30 Contoh Puisi Ayah yang Menyentuh Hati

Puisi ayah – Kita lahir di dunia karena ada ibu dan ayah. Keberadaan sosok ayah tidak kalah pentingnya dengan sosok ibu. Biarpun tidak mengandung dan melahirkan kita, peran ayah tetap besar. Ia rela bekerja keras tanpa kenal lelah demi keluarga yang ia sayangi.

Mengekspresikan cinta untuk ayah bukan merupakan sebuah hal yang tabu. Ayah pun pasti senang menerima bentuk cinta dari kita. Puisi, sebagai salah satu bentuk ungkapan hati merupakan sarana yang sesuai. Berikut adalah beberapa contoh puisi yang dapat dijadikan referensi.

Kumpulan Puisi Ayah

Yang Tidak Pergi

Yang Tidak Pergi
www.hipwee.com

*****

Raga dan jiwa kiranya pergi

Tapi cinta kita tak akan pergi

Sayang kita tidak pernah pergi jua

Selalu di dalam hati

Cinta kami teruntuk ayah

Cinta yang akan senantiasa bersemi

Sayang kami untuk ayah

Sayang yang tiada berhenti

Ayah tidak akan pernah pergi

Karena cinta dan sayang

Ayah selalu ada bagi kami

Di dalam sanubari

*****

 

Surat Kecil untuk Ayah

Surat Kecil untuk Ayah
www.hipwee.com

*****

Ayah, apa kabarmu di sana?

Ayah, apakah dirimu tahu anakmu sudah sebesar ini?

Ayah, aku rindu

Ayah, ayah, ayah

*****

Ayah,

Sebuah kata yang berharga untuk sebuah panggilan

Sebuah untaian huruf yang sampai detik ini tak bisa aku lupakan

Lebih dari itu

Ayah, Lelaki hebat yang senantiasa kurindu

*****

Lebih dari paruh masa engkau pergi

Pergi ke sebuah tempat, yang kuyakini engkau bahagia

Memori yang melekat diantara kita

untuk teman ketika rindu, tapi itu hanya sebesar satu biji jagung

Karena di saat kita berpisah,

aku masih terlalu kecil untuk mengingat semua tentang kita

*****

Yang ku tahu,

Engkau adalah lelaki hebat yang memiliki segalanya

Engkau tetap menjadi imam yang bijak

Engkau lelaki jujur, dan seperti kata ibu, tak mungkin ada lagi di dunia sepertimu

*****

Ayah, tahukah engkau?

Aku seringkali menitikkan airmata di saat melihat teman-teman datang bersama papa mereka, tertawa bahagia, menggelayut manja 

dengan lelaki paling berharga dalam hidup mereka

Aku seringkali menangis deras jika membaca cerita apapun yang berhubungan dengan seorang ayah

Aku seringkali merindukan seorang sosok ayah yang melindungi aku 

ketika ada orang lain yang menyakitiku, menghancurkan perasaanku

Aku seringkali menginginkan, aku bisa memelukmu,

duduk santai bersamamu di sebuah tempat yang indah

*****

Ayah, lelaki tampan, jujur, hebat, sabar dan kuat

Aku rindu padamu

Kutitipkan doa di tiap tetesan tangis rindu kepadamu

*****

Ayah, aku pasti bisa

Aku pasti bisa membuatmu bangga dan tersenyum melihatku dari sana

Aku yakin aku pasti bisa

Ini hadiah untukmu, Ayah

Love you as always,

Your daughter

*****

 

Selalu di Hati

Selalu di Hati
pixabay.com

*****

Kini kita tidak lagi berada di dimensi yang sama

Ruang dan waktu memisahkan kita

Tak bisa bertatap muka atau menyandarkan kerinduan

Dan aku hanya bisa menatapmu dari foto sahaja

Tak kan pernah ada yang berubah

Sejauh apapun engkau pergi, ayah

Dirimu pengukir jiwa kami

Ayah akan selalu ada di hati

Engkau adalah pahlawan untuk hidup kami

Engkau adalah cahaya untuk hidup kami

Engkau adalah pelita untuk hidup kami

Engkau akan selalu ada di hati kami

Kami tidak akan terlalu larut dalam kesedihan

Doa kami selalu untukmu

Doa kami untuk kebahagiaan di surga

Doa kami agar ayah tenang di sisi-Nya.

