Burung Garuda Yang Perkasa Lambang Negara Indonesia

burung garuda – Salah satu dari Macam-Macam Jenis Burung ialah yang namanya burung Garuda. Burung Garuda ini menjadi lambang negara Indonesia, karena terkesan gagah dan perkasa serta pemberani.

Burung Garuda atau Burung Elang Jawa atau Spizaetus bartelsi

Burung Elang Jawa atau Spizaetus bartelsi atau yang disebut juga sebagai burung Garuda ini kini kian langka. Hal ini antara lain karena burung endemik pulau Jawa ini hanya bertelur setahun sebanyak dua kali saja. Selain itu juga kawasan hutan di Jawa telah banyak yang beralih fungsi menjadi lokasi pemukiman dengan padat penduduk dan lain sebagainya. Diperkirakan jumlah burung elang Jawa sekarang ini ialah tinggal 600 ekor saja.

Burung elang termasuk sebagai burung predator. Burung elang memiliki cakar dan juga paruh yang cukup kuat. Burung elang sebagai jenis burung pemangsa juga memiliki mata yang sangat tajam. Ukuran dan bobot tubuh burung elang termasuk yang terbesar jika dibandingkan dengan ukuran dan berat burung pemangsa jenis yang lainnya.

Burung elang menjadi pemuncak rantai makanan sehingga tak heran jika sering menjadi simbol dari perlambang kebebasan serta kekuatan. Kemampuan berburunya sangat hebat.

Jenis Burung Garuda

Sebenarnya di dunia ini ada beberapa jenis burung garuda selain burung elang Jawa yang dijadikan sebagai lambang negara Indonesia tersebut. Dalam hal ini ada juga jenis burung garuda yang lainnya, yakni setidaknya terdapat 7 jenis burung Garuda di dunia, antara lain:

– Garuda Harpy yang tinggalnya di Amerika Selatan, dan memiliki 4 jenis.

– Burung Garuda pemangsa monyet yang bisa ditemui di Philipina.

– Garuda pemangsa kanguru di Papua Barat dan juga Papua Nugini.

– Garuda Haast atau Harpgornis, yang merupakan pemangsa burung moa dan manusia yang ada di New Zealand. Orang lokal setempat di Maori di New Zealand menamai burung Garuda Haast tersebut dengan sebutan Hokioi. Burung garuda yang satu itu bisa memiliki ukuran yang besar.

– Burung Rajawali ialah merupakan salah satu jenis juga dari burung elang. Burung elang itu merupakan istilah umum bagi cukup banyak jenis burung pemangsa yang memiliki ukuran yang besar dan masuk dalam keluarga Accipitridae.

Lambang Negara Indonesia

Burung garuda yang menjadi lambang negara Indonesia, memiliki warna bulu keemasan. Dengan jumlah bulu sebagai berikut.

17 helai bulu pada masing-masing sayapnya

8 helai bulu pada bagian ekor nya

19 helai bulu pada bawah perisai atau pada bagian pangkal ekor nya

45 helai bulu pada bagian leher nya

Kesemuanya melambangkan tanggal proklamasi kemerdekaan negara Indonesia, yakni pada tanggal 17 Agustus 1945.

Lalu kepala burung Garuda Pancasila itu digambarkan dalam posisi sedang menoleh ke arah kanan.

Burung Garuda atau eagle pantas dijadikan sebagai lambang negara karena keperkasaannya.

Burung Garuda Yang Perkasa Lambang Negara Indonesia

Burung Cenderawasih: Burung Cantik dari Surga Indonesia

Burung Cenderawasih – Burung cenderawasih merupakan burung yang sangat indah, karena keindahannya yang termasyhur inilah semakin hari perburuan burung cenderawasih semakin meningkat. Meskipun banyak sekali macam – macam jenis burung yang anda di dunia tampaknya Cenderawasih masih menjadi burung incaran.

Habitat Burung Cenderawasih

Burung ini merupakan burung yang khas terdapat di daerah Papua, umumnya burung cenderawasih merupakan jenis burung yang menyukai habitat yang memiliki vegetasi lebat dan biasanya terdapat di daerah hutan hujan tropis. Nah, biasanya mereka juga sangat suka untuk bertengger di atas pohon beringin serta pohon pala.

