10 Jenis Tanaman Air: Nama, Ciri-Ciri, Gambar dan Penjelasannya

Tanaman air – Tahukah Anda apa itu tanaman? Tanaman yakni salah satu jenis makhluk hidup yang sengaja dibudidayakan di suatu benda atau ruangan untuk kemudian dipanen.  Namun pada penerapannya, hampir seluruh tanaman termasuk ke dalam kelompok tumbuhan, akan tetapi pengertian tanaman ini sebenarnya telah tercakup pula dengan beberapa fungsi serta jenisnya.

Jika dilihat dari kelompok produksinya, maka tanaman bisa kita dibedakan menjadi beberapa kelompok. Mulai dari tanaman buah, serealia, tanaman sayur, kacang-kacangan, tanaman industri, tanaman umbi-umbian, tanaman rempah, tanaman obat-obatan, tanaman serat, serta tanaman penghasil minyak atsiri.

Sedangkan tanaman memiliki banyak manfaat, mulai dari manfaat untuk kesehatan, keindahan serta kecantikan. Jika dikelompokkan berdasarkan tempat hidupnya, maka tanaman bisa dibagi ke dalam 3 jenis yaitu Hidrofit yakni tanaman yang hidup di lingkungan berair, Xerofit yakni tanaman yang hidup di lingkungan kering serta Higrofit yakni tanaman yang hidup di lingkungan lembab.

Nah, dari ketiga pengelompokan hidup tanaman, tentunya kamu tidak asing lagi dengan tanaman yang biasa hidup di tanah bukan? Akan tetapi, apakah kamu tahu dengan tanaman yang tempat hidupnya di air? Apakah kamu pernah melihat tanaman tersebut?

Apakah kamu juga tahu namanya? Nah, agar tidak penasaran lagi apa itu tanaman yang hidup di air, maka kamu harus menyimak uraian penjelasan yang akan kami berikan terkait dengan tanaman yang hidup di lingkungan berair.

Sebelum kita menuju ke pembahasan nama-nama tanaman yang hidup di lingkungan berair, maka kita harus terlebih dahulu mengenal ciri-ciri dari tanaman air tersebut. Apa saja ciri-cirinya?

Hidrofit atau tanaman yang hidup di lingkungan berair mempunyai ciri-ciri di antaranya yakni memiliki kutikula yang tipis, strukturnya yang kurang kaku, daunnya rata-rata berbentuk datar, mempunyai akar yang ringan, serta stomata terbuka.

Nah, sudah tahu kan sekarang ciri-ciri dari tanaman yang hidup di lingkungan berair ini? Untuk mengetahui apa saja contoh tanaman air, maka kamu harus simak daftarnya di bawah ini.

Eceng gondok

Eceng gondok
www,greens.co

Mungkin kamu tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini, yang mana biasa kita temui di. Kolam maupun di sungai. Eceng gondok adalah salah satu tanaman yang hidupnya di air. Tanaman yang mengapung di air ini ditemukan pertama kali oleh seorang ilmuwan ahli botani berkebangsaan Jerman yakni Carl Friedrich Philipp von Martius di sungai amazon pada tahun 1824.

Tanaman eceng gondok yang hidup mengapung di air ini punya akar yang sampai ke dalam tanah dengan ketinggian hingga 0,4 sampai dengan 0,8 meter. Ciri-ciri tanaman eceng gondok ini yaitu berdaun tunggal, tidak mempunyai batang serta memiliki bentuk oval. Tanaman eceng gondok ini biasanya hidup di perairan dangkal yang memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat.

Akan tetapi perlu kamu ketahui, bahwa  tanaman eceng gondok ini punya dampak negatif terhadap lingkungannya. Di antara dampak negatifnya yaitu meningkatnya penguapan, mengganggu transportasi air serta menurunnya tingkat kelarutan oksigen yang disebabkan menurunnya jumlah cahaya matahari yang masuk ke dalam air.

Teratai

Teratai
purjiantotop.wordpress.com

Teratai atau yang dalam bahasa latin disebut dengan Nymphaea merupakan salah satu tanaman yang hidup di air dan sudah populer keberadaannya sebagai penghias kolam. Teratai ini disebut sebagai water lily dalam bahasa Inggris.