*****

 

Lelaki Terhebat

Lelaki Terhebat
tebuireng.online

*****

Lelaki yang telah terbaring, itulah ayahku

Dia lelaki terhebat yang pernah kukenal

Lelaki terbaik yang mengayomiku

Tak pernah mengeluh meski sakit kian melanda

Lelaki terhebat itu adalah ayahku

sosok lelaki sederhana

Cerdas dan tenang dalam menghayati kehidupan

Dan tumpuan bagi kaki kami

*****

Lelaki yang telah terbaring disana

Ia adalah ayahku yang terhebat

Ia tidak akan membiarkanku terluka

Ia akan selalu mendampingiku

Lelaki yang telah terbaring di sana

Lelaki yang telah beristirahat bersama-Nya

*****

Semoga kekuatan darimu membuatku selalu bertahan

Semoga cintamu mengilhami hidupku

Nasehatmu takkan kulupa

Segala petuah hidup yang ku simpan

Lelaki terhebat itu adalah ayahku

Yang terbaik di dunia ini.

*****

 

Aku Cinta Ayah

Aku Cinta Ayah
www.hipwee.com

*****

Telah rapuh tulang-tulangmu

Yang kokoh menjulang

Demi memberikan kami sesuap nasi

Untuk menunaikan kewajibanmu sebagai kepala keluarga

Kini … Kau berdaya mengorbankan segalanya

Kini … Kau hanya mampu memberikan kami petuah

Kini … Kau hanya mampu mengucapkan doa yang lurus untuk kami

Untuk … anak yang telah kau besarkan dengan kerja kerasmu

*****

Ayah,

Air mata ini tak mampu membalas semuanya

Segala yang kau lakukan untuk hidup kami

Semua yang kau dedikasikan kepada kami

*****

Ayah,

Kasih sayangmu takkan mampu tergantikan oleh yang lainnya

Perhatian yang kau berikan kepada kami selalu menemani hari yang panjang

Walaupun terkadang kami tidak mengindahkan semua yang kau berikan

Terkadang kami tak pernah menghargai semua yang kau berikan

*****

Ayah,

Kini kamilah yang harus melakukan semuanya

Kamilah yang harus membalas semuanya

Kamilah yang harus memperhatikanmu

*****

Ayah,

Izinkanlah kami menjadi anak yang berbakti kepadamu

Anak yang tak melupakan kasih sayangmu

Izinkanlah kami tuk membahagiakanmu

*****

Ayah,

Meskipun kami sadar

Itu semua tidak bisa membayar semua yang telah kau beri

Dan kami sadar, nyawa pun tak mampu membalas semuanya

*****

Terimakasih Ayah

Kini kami menjadi orang yang berdikari

Kini kami mampu menjadi orang yang mandiri

Kini kami mampu menapaki hidup yang penuh dengan duri

Aku mencintaimu Ayah.

*****

Ayah

Pada setiap tetes keringatmu

Pada derai lelah napasmu

Menyimpan penuh kasih sayang yang sangat luar biasa.

*****

Demi aku kau rela di sengat matahari terik

Pun tak dapat membatasimu meski deras hujan

untuk aku, anakmu

Di setiap doamu, kau haturkan securah harapan

*****

Ayah, kan kujaga setiap nasehatmu

Di setiap napasku

Di relung hati akan kuhangatkan namamu

Akan kukobarkan semua impianmu

Hanya untuk menikmati senyummu

Di ufuk senjamu

Ayah.

(Karya Ratih Anjelia Ningrum)

*****

 

Kerinduan

Kerinduan
www.medcom.id

*****

Ayah dimana dirimu berada

disini aku merindukan semangatmu

menginginkan untuk berjumpa

merindukan akan belaianmu

Kasih sayangmu senantiasa ku rindu

*****

engkau selalu hadir pada malam yang dingin

mimpi yang begitu nyata bagiku

menginginkan engkau untuk kembali

*****

Aku selalu mengharapkan engkau hadir

menemani aku dalam hari-hari yang berat

menemani masa pertumbuhanku ini

*****

Aku tumbuh menjadi kian besar nan mantap

tanpa engkau di sisiku

tanpa engkau yang menemani hari-hariku.

