Site icon Made Blog

Burung Perkutut: Sejarah, Keunikan, Ciri-Ciri dan Cara Merawatnya

Burung perkutut – Bagi para pecinta burung kicau, pasti sudah tidak asing lagi dengan burung perkutut. Burung perkutut adalah burung yang banyak di pelihara oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Ciri khas dari burung perkutut yaitu, keindahannya pada saat berkicau.

Burung Perkutut Bagus Dipelihara

perkutut

Pada umumnya untuk mendapatkan burung perkutut jenis lokal, harus di datangkan atau harus mencari di dalam hutan. Perkutut menjadi di gemari oleh para pecinta burung di karenakan suara kicaunya yang indah.

Selain itu, banyak orang percaya bahwa dengan memelihara seekor perkutut, akan mendatangkan keberuntungan pada hidup orang tersebut. Tentunya hal ini hanya kepercayaan bagi sebagian orang saja. Perkutut memiliki beberapa jenis yang bisa di pelihara.

Apabila anda ingin memelihara burung perkutut yang bagus, anda harus memperhatikan beberapa ciri-ciri berikut ini.

  1. Kepala burung perkutut haruslah memiliki ukuran yang agak besar. Besarnya ukuran kepala, sama dengan ukuran besarnya otak burung perkutut. Sehingga burung perkutut dengan kepala yang besar, akan memiliki kecerdasan yang tinggi pula.
  2. Pastikan bahwa burung memiliki hidung besar, sehingga pernafasan burung tersebut menjadi lancar dan mampu berkicau atau manggung tahan lama.
  3. Memiliki fisik yang besar di timbang burung lain. Fisik besar yang dimilikinya akan menandakan kekuatan fisik dari burung tersebut.
  4. Memiliki bagian pupur abu-abu bagian atas berukuran melebar hingga mata bagian atas. Tanda fisik tersebut merupakan tanda fisik yang bagus untuk perkutut.
  5. Paruh yang panjang juga menandakan bahwa burung perkutut tersebut bagus untuk di pelihara. Paruh panjang pada perkutut memiliki tanda bahwa perkutut tersebut memiliki suara dan nada vokal yang bagus. Sehingga ia akan sering berkicau dan manggung.

Variasi burung perkutut

perkutut

Burung dengan nama latin Geopelia Striata ini memiliki variasi yang berbeda-beda. Burung ini telah di percaya secara turun temurun dapat memberikan keberkahan bagi yang memeliharanya.

Suara khas burung ini tentu sudah di akui di seluruh wilayah Indonesia. Tetapi burung perkutut memiliki beberapa variasi yang membedakan antar burung perkutut. Berikut merupakan variasi dari burung perkutut.

Perkutut ini ditandai dengan adanya jambul warna putih di kepala. Jambul tersebut memiliki bentuk yang sama seperti mahkota. Burung ini memiliki dominasi warna hitam, terutama pada bagian kaki, paruh dan juga bulunya.

Burung ini tidak memiliki kicau yang besar tetapi tetap sama dengan perkutut pada umumnya. Songgo ratu di percaya dapat meningkatkan kewibawaan hingga menolak santen yang di arahkan pada pemiliknya.

Burung ini memiliki ciri khas warna lurik pada coraknya sedangkan bulu yang berada pada bagian dada memiliki warna yang terang. Kepopuleran perkutut ini telah merambah di berbagai kalangan. Burung ini di percaya dapat menambah kewibawaan bagi si pemilik.

Berdasarkan pada namanya, sudah barang tentu bahwa perkutut ini di penuhi warna hitam di seluruh tubuhnya. Orang Jawa memercayai Perkutut ini sebagai raja dari para burung perkutut dan memiliki kekuatan gaib.

Perkutut putih adalah burung perkutut pada umumnya, namun ia terlahir dengan memiliki gen albino di dalam tubuhnya, sehingga sekujur tubuhnya memiliki warna putih.

Keunikan Perkutut

perkutut

Burung perkutut bukan hanya burung yang mampu berkicau, akan tetapi burung ini memiliki beragam keunikan yang tidak dimiliki oleh burung lainnya.

Apabila anda sering bingung untuk memilih burung dengan suara indah, hal tersebut tidak akan terjadi pada perkutut. Karena perkutut memiliki suatu pembeda dimana dengan melihat hal tersebut, sudah bisa memastikan bagaimana vokal yang akan di hasilkan.

Keunikan tersebut adalah Katurangga. Katurangga memiliki arti yaitu menyampaikan bentuk badan. Uniknya, katurangga yang hanya ada pada perkutut dapat menampilkan bagaimana nantinya suara perkutut saat mengoceh.

