Pertumbuhan Ekonomi Beserta Pengertian, Ciri-Ciri dan Faktor

Dalam dunia ekonomi, istilah pertumbuhan ekonomi sudah menjadi hal yang biasa. Seperti di Indonesia sendiri pertumbuhan ekonomi sampai saat ini masih terus terjadi.

Pertumbuhan ekonomi sendiri merupakan sebuah keadaan dimana meningkatnya suatu pendapatan yang terjadi karena adanya peningkatan dalam hal produksi dan jasa.

Adapun pertumbuhan ekonomi juga dapat di artikan suatu proses dalam berbuahnya suatu perekonomian negara dalam jangka waktu tertentu untuk menuju sebuah kondisi ekonomi yang lebih baik lagi.

Dalam hal ini, bisa di katakan juga sebagai kenaikan dari kapasitas produksi untuk mewujudkan pendapatan yang lebih tinggi dengan naiknya pendapatan nasional.

Sebuah negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi, maka dapat di katakan bahwa masyarakat dari negara tersebut memiliki kehidupan masyarakat yang lebih baik. Lantas, apakah perkembangan suatu ekonomi negara juga mempengaruhi perkembangan bisnisnya?

Tentu saja iya, mengapa demikian? Karena pertumbuhan ekonomi suatu masyarakat juga di pengaruhi oleh permintaan dari ketersediaan barang dan jasa dalam suatu bisnis.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Menurut Para Ahli

PENGERTIAN PERTUMBUHAN EKONOMI MENURUT PARA AHLI
salamadian.com

Untuk lebih jelas dalam memahami apa itu pertumbuhan ekonomi, yuk simak saja pengertiannya menurut para ahli di bawah ini.

  • Adam Smith

Menurut Adam Smith, pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat ekonomi pada suatu negara yang bertumpu pada adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka output atau hasil dari suatu negara akan ikut bertambah.

  • Sadono Sukimo (1985)

Menurut Sadono Sukimo, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah perubahan tingkat kegiatan ekonomi yang berlaku dari tahun ke tahun. Untuk mengetahui pertumbuhannya, maka harus di lakukan perbandingan pendapatan nasional negara dari tahun ke tahun, yang kita kenal dengan laju pertumbuhan ekonomi.

  •  Budiono (1994)

Menurut Budiono, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah sebuah proses pertumbuhan output perkapita jangka panjang yang terjadi apabila ada peningkatan output yang bersumber dari proses intern perekonomian itu sendiri dan sifatnya sementara.

Artinya, pertumbuhan tersebut sifatnya self generating yang menghasilkan suatu kekuatan atau momentum untuk kelangsungan pertumbuhan ekonomi di periode berikutnya.

  • M. P. Todaro

Menurut M. P. Todaro, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah sebuah proses yang mantap dimana kapasitas produksi suatu perekonomian mengalami peningkatan sepanjang waktu dan menghasilkan peningkatan pendapatan nasional.

  • Prof. Simon Kuznets

Menurut Prof. Simon Smith Kuznets, pengertian pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan jangka panjang dalam kemampuan sebuah negara untuk menyediakan berbagai jenis barang ekonomi kepada masyarakatnya. Kemampuan tersebut tumbuh seturut dengan perkembangan teknologi, ideologi, dan penyesuaian kelembagaan negara tersebut.

  • Menurut Para Ekonom Klasik

Beberapa ekonom klasik (Adam Smith, David Ricardo, Thomas Robert Malthus, dan John Stuart Mill) dan juga ekonom neoklasik (Robert Sollow, Trevor Swan), setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi ekonomi sebuah negara, di antaranya: Jumlah penduduk, Jumlah stok barang modal, Luas tanah dan kekayaan alamnya, Kemajuan teknologi.

Ciri-Ciri Pertumbuhan Ekonomi

CIRI CIRI PERTUMBUHAN EKONOMI
Ciri-Ciri Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Prof. Simon Kuznets terdapat enam buah karakteristik atau ciri-ciri pertumbuhan ekonomi modern yang saat ini muncul berdasarkan suatu analisis produk nasional beserta dengan komponennya, penduduk, tenaga kerja dan masih banyak lainnya. Adapun ciri-ciri tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Adanya urbanisasi yang terjadi dalam suatu negara
  2. Terjadinya laju pertumbuhan penduduk yang selaras dengan laju pertumbuhan produk perkapita yang cepat.
  3. Adanya peningkatan produktivitas di dalam masyarakat.
  4. Negara melakukan sebuah ekspansi ke negara maju
  5. Terjadinya arus modal, barang dan manusia yang terjadi antar bangsa-bangsa yang ada di dunia.

Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi

FAKTOR FAKTOR PERTUMBUHAN EKONOMI
www.kajianpustaka.com

Tidak hanya ciri-ciri, namun pertumbuhan ekonomi juga memiliki faktor-faktor yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber daya manusia merupakan indikator paling penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Mengapa? Sebab faktor dari sumber daya manusia ini bisa memperlambat sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi.

Misalnya saja, suatu negara dengan jumlah pengangguran yang tinggi maka negara tersebut di anggap sebagai negara yang mengalami kemunduran. Nah, penurunan dari kualitas sumber daya manusia ini juga bisa meningkatkan angka pengangguran serta semakin sedikitnya lapangan kerja yang tercipta.

