mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi. Dengan demikian Anda harus bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah Anda buat.

Konjungsi yang dipakai adalah sebelum itu

Misalnya: polisi telah berhasil menangkap tiga Bandar Narkoba yang ada di daerah Banyuwangi. Sebelum itu, mereka juga telah berhasil menggrebek dua orang pemakai narkotika jenis sabu di tempat hiburan malam.

Konjungsi yang dipakai berupa walaupun demikian, biarpun begitu, meskipun begitu, sekalipun, dan lain-lain

Misalnya: sebenarnya saya menentang pemerintah yang menyetujui berdirinya pabrik semen di daerah Samin. Meskipun begitu saya tetap tak bisa berbuat apa-apa.

Konjungsi yang biasanya di pakai adalah lagi pula, selain itu, tambahan pula

Misalnya: pagi ini kelihatan cerah dan cocok jika digunakan untuk bersepeda. Selain itu perkiraan cuaca hari ini menyatakan cuaca akan cerah sepanjang hari.

Konjungsi yang dipakai adalah sesungguhnya, sebenarnya, bahwasannya

Misalnya:

Jangan kaget jika banjir meningkat dari tahun ke tahun. Sebenarnya hal itu dikarenakan ulah manusia yang tak mau membuang sampah pada tempatnya

Kata konjungsi yang dipakai adalah sebaliknya

Misalnya: berfoya-foya merupakan perbuatan yang tidak baik. Sebaiknya kita juga harus bersedekah kepada yang membutuhkanh

  1. Konjungsi Subordinatif

 

Konjungsi subordinatif adalah konjungsi yang dipakai untuk menghubungkan dua klausa yang memiliki perbedaan tingkat atau biasa disebut anak kalimat dan induk kalimat. Karena klausanya bertingkat, anak kalimat tidak akan bisa berdiri sendiri.

 

Anak kalimat yang diawali konjungsi subordinat harus bergantung pada kalimat induk atau principal sentence. Konjungsi subordinat misalnya, andaikan, seandainya, asalkan, sebelum, agar, dengan, dan masih banyak lagi. Terdapat beberapa jenis konjung subordinatif yang perlu Anda ketahui, yaitu:

 

Konjungsi Subordinatif Syarat

Masih tentang menghubungkan antara induk kalimat dan anak kalimat. Anak kalimat berfungsi sebagai penjelas dari kalimat induk, karena anak kalimat memberikan syara akan terjadinya sesuatu. Konjungsi yang biasanya dipakai adalah jika, bilamana, apabila, asalkan. Jika dibuat kalimat misalnya:

 

Santi itu cantik apabila mau merawat dirinya dengan baik

Semua orang adalah pintar jika punya kemauan kuat untuk terus belajar

Rio akan menjadi seorang tentara apabila mempunyai badan yang tinggi

Hubungan itu akan awet jikalau keduanya tidak egois

 

Konjungsi Subordinatif Pembandingan

Konjungsi yang dipakai untuk menayatakan dua klausa yang memiliki makna sama. Kata yang termasuk konjungsi subordinatif pembandingan adalah seolah-olah, sebagaimana, seperti, ibarat, alih-alih, seakan-akan.

 

Contoh kalimat subordinatif pembandingan

 

Sungguh aku tak mengira nilaiku lebih tinggi dari Muna

Rani menggunakan gadget untuk berjualan online alih-alih hanya untuk bermain game

Kira hanya bisa tersenyum seakan-akan tidak ada yang terjadi

Dia terus mengigau kata tolong dalam tidurnya seolah-olah ada yang berusaha menyakitinya

Konjungsi Subordinatif Pengandaian

Konjungsi membutuhkan anak kalimat yang memberikan kemungkinan terjadinya sesuatu mengenai induk kalimat. Konjungsi yang dipakai biasanya berupa seandainya, sekiranya, andai kata, andaikan, umpamanya.

 

Contoh konjungsi subordinatif pengandaian

 

Seandainya aku menjadi juara satu, pastilah aku akan membanggakan orang tuaku

Andaikan dokter segera datang untuk mengangani pasien itu, pastilah tak akan terjadi duka di keluarganya

Sekiranya Tuhanku mengizinkan, aku akan terus berharap bersanding denganmu.

Konjungsi Subordinatif Sebab

Diantara dua klausa menyatakan hubungan sebab dari suatu peristiwa. Kata yang termasuk konjungsi subordinatif sebab adalah karena, oleh karena, oleh sebab.

