30+ Puisi Sahabat Yang Trenyuhkan Hati

Puisi Sahabat – Siapa yang tak mempunyai sahabat di dunia ini? Sahabat adalah mereka yang selalu ada di kala suka maupun duka dan mereka yang menggenggam tanganmu serta tak melepaskannya. Ungkapan pada sahabat bisa melalui apa saja. Misalnya berpuisi, puisi bisa menjadi ungkapan terbaik untuk sebuah rasa terima kasih. Tentang sebuah kenangan yang tel

Puisi Sahabat Sejati

PUISI SAHABAT SEJATI

Sudah lama sejak temu tahun lalu

Tak ku sangka sudah senja kita kini

Rambut putih dengan kulit keriput sana sini

Duduk di pelataran rumah di temani secangkir kopi

 

Teringat masa remaja dahulu

Bisa berlarian kesana kemari

Mengejar layangan yang lari dari sang tuan

Memanjat pohon tuk coba menggapai

 

Teringat masa sekolah dahulu

Menaiki pagar agar tak tertangkap algojo

Istirahat tiba kita berakar di warung-warung tepi jalan itu

Sungguh kenangan yang indah di angan

 

Tak sampai jiwa menggebu

Menuut hati dikala rindu

Kini kita duduk bersisian

Mengobrol ria tentang masa juang

 

Masih dengan kenangan yang sama

Kita tertawa di antara masa yang menertawakan

Di antara waktu yang telah berselang

Nyawapun bisa kapan melayang

 

Adzan maghrib berkumandang

Surau-surau mulai membuka tirai mereka

Kita berjalan dengan gagah dengan sarung terlilit badan

Ku harap kita sama dalam tujuan

Selalu dan selalu terkenang

 

Puisi Sahabat Lama

PUISI SAHABAT LAMA

Tak kusangka pertemuan terjadi

Setelah lama kita tak bersua

Lalu kita bernostalgia

Tentang kecil dan suka duka

 

Masih kuingat jelas sapamu

Yang cadel sebab belum juga tumbuh gigi

Kita terlalu polos kala itu

Tak tahu pula aksara

 

Dan kini saat kita bertemu lagi

Persahabat terjalin kembali

Perpisahan layaknya tak pernah hadir antara kami

Duka rindu kini terobati

 

Sering kuingat masa kita duduk di bangku taman sore itu

Aku menangis sebab hati yang berdebar

Juga mengenai periode pertamaku

Kau penenang disegala sendu

 

Tak mampu kuungkap terima kasih pada sang waktu

Yang memberi restu pada temu

Yeng memberi sirna akan rindu

Kini hanya  bahagia dalam diri

 

Saat ketenangan merasuk sanubari

Memberi segar pada sebuah rasa hati

Tak pernah hilang dari risi

Rasa kasih yang abadi

 

Puisi Sahabat Singkat

PUISI SAHABAT SINGKAT

Dingin malam ini

Tak kuat diri menehan sepi

Nanar mata menetes air rindu

Tak kujumpai dimanapun tempatmu

 

Sahabatku..

Akankah aku masih dikenang oleh sanubarimu

Akankah temu menghampiri kita

Sudah sewindu sejak kau pergi

 

Sahabatku

Kala kita bertemu nanti

Aku akan menyapamu lebih dulu

Aku akan mendekatimu lebih dulu

 

Sahabatku…

Ku tahu waktu bergulir begitu cepat

Sehingga tak terasa sudah sedewasa ini

Namun bagiku kau masih sahabat sejati

 

Sahabatku…

Sang pelita dikala duka

Tak pernah menyalahkan atau memojokkan

Selalu mengusah dengan kasih sayang

 

Kita adalah ciptaan Tuhan

Yang kan menghilang jika waktu datang

Hingga kucoba mengukir kenangan

Agar abadi di dunia yang fana

 

Untuk itu..