(Karya Niki Ayu Anggini)

*****

 

Ayah Segalanya Untukku

Ayah Segalanya Untukku
www.fimela.com

*****

Ayah

Beribu kata telah kau titahkan

Beribu cinta telah kau percikkan

Beribu kasih telah kau curahkan

Hanya untuk diriku, anakmu

*****

Ayah

Kau ajarkan ku tentang kebajikan

Kau tunjukkan ku tentang esensi cinta

Kau jelaskan padaku tentang makna kehidupan

Dan kau mendidik ku dengan berjuta sungguhan kasih sayang

*****

Ayah

Betapa mulianya hatimu

Engkau korbankan segalanya demi anakmu

Kau membanting tulang hanya untuk keluargamu

Kini ku berjanji untuk semua kerja kerasmu

Ku berjanji untuk semua kasih sayangmu

Dan aku telah mengucap janji pada ketulusan hatimu

Bahwa aku akan selalu menjagamu

Aku akan senantiasa menyayangimu hingga ujung umurku

Terima kasih, ayah

untuk kasih sayangmu yang dalam

(Karya Clara)

*****

 

Pesan untuk Ayah

Pesan untuk Ayah
tandapagar.id

*****

Langit sepi tiada bintang

Seperti hatiku yang sepi nan gelap gulita

Angin bertiup kencang di telinga yang gusar

Seperti bisikan cinta dari ayahku tersayang

Aku berdoa dalam tangis mengingat ayah

Aku teringat cerita dan kidung dari ayah

Aku teringat kenangan-kenangan bersama ayah

*****

Dalam doa ku titip pesan untuk ayah

Rinduku, cintaku, dan kasihku untuk ayah

Kusebut dalam doa agar para malaikat menyampaikannya

Ceritaku kini, kisah hari-hariku selama ini

Kuceritakan lewat doaku untukmu ayah

Semoga engkau turut mendengar ceritaku

Semoga pesanku sampai pada ayah

Tidak ada pria yang dapat menggantikan ayah

Hanya ayah yang terbaik dalam hidupku.

*****

 

Bait Sajak untuk Ayah

Bait Sajak untuk Ayah
www.amormeus.org

*****

Ayah …

Tulusnya nasehatmu telah membingkai hatiku

Menuju lembah tinggi dalam kedamaian

Dekapanmu telah meredam amarahku

Tak kuasa tangisku berderai begitu deras

Kala ku ingat kata bijakmu

Kau senantiasa menjaga aku

Dari kotoran raga dan jiwa yang akan nodai aku

Kau rela diterpa deburan buih yang berlalu

Demi aku …

Demi anakmu tercinta …

*****

Seolah-olah kau tak kenal kata lelah 

dalam menghapus ratusan tetes air mataku

Pula, kau tak pernah bosan

meredam sukmaku dari tangisan

Ku uraikan isi hati ini

Untukmu

Untuk segala yang sudah kaubuat berlabuh

pada dermaga kehidupanku

*****

Hanya sewujud puisi teruntai dari ketulusan hati

Untukmu, ayah. 

Ku ucapkan terima kasih.

(Karya Novi Aqila, dalam buku Antologi Puisi“Senja”)

*****

 

Getar Malam Rinduku

Getar Malam Rinduku
www.kompasiana.com

*****

Ingin kugali gundukan itu

Demi mencabut papan alas setiap dukaku

Biarlah nafasku memeluk anganmu

*****

Puisi-puisi gelap meninangku

Sajak berair mata merangkul jiwa

Dan merambatkan tiap ratap di sekitar gelap

Seolah engkau utus jangkrik untuk memejamkan lelah

Nyanyi cerita tentang dahaga yang kian merindu

Seolah kau titipkan restumu

Lewat dingin malam menyuap

*****

Mantra-mantra penghapus basah tatapku

Tiap dendang lantun macapat mengiring sendu

Seperti suara hati yang tersampaikan padaku

Bahkan suara gitar berbeda saat anganku

Menuju kenangmu

*****

Getar yang memancar melahirkan syair

Bak pujangga berlagu

Ini untukmu,

Itu buatmu,

Dan do’a sebagai baktiku

Miss you Ayah.