 

Fina menjadi juara satu di kelasnya karena ia rajin belajar

Bahan pokok tiba-tiba saja naik drastis sebab mendekati tahun baru masehi

Rumah-rumah dipenuhi dengan hiasan karena datangnya hari raya natal

  1. Konjungsi Subordinatif Waktu

Yakni menunjukkan kapan tepatnya dimulainya suatu peristiwa yang terjadi atau yang terdapat dalam induk kalimat. Konjungsi yang dipakai biasanya berupa sedari dan sejak. Misalnya:

Viona berlatih piano dengan ibunya sejak berumur 5 tahun

Diantara kedua klausan atau kalimatnya terjadi secara bersamaan dalam saat itu juga. Biasanya konjungsi yang dipakai adalah selama, ketika, saat, tatkala, sambil, dan lain-lain. Untuk contoh kalimatnya seperti berikut ini.

Cinta merenungi tenggelamnya senja seraya menghirup aroma kopi yang ada di tangannya.

Ayah bermain golf saat aku sedang menonton tv

Matanya nanar tatkala melihat kecelakaan yang merenggut nyawa temannya.

Fina menonton tv sambil menyantap sarapan

Mereka dapat bermalas-malasan di hari libur sementara aku harus pergi bekerja

Menunjukkan suatu peristiwa yang terjadi secara runtut atau berkesinambungan. Untuk menggabungkan dua klausa tersebut digunakan kata konjungsi sebelum, sesudah, selesai, seusai. beberapa di antaranya dibuat kalimat sebagai berikut:

Aku diharuskan sarapan sebelum berangkat ke sekolah

Rani selalu berdoa sebelum melakukan suatu pekerjaan

Dani memutuskan untuk mendaftar kuliah setelah berdebat dengan pikirannya sendiri

Ayah langsung memberiku oleh-oleh seusai bekerja di luar kota

Menunjukkan batas waktu dari suatu peristiwa. Kata konjungsi yang biasanya dipakai adalah hingga, sampai. Contoh kalimatnya adalah:

Carilah ilmu sampai ke negeri cina

Mayat Rio belum ditemukan hingga waktu menunjukkan jam 09.00

Bekerja keraslah untuk menggapai cita-cita sampai titik darah penghabisan

Konjungsi Subordinatif Akibat

Salah satu jenis konjungsi subordinatif yang menggabungkan dua klausa yang keduanya memiliki hubungan satu sama lain.

 

Contoh kalimat konjungsi subordinatif akibat

 

Rani terpaksa berangkat terlalu pagi karena jalan akan mulai macet

Terjadi kebakaran besar dipabrik sepatu itu sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar

Bagus tidak jadi mengikuti lomba senam dikarenakan kakinya terkilir saat latihan

Hujan tidak kunjung reda sehingga wahyu tidak bisa ke rumah Toni

 

Konjungsi Subordinatif Komplementasi

Konjungsi ini menunjukkan hubungan satu klausa dengan klausa sebelumnya bersifat saling melengkapi. Yang termasuk konjungsi subordinat komplementasi adalah bahwa.

Contoh kalimat konjungsi subordinatif komplementasi

Detektif itu tidak pernah mengira bahwa perempuan itulah pelakunya

Aku telah berjanji pada ibuku untuk membersihkan rumah setelah sarapan pagi ini

Aku yakin bahwa ibuku tidak akan marah jika aku pulang sedikit terlambat

Mira tahu betul bahwa mencuri adalah tindakan yang tidak baik

Aku berlari ke luar rumah ketika gerimis mulai datang

Konjungsi Koordinatif

Seperti katanya koordinatif berarti penggabungan. Hal ini menunjukkan bahwa konjungsi koordinatif adalah bentuk penggabungan kata atau klausa yang bernilai sama. Seperti dan, tetapi, atau. Selain itu konjungsi koordinatif juga merupakan gabungan antar kalimat yang tidak bergantung pada kalimat yang lain.

Kata yang merupakan konjungsi koordinatif adalah dan, atau, tetapi, sedangkan, namun, melainkan, dan lain sebagainya. Beberapa jenis konjungsi koordinatif adalah:

 

Konjungsi Komulatif atau Penambahan

Konjungsi komulati menunjukkan penambahan yang memiliki kata hubung juga, dan juga, selanjutnya, seperti itu pula, dan, di samping itu, selanjutnya, lagi pula. Konjungsi komulatif juga biasa disebut dengan konjungsi korelasi.

 

Contoh konjungsi komulatif:

 

Habibi dan Ilham sedang belajar kitab Aqidatul Awwam

Rani beserta kelompoknya akan melakukan penelitian di Pasuruan

 

Konjungsi Alternative

Untuk konjungsi alternative terbagi atas dua bagian yakni dapat merujuk di antara dua pilihan dan menunjukkan perbedaan atau perlawanan yang kontras.  Kata Konjungsi alternative yang menunjukkkan di antara dua pilihan yaitu: atau, kalau tidak, ataupun.

 

Sedangkan bentuk yang kedua yakni yang menunjukkan perbedaan. Kata penghubung yang digunakan adalah tetapi, namun, sebaliknya, melainkan, sedangkan.