Apabila anda pecinta perkutut, tentu anda sudah tidak asing lagi dengan hal ini. Cukup melihat pada bagian katurangga, maka sudah bisa di pastikan suara yang bagaimana yang akan di keluarkan oleh burung perkutut.

Ciri Perkutut Jantan

perkutut

Bagi orang yang baru menyukai perkutut, pasti bingung bagaimana caranya mengetahui jenis kelamin yang dimiliki oleh perkutut dan bagaimana cara membedakannya.

Pada burung perkutut, jenis kelamin dapat di bedakan dengan bentuk fisik yang terdapat pada burung tersebut. Umumnya bentuk fisik perkutut jantan sangat berbeda dengan perkutut betina.

Berikut merupakan ciri fisik yang terdapat pada perkutut jantan.

  1. Memiliki kondisi fisik yang kuat dan mampu bergerak dengan lincah.
  2. Pada bagian wajah perkutut jantan, di didominasi warna putih yang lebih banyak ditimbang burung perkutut betina.
  3. Pada bagian paruh memiliki ketebalan yang berbeda dengan perkutut betina. Paruh perkutut jantan memiliki bentuk yang lebar dan juga ketebalan yang bagus.
  4. Perkutut jantan memiliki mata dengan sorotan tajam.
  5. Kepala yang di miliki oleh perkutut jantan, memiliki bentuk sedikit lonjong namun tetap datar.
  6. Paruh perkutut jantan, memiliki garis belahan yang terletak sejajar dengan mata perkutut.
  7. Pada saat perkutut jantan mengibaskan ekornya, maka ekornya menjadi mengembang dengan sendirinya. Sehingga terlihat lebar dari biasanya.
  8. Ruas kaki yang terdapat pada perkutut jantan lebih tebal dari pada perkutut betina.
  9. Pada saat kawin, ketika perkutut jantan birahi, perkutut jantan akan melakukan kegiatan mengangguk yang menandakan bahwa ia sedang birahi.

Ciri Perkutut Betina

perkutut

Perbedaan fisik yang menonjol antara perkutut jantan dan perkutut betina. Membuat para pecinta burung perkutut mampu membedakan keduanya dengan mudah. Berikut merupakan ciri fisik yang terdapat pada perkutut betina yang tentunya tidak dimiliki perkutut jantan.

  1. Pada bagian paruh yang dimiliki perkutut betina memiliki bentuk yang pendek dan lebih tipis.
  2. Perkutut betina memiliki bentuk kepala yang membulat. Hampir sama dengan bulatan koin.
  3. Burung perkutut betina memiliki maya dengan bentuk yang sayu.
  4. Burung perkutut betina memiliki ruas kaki yang rapuh di karenakan bentuknya yang tipis.
  5. Burung perkutut betina tidak memiliki kekuatan saat mencengkeram.
  6. Pada saat kawin, perkutut betina akan mengibaskan ekornya, sehingga ekornya akan sedikit mengembang. Namun kembangan ekornya tidak terlalu lebar seperti perkutut jantan.
  7. Pada saat kawin, perkutut betina akan lebih memiliki posisi di bawah, dari pada di atas.

Burung perkutut yang Dilarang untuk Dipelihara

pekutut

Meskipun burung perkutut memiliki kicauan bagus dan memiliki nilai ghaib tinggi, namun terdapat beberapa perkutut yang tidak di perbolehkan untuk di pelihara. Larangan tersebut tentunya bukannya  tidak berdasar. 

Tetapi ada beberapa alasan sehingga perkutut dengan ciri di bawah ini sangat dilarang untuk dipelihara. Burung perkutut yang dilarang dipelihara, umumnya akan memberikan kerugian yang besar pada pemiliknya apabila tetap memeliharanya.

  1. Perkutut dengan bulu berwarna merah tidak di perbolehkan untuk di pelihara.
  2. Apabila mendapatkan perkutut dengan warna merah tidak rata, lebih baik di lepaskan. Karena pemilik yang memelihara burung tersebut akan dikenal memiliki pribadi yang boros. Selain itu, ia akan sering menghardik orang lain.
  3. Apabila anda mendapatkan perkutut dengan fisik langka yaitu, pada bagian kuku memiliki warna putih dan juga memiliki jari berjumlah sepuluh, lebih baik anda cepat melepaskannya. Perkutut dengan ciri-ciri seperti itu akan memberikan banyak kerugian dan juga mendatangkan banyak masalah pada pemiliknya. Hal tersebut tertuang pada primbon Jawa.
  4. Perkutut yang memiliki bagian warna putih di muka hingga menjalar pada bagian paruh, akan membuat pemiliknya menjadi celaka. Selain itu, tampilan dari perkutut ini akan sangat menyeramkan. Pemeliharaan perkutut jenis ini tidak di perbolehkan.
  5. Dilarang memelihara perkutut yang memiliki kebiasaan mengoceh setiap hari pada siang dan malam hari. Perkutut tersebut akan membuat pemiliknya dijauhkan dari kelancaran rezeki. Selain itu, akan terdapat banyak perselisihan dalam rumah tersebut.
  6. Perkutut yang terus saja berkicau pada malam hari dilarang untuk dipelihara, hal tersebut dikarenakan, burung tersebut akan menjauhkan rezeki dan juga akan menjadikan pemiliknya sakit-sakitan.
  7. Perkutut yang memiliki laklakan berwarna putih sangat dilarang untuk dipelihara, karena dengan adanya burung tersebut, si pemilik akan menjadi gila atau pikirannya menjadi kacau.