Maukah kau mewujudkan

Cita sahabat karibmu ini

Sampai dipenghujung senja hari ini

 

 

Puisi Sahabat Empat Bait

PUISI SAHABAT EMPAT BAIT

Lagit biru menyapaku

Juga indahnya ikatan yang terjalin

Kalbuku selalu rindu tuk bertemmu

Ingin kusemai terus persahabatan ini

 

Indah pelangi telah kita seluncuri

Langit luas pun akan kita itari

Bagai kepak sayap-sayap bebas

Menyaksikan indah lembayung senja

 

Saat arunika mulai menyapa

Kita berjalan menyusuri hijaunya desa

Sambil canda tawa terlontar

Tak pernah kusimpan bosan pada jiwa

 

Kala terik mulai bertahta

Kita berteduh pada rindangnya pepohonan

Sambil bercerita bernostalgia

Menghilangkan dahaga pada raga

 

Puisi Sahabat Kecil

PUISI SAHABAT KECIL

Sahabat karibku

Telah banyak hal terlalui antara kita

Entah suka atau duka semua sama saja

Sebab kau sang penetral segala

 

Bak ombak yang tak pernah menyakiti karang

Bak garam yang selalu ada di lautan

Kau pengikis segala rasa duka

Penerbit senyum di ujung senja

 

Setiap pagi terdengar sapamu

Kau melonggok dari balik jendelamu

Melambai padaku yang masih tersayup

Tak seperti kau yang cemerlang

 

Sahabat karibku

Jika waktu sedang tak baik

Maukah kau terus berkawan

Sebagai peredam segala gejolak hati yang tertambat

 

Sahabat karibku

Ikrarkan persahabatan selamanya

Sampai ruh hilang dari jiwa

Mari terus bersama

 

Puisi Sahabat Dua Bait

PUISI SAHABAT DUA BAIT

“Cinta abadi”

 

Persahabatan adalah kata lain dari cinta

Kala deras menyapu bumi

Terik juga membuat peluh membasahi diri

Kau hadir bagai oase di tengah gurun

 

Hadirmu menjadi penyejukku

Harum semerbakmu seolah penawar segala rindu

Tuturmu kala itu padaku

Jangan takut tuk melangkah

Tutup rapat pintu kemunafikan

 

“Tak bersua lagi”

 

Dulu…

Kau penyemangatku

Dulu…

Aku jugatempat bersandar bagi lelahmu

Namun apa daya saat ini

Ada jarak yang memisahkan diri

 

Kini …

Tak bisa ku bendung lagi

Segala rasa rindu di kalbu

Inginku bersua lagi

Namun kutahu mustahil tuk lakukan itu

Karena duniamu sudah tak di sini lagi

 

“ pertemuan”

 

Bukan mereka yang paling lama

Juga bukan tentang siapa yang lebih dulu

Namun kamu, iya kamu

Yang tetap bertahan di sisiku

Kala suka maupun dukaku

 

Meski kadang marah hinggap padamu

Sejak temu kala itu

Kau menjadi sahabatku

Sejak temu kala itu

Kita saudara dalam dunia yang sebentar

 

Puisi Sahabat Lima Bait

PUISI SAHABAT LIMA BAIT

Lagu persahabatan menghidupkan jiwa

Yang lama terpuruk sebab luka menganga

Bunga-bunga mulai mekar kembali

Diterpa hujan juga kebaikan sang nurani

 

Sebersit senyuman sebagai persahabatan

Jari yang terpaut tanda kecocokan

Satu tepukan pundak bagai akrab sudah lama berjalan

Hanya kata sahabat yang mewakili segala hati

 

Kini langit mulai cerah

Dihiasi awan putih bak salju

Setiap satu langkah kita

Adalah awal menuju perjalanan

 

Meski kadang kala marah hadir antara kita

Namun genggaman erat tak lepas begitu saja

Tali kekang tak putus sedemikian rupa

Sebab harapan kan selalu mengikat

 

Kamu…

Lengkapi diri yang sering gelisah ini

Berjalan bersisian meski ada haling rintang

Entah keberhasilan atau kegagalan

Kita kan selalu melangkah dan bertautan tangan

 

 

Puisi Sahabatku

PUISI SAHABATKU

Tak lekang waktu berselang

Sahabatku kan selalu datang

Menghilangkan duka dan menebar senyuman

Dialah sahabat seperjuangan

 

Tiga setengah tahun lalu

Kita bertemu di kala terik menyapu bumi

Awal cerita sebab sepenanggungan

Lalu akrab melingkupi kau dan aku

 

Temanku

Biarlah hubungan ini abadi

Diantara ke fanaan dunia misteri

Semoga langit pun merestui

 

Kasih…

Semoga tujuan sama akan rahmad-nya

Mari berjalan di jalan Tuhan

Agar abadi hubungan kan terkenang

 

Meski suatu saat waktu tak mengizinkan

Dan kita harus berpisah sebab meraih impian

Ku berharap tak terlupakan

Dalam benak dan angan dirimu kawan

 

