Doa Sholat Hajat: Arti, Hukum. Waktu, Tata Cara beserta Keutamaan

Doa sholat hajat – Sholat hajat merupakan sholat sunnah yang dilakukan oleh seorang muslim ketika sedang mempunyai hajat tertentu yang kemudian ingin agar hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT. Barangsiapa yang menghendaki sesuatu akan tetapi masalahnya menjadi semakin rumit untuk memutuskan apa yang terbaik dalam agama dan kehidupan , jalan yang terbaik melakukan sholat hajat. 

DO’A SHOLAT HAJAT

mediainfo88.wordpress.com

Berikut iki adalah bunyi doa sholat hajat dalam Bahasa Arab :

Artinya :

“Tiada Tuhan kecuali Allah, Engkau adalah Dzat Yang Maha Lembut, Engkau adalah Dzat Yang Maha Santun. Maha Suci Engkau Wahai Allah, Satu satunya Tuhan Pemelihara Arrasy, Dzat Yang Maha Agung. Segala Pujian hanya Kepada Engkau Tuhan Yang Menguasai Seluruh Alam. Hanya Kepada Allah hamba meminta segala sesuatu  yang memberikan Rahmat Mu. Dan Hanya Engkau yang Mendatangkan Ampunan dan memberikan keuntungan pada setiap dosa. Ya Allah, Ya Tuhan jangan lah Engkau membiarkan dosa terus mengalir pada diriku, Ampunilah segalanya, berilah pada kami jalan keluar. Dan berilah keridhoan kerelaan pada setiap hajat yang kami tunaikan.  Wahai Tuhan dengan Dzat Yang Selalu Pengasih dan dzat Yang Sangat Penyayang.”

ARTI SHOLAT HAJAT

www.thehighdefinite.com

Sholat hajat adalah sholat yang dilakukan oleh seorang hamba karena adanya suatu kepentingan dan kebutuhan, dengan tujuan agar permintaannya tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. sholat hajat memang merupakan salah satu jenis shalat sunnah yang di syariatkan di dalam Islam.

Dasar hukumnya terdapat di dalam hadis Rasulullah SAW. Para sahabat, ulama, salaf dan para shalihin biasa melakukan sholat hajat. Terutama ketika memiliki suatu kebutuhan, baik dalam situasi mendesak maupun dalam situasi biasa saja.

Dari beberapa keterangan, baik ulama terdahulu maupun kontemporer, telah banyak membuktikan keampuhan dan kemujaraban shalat hajat karena terpenuhinya atau terkabulkannya permintaan mereka. 

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadis yang di riwayatkan oleh Tirmidzi dan juga Ibu Majah.

Pada hadist diatas, Rasulullah bersabda bahwa  bagi siapapun yang mempunyai hajat kepada Allah SWT atau kepada salah satu anak adam, maka berwudhulah  dengan sebaik-baiknya wudhu. Setelah itu, sholatlah sebanyak dua rokaat kemudian memujilah kepada Allah SWT dan juga sholawat kepada Baginda Nabi SAW, kemudian membaca lafadh  tahlil dilanjutkan dengan 

Memang sudah takdir bahwa manusia diciptakan oleh Allah  sebagai makhluk yang tidak sempurna. Begitu pula dunia di mana manusia itu hidup, tidaklah sempurna dan tidak pula kekal. Sebagai makhluk yang tidak sempurna, kendati di istimewakan jika dibandingkan dengan makhluk-makhluk ciptaan Allah lainnya, wajar saja kalau hidup selalu dikelilingi oleh permasalahan dan kesulitan. 

Ada yang mampu mengatasi dengan baik, namun ada pula yang tidak mampu. Pada akhirnya, banyak juga yang akhirnya berkeluh kesah dan akhirnya berputus asa. Tidak jarang dari mereka yang mengutuk diri sendiri karena tidak bisa berbuat apa-apa.

TATA CARA SHOLAT HAJAT

www.kompasiana.com

Setelah mengetahui do’a dari sholat hajat, lalu bagaimanakah cara untuk mengerjakan sholat hajat? Berikut ini akan di paparkan terkait beberapa hal yang berkaitan dengan kaifiyah (tata cara) shalat hajat. Perlu diingat, bahwa dalam melaksanakan sholat hajat boleh dilakukan secara berjamaah boleh juga munfarid.

Tentunya yang membedakan adalah  pada niat dan juga pada bacaan setelah surat AL Fatihah. Mengenai hal ini memang tidak ada batasan tapi sangat di anjurkan. 

