Site icon Made Blog

Pemanasan Global: Pengertian, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi

Pemanasan global – Seperti yang telah di ketahui bahwa saat ini sedang ramai memperbincangkan pemanasan global, yang di kaitkan dengan pencairan es di kutub. Nah, sebenarnya, apa sih pemanasan global itu? Pengertian pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata di bumi, entah itu terjadi pada daratan, lautan ataupun lapisan atmosfer.

Selain hal demikian, kondisi ini juga sering di kaitkan dengan pencemaran udara yang terjadi di seluruh dunia. Di mana dengan meningkatnya jumlah karbondioksida, banyaknya gas yang di hasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil, efek rumah kaca, serta aktivitas manusia lainnya, maka menjadi sumber terjadinya pemanasan global.

Bahkan, menurut para ahli penelitian menyebutkan jika saat ini suhu bumi telah mengalami peningkatan secara drastis yang terjadi selama 1 abad terakhir. Di mana peningkatan tersebut mencapai 0,6°C.

Jika di lihat secara angka, mungkin peningkatan tersebut sangat kecil, namun perlu Anda ketahui, bahkan dampaknya sangat besar untuk kehidupan di bumi. Nah, untuk memahami lebih lanjut tentang pemanasan global, maka simak penjelasan di bawah ini hingga selesai!

Pengertian Pemanasan Global Menurut Para Ahli

depositphotos.com

Pengertian pemanasan global di artikan oleh beberapa ahli. Adapun penjelasan global warming menurut para ahli ialah:

Pengertian pemanasan global ialah meningkatnya temperatur atau suhu rata-rata pada permukaan bumi akibat terjadinya efek rumah kaca.

Di mana efek rumah kaca sendiri merupakan peristiwa yang terjadi karena terperangkapnya panas di dalam bumi yang terhalang oleh gas emisi seperti karbondioksida (asap kendaraan bermotor, asap pabrik-pabrik atau industri, kebakaran hutan) di atmosfer.

Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu udara yang di sebabkan oleh terperangkapnya panas dalam atmosfer oleh gas karbondioksida, sehingga mengancam perubahan iklim serta bisa menimbulkan bencana pada permukaan bumi.

Dalam hal ini NRDC mengatakan bahwa global warming adalah krisis lingkungan serta kemanusiaan terbesar yang terjadi pada sekarang ini.

Global warming adalah peningkatan suhu udara pada bumi yang menyebabkan munculnya banyak bencana alam seperti banjir, badai, kekeringan, serta lainnya.

Dalam hal ini global warming juga menyebabkan terjadinya perubahan landscape dalam kehidupan di bumi serta membunuh banyak spesies di bumi.

Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata pada permukaan bumi, entah itu karena telah berlalu ataupun yang sedang terjadi sekarang ini. Selain itu, efek rumah kaca juga menjadi penyebab utama dari pemanasan global yang paling besar, sehingga bisa menyebabkan perubahan iklim di bumi.

Penyebab Pemanasan Global

salamadian.com

Dengan uraian di atas, tentu dapat di analisis apa penyebab terjadinya pemanasan global. Yaps, pola konsumsi, gaya hidup manusia, penggunaan teknologi dan masih banyak lagi lainnya menjadi kegiatan pemicu terjadinya global warming.

Adapun beberapa negara maju yang menjadi penyumbang terbesar global warming ialah Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, serta masih banyak negara lainnya. Sedangkan yang menjadi faktor penyebab pemanasan global sendiri ialah:

Karbondioksida merupakan suatu zat yang di hasilkan dari berbagai proses aktivitas manusia. Seperti, proses pembakaran mesin kendaraan, pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil, gas hasil mesin pabrik dan industri, serta pembakaran lainnya yang menimbulkan zat karbondioksida.

Nah, polusi karbondioksida inilah yang menjadi penyumbang terbesar penyebab terjadinya global warming. Sehingga jika kegiatan tersebut semakin parah di lakukan, maka efek pemanasan global akan semakin terasa.

Biasanya gedung bertingkat tinggi atau rumah yang menggunakan konsep bangunan kaca, tak mampu menyerap panas matahari. Di mana kaca tersebut malah akan memantulkan cahaya matahari kembali ke atmosfer.