(Karya Eko Putra Ngudidaharjo)

*****

 

Dari Hati untuk Pahlawan Hidupku

Dari Hati untuk Pahlawan Hidupku
www.katakalis.com

*****

Meski suaramu

Tak semerdu nyanyian lembut seorang ibunda

Kau membingkaiku dengan nada nada ketulusan

Yang mengantarkan hatiku

Menuju lembah yang tinggi

Bernama kedamaian hakiki

*****

Meski sentuhanmu tak selembut belaian suci-Nya

Namun dengan dekapmu yang hangat

Ku terhangatkan dengan kasihmu

Ku terlenakan

Dengan cintamu

*****

Tangisku kian berderai

Kala ku ingat ucapan indahmu menimangku

Kala ku sentuh tubuh letihmu menjagaku

Seperti karang menjaga debu pasir

Kau jaga aku

Kau lindungi diriku

Dari kotoran raga dan jiwa yang kian basahiku

Kau rela di terpa deburan buih

Yang berlalu

Demi aku

Demi anakmu…

*****

Seakan tak pernah lelah

Kau hapuskan tetes air mataku

Seakan tak pernah untuk bosan

Kau redamkan aku dari tangisan

Ku urai hati ini

Untuk dirimu yang terhebat

Untuk segalanya yang telah kau labuhkan pada pelabuhan kehidupanku

Hanya sebentuk puisi sederhana

Dari ketulusan dan kerendahan hati

Untukmu bapakku

Kuhaturkan berjuta Terima kasih.

(Karya Ibnu Abhi)

*****

 

Puisi Ayah

Puisi Ayah
www.idntimes.com

*****

Ayah aku tahu engkau begitu lelahnya

Engkau menghadapi kehidupan ini

Namun engkau tak pernah mengeluh

Tak pernah ada rasa jenuh dalam benakmu

Berkorban dan berpeluh kucuran keringat

Untuk kesuksesan anak-anakmu

Mungkin lelah itu sirna

Saat engkau melihat anakmu bahagia

Dengan senangnya

Semangatmu terdorong lagi untuk hari besok

Maafkan aku ayah

Yang mengabaikan sayangmu

Kini aku sadar

Betapa mulianya engkau

Tanpa meminta balasan apapun dariku

Takkan aku lupakan dengan pengorbananmu Ayah.

*****

 

Ayah

Ayah
laifestyle.kompas.com

*****

Kerut pada wajah tanda usia senja

Tak akan menghalangi langkah tegarmu

Mandi keringat membanting tulang yang loyo

Demi kami semua keluargamu tercinta

Fajar menyingsing dalam melangkah

Di senja hari baru dirimu kembali

Hanya ada satu tujuan mulia

Memberi sinar bahagia bagi kami

Kau memohon pada Tuhan

Berkah keselamatan untuk Ayah

Memberi rahmat dan kekuatan

Demi melindungi jalan kehidupannya

(Karya Yayuk Pratiwi)

*****

 

Ayahku Hidupku

Ayahku Hidupku
www.idntimes.com

*****

Ayah,

kau penguat hatiku

menjadikanku seorang yang tegar

seorang penuh akan kesabaran

seorang yang pantang untuk menyerah

*****

Ayah,

sepi kala kau jauh

kau begitu hebat

tak ada yang bisa sepertimu

ataupun menggantikan posisimu

*****

Ayah,

aku begitu menyayangimu

keringatmu menjadi inspirasiku

tawamu yang selalu aku rindu

sedihmu adalah deritaku

*****

Ayah,

dimana pun engkau

doaku selalu bersamamu

tangisku menjadi sumpahku

bahwa, apapun yang terjadi ku kan selalu menjagamu.

(Sumber: dandiemo)

*****

 

Ayah yang Begitu Sempurna

Ayah yang Begitu Sempurna
www.idntimes.com

*****

Ayah dirimu begitu sempurna

Kau merupakan hembusan nafasku

Kau penyemangat hidupku yang berpaceklik

Kau yang selalu ada di setiap kesedihan, dan bahagianya hidupku

Maaf ayah sampai saat ini aku belum membahagiakanmu ayah

mungkin dengan belajar dengan sungguh-sungguh aku dapat membahagiakanmu

Terima kasih ayah,

tanpamu aku tiada guna di kehidupanku ini

*****

 

Untukmu Ayahku

Untukmu Ayahku
www.idntimes.com

*****

Dalam keheningan malam

Datang secercah harapan

Untuk menyambut jiwamu datang

Sepercik harapan agar kau kembali pulang

Hanya sepenggal kata bijak yang biasa kutanamkan

Duduk sedekap, tangan meminta, mulut bergoyang, jatuh air mata

Namun apalah daya

Semua harapan hilanglah sirna

Karena kau telah tiada

Ayahku tercinta.