Berikut ini  cara melaksanakan shalat hajat yang seperti dijelaskan pada sebuah hadist :

  1. Wudhu dengan sempurna
  2. Melaksanakan sholat dua rakaat. Membaca surah menurut kemampuan masing-masing orang.
  3. Setelah selesai sholat, membaca pujian (tahmid) kepada Allah dan juga membaca sholawat kepada baginda Rasulullah SAW.
  4. Setelah itu membaca do’a khusus yang diinginkan seusai sholat hajat.
  5. Sholat dan berdo’a di waktu dan tempat yang mustajabah. 

Jika dilihat, memang pelaksanaan sholat hajat hampir sama dengan sholat-sholat sunnah yang lain. Yang pasti membuat berbeda adalah dalam niatnya. Berikut ini adalah  niat sholat hajat :

Setelah usai sholat hajat sebaiknya duduk dengan khusyuk lalu membaca istigfar. Kita dianjurkan membaca istighfar sebanyak seratus kali atau sekurang-kurang dua 33 kali. Untuk membaca istigfar, boleh salah satu diatara kedua diatas. Kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat rasul sebanyak seratus kali atau 33 kali. 

Atau bisa juga dengan sholawat di bawah ini :

Setelah selesai membaca sholawat, dilanjutkan membaca doa di bawah ini :

Kemudian, dilanjutkan memohon do’a yang diinginkan (hajatnya) sambil bersujud kepada Allah SWT. dan memperbanyak bacaan di bawah ini masing-masing sebanyak sepuluh kali. 

Kemudian dilanjutkan,

Setelah membaca itu, kemudian membaca seperti dibawah ini,

Kemudian memohon  kepada Allah SWT apa saja yang di hajat dan di butuhkan. Dalam memohon bisa dilakukan dengan menggunakan bahasa sendiri yang dimengerti atau juga bisa dengan menggunakan  doa-doa ma’tsur yang sudah di hafal sesuai dengan kebutuhan atau hajat kita secara khusus.

Setelah selesai memanjatkan doa-doa hajat, bangun dari sujud kemudian  membaca doa seperti di bawah ini :

Artinya :

“Ya Allah Ya Tuhanku, Sungguh hanya Engkaulah yang mengetahui segala rahasia dalam diriku dan segala hal yang aku tampakkan. Maka terimalah segala udzurku, mohon berikan dan kabulkanlah segala suatu yang aku butuhkan. Berikan pada hamba apapun yang hamba ingin minta. Sesungguhnya, hanya Engkau Dzat Maha Mengetahui akan segala suatu yang ada dalam hati ku. Hanya Engkau yang Mengetahui Segala urusaku dan masalahku di dunia, segala suatu tentang agamaku, segala suatu tentang akhiratku. Sesungguhnya hanya Engkaulah yang Menguasai diatas segala Kuasa.”

Sholat hajat dapat dilaksanakan pada satu malam, tiga malam, sampai dengan tujuh malam. Bergantung pada kepentingan dan urgensinya hajat. Pada sholat hajat untuk surat yang dibaca sebenarnya bebas, namun ada anjuran untuk membaca surat AL Kafirun satu kali dan juga surat Al Ikhlas satu kali. 

HUKUM SHOLAT HAJAT 

www.almiry.net

Sholat hajat merupakan jenis sholat sunnah. Yang mana apabila dikerjakan akan mendapat pahala baginya. Sholat ini sangat dianjurkan bagi siapa saja yang mempunyai keinginan kuat akan suatu hal.  Untuk jumlah rakaat dalam sholat hajat sendiri adalah paling sedikit sebanyak dua rakaat.

Dan paling banyak untuk rakaat sholat hajat adalah dua belas. Ada hadist yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Aufa, diterangkan bahwa Rasulullah bersabda  untuk siapa saja yang mempunyai keperluan entah keperluan kepada Allah atau kepada manusia maka dianjurkan untuk segera mengambil wudhu  dan memperbaikinya.

Kemudian dilanjutkan dengan sholat dua roka’at dan senantiasa memuji kepada Allah. Dilanjutkan dengan bersholawat kepada Rasulullah dan dilanjutkan dengan membaca 

WAKTU SHOLAT HAJAT

www.bersamaislam.com

Pada praktiknya, sholat hajat itu sangat mudah untuk dilakukan, karena ia tidak mempunyai waktu tertentu. Tidak seperti sholat-sholat sunnah lainnya yang dibatasi oleh waktu tertentu. Misalnya, sholat Dhuha yang mana harus dikerjakan antara  waktu matahari terbit dan batasnya ketika sudah masuk sholat Dzuhur.  