Sedangkan di Indonesia sendiri tanaman air teratai sering disebut dengan lotus walaupun kedua tanaman tersebut sebenarnya berbeda. Teratai biasa tumbuh di atas permukaan air yang tenang dengan memiliki bunga serta berdaun lebar, keluar dari tangkai yang biasa disebut dengan nama rizoma yang ada di dasar air biasanya di dalam lumpur.

Bunga teratai ini terdapat di tangkai yang sebenarnya terusan dari rimpang teratai. Ukurannya bisa mencapai 5 sampai 10 cm. Teratai sendiri punya sekitar 50 spesies. Seluruhnya telah tersebar di seluruh wilayah tropis sampai ke wilayah subtropis di seluruh dunia. Teratai ini merupakan jenis tanaman air yang cukup unik.

Apabila teratai ini hidup di lingkungan air yang keruh dan kotor, justru akan menghasilkan bunga yang lebih indah. Biasanya bunganya berwarna merah, pink dan juga putih.

Lotus

Lotus
www.youtube.com

Lotus atau yang kerap dikenal dengan sebutan seroja merupakan tanaman yang hidup di lingkungan berair dengan nama latin Nelumbo Nucefera. Tanaman air ini berasal dari negara India. Lotus ini mempunyai ciri-ciri berupa tangkai bunga yang berdiri tegak serta mempunyai bunga yang tidak mengambang di atas permukaan air.

Sedangkan tangkai lotus bentuknya seperti tabung kosong dan memiliki fungsi untuk jalan lewat udara. Daun lotus ini tumbuh ke atas yang berdiameter bisa mencapai 60 cm dan terdapat lapisan lilin di permukaan daunnya. Oleh sebab itu ketika ada air yang jatuh di atas permukaan daunnya, maka air tersebut akan membentuk butiran-butiran.

Sedangkan bunganya bisa tumbuh sampai berukuran 20 cm dengan warna seperti kuning, pink dan putih. Biasanya lotus ini berbunga di bulan Juli sampai Agustus. Seroja atau lotus ini selain manfaatnya untuk menghias kolam, ternyata rimpangnya bisa dimakan dan umumnya digunakan untuk dimasak masakan Jepang.

Bahkan bijinya memiliki kandungan tepung yang bisa dijadikan sebagai bahan untuk membuat berbagai macam makanan. Di samping itu, lotus termasuk tanaman air yang daunnya berukuran besar sehingga bisa dijadikan sebagai bungkus untuk makanan tradisional untuk pengganti plastik.

Cape Pond

Cape Pond
pxhere.com

Cape pond adalah tanaman air yang asalnya dari wilayah Afrika Selatan. Tanaman air yang satu ini juga biasanya dipakai sebagai hiasan di akuarium.

Nama latih cape pond ini yaitu Aponogeton distachyos dan merupakan tanaman aur yang unik. Bunga cape pond ini bisa dimakan dan biasanya sering dijadikan sebagai hidangan khas di Afrika Selatan.

Apu-apu

Apu-apu
www.blanja.com

Apu-apu merupakan jenis tanaman air yang biasanya hidup di perairan tenang seperti danau dan di kolam. Biasanya apu-apu sering dibuat sebagai tumbuhan pelindung akuarium.

Selain hidup di kolam dan danau, apu-apu juga biasa hidup liar di rawa-rawa yang kadar airnya cukup. Nama latin dari apu-apu ini yakni Pistia Stratiotes yang mana apu-apu ini masih belum diketahui asalnya dari mana.

Lidi Air 

Lidi Air 
bacaterus.com

Sebagaimana namanya, tanaman air dengan nama lidi air ini memang sekilas mirip dengan bentuk lidi yang terbalik. Hal tersebut dikarenakan batang-batangnya berbentuk gepeng dengan warna hijau dan garis-garis kuning serta ujungnya runcing.

Tanaman lidi air ini  termasuk ke dalam jenis tanaman air yang tahan terhadap terpaan sinar matahari meskipun selama seharian penuh. Selain itu, lidi air juga memiliki pertumbuhan yang sangat cepat.