(Karya Dina Sekar Ayu)

*****

 

Ayah, Puisi Ini Untukmu

Ayah, Puisi Ini Untukmu
amunisihijrah.com

*****

Ayah,

Saat matahari meninggalkan senja

hingga ia memunculkan jingga

Aku berharap ayah tak meninggalkan aku

kecuali satu ayah

Hanya Ajal

ia tak kenal waktu menjemput nyawa

*****

Ayah,

Saat malam berganti

Seakan waktu ini kian sempit

Tidak ada kebebasan untuk berbakti

walau hanya sekedar menanyakan kabar

*****

Ayah,

Teguranmu adalah kasih sayang

Nasehatmu merupakan kalimat mutiara

Indah dan Penuh makna di cakrawala

*****

Ayah,

Ketegasanmu merupakan wibawa

Disiplinmu adalah pilihan terbaik untuk mendidik

Kehangatanmu adalah hal yang tak bisa aku lukis

*****

Ayah,

Aku rindu

Aku rindu ayah

Aku rindu suaramu melantunkan ayat suci

Ayah,

Jika aku boleh meminta

Aku ingin meminta sedikit dari bebanmu

Sedikit saja…

Agar aku bisa merasakan pula beban berat di pundakmu

Ayah,

Aku jadi rindu saat aku ingin ini dan itu semua

Saat apa yang ku mau engkau turuti

Saat apa yang ku pilih kau memberi

*****

Ayah,

Bisakah aku melakukannya demikian juga?

Saat sekarang mungkin jarang bersama ayah

Aku sekedar menanyakan “sudah makankah ayah?”

Ayah,

Aku benar-benar rindu

Mataku tak sanggup lagi untuk terpejam

Hatiku tak bisa lagi menembus rindu

*****

Ayah,

Sedetik saja aku ingin bertemu

Sedetik saja aku ingin menatap sayu wajahmu

Sedetik saja beri aku kesempatan

Ayah,

Cita-citaku menjadi anak yang bisa membahagiakanmu

Kiranya Bisa menjadi sosok yang berharga di sisa usiamu

Dimasa tuamu ayah

*****

Ayah,

Aku mencintaimu

Terima kasih sudah mengantarkanku sampai sejauh ini

Terimakasih mungkin itu yang ku mampu ucapkan.

(Sumber: tahfidzraudhatulquran.com)

*****

 

Puisi Untukmu Ayah

Puisi Untukmu Ayah
jagad.id

*****

Dia pernah terjatuh, merangkak rangkak melawan hari

berlari kesana kemari

Demi kami anak anaknya tercinta

tidak pernah untuk peduli dengan dinginnya malam

panasnya siang dan kerasnya hidup ini

Demi kami anak anaknya

*****

Tubuh tuanya tetap tegar,

tangannya tetap mengepal menantang congkaknya dunia

Ketika senja tiba dia beranjak pulang

Dengan langkah gontai dan tubuh berkeringat bercampur debu jalanan

Dia bawakan kami buah tangan

Terpancar kegembiraan dari wajahnya

Demi melihat kami bersuka cita

*****

Ketika malam menjelang,

Dia tidak pernah terlelap sebelum kami tertidur pulas

Dia belai kami dengan penuh kasih sayang sampai kami tertidur pulas

Ketika pagi telah datang,

dia antarkan kami untuk meraih cita cita

Dia antar kami dengan doa dan harapan

semoga kami bisa hidup jauh lebih baik

darinya

*****

Ayah,

Terima kasih atas semua yang telah engkau lakukan dengan penuh kasih sayang

dan ketulusan untuk kami anak anakmu

Sehingga kami bisa hidup seperti sekarang ini

Maafkan kami, karena sampai saat ini,

kami belum bisa membalas jasa-jasamu

Kami hanya bisa berdoa

semoga di hari tuamu kau mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan

Aamiiin.