Puisi Sahabat Ceria

PUISI SAHABAT CERIA

Mari kita bermain bersama

Bercanda bersuka ria

Menghilangkan penat yang ada

Tuk hapuskan duka nestapa

 

Kini waktuku dan waktumu adalah sama

Berharap selalu ada waktu suka

Dan sirnakan luka menganga

Yang ada hanya tawa

 

Saat hujan mulai jatuh ke bumi

Kita senandungkan lagu ceria

Berputar-putar di antara hujan yang membasah

Berteriak gembira seakan tanpa beban

 

Mari rasakan kembali kebahagiaan

Tak ada amarah ataupun dendam

Bebaskan dirimu, lepaskan

Tak ada luka yang abadi

 

Saat matahari tak tertutup awan

Kita berjalan dan duduk di bawah pohon rindang

Ditemani secangkir penghilang dahaga

Dan sirnalah semuanya

 

Ingatkah saat kita pesta piyama

Berperang bantal sampai titik darah penghabisan

Dan tertawa bersahutan

Lalu tertidur tak tahu kapan

 

Puisi Sahabat Dari Widji Thukul

PUISI SAHABAT DARI WIDJI THUKUL

Widji Thukul adalah seorang aktvis dari Partai Rakyat Indonesia yang pernah dituduh subversih oleh pemerintah masa orde baru. Hal ini menyebabkan ia harus berpindah dari tempat satu ke tempat yang lain.

 

Apa nasih harus seperti ini

Selalu dengan sepeda rongsokan dan karatan itu

o.. tidak adik!

Ayo kita melawan

Waktu yang bijak bestari

Sudah pernah mengajar kita

Cara menghadapi sebuah derita

Kila yang beri senyum pada mereka

Kepada masa depan

Jangan serahkan diri pada ketakutan

Karena kita harus terus bergulat

 

“ Di Bawah Selimut Kedamaian Palsu”

 

Apa sebenarnya guna ilmu

Jika hanya guna untuk mengibuli

Sebenarnya apa gun abaca buku

Kalau mulut kau bungkam selalu

Moncong senjata dimana saja

Berdiri kongkalikong dengan gagahnya

Di desa-desa rakyatpun dipaksa

Tuk menjual tanah mereka

Tapi, tapi, tapi, tapi

Harus murah harganya

Dari kampung ku terima kabar itu

Kau geledah rumahku

Kalian jarah karya-karyaku

Tapi ucapan terima kasih ku lontarkan

Sebab kalian tak memperkenalkan

Sendiri

Pada anak-anakku kalian mengajar

Tentang sebuah kata penindasan

Yang kini tak lagi diajarkan

Di sekolah-sekolah jaman sekarang

 

“ Hari Itu Aku Akan Bersiul”

 

Saat pemilihan tiba

Ku kan masuk dapur rumah ku

Kujumlah gelas serta sendokku

Bertambahkah jumlahnya

Pemilu oo.. pilu,pilu

Yang kiranya menepis perkawanan dan tinggallah lawan

Hari pemilu nanti

Tak kan aku kemana pergi

Akn ku bercerita padamu nanti

Apakah penuh katung beras, minyak tanah dan gula

Saat pesta telah selesai

Akan ku ceritakan padamu nanti

Pemilu oo.. pilu, pilu

Aku kan bersiul-siul

Tentang proklamasi kemerdekaan ku

Akan ku bernyanyi sekeras-kerasnya

Akan aku kibarkan hakku tinggi, tinggi

Kan kurayakan bersama nasi hangat dan sambel bawang

Pemilu oo.. pilu, pilu

 

Puisi Sahabat Terbaik

PUISI SAHABAT TERBAIK

Sahabat…

Meski raga terpaut jauh disana

Rasa kasih kan abadi

Meski genggaman tak lagi dapat jumpa

Surga cinta kan terkenang sampai nanti

 

Sahabat..

Kini hujan kulalui dengan sendiri

Kini cerah tak ada lagi suaramu yang meneriakkan namaku

Tak ada ejekan-ejekan kecil darimu

Dunia sunyi menerpa diri

 

Sahabat..