Sholat hajat memang tidak terbatas waktu dalam pelaksanaannya. Akan tetapi, waktu yang terbaik untuk melaksanakan sholat sunnah ini adalah pada sepertiga malam terakhir; yang mana sebagian  bagian dari sholat malam. Seperti pada sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Ibnu Hibban, berikut ini :

“Ada seorang sahabat yang menanyakan kepada Rasulullah bahwa malam mana yang doanya paling di kabulkan (di dengar) oleh Allah. Rasulullah SAW bersabda ‘pada tengah malam’.” 

Sama halnya dengan melaksanakan shalat-shalat sunnah lainnya, setiap akan menghadap Allah SWT kita harus bersih dari kotoran, najis (baik di badan, di pakaian maupun di tempat), dan hadas kecil maupun hadas besar. Bahkan, kita harus membersihkan hati kita dari sifat iri, dengki, riya’, takabur dan sun’ah karena sifat-sifat tersebut dapat menghalangi terkabulnya suatu permintaan kepada Allah SWT. 

KEUTAMAAN SHOLAT HAJAT

elnuha.com

Manfaat dan keutamaan sholat hajat yang dijanjikan oleh Allah bukan tanpa bukti. Beberapa keutamaan dari sholat hajat diantaranya yaitu :

  • Sholat hajat sebagai sarana komunikasi

Sholat sebagai bukti ketaatan serta ketundukan seorang hamba kepada Allah, yang juga sebagai media antara hamba dengan Allah. Dengan sholat, seseorang laksana sedang berbicara dengan Allah. Dalam bacaan surah AL Fatihah di dalam sholat, sebagai contoh Allah SWT telah membagi menjadi dua bagian, semacam dialog.

Apabila seseorang membaca satu ayat dari surah tersebut dalam shalatnya maka Allah akan menjawabnya dengan satu jawaban tertentu. Dalam satu hadis qudzi yang di riwayatkan oleh Muslim, kita dapat melihat apa sebenarnya jawaban Allah SWT atas ayat yang kita baca. 

  • Keinginan segera terkabul 

Allah telah menerangkan kepada kita semua. Bahwa dalam Al Qur’an Allah menganjurkan kepada hambanya untuk meminta segala yang di inginkan hanya kepada Allah saja. Bahkan sekecil atau sebesar apapun hal yang diminta, maka kembalilah kepada Allah. Tidak hanya meminta dengan cara berdoa, tapi kita juga dianjurkan juga untuk kan melakukan sholat sebanyak dua rakaat.

Dengan mengerjakan sholat dua rakaat tersebut (sholat hajat), maka apa yang kita perlukan akan lebih cepat dikabulkan oleh Allah. Misalnya, ada seorang kerabat yang sedang diuji dalam sakitnya, maka kita dapat memohonkan agar kerabat kita segera di berikan kesembuhan dengan cara sholat hajat. 

  • Sholat hajat sebagai pencegah bencana

Sholat hajat tidak hanya dilakukan ketika kita memiliki kebutuhan yang bersifat aktif. Seperti rezeki, ilmu, jodoh, kemuliaan dan keturunan. Tetapi, sholat hajat juga dapat dilakukan ketika kita mempunyai kebutuhan yang sifatnya pasif. Misalnya, mohon dihindarkan dari bencana, bahaya dan hal-hal lain yang merugikan.

Karena, walau bagaimana pun bencana dan bahaya tersebut selalu mengintai kita di setiap saat. Oleh karena itu, kita mesti mohon lindungan kepada Nya agar dihindarkan dari segala bencana dan juga bahaya dan agar digantikan dengan sesuatu yang lebih baik tentunya.

Sedang, ketika bencana atau bahaya itu terjadi, kita  berusaha memohon kepada Allah SWT agar bencana tersebut segera dihilangkan. Pada praktiknya, sholat hajat dapat dilaksanakan secara masal dan berjamaah. Tidak hanya dapat dilakukan secara perorangan.

Misalnya, ketika dalam suatu daerah atau bahkan negara telah terjadi suatu bala’, musibah, bencana dan krisis kita juga mohon kepada Allah melalui sholat hajat yang mana dapat dilakukan secara berjamaah agar musibah tersebut segera dihilangkan oleh Allah SWT. sebab hanya Allah yang dapat mengendalikan semesta alam ini. 

  • Terhindar dari bisikan jahat setan

Dimana pun kita berada,  tidak akan menjamin setan tidak menggoda kita. Karena sudah pekerjaan setan mengganggu manusia, bahkan dalam keadaan manusia sedang beribadah sekalipun. Kita lakukan sholat hajat, agar dihindarkan dari segala bisikan setan terhadap kita.