Ciri Khas Burung Cenderawasih

Burung ini memiliki ciri khas yang bisa digunakan untuk membedakan antara burung cenderawasih jantan dengan burung cenderawasih betina. Burung cenderawasih jantan secara tampak akan terlihat memiliki gabungan bulu – bulu yang berwarna – warni dan cukup cerah. Ciri khas yang dimiliki oleh burung cenderawasih jantan yakni memiliki warna gabungan hitam, merah, biru, hijau serta warna kuning. Nah, hal yang cukup menarik dari burung cenderawasih jantan yakni mereka akan melakukan tarian – tarian menarik dengan tujuan memikat lawan jenis pada musim kawin.

Burung Cenderawasih Botak

Jenis burung pertama yakni Wilson’s bird of paradise burung ini dikenal sebagai burung yang memiliki ukuran tubuh kecil serta memiliki panjang kurang lebih 21 cm saja. Biasanya burung ini akan lebih mudah ditemukan di daerah dataran rendah di bagian wilayah Papua Barat.

Burung cenderawasih botak jantan umumnya memiliki bulu yang berbeda warna di berbagai area tubuhnya. Nah, burung ini memiliki badan yang hitam serta tengkuk kuning, biasanya memiliki ekor ungu yang melingkar. Cukup cantik.

Red Bird of Paradise

Burung ini sesuai dengan namanya memang memiliki wanra merah biasanya memiliki sedikit warna kuning pada bagian leher hingga bagian dada. Umumnya kulit burung ini memiliki warna hijau dengan paruh yang tampak kuning terang. Biasanya ekor burung ini menjuntai dan didominasi warna merah dengan sedikit warna putih di bagian ujungnya. Anda bisa menemukan burung ini di daerah Raja Ampat.

Ribbon-tailed Astrapia

Sesuai namanya burung ini cukup unik karena memiliki ekor yang cukup panjang. Nah, burung ini memiliki ciri khas yakni ekor putih dan berbentuk seperti pita. Bahkan ekor burung ini bisa tumbuh hingga 3 kali dari ukuran tubuhnya.

Blue Bird of Paradies

Cenderawasih biru memiliki ukuran tubuh kurang lebih 31 cm dan bulunya berwarna biru pada bagian sayap namun pada bagian kepala hingga leher memiliki warna hitam. Burung ini bisa ditemukan dengan mudah di area Papua Nugini. Masih ada cukup banyak jenis burung cenderawasih menarik yang bisa anda temukan namun dilarang untuk memeliharanya ya!

Burung Cenderawasih: Burung Cantik dari Surga Indonesia

Burung Dara : Cara Memelihara, Prospek Harga Jualnya (lengkap)

burung dara – Salah jenis hewan peliharaan yang menjadi pilihan bagi beberapa orang adalah burung.  Kicauannya yang merdu dan keindahan warna bulunya adalah beberapa faktor yang membuatnya mendapat tempat di hati peternak. Bahkan sampai diadakan kontes untuk menguji kemampuan burung tersebut.  Dari sekian macam-macam jenis burung yang ada , burung dara adalah salah 1 yang cukup populer. Kepopuleran ini karena :

Burung Dara

  1. Ekonomis

Burung yang satu ini sangat mudah didapatkan. Di setiap pasar hewan, pasti banyak orang yang menjualnya. Selain itu harganya pun murah sehingga anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam

  1. Pemeliharaannya tidak sulit

Burung yang juga sering disebut burung merpati ini tidak perlu ribet dalam pemeliharaannya. Pakan yang diperlukan tidak mahal dan banyak tersedia.

  1. Termasuk burung yang cerdas

Burung dara memang tidak memiliki kicauan senyaring cucakrawa atau kutilang. Dari segi keindahan bulu jelas jauh dari lovebird. Namun burung tersebut memiliki kelebihan dari kecerdasannya. Bila anda melatihnya dengan baik maka burung ini dapat  kembali ke rumahnya  meski anda melepasnya begitu saja.

  1. Burung yang mudah dijinakkan

Karena kecerdasannya, burung tersebut sangat mudah mengenali pemiliknya. Dengan demikian bila anda memeliharanya dengan baik dan benar, tidak butuh waktu lama untuk jinak. Selain itu sesekali anda harus berinteraksi dengan cara mengelus-elus bulunya.