Akankah kita bersua lagi

Meskipun tak ada koneksi penghubung

Namun aku yakin kau sahabat sejati

Yang tak akan kalah dengan jarak tak abadi

 

Sahabat

Kini ketika ku gapai langit

Tak kutemukan kau di antaranya

Ku coba gapai pelangi

Tak kutemukan warnamu

Entah kita kan bersua atau saling pergi

Kau tetap sahabat terbaik yang menghiasi likunya jalan diri

 

Puisi Sahabat Menyentuh Hati

PUISI SAHABAT MENYENTUH HATI

Ku tahu matamu nanar saat ini

Merantau sedih dalam jiwa tak berpenghuni

Berteriaklah jikakau mau

Akan kuredam suaramu dari mereka

 

Aku terdiam bagai patung yang menapaki tanah

Melihatmu terpuruk bak raga tak punya jiwa

Menatap kosong entah kemana

Yang ku tahu tak ada hasrat hidup di dalam sana

 

Menangislah kawan

Ada pundakku yang kan setia jadi sandaran

Tak usah ada sungkan menerjang

Karena kita telah berikrar tuk saling menguatkan

 

Sadarlah kawan

Ada aku sebagai penunjuk jalan

Tuk menuntunmu kembali pada keceriaan

Bukan duka yang mengiringi seperti saat ini

 

Ketahuilah kawan

Aku kan selalu disini

Untuk menguatkanmu yang tak pernah sendiri

Karena akan selalu ada aku di sisi

 

Kemarilah kawan

Datanglah pada kebahagiaan

Jangan jadikan pilu mengendalikanmu

Karena kehilangan adalah bagian dari kehidupan

 

Puisi Sahabat Bahasa Inggris

PUISI SAHABAT BAHASA INGGRIS

My best friend…

Many times we have passed

Many flavours that we successfully passed

Also the obstacle that once approached

 

Remember when the beach was the objecy of our observation

The expanse of open sea is endless

Also waves surpassing the reef

Become an forgettable memory

 

My best friend…

It was neber forgotten at the time

Have I ever told you?

That memories are eternal

 

Although wrinkles will present themselves

Even thiugh these memories age

But you and I will remember each other from the beginning again

Then live a day like today

 

Let’s promise

For never trying to leave

And complete your self

With love from true friends

 

The sky began to hum melodious

Speck that sound like melody music

A dark night is tense

You are in every long sleep

 

Puisi Sahabat Karya Chairil Anwar

PUISI SAHABAT KARYA CHAIRIL ANWAR

DERAI CEMRA SAMPAI JAUH

Seakan malam mulai menjelang

Ada dahan pada tingkap rapuh

Pukuln angin yang terpendam

Saya sekarang bisa tahan

Sudah lama sejak bukan kanak lagi

Tapi dulu pernah ada suatu bahan

Yang tak menjadi perhitangan kini

Hidup katanya hanya menunda kekalahan

Menambah terasing dari cinta sekolah rendah

Dan kau tahu, ada yang tetap tidak terucap

Sebelum akhirnya kami pun menyerah

 

“ Selamat Tinggal”

 

Saya mulai berkaca

Terdapat muka penuh luka

Siapakah yang punya?

Menderu hatiku dan kudengar seru

Apa benar hanya angin yang berlalu

Lagu lain pula

Menggelepar pada tengah malam yang buta

Ah…!

Semua mengental, semua menebal

Semua tak ku kenal

Selamat tinggal

 

“ sajak Putih”

 

Tali warna pelangi tempat bersandar

Depanku memakai tudung sutra senja

Pada hitam matamu terdapat kembang mawar dan melati

Rambutmu yang harum mengalun bergelut bersama senja

Nyanyian sepi, malam dalam mendoa tiba

Meriak muka dalam air kolam jiwa

Dadaku pun dipenuhi irama merdu lagi

Menarik untuk menari seluruh dari aku

Hidup dari hidup aku, pintu itu terbuka

Ketika matamu bagiku menengadah

Selama darahmu dapat mengalir dari sebuah luka

Meski mati jiwa dan raga

Takkan membelah kita

 

Puisi Bahasa Inggris Dan Artinya

PUISI BAHASA INGGRIS DAN ARTINYA

Friend..