(Karya Ayi Ayung Sudrajat)

*****

 

Kelana

Kelana
www.romadecade.org

*****

Rindu terdalam untuk Ibu dan Ayah

Maafkan aku, Ibu

Setengah nafasmu yang aku pinjam

Belum mampu kukembalikan

Angan-angan yang tinggi belum rela

Mengantarku pulang

*****

Maafkan aku, Ayah

Setengah tenaga yang engkau berikan

Masih penuh kebanggaan aku gunakan

Memikul setiap tangkai harapan

*****

Ampun, Ibu

Ampun, Ayah

Ampuni diriku yang mendurhakaimu! Aku adalah anakmu, kan?

Jangan pelihara kekhawatiran!

(Dari buku Puisi Makmur HM)

*****

Cerita Lagi Tentangmu

Cerita Lagi Tentangmu
www.hipwee.com

*****

Kau tak lagi tahu, anakmu kini telah dewasa

Aku tak lagi menangis di saat lapar

Aku tak lagi menjerit di kala sakit

kau tak tahu itu

*****

Aku tau banyak hal dari kehidupan

tapi aku tak tau kehidupan mu

kenanganmu, juga mimpimu

hidupmu hanya sebuah cerita

kini aku hanya bersama wanita yang mengasuhku

yang menimangku, yang membelai ku

dan yang memberi cerita hidupmu

*****

Aku tahu dirimu

tapi aku tak kenal dirimu

kau kenal diriku

tapi kau tak tau diriku

cerita tentangmu yang mengenalkan hidupmu pada diriku

kau lah “AYAH” ku yang telah tiada

sebelum waktu senja, di kala matahari masih bersinar dengan terang-nya

meninggalkan anakmu yang masih kau timang

*****

Bunda, Ayah

Bunda, Ayah
majalahayah.com

*****

Kau jadikan tubuhmu sandaran

di kala tubuhku tak mampu berdiri

kau topang hidupku

tapi kau biarkan hidupmu

Nyanyian rindu membawaku tidur di pangkuanmu

tawaku adalah bahagiamu

jeritanku adalah deritamu

*****

kau bisikkan itu di telinga mungilku

Aku tau kau sangat lelah menuntunku

tapi kau tak tampakkan kelelahanmu

seakan aku tak boleh tau

Tapi kerut di keningmu

membawa kabar itu

kau susah, kau lelah

kau tetap berusaha

hingga ku memahami derita yang engkau alami

*****

 

Kehilangan

Kehilangan
www.idntimes.com

*****

Ayah,

Kehilanganmu seperti aku kehilangan dunia

Seperti aku kehilangan seluruh daya

Seperti aku kehilangan separuh jiwa

*****

Ayah,

Dari keringatmu aku hidup

Dari tanganmu aku makan dan minum

Dari nasehatmu aku menjadi manusia

*****

Ayah,

Kepergianmu memukul hatiku

Kepergianmu mencabik jiwaku

Kepergianmu meruntuhkanku

*****

Ayah,

Semoga engkau berbahagia di sana

Semoga engkau tenang di surga-Nya

Semoga amalanmu diterima oleh-Nya

*****

 

Merindukan Ayah

Merindukan Ayah
www.idntimes.com

*****

Aku menyusuri jalan-jalan

Dimana kita sering pergi bersama

Aku menyusuri tempat-tempat

Dimana kita bersenda gurau bersama

Ku ingin selalu bersamamu, Ayah

Aku ingin selalu menjaga dan melindungimu

Aku ingin engkau tahu

Bahwa aku selalu mencintaimu

Langkah berat menyusuri jalan-jalan itu

Aku menyusurinya sendirian tanpamu

Aku melangkah dengan gontai

Mengingat segala cita-cita yang belum terwujudkan bersama

Namun suatu saat kita akan dipertemukan kembali

Kita akan bersatu kembali di surga-Nya

Kita akan tertawa bersama-sama lagi

Dan kita akan bahagia bersama lagi

*****

Aku merindukan ayah

Aku kirimkan rinduku

Bersama dengan lantunan doaku

Untukmu, Ayahku, pahlawan hidupku

*****

 

Puisi Ini untuk Ayahku yang Telah Tiada

Puisi Ini untuk Ayahku yang Telah Tiada
suka-suka.web.id

*****

Ayah

Tak terasa begitu cepat waktu berlalu

Tiga tahun sudah aku tak melihatmu

Sungguh sangat kurindukan masa-masa seperti dulu

Saat masih ada engkau dalam hari-hariku

*****

Sekarang kau nan jauh ada di sana,

di surga yang aku yakini begitu indah

Aku percaya kau di sana bahagia

Karena terus menyaksikan anakmu tumbuh besar 

berkembang menjadi sosok yang sepertimu

Tegas, berwawasan, dan berjiwa penuh kasih sayang.