Nah, jika panas ini terperangkap atau tertahan di atmosfer, di mana kandungannya seperti karbondioksida, uap air, metana dan sulfur dioksida, maka imbasnya adalah kerusakan lapisan atmosfer.

Yaps, zat-zat yang tertahan di atmosfer lama kelamaan akan membuat suhu rata-rata di bumi semakin meningkat. Hal ini tentu akibatnya akan terjadi kerusakan lingkungan di bumi.

Banyak orang yang berpikir bahwa pemanasan global hanya terjadi akibat pembakaran atau polusi udara saja. Padahal penggunaan bahan kimia juga menjadi penyumbang peningkatan global warming.

Hal ini terlihat dalam penggunaan bahan kimia untuk pupuk tanaman, ini tentu di anggap berbahaya karena bisa merusak unsur di dalam tanah.

Selain demikian, pupuk kimia juga mengandung gas nitrogen oksida yang sangat tinggi, di mana kapasitasnya 300 kali lebih panas dari pada karbon dioksida. Dengan demikian, tentu Anda bisa bayangkan bagaimana dampak besarnya untuk pemanasan global.

Sudah bukan rahasia umum lagi jika penebangan dan pembakaran hutan menjadi salah satu penyebab terbesar pemanasan global. Yaps, sebelumnya, pohon sendiri merupakan penyumbang utama oksigen untuk makhluk hidup di bumi, dimana fungsinya juga sekaligus untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara.

Nah, jika hutan-hutan di tebang atau di bakar, tentu pasokan oksigen akan berkurang, lebih dari itu asap sisa pembakaran yang berupa zat akan merusak atmosfer di lapisan pelindung bumi. Apa dampak dari rusaknya atmosfer lapisan bumi?

Maka bumi akan lebih terasa panas, yang menyebabkan es di kutub akan mencair. Apakah Anda menginginkan hal tersebut?

Dampak Pemanasan Global

www.1health.id

Mungkin banyak orang yang belum merasakan bagaimana dampak pemanasan global secara terperinci. Salah satu dampak global warming secara umum sendiri ialah akan menyebabkan peningkatan suhu rata-rata di bumi, yang menjadi awal kehancuran bumi.

Selain hal demikian, tentu banyak sekali dampaknya untuk hal lainnya seperti kerusakan ekosistem, peningkatan air laut, perubahan cuaca dan lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini dampak pemanasan global:

Dampak yang paling berbahaya dari pemanasan global adalah menipisnya lapisan ozon atau bahkan suatu saat nanti bisa saja hilang. Sebelumnya, perlu di ketahui, bahkan lapisan ozon ini merupakan lapisan pelindung bumi, agar sinar radiasi matahari tak langsung terpancar ke bumi.

Dengan demikian, jika lapisan ini menipis atau hilang, maka di pastikan bumi akan rusak. Lebih dari itu, paparan radiasi dari sinar matahari langsung akan merusak kulit manusia, bahkan kemungkinan besar bisa menyebabkan kanker kulit.

Apakah Anda sudah merasakan dampak dari globalisasi ini? Yaps, sekarang ini iklim dan cuaca sedang tak menentu, bahkan berjalan tak sesuai dengan waktunya. Ini adalah dampak dari pemanasan global, di mana dengan suhu bumi yang meningkat, maka iklim dan cuaca menjadi berubah-ubah tak beraturan.

Tahukah Anda bahwa pembakaran minyak dan batu bara akan menghasilkan nitrogen oksida dan emisi SO. Nah, jika kedua gas ini bereaksi di udara, maka hasilnya adalah asam sulfat dan asam nitrat. Sehingga jika terjadi hujan, akan membuat air terasa asam, atau yang di sebut dengan hujan asam.

Apakah ini merupakan hal biasa atau bahkan menakjubkan? Jangan beranggapan remeh, sebab hujan asam akan memberikan efek negatif, seperti kerusakan pada benda-benda logam, kesulitan bernafas, dan parahnya merusak tanaman yang menjadi sumber bahan makanan pokok untuk manusia.