Sedangkan jika semakin meningkatkan angka pengangguran, maka hal ini bisa memicu semakin tingginya kemiskinan di masyarakat. Adanya hal ini tentunya sangat berpengaruh terhadap permintaan barang dan jasa dari suatu perusahaan untuk masyarakat.

Sebab, masyarakat cenderung akan lebih berhemat dan hanya membelanjakan barang-barang yang menjadi kebutuhan saja.

  • Sumber Daya Alam (SDA)

Indonesia bisa di katakan sebagai salah satu negara yang memiliki sumber daya alam yang kaya. Namun, kekayaan sumber daya alam yang di miliki oleh Indonesia tidak di barengi dengan sumber daya manusianya yang berkualitas terutama untuk mengelolanya.

Alhasil, Indonesia sering kali mengekspor produk mentah dan kemudian mengirimnya kembali dalam bentuk barang yang sudah jadi. Padahal harga dari barang yang sudah jadi cenderung lebih mahal.

Karena keterbatasan kemampuan dalam mengelola sumber daya alam ini membuat bisnis dalam pengelolaan sumber daya alam mentah harus mengimpor barang ke luar negeri. Hal ini juga yang mengakibatkan produk perusahaan juga semakin mahal saat harus mendapatkannya di dalam negeri.

Hal inilah yang sering menjadi hal yang di lema di masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, banyak produk dalam negeri yang harganya lebih mahal sedangkan permintaan juga semakin menurun.

  • Kemajuan IPTEK

Suatu negara di katakan maju pertumbuhan ekonominya jika ia juga mengalami peningkatan dalam hal penggunaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologinya. Hal ini juga berlaku pada suatu perusahaan yang mana perusahaan tersebut lebih mengedepankan teknologi maka barang dan jasa yang di hasilkan juga jauh lebih efisien.

Nah, penggunaan teknologi yang lebih maju juga mengidentifikasikan bahwa perusahaan  tersebut dapat memproduksi barang dan jasa lebih cepat dan efisien. Hal ini di mulai dari teknologi dalam peralatan produksi dimana ia dapat meminimalisir tenaga kerja sehingga anggaran untuk biaya pegawai bisa di pangkas dan bisa di gunakan untuk kepentingan yang lainnya.

Namun, untuk bisnis yang masih tergolong berkembang sepertinya akan sulit untuk menerapkan teknologi dalam usahanya. Sebab, untuk membeli peralatan modern ini masih mahal dan mengharuskan mengimpor dari luar negeri.

  • Tingkat Inflasi

Inflasi juga menjadi salah satu hal yang mempengaruhi laju perkembangan ekonomi suatu negara. Inflasi ini adalah suatu kejadian dimana laju peredaran rupiah tidak dapat di kendalikan.

Fase dari inflasi ini akan berpengaruh terhadap harga-harga bahan baku sehingga operasi perusahaan mengalami peningkatan biaya dalam hal bahan baku. Tidak hanya itu saja, terjadinya inflasi jua bisa berakibat ada gaji para karyawan.

Nah, inflasi ini sendiri di bagi menjadi dua buah tipe yang sangat mempengaruhi langsung terhadap bisnis yakni cost push inflation dan juga demand pull inflation.

Cost push inflation merupakan harga produk yang mengalami kenaikan karena adanya permintaan masyarakat yang naik. Sedangkan demand pull inflation merupakan kenaikan permintaan masyarakat yang menyebabkan kenaikan harga pada barang dan jasa.

  • Tingkat Suku Bunga

Laju perkembangan ekonomi jua akan mempengaruhi tingkat suku bunga dalam suatu negara. Pertumbuhan ini akan membuat tingkat suku bunga juga mengalami kenaikan karena adanya tingkat pendapatan masyarakat.

Adapun suku bunga yang tinggi juga akan memiliki pengaruh yang baik pada perusahaan terutama dalam hal penggunaan modal pinjaman untuk meningkatkan kualitas dari perusahaan. Tidak hanya itu, terjadinya suku bunga yang tinggi juga berpengaruh terhadap permintaan investasi yang semakin rendah.

Hal ini tentunya akan berdampak buruk terhadap saham suatu perusahaan. Ini karena, para investor cenderung lebih suka untuk menabung secara konvensional di bandingkan harus berinvestasi kepada perusahaan. Nah, perkembangan dari suatu bisnis juga sangat di pengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

Semakin baik pertumbuhan ekonomi suatu negara, maka akan semakin banyak jua permintaan masyarakat untuk barang dan jasa. Hal ini juga akan berlaku untuk sebaliknya.

Dari beberapa bahasa di atas dapat di simpulkan bahwa semakin tinggi pertumbuhan ekonomi suatu negara, maka akan semakin berkualitas dan maju pula negara tersebut.

Baca Juga Perdagangan Internasional

Lain halnya dengan semakin rendahnya perkembangan ekonomi suatu negara, maka negara tersebut akan semakin mengalami kemunduran yang aman hal ini juga akan berdampak pada tingkat kemiskinan yang semakin tinggi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua, jangan lupa juga untuk membagikan informasi ini kepada orang lain ya.

Tinggalkan komentar