Kini hanya doa yang bisa kuberikan dan selalu kupanjatkan untukmu

Aku menyayangimu …. Selalu

*****

Ayah …

Masa lampau bersamamu membuat diri ini takut mengingat

Sebab, aku selalu tak mampu membendung air mata

Rindu, aku rindu sampai menangis

Merindu pada kasih sayangmu

Merindu setiap tutur katamu

Merindu segala yang ada padamu

*****

Tapi, Ayah, apa daya diri ini

Semua telah berlalu

Untuk sekarang aku hanya bisa mengenang

Jasa dan kebaikanmu

Dan tidak lupa mematuhi

Semua nasehatmu

*****

Ayah

Perjalanan panjangmu tak absen diiringi doaku

Semoga Tuhan membalas segala kebaikanmu 

Di sini aku selalu menyayangimu

(sumber: Desimaylani05)

*****

 

Lafaz Cinta untuk Ayah

Lafaz Cinta untuk Ayah
satujam.com

*****

Ayah, untuk dirimu

Yang menanam cinta di hati ini

Cinta itu telah bersemi dan tumbuh 

lalu menyatu dengan jiwaku

*****

Tak pernah kulupakan dari ingatan

Dan ku ingat setiap kusaksikan bintang menemani malamku,

Bersama gelap yang menyapa,

Sedangkan sang matahari akan temani hari,

Semua indah karena tulus cintamu terasa

Kujadikan ayah raja dalam hati

yang akan terus mendekapnya sampai ke jiwa

*****

Ayahku

Cinta kami, cintaku selalu,

Tetap dan selamanya selalu bersamamu

Selamat jalan, ayahku tercinta

Akan terus kukirim al-fatihah buatmu,

Bukti cinta anakmu padamu..

(Karya Qiky Almuktari)

*****

 

Sadarkanlah Ayahku, Tuhan

Sadarkanlah Ayahku, Tuhan
gagasanonline.com

*****

Aku lahir di dunia ini

Terpilih hadir di keluarga ini

Tanpa tahu apapun

Tanpa tahu dosa dan salah 

*****

Seperti anak-anak lainnya, aku hanya ingin disayangi

Kenapa, Ayah?

Kenapa engkau teramat tega?

Apa salahku?

kenapa engkau pergi, meninggalkan kami

yang mencintaimu?

*****

Ayah, aku merindukanmu, sangat

Rindu yang ku ungkap dengan cara diam, rindu yang bisu

Ayah, engkau sangat jauh dari mataku

Aku ingin merasakan kasih sayangmu

Yang layak kudapatkan

*****

Ayah

Rindukah engkau padaku?

Tidakkah engkau ingin kau bertemu

Denganku, anakmu ini

*****

Kuharap kelak engkau berubah

Ya Allah, sadarkan Ayah tentang kami

Ayah, aku berdoa untukmu tiap waktu

Engkau tetaplah ayahku tersayang

(Karya Windi Rhmatika)

*****

 

Ungkapan Hati Seorang Anak

Ungkapan Hati Seorang Anak
www.fimela.com

*****

Aku dilahirkan dari rahim ibu, wanita yang amat tegar

Aku dididik oleh ayah, pria yang paling tangguh

Mereka adalah manusia pertama yang aku kenal sejak lahir

Mereka yang telah menghujaniku dengan kasih sayang

Memberiku kehangatan saat aku kedinginan

Menyajikan perhatian setiap aku menangis

Dan mereka juga yang selalu mengganti popokku

setiap aku pipis di celana

*****

mereka telah menemaniku sampai saat ini

Dari aku masih ingusan sampai tumbuh dewasa

Ketika beranjak dewasa seperti sekarang aku mulai sadar

Bahwa aku belum bisa membahagiakanmu

Tak terhitung waktu yang sudah aku sia-siakan

Tak terhitung jumlah kata yang kulontarkan membuat kalian kecewa

Dan sangat banyak uang yang kalian berikan padaku

Seolah untuk membuatku senang

*****

Ayah, Ibu

Kata maaflah yang dapat aku ucapkan saat ini

Dan sebuah doalah yang bisa aku panjatkan

Aku berdoa semoga kalian diberikan umur panjang

Sampai aku benar-benar bisa membahagiakan

Sampai aku benar-benar menjadi seseorang yang diharapkan

Menjadi anak yang bermanfaat bagi sesama

Dan menjadi anak yang selalu taat kepada-Nya

(Karya Andika Surya)