Your presence is like a lamp for the rest of your life

Thanks to you I can deal with many flavors

Whether it’s happy or sad

I think I can challenge everything

 

Friend

Stay by your side until old age

Don’t move even for a moment

Because I can paint happily too

So you don’t come to tears

 

Let’s mrnyususri trails that may not always be flat

Although the gravel is cruel on human feet

Although steep road traversed

We are related

And face it all

 

If later you and I have to leave each other

To achieve dreams when I was a child-

Don’t forget all forms of memory

Do not throw away all the hopes that were once a dream

Make them the shadow that will continue to follow

 

Waving at me in the dark night at the twinkling of the stars

Say you’re good even without me by my side

And I will wave to you

Wish you well always

Easy as that

 

Me and you who share stories

A ridiculous experience that is never forgotten

Keep all the secrets of those who don’t know anything

Be Happy

My dear friend

 

Artinya

 

Sahabat..

Hadirmu bagai pelita dalam sisa usia

Berkatmu ku bisa hadapi banyak rasa

Entah itu senang maupun duka

Rasanya ku bisa menantang meresemua

 

Sahabat

Tetaplah disisi hingga usia senja

Jangan beranjak walau sesaat

Karena aku pun bisa melukis bahagia

Agar kau tak datang pada tangis

 

Mari mrnyususri setapak yang mungkin tak selamanya rata

Meski batu kerikil kejam pada kaki manusia

Meski curam jalan yang dilalui

Kita kan bertautan

Dan menghadapi itu semua

 

Jika nanti kau dan aku harus saling pergi

Tuk meraih mimpi di kala kanak-kanak-

Jangan lupakan segala bentuk memori

Jangan buang segala asa yang pernah menjadi mimpi

Jadikan mereka bayangan yang kan terus mengikuti

 

Melambailah padaku di antara gelapnya malam pada kerlipan bintang-bintang

Katakan kau baik meski tanpa aku disisi

Dan aku kan melambai padamu

Berharap kau baik selalu

Semudah itu

 

Aku dan kau yang saling berbagi cerita

Pengalaman konyol yang tak pernah terlupa

Menyimpan segala rahasia dari mereka yang tak tau apa-apa

Selamat berbahagia

Sahabatku tercinta

 

Puisi Sahabat Karya Gus Mus

PUISI SAHABAT KARYA GUS MUS

“Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana”

 

Bagaimana kau ini

Kau menyuruh aku untuk berfikir

Ketika aku berfikir tuduhan kafir kau beri padaku

Harus bagaimanakah aku…

Kau menyuruhku untu bergerak

Aku bergerak pun kau waspadai

 

Kau menyuruhku agar tak banyak tingkah

Saat aku diam kau menuduh aku sebagai apatis

 

Bagaimana kau ini

Kau menyuruh seorang aku untuk memegang prinsip

Lalu saat aku memegang prinsip

Kau tuduh aku seorang yang kaku

 

Kau ini bagaimana…

Kau menyuruhku untuk toleran

Namun di saat yang bersamaan kau tuduh aku plinplan

 

Aku harus bagaimana

Suruh aku untuk bekerja

Dan kau ganggu aku saat itu pula

 

Kau ini bagaimana…

Kau perintah aku tuk taqwa

Tapi khotbah agamamu membuatku gila karenanya

 

Kau menyuruh tuk mengikuti langkahmu

Padahal langkahmu tak jelas kemana arahnya

 

Harus bagaimanakah aku

Kau suruh aku untuk menghormati hukum

Namun kebijaksanaanmu menyepelekannya

 

Kau menyuruhku untu disiplin

Namun saat yang sama

Kau mencontohkan yang lain

 

Kau pun berkata bahwa Tuhan itu dekat

Namun kenapa kau memanggil Tuhan dengan pengeras suara setiap saanya

Kau pernah bilang suka akan kedamaian

Namun kau ajak bertikai aku setiap hari

 

Aku harus bagaimana…

Kau menyuruhku untuk membangun

Namun kau tega merusaknya

Kau suruh diri ini menabung

Aku menabung kau menghabiskannya

 

Kau menyuruhku menggarap sawah

Lalu kau Tanami rumah di atasnya

Katamu aku haruslah punya rumah

Saat ruah ku punyai kau ratakan dengan tanah

 

Harus bagaimanakah aku

Judi kau larang padaku

Namun permainan spekulasimu malah menjadi-jadi

Bertanggung jawab kau suruh aku

Namun Wallahu A’lam Bis Showab  terus kau ucap

 

Kau ini bagaimana

Kau suruh aku untuk jujur

Aku jujur kau menipuku

Kau suruh untuk sabar

Aku sabar kau menginjak tengkukku

 

Kau suruh aku memilihmu sebagai wakil aku

Aku pilih kau, kau bertindak semaumu

Kau bilang selalu memikirkanku

Kusapa sedikit saja kau rasa terganggu

 