Ketika kita mendapat masalah, setan selalu membisikkan agar kita melakukan dosa dan kemaksiatan. Namun kita berusaha tidak menuruti segala yang setan bisikkan kepada kita dengan cara ketika kita menginginkan suatu hal, maka solusinya adalah kita meminta kepada Allah dengan melakukan sholat hajat. 

  • Pasrah dengan yang Allah Tentukan kepada Kita

Meskipun kita sering mengerjakan sholat hajat, namun kita tetap harus berserah diri kepada Allah atas apa yang akan terjadi. Kita yakini, bahwa apabila segala keinginan kita ketika terkabul, hal tersebut dikarenakan Maha Baik Allah yang memberikannya kepada Kita. Maha Sayang Allah yang mengabulkan segala yang kita butuhkan dan inginkan. 

  • Memberikan motivasi kepada kita agar semakin giat mendekatkan diri kepada Allah

Dengan semakin kita berharap kepada sesuatu, maka hendaknya kita senantiasa menambah ibadah kita agar semakin giat. Semakin giat kita beribadah kepada Allah, semakin dekat kita dengan Allah, maka semakin besar kemungkinan Allah mengabulkan apa apa yang kita minta. 

  • Ikhlas dengan segala ketentuan

Segala sesuatu yang ada pada diri kita, tak lain adalah karena kehendak Allah yang menjadikan. Kita tidak boleh mengeluh apa lagi putus asa, karena di balik semua peristiwa pasti ada pelajaran yang musti kita ambil. 

Ketika kita menginginkan suatu hal, maka kita harus berusaha dan juga di imbangi dengan berserah diri kepada Allah. Kita tidak boleh menaruh prasangka buruk atas apa apa yang akan terjadi. Kita laksanakan sholat hajat, agar Allah tau bahwa kita bersungguh-sungguh akan suatu hal.

Setelah itu kita pasrah dan berusaha ikhlas akan apa hal yang akan terjadi kepada kita. Jika doa doa yang kita panjatkan ternyata Allah tidak segera mengabulkan, kita harus tetap berprasangka baik. Boleh jadi ternyata apa yang kita inginkan ternyata bukan suatu hal yang baik untuk kita. Maka kita harus yakin, bahwa Allah akan memberi sesuatu yang lebih baik kepada kita sebagai gantinya nanti. 

Selain manfaat dan keutamaan diatas, beberapa riwayat pada masa silam telah cukup menjadi tanda kebenaran tentang khasiat dari amalan ibadah sunnah satu ini. Berikut ini adalah ringkasan keajaiban shalat hajat yang bisa menggambarkan betapa sholat hajat itu memiliki keutamaan yang luar biasa, diantaranya yaitu :

  • Menurut hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah , ada seorang tunanetra yang penglihatannya sembuh setelah ia melaksanakan sholat hajat.
  • Pada hadist yang diriwayatkan oleh Baihaqi, bahwa ada seorang pria yang saat itu melakukan perjalanan dari Yaman. Ketika di tengah perjalanan, tiba-tiba keledai yang ia tumpangi mati. Setelah itu ia segera wudhu dan mengerjakan sholat hajat  dua rakaat. Dalam sholatnya ia berdoa agar keledainya dapat dibangkitkan kembali. Setelah itu, keledainya benar-benar bangun dan mengibaskan kedua telinganya. 

BENTUK-BENTUK SHOLAT HAJAT

islam.nu.or.id

Pada dasarnya tata cara melaksanakan sholat hajat adalah sebagaimana yang telah diterangkan. Jika kita sudah memenuhi syarat dan rukunnya shalat, maka shalat kita sudah sah. Namun, yang demikian selain tata cara shalat yang sudah maklum tadi, sebagian ulama ada yang menambah kaifiyah tertentu untuk sholat hajat, yang di maksudkan untuk shalat hajat tersebut memiliki nilai lebih dan dapat mempercepat terkabulnya hajat.

Ada kafilah yang menerangkan, yang mana diriwayatkan oleh Wahib Ibnu Al Ward, beliau mengatakan bahwasanya diantara doa orang-orang yang di kabulkan salah satunya adalah doa dari seorang hamba yang sholat sebanyak 12 rokaat. Dimana pada setiap rakaatnya membaca ayat kursi kemudian juga surat AL Ikhlas.  

Baca Juga Contoh Kliping

Itulah tadi keterangan mengenai sholat hajat, mulai dari dalil, hukum dan juga caranya.  Sholat hajat dapat kita gunakan sebagai sarana kita memohon agar apa yang kita butuhkan segera di kabulkan oleh Allah. Namun kembali juga pada diri kita yang mana kita harus ikhlas. Kemudian semua di serahkan kepada Allah Tuhan yang membuat kita hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.