Kala Lili

Kala Lili
www.bukalapak.com

Kala lili adalah tanaman air dan merupakan tanaman tahunan. Rimpang kala lili ini cukup besar dan saat musim semi maka jumlah bunganya terus meningkat setiap tahunnya. Sedangkan jika tumbuh di daerah yang panas, maka kala lili ini biasanya hanya akan berbunga di setiap awal musim gugur saja.

Kala lili ini berasal dari negara di Afrika Tengah serta dari Asia Selatan. Kala lili memang sangat cocok untuk tanaman hias karena memang memiliki bunga yang sangat indah. Walaupun bunganya tidak mempunyai kelopak, tapi bentuknya corong tegak ke atas dan ada putik yang indah di bagian tengahnya.

Warna yang dimiliki kala lili ini jumlahnya banyak. Mulai dari hijau, putih, orange, merah, ungu dan masih banyak lagi.

Caltrops

Caltrops
anekatop10.com

Caltrops menjadi salah satu tanaman yang mengambang di permukaan air. Tanaman yang satu ini mempunyai buah yang bisa dimakan. Selain itu, Caltrops menjadi salah satu makanan yang banyak menjadi favorit di negara India.

Mereka menyebut Caltrops ini dengan sebutan Singhara. Biasanya mereka merebus daunnya atau bahkan dimakan mentah. Sedangkan buahnya sering dijadikan sebagai bahan dasar tepung.

Bambu Air 

Bambu Air 
ilmubudidaya.com

Bambu air atau yang dalam bahasa latinnya disebut dengan Eqquisetum Hymelae L merupakan salah satu jenis tanaman air yang punya kesamaan dengan bambu yang biasa hidup di darat. Akan tetapi, bambu air ini mempunyai ukuran yang lebih kecil jika dibandingkan dengan pohon bambu umumnya.

Tingginya sekitar 25 cm sampai 100 cm dengan diameter 3 cm. Tanaman bambu air ini sering dijadikan sebagai hiasan di rumah-rumah yang biasanya ditanam di pot berukuran besar dengan isi lumpur beserta genangan air. Bambu air ini ditemukan di Amerika Utara, Asia Utara dan juga di Eropa.

Tifa

Tifa
bibitbunga.com

Tanaman air yang terakhir yakni tifa atau lembang. Tifa merupakan sejenis tanaman rumput yang biasa tumbuh di rawa-rawa dan terutama berada di dekat pantai. Tanaman air ini biasanya tumbuh tegak dan kekar dengan tinggi bisa mencapai 1 sampai dengan 5,3 meter. Batang tanaman ini bentuknya membulat.

Daun tifa ini berbentuk meruncing dan seperti garis dan biasanya tifa ini banyak dimanfaatkan sebagai anyaman dari tangkainya. Sedangkan daunnya biasanya dibuat sebagai topi dan juga alas tikar. Tangkai beserta daun tifa ini juga bisa dibuat kipas tradisional Aceh. Biasanya tifa ini juga banyak ditanam oleh orang-orang ditanam di kolam yang dijadikan sebagai gunakan hias.

Baca Juga Gambar Bunga

Nah, dari keseluruhan tanaman yang hidup di air yang sudah kami sebutkan di atas, tanaman air manakah yang kerap kali kamu temui? Atau bahkan malah kamu baru saja mendengarnya? Pasti kamu baru tahu bukan bahwa tanaman air ternyata ada banyak?

Selain banyak dijadikan sebagai tanaman hias, ternyata tak sedikit juga tanaman air yang bisa dikonsumsi. Bahkan tanaman air juga ada yang bisa dijadikan sebagai kerajinan berupa anyaman loh.

Semoga dengan ditulisnya artikel di atas bisa membantu kamu menemukan jawaban atas pertanyaan yang sudah lama di pendam terkait dengan tanaman air. Dan bahkan jika kamu berminat bisa menjadikan tanaman-tanaman air di atas sebagai hiasan di rumah kamu.

Tinggalkan komentar