*****

 

Juga, Menyoal Jejak Kaki

Juga, Menyoal Jejak Kaki
iranayande.de

*****

 Hari ini aku berdiri di riuh peradaban

merenungi dinamisasi masa dan manusia

sepanjang jutaan jejak yang tidak ku tahu kakinya

*****

 Ayahku …

apakah kau sudah tidur dengan nyenyak?

Aku tidak banyak tahu kedukaan macam apa

kemalangan, kebodohan, kesombongan, kenaifan, dan kejujuran bagaimana

Aku benci setengah tahu

Namun aku benci menggali duka mereka guna memuaskan tahu

*****

Ku tampung semua sudut cerita lalu

Mengapa pena dan idealisme dipicingi sekian mata?

Mengapa mereka enggan berurusan dengan pengayom berseragam gagah?

*****

Ayah, sampai manakah perjalanan waktumu?

 Aku pun tengah berjalan di duri-duri mimpiku

tanpa renyah tawamu di kalbu

hanya dengan nama, luka, warna, dan rasa

menentang batas diri

Mendobrak pintu dengan kepala keras ini

Akan kubuktikan, anakmu kuat

*****

 Ayahku …

aku tidak berminat bermelankoli

atau mencari pulangmu

Tapi kuharap duka apapun itu telah terhapus dari jiwamu

… Aku tahu

bahkan meski belum menyeluruh

seperti ibu dan kakak-kakakku

Aku tahu seberat apa nama yang di irisi sembilu

*****

 Ayahku … di mana pun jejakmu, selamat Januari tanggal sepuluh

semoga senantiasa ada aku di ingatanmu

*****

Aku akan semakin menebar karya 

memanjangkan gema suara

barangkali di sana kau mengenalinya

dan bila nanti kau bisa membaca balasan puisi ini,

pahamlah … aku sayang padamu

(Karya diatama)

*****

 

Bocah Nakal

Bocah Nakal
www.arah.com

*****

Ku tatap wajahmu dalam remang malam ini

Wajah tuamu itu kian kusam

Dapat kulihat dengan jelas keningmu semakin berkerut

padahal dulu tidak pernah nampak

*****

Tangan kokohmu yang kuat

Kian melemah seiring bertambah usia

Langkahmu yang ketika muda tegap

sudah rapuh dan mulai membungkuk sekarang

*****

Maafkan aku, Ibu, Ayah

Di kala semua orang menganggap aku sudah dewasa

Ternyata aku masih seperti bocah nakal

Yang tingkahnya kerap membuat ulah

Aku masih saja memberimu cerita sedih

tetapi kelak hal itu akan jadi gurauan manja

kelak, saat aku sudah jadi anakmu yang lebih berguna

(Karya Angel Heart)

*****

 

Pahlawan Kesuksesanku

Pahlawan Kesuksesanku
puisi ayah

*****

Fajar pagi telah menyapaku hari ini

Mengingatkanku padamu, Ayah

Kau menjadikan harimu sebagai hari bagi pengorbanan.

Pengorbanan dalam mencari rejeki,

pengorbanan untuk memulai awal yang baru.

Kau ajari aku arti perjuangan

kau tunjukkan padaku makna kesuksesan

*****

Ayah,

mungkin tanpa dirimu aku tidak bisa seperti ini

Mungkin tanpa dirimu aku tidak bisa berdiri

Berdiri di tengah-tengah impian cemerlangku

mimpi untuk menggapai keberhasilan

mimpi untuk meraih kemenangan

(Karya Ardiyani Muninggar)

*****

Baca Juga Pantun Agama

Semoga kumpulan puisi di atas mampu meningkatkan cinta kita pada ayah masing-masing. Dan semoga, rasa cinta kita dapat tersampaikan padanya. Sekian contoh puisi tentang ayah yang dapat dijadikan referensi. Sekali lagi, jangan ragu mengekspresikan cintamu walau hanya lewat puisi.

Tinggalkan komentar