Kau ini bagaimana

Bicaralah kau bilang

Aku pun bicara dan kau bilang aku ceriwis

Kau bilang kritiklah

Aku kritik kau pun marah

 

Kau bilang untuk mencarikan alternatifnya

Ku beri alternative kau bilang jangan hanya mendikte saja

Bagaimana kau ini

Ku bilang terserah padamu

Tapi kau tak mau

 

Saat ku bilang terserah kita

Namun kau tak suka

Aku bilang terserah aku

Namun kau memaki aku

 

Kau ini bagaimana

Atau aku harus bagaimana

 

Puisi Sahabat Karya Kahlil Gibran

PUISI SAHABAT KARYA KAHLIL GIBRAN

Bukanlah cinta yang benar-benar cinta

Melainkan hanya sebuah jaring

Serta hanya kesia-siaan sebagai hasil tangkap

 

Saat ia harus tahu menahu mengenai ombakmu

Biarkan ia juga tahu tentang banjir-banjirmu

Sebenarnya untuk apa seorang sahabat kau cari

Sedangkan waktu kau bunuh lenyap?

 

Carilah sahabat dengan waktu yang selalu untuk hidup

Karena adanya hanya untuk memenuhi kebutuhanmu

Namun bukanlah kekososnganmu

Dan dalam dan berkat manisnya persahabatan

Biarkan dan selalu ada tawa kebahagiaan

 

Puisi Sahabat Tersayang

PUISI SAHABAT TERSAYANG

erat cinta kala itu

genggaman tangan kita takkan terlepas jua

serta masih kuingat cuplikan memori itu

yang terlihat begitu polosnya

 

tautan tangan kan selalu tergenggam

kemanapun arah kaki berjalan

baik lorong kecil maupun jalan setapak yang besar dan panjang

untuk mencapai sebuah tujuan

 

kau hadir bagai setitik cahaya

seperti lilin temaram diantara gulita

bagai kerlip bintang di antara kelam

memberi hangat dikala dingin menusuk jiwa

 

entah suka atau duka

entah tangis ataupun tawa

kita lalui itu bersama

dengan terus bersanding doa-doa

 

saat datang masa remaja

menggapai impian jadi tujuan utama

kita pun mulai bermimpi di kala senja

dan terus percaya

 

bahwa cita bukanlah angan yang hadir dalam mimpi di tidur malam

akan ada harapan yang harus digapai tuk masa mendatang

tentang kegagalan yang akan meremukkan keyakinan

dikala itu kita tetap bergandeng tangan

 

bila hari kita sedang tak baik

ku doakan kasih bagi kita

ku doakan damai bagi kita

akan terus saja selama bintang masih pada tempatnya

 

meski kebersamaan takkan selamanya ada

meski harus sendiri kurangkai sebuah karsa

namun itu tak ada beda

karena kenangan selalu hadir dalam jiwa sang pujangga

 

Puisi Sahabat Karya WS Rendra

PUISI SAHABAT KARYA WS RENDRA

Telah Satu”

 

Kita adalah gelisah yang sama

Gelisahmu adalah gelisahku jua

Dalam kehidupan yang nyata

Dan yang kita cinta

 

Telah lama kita saling bertatap mata

Lalu makin mengerti tak lagi dipisah kata

Enkau peniti yang telah disematkan

Aku merupakan kapal yang berlabuh dan tertambat di tempat

 

Kita adalah lava

Yang tak mungkin diuraikan

 

“ Optimisme”

 

Cinta kita berdua

Bagai istana dan porselen

Dengan angin pembawa kedamaian

Pelukan membelit kita bersama

 

Kekuatan telah diberikan oleh bumi

Sebab lengkah kita dengan ketegasan

Muraiku,

Hati kita berdua

Adalah pelangi dengan selusin warna

 

Wahai rembulan yang pudar

Jenguklah jendala sahabat

Ia tidur sendirian

Hanya berteman hatinya yang rindu

 

Puisi Sahabat Karya Agam Wispi

PUISI SAHABAT KARYA AGAM WISPI

Selama kau aku beradam hawa di ranjang

Kita berkembang biak bagai pohon pisang

Berserak-serak tak peduli, kini berkumpul lagi

Anak cucu, para menantu, alim atau bajingan

Menunjukkan hati

 