Contoh kalimat:

Konjungsi Illative

Konjungsi jenis ini digunakan untuk menunjukkan kesimpulan suatu kalimat. Kata konjungsi yang biasanya dipakai adalah oleh karenanya, karena itu, jadi, maka, oleh sebab itu, dan lain sebagainya.

Konjungsi Antar Paragraf

Konjungsi antar paragraf adalah konjungsi yang diapaki untuk menghubungkan paragraf satu dengan paragraf yang lain. Sehingga paragraf tersebut dapat tersusun secara sistematis dan coherent unity. Konjungsi yang dipakai biasanya adalah adapun, mengenai, terlebih lagi, tidak hanya sebagai, berdasarkan, selain itu, akan hal, adapun.

 

Contoh I Konjungsi Antar Paragraf

 

Namaku Mia aku adalah anak pertama dari sepuluh bersaudara. Aku dan saudaraku yang lain memiliki usia yang hanya berjarak beberapa tahun saja. Namun, nyatanya karena mereka semua laki-laki aku jadi terlihat seperti adik mereka. Adikku yang paling bungsu kini sudah menginjak bangku SMP, dia juga tumbuh tinggi.

 

Selain itu, aku memiliki orang tua yang sangat penyayang. Mereka lah yang selalu mengajari kami tentang pentingnya berbuat baik kepada saudara. Juga bagaimana agar persaudaraan ini bebas dari sengketa.

 

Adapun di keluarga kami selalu mengadakan acara di tiap tahunnya hanya untuk berkumpul dan berbagi cerita satu sama lain. Sambil mengenang masa lalu. Terkadang kami menertawakan seberapa konyol aku dan saudara-saudaraku saat masih kecil. Kami bahkan pernah berebut mainan sampai tercebur ke kolam renang. Saat itu orang tua kami begitu panik. Meski begitu kejadian tersebut memberikan kami pelajaran tersendiri.

Contoh II Konjungsi Antar Paragraf

Esai memiliki struktur awal yakni sebuah pendahuluan. Inti dari sebuah esai terletak pada pembahasan atau tema yang dipakai. Untuk struktur esai yang terakhir adalah penutup, yang dalam hal ini berisi kesimpulan dari tema yang dibahas. selain itu kesimpulan juga terkait dengan rumusan masalah yang terdapat dalam latar belakang.

 

Berdasarkan pemaparan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa esai harus memiliki tiga struktur utama. Yaitu pendahuluan yang berisi latar belakang, rumusan masalah dan tujuan. Pembahasan memuat tema yang akan dibahas dan penutup berisi kesimpulan.

 

Contoh III Konjungsi Antar Paragraf

Obat-obatan adalah bahan kimia yang sering dikonsumsi oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Padahal jika ditelusuri lebih lanjut obat-obatan yang mengandung bahan kimia memiliki dampak buruk terhadap tubuh juga lingkungan. Misalnya jika obat-obatan yang sudah kadaluarsa dibuang sembarangan akan menyebab tidak berkualitasnya tanah dan air. Agar hal ini tidak terjadi, maka kembalikan obat-obatan tersebut ke apotek agar dilebur dan dibuang ke tempat yang semestinya.

Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah mengkonsumsi obat-obatan herbal yang lebih berkhasiat. Saat ini telah banyak gerai yang menyediakan beberapa obat herbal yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Namun ada baiknya Anda survey terlebih dahulu mengenai legalitas dari obat herbal yang ditawarkan.

Terlebih lagi, jika Anda mau lebih sehat. Cobalah untuk mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan segar setiap harinya. Hal ini dikarenakan sayur dan buah-buahan mengandung vitamin yang baik bagi tubuh. Anda juga bisa mulai pola hidup sehat seperti berolah raga agar tubuh tetap bugar dan fit.

Berdasarkan penjelasan di atas diharapkan mampu memberikan kesadaran bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Sayangi tubuh Anda dengan tidak mengkonsumsi zat-zat berbahaya seperti alcohol ataupun narkotika. Kesehatan Anda adalah prioritas utama yang harus selalu diperhatikan.

Agar kita dapat membuat tulisan dengan baik dan benar perlu memiliki kiat untuk rajin membaca. Entah itu mengenai tata cara penulisan yang baik serta berlatih menulis setiap hari.

Belajar mengenai kata konjungsi akan menambah wawasan Anda. sehingga Anda akan lebih mengerti bagaimana cara menyusun kata dengan baik dan benar. Dalam artikel ini telah kami bahas mengenai konjungsi dan jenis-jenisnya. Setiap jenis konjungsi memiliki fungsinya masing-masing yang pastinya layak untuk dipelajari lebih lanjut.

50+ Kata Konjungsi Pengertian Jenis Dan Contohnya

Exit mobile version