Bagaimana? Apakah anda mulai tertarik memelihara? Sebelum itu, ini adalah beberapa tips bagi anda yang ingin memelihara burung yang menjadi simbol cinta kasih ini :

  1. Pengondisian kandang

Pastikan anda telah menyiapkan rumah yang tepat sebelum anda membeli burung tersebut. Entah itu anda buat sendiri atau memesan di toko. Anda membutuhkan  luasan tempat sekitar 2,5 – 3 meter persegi untuk sepasang burung dara. Dari patokan tersebut, anda bisa sesuaikan dengan jumlah yang ingin anda pelihara. Selain masalah luasan, anda juga harus perhatikan posisi kandang. Jauhkan kandang dari gangguan predator serta usahakan posisinya benar-benar lapang. Tidak ada penghalang seperti kabel dan pohon. Dengan demikian anda akan lebih mudah melatihnya nanti.

  1. Pemberian dan penentuan makanan

Salah satu hal mendasar yang mempengaruhi tumbuh kembang hewan peliharaan adalah kualitas pakan. Hal ini juga berlaku untuk burung dara yang anda pelihara. Pastika makanan yang anda berikan dalam kondisi baru. Jadi setelah 15-20 menit dari pemberian pakan, anda harus membersihkan semua sisa yang tertinggal.

Dalam pemberian menu pakan, anda bisa sesuaikan dengan kondisi burung saat itu. Oleh karenanya lebih baik anda juga perhatikan komposisi dari pakan burung yang anda beli. Dalam masa berkembang biak, burung tersebut membutuhkan protein lebih dengan kadar 16-18%.

Namun bila anda juga mengikutkannya di kompetisi maka harus ada tambahan lemak dan karbohidrat juga. Sebagai sampingan anda bisa tambahkan jagung giling kasar dalam menu pakan yang diberikan. Jagung ini berfungsi membantu pencernaan dan sumber vitamin serta mineral. Lakukan metode pemberian pakan ini 2 kali dalam sehari.

Burung Dara : Cara Memelihara, Prospek Harga Jualnya (lengkap)

Serba-serbi tentang Burung Elang yang Menarik Untuk Anda Ketahui

Burung Elang – Berbicara mengenai dunia fauna jelas tidak akan ada habisnya, Cakupannya begitu luas sehingga banyak pengetahuan yang bisa digali dari sini. Salah satunya adalah dalam dunia unggas atau mudahnya kita sebut dari bangsa burung-burungan.

Dari sekian macam-macam jenis burung ini memiliki perannya masing-masing dalam ekosistem khususnya pada rantai makanan. Ada satu jenis burung yang berdiri gagah di puncak piramida makanan yaitu burung elang. Saya yakin anda sudah tidak asing dengan burung dengan citra gagah, perkasa, dan kuat ini. Namun sebenarnya masih banyak fakta-fakta menarik dari burung yang memiliki nama lain rajawali tersebut. Apa sajakah itu ?

  1. Kondisi burung elang pada zaman purba

Tentu kita cukup beruntung terlahir di zaman yang sudah modern ini. Segal sesuatunya lebih mudah, aman, dan nyaman dengan perkembangan teknologi. Kita tidak perlu bersusah-susah seperti orang zaman purba yang harus berburu dalam mencari makan.

Selain itu di zaman purba juga banyak bahaya yang harus dihadapi dari makhluk-makhluk prasejarah. Salah satunya adalah elang haast. Seperti yang kita tahu bahwa makhluk prasejarah pasti berukuran raksasa maka jenis elang ini pun juga demikian. Berdasarkan data dari nzbirdsonline.org.nz, elang ini dapat tumbuh hingga panjang 90-140 dan lebar tubuhnya 1,4 meter.

Perlu anda ingat panjang dan lebar tersebut masih belum termasuk sayapnya. Dengan rentang sayapnya yang mencapai 3 meter, anda bisa imajinasikan sendiri seberapa besar burung prasejarah ini. Didukung dengan panjang cakar hingga 9 cm, tak mengherankan elang purba ini menjadi yang ditakuti pada masanya.

Bahkan santapan utama elang haast tersebut adalah burung moa yang sebenarnya 15 kali lebih berat dari elang itu sendiri. Dengan fakta-fakta  tersebut, mencabik dan memangsa manusia bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan oleh elang purba ini.