Puisi Sahabat Karya Idrus Tintin

PUISI SAHABAT KARYA IDRUS TINTIN

Burung Waktu

 

Burung waktu

Terbang dari tempat gelap

Awal penciptaan dunia

Muncullah pagi pertama

Tenun bersilang lintang dua belas warna

Dan bunga, batu, hutan

Pulau dan air

Siul kicaumu

Nyanyian yang kau bawa

Terbang menyeberangi lautan

Melintasi abad demi abad

Laju menuju masa depan

Yang masih tebal diselimuti kabut harapan dan ketakutan

Burung waktu

Setiap kali kau mencicit

Sambil memandang ke bawah

Terbang tanpa henti

Memasuki malam

Keluar siang terus menerus

Tak terhitung oleh alat dan ilmu hitung

Bawalah aku

Terbang bersamamu

Menyeberangi lautan

Melintasi abad demi abad

Laju menuju masa depan

Harapan tanpa ketakutan

 

Puisi Sahabat Karya Ajib Rosidi

PUISI SAHABAT KARYA AJIB ROSIDI

Ingat aku dalam doamu

Di depan makam Ibrahim

Akan dikabulkan yang maha Rahim

Hidupku di dunia ini. Di alam akhir nanti

Lindungi dengan rahmat, kimpahi dengan karunia gusti

 

Ingat aku dalam doamu di depan makam Ibrahim

Di dalam salatmu, dalam sadarmu, dalam mimpimu

Setiap tarikan nafasku, pun waktu menghembuskannya

Jadilah berkah, semata limpahan ridho Ilahi

 

“ Jarak”

 

Berapa jauh jarak terentang

Antara engkau dengan aku

Berapa jauh jarak terentang

Antara engkau dengan urat keherku?

Tak pun sepatah kata

Memisahkan kita

 

Pertemuan Dua Orang Sufi”

 

Ketika keduanya berpapasan, tak sepatahpun kata teguran

Hanya dua pasang mata yang tajam bertatapan

Suhrawardi di atas kuda: “betapa dalam kulihat Samudra segala hakikat”

Dari Muhyidin di atas keledai: “ Betapa fana dia yang menjalani teladan Rasulnya”

Ketika keduanya bertemu

Tak pun kata-kata salam

Tapi keduanya telah sefaham dalam diam

 

Puisi sahabat tiga bait

PUISI SAHABAT TIGA BAIT

“ Alumni”

 

Sepi hari tanpa canda darimu

Dari kawan tiga tahun silam

Kita coba tuk mengukir tali kekang

Hariku indah berkat kalian kawan

 

Meski terkadang berdebat tak dapat dielak

Namun tak ada ingin untuk lepas dari ikat

Adanya kawan takkan menyengsarakan

Mereka membuka pikiran yang tersumbat

 

Kawan..

Kumulai berdoa pada Tuhan

Agar kita bersama dalam kebaikan

Tak pernah sesak rasa untuk berbagi

 

“ Candaan kawan”

 

Aku dan kamu

Talah berbagi alur hidup sejak dulu

Membuat semi bunga dengan canda

Lucu bila sekelebat kenangan berkeliat mesra

 

Kini ku sapa langit

Dengan awan-awan putih itu

Mangamati burung yang terbang bebas di angkasa biru

Hiburan lucu kadang kau sematkan di antara cakap kita

 

Teman…

Rindu jiwa ini

Senda gurau yang kita rajut sampai hari ini

Di bawah senja yang berekor cakrawala

 

“Tak pernah sirna”

 

Berharap ku tak pernah sekarat

Melawan uji coba kehidupan

Hilang sudah tak bertemu kawan

Namun cinta takkan sirna

 

Saat kau ucap kata pisah

Mataku lebur menetes pada tanah

Nanar merah bak darah

Kucoba berpasrah

 

Kasihku tak pernah pudar

Sanjungku terhadapmu juga kan selalu ada

Ku ucap salam perpisahan dengan sendu

Namun ikatan abadi takkan pernah sirna

Meski jarak membentang raga

 

Beberapa puisi di atas khusus dipersembahkan untuk sahabat. Kira-kira puisi mana yang akan Anda persembahkan untuk sahabat Anda? atau Anda juga bisa membuatnya sendiri. Semoga menjadi inspirasi Anda untuk bisa mengungkapkan keadaan hati.

30+ Puisi Sahabat Yang Trenyuhkan Hati

Tinggalkan komentar