Yaps, pemanasan global sering di kaitkan dengan mencairnya es di kutub. Hal tersebut memang benar adanya, suhu bumi yang naik, serta pantulan cahaya matahari oleh es di karena tak terhalang lagi oleh atmosfer, akan menyebabkan pencairan es di kutub itu sendiri.

Hal tersebut tentu akibatnya bukan hanya habitat hewan di kutub akan rusak saja, namun juga akan terjadi luapan air di bumi.

Berkaitan dengan poin sebelumnya, jika es di kutub mencair, maka permukaan air laut akan naik. Hal ini telah terlihat, banyak ilmuwan yang mengatakan, di sepanjang abad ke 20 ini, permukaan air laut telah naik, yakni mencapai 25 cm, dan terus naik hingga mencapai 88 cm.

Hal tersebut akibatnya adalah daratan akan semakin sedikit, dan lautan akan semakin luas. Bisa bayangkan bagaimana jika seluruh bumi ini terendam air? Artinya kiamat telah datang.

Pemanasan global tak hanya akan memberikan efek negatif untuk manusia saja, namun juga untuk tumbuhan dan hewan. Misalnya tumbuhan, karena suhu udara yang panas, maka akan cepat layu, bahkan efek yang timbul dari hujan asam ialah kerusakan zat yang ada di tanaman.

Sedangkan pada hewan, dengan rusaknya lingkungan, maka habitatnya akan hilang, sehingga hewan-hewan akan berimigrasi ke tempat lain. bahkan jika kerusakan terjadi di gunung, maka hewan akan turun dan masuk ke pemukiman warga.

Cara Mengatasi Pemanasan Global

saatsantai.com

Dengan mengetahui penyebab dan dampak pemanasan global, apakah Anda mau mengatasinya? Yaps, meski satu dari 10 orang yang hanya berusaha mengatasi global warming, namun itu sudah bisa sedikit menguranginya. Yaps, dengan tindakan nyata sebagian orang di seluruh penjuru dunia, ini bisa mengendalikan bumi kita agar kembali seperti semula.

Adapun beberapa upaya yang bisa Anda lakukan yakni:

Salah satu penyebab dari pemanasan global adanya penggunaan kendaraan bermotor. Di mana hasil pembakaran yang berupa CO2 atau karbondioksida ini akan memberikan dampak negatif. Nah, dengan demikian, tentu salah satu cara mengatasi terjadinya global warming, ialah untuk mengurangi penggunaan kendaraan.

Jika bukan dari Anda maka dari siapa lagi kelestarian akan terjaga. Yaps, stop penebangan dan pembakaran hutan. Ingat! Bahwa hutan adalah paru-paru dunia, yang menjadi sumber kehidupan untuk semesta alam.

Jarang di ketahui, bahwa penggunaan listrik bisa menjadi penyebab pemanasan global. Hal ini karena lampu-lampu atau peralatan listrik akan mengeluarkan panas. Sehingga jika panas dari seluruh peralatan listrik ini terkumpul, maka akan terjadi pemanasan global.

Jadi, mulai sekarang, batasilah penggunaan air. Atau Anda bisa berpikir hemat listrik untuk menghemat biaya pengeluaran bulanan.

Sampah tampaknya menjadi masalah besar yang belum bisa teratasi sampai sekarang ini. Dan perlu di ketahui, bahwa penumpukan sampah ini tak hanya akan merusak tanah atau lingkungan saja, namun bau busuk atau gasnya akan menyebabkan terjadinya efek rumah kaca, sehingga panas matahari akan terperangkap di atmosfer bumi.

Untuk mengatasinya, maka batasilah penggunaan benda-benda plastik, atau benda-benda yang memicu penumpukan sampah. Dimulai dari satu orang, yang tersebar di seluruh dunia maka pemanasan global akan mulai berkurang.

Baca Juga Pengertian Globalisasi

Sebab di mulai dari satu orang, maka akan mengajarkan orang lainnya agar selalu menjaga kelestarian alam. Jadi, mulai lah jaga bumi dari diri Anda!

Exit mobile version