  1. Elang terbesar di dunia saat ini

Bersanding dengan elang filipina dan elang laut steller, elang harpy adalah salah 1 penyandang gelar elang terbesar sampai saat ini. Sebagaimana yang dilansir Animal Diversity, burung bernama latin Harpia harpyja ini saat merentangkan sayap dapat mencapai lebar 2 meter. Sementara rentang panjang tubuh mereka bervariasi antara 89-109 sentimeter dan bobot 9 kilogram.

Sebagai predator, elang ini gemar menjadikan hewan mamalia besar seperti monyet dan kukang sebagai mangsanya. Dengan panjang kuku mencapai 12 cm, tentu bukan hal yang sulit untuk mencabik-cabik mangsa yang berukuran besar.

Hal ini juga Didukung dengan penglihatan dan pendengaran tajam, kesabaran dalam mengintai, dan kecepatan terbang hingga 80 km/jam. Sekali ada target yang ditetapkan maka dipastikan makhluk malang itu tidak akan mampu lolos dari kejaran elang yang menempati sebagian Mexico, Argentina, dan Brazil tersebut.

Serba-serbi tentang Burung Elang yang Menarik Untuk Anda Ketahui

Burung Kacer Pilihan Alternatif Pencinta Burung Kicau

Burung Kacer – Burung menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin memiliki peliharaan di rumahnya. Dengan memelihara burung, dianggap akan lebih mudah untuk melakukan perawatannya ditambah lagi, burung sering kali mengeluarkan kicauan yang dianggap dapat menemani diri Anda setiap harinya.

Macam – macam jenis burung yang bisa dipelihara pun sangat banyak. Salah satunya adalah burung kacer. Sudah banyak pula masyarakat pecinta burung yang memilih burung kacer sebagai alternatif peliharaan burung mereka.

Maka dari itu, kali ini Saya ingin sedikit membahas mengenai burung kacer dan sedikit informasi terkait burung kacer ini. Penasaran? Yuk, simak informasinya berikut ini ya!

Burung Kacer Secara Umum

Pertama, Saya akan membahas mengenai burung kacer secara umum terlebih dahulu. Nah, untuk buru kacer ini memiliki nama ilmiah Copsychus sechellarum yang mana Anda bisa lihat bahwa burung kacer ini masih termasuk ke dalam keluarga genus Copsychus.

Burung kacer ini terdapat yang warna bulunya hitam, namun juga ada yang warna bulunya hitam putih. Secara garis besar, mereka merupakan spesies yang sama yakni sebagai burung kacer. Hanya saja, perbedaan warna bulu yang menjadikan mereka terlihat sangat berbeda.

Habitat Burung Kacer

Meskipun sama – sama burung kacer, nyatanya tiap – tiap sub spesies dari burung kacer memiliki habitat yang berbeda – beda. Misalnya untuk saularis lebih banyak ditemukan di kawasan Thailand, India, Nepal, Malaysia, dan Indonesia.

Kemudian untuk andamanensis lebih banyak ditemukan di kepulauan Andaman. Untuk musicus banyak ditemukan di kawasan Peninsular, Malaysia, dan Thailang. Kemudian untuk ceylonensis banyak ditemukan di India dan Srilanka. Untuk Adamsi banyak di temukan tepatnya d Sabah Malaysia dan di Borneo Indonesia.

Kemudian untuk pluto ditemukan bersamaan dengan sub spesies adamsi. Untuk erimelas banyak ditemukan dari India ke Indochina. Dan terakhir untuk prosthopellus banyak ditemukan di kawasan Hainan China.

Tips Memilih Burung Kacer yang Baik

Nah, dalam memelihara burung, tentunya sejak awal Anda ingin mendapatkan burung kacer yang terbaik bukan? Nah, maka dari itu, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk bisa mendapatkan burung kacer yang baik.

  • Untuk tujuan kicauan, ada baiknya untuk memilih burung jantan dan dengan warna bulu hitam yang tegas dan kontras.
  • Untuk bentuk paruh, ada baiknya memilih burung yang memiliki paruh dengan pangkal yang lebar, tebal, besar, serta panjang. Untuk bagian bawah paruh haruslah lurus dan jangan sampai Anda memilih paruh yang bengkok. Untuk lubang hidung, Anda bisa pilih hidung yang dekat dengan bagian mata.
  • Untuk kepala, carilah dengan bentuk yang mengotak serta mata bulat besar dan melotot.
  • Untuk postur badan bisa memilih dengan leher panjang.

Burung Kacer Pilihan Alternatif Pencinta Burung Kicau