Cara Merawat Burung perkutut

perkutut

Perawatan burung perkutut tidaklah sulit. Tetapi meskipun begitu, bagi anda yang masih pertama kali memelihara perkutut, anda harus memerhatikan cara perawatan yang benar sesuai dengan jenis perkutut yang anda miliki.

Burung perkutut jantan akan memiliki kicauan yang lantang dan lebih jernih. Hal pertama yang harus anda lakukan untuk merawat perkutut yaitu dengan cara memandikannya setiap hari secara rutin. Memandikan perkutut bertujuan agar perkutut memiliki bulu yang mengkilat serta selalu terhindar dari kutu.

Cara memandikan hanya cukup dengan menggunakan semprotan seperti biasa, yang diisi dengan air, kemudian di semprotkan pada bagian tubuh perkutut setiap pagi hari secara rutin. Setelah selesai memandikan perkutut, selanjutnya anda dapat menjemur nya di bawah cahaya matahari pagi.

Penjemuran dapat dilakukan kisaran jam 7 hingga jam 10 pagi. Pada jam tersebut, cahaya matahari masih sejuk dan sehat. Sehingga perkutut menjadi sehat dan tidak sakit-sakitan. Pemberian multivitamin juga sangat penting bagi perkutut, dengan multivitamin, dapat menjaga kesehatan dan kebugaran perkutut.

Sehingga perkutut akan senantiasa sehat dan jarang sakit serta dapat terhindar dari virus dan bakteri yang dapat merugikan. Pemberian makanan secara rutin juga di perlukan agar perkutut tetap memiliki stamina setiap harinya.

Makanan yang sangat di sukai oleh perkutut adalah biji-bijian, milet, jewawut. Agar lebih sehat, pada saat pemberian makan, anda juga bisa menambah jagung, beras merah hingga ketan hitam.

Perawatan Anak Perkutut

perkutut

Anak burung perkutut akan tumbuh dengan baik setelah satu minggu menetas. Tetapi pada bagian organ masih rentan dan rapuh, sehingga belum bisa berfungsi dengan baik.

Pada bagian kaki anak perkutut masih lemah dan belum bisa mengangkat tubuhnya sedangkan kepakan sayapnya juga masih lemah dan sulit. Apabila anak perkutut telah berumur 10 hari, selanjutnya pemasangan cincin pada bagian kaki  anak perkutut bisa dilakukan.

Pada saat memasangkan cincin, anda harus melakukannya pada saat yang tepat, yaitu pada saat kaki perkutut masih lunak. Sehingga anda akan dengan mudah memasukkan cincin secara perlahan. Pertama, anda dapat memasukkan melalui tiga jarinya. Lalu di dorong secara perlahan, hingga cincin berada pada bagian kaki.

Selanjutnya pada umur 10 hari, anda tetap harus menyerahkan pengasuhan perkutut pada induknya. Dikarenakan hanya induknya yang mengetahui apa yang di butuhkan oleh anaknya. Pengasuhan tersebut dapat di hentikan ketika sang anak perkutut sudah mulai bisa berkicau bahkan sudah berani bertengger di atas sarangnya.

Anak perkutut sudah mulai bisa mengepakkan sayapnya seperti perkutut lainnya apabila telah mencapai umur tiga minggu. Bulunya akan terus tumbuh secara bertahap hingga menutupi bagian tubuhnya.

Pengawinan Burung Perkutut

perkutut

Burung perkutut memiliki keanehan yaitu mereka sering tertarik kepada sesama jenis. Sehingga pembuahan tidak pernah terjadi. Oleh karena itu, berikut ini merupakan cara yang bisa anda lakukan, agar perkutut jantan dan betina saling tertarik satu sama lain.

  1. Kedua burung perkutut yang akan di kawinkan hendaknya di pisahkan pada sangkar yang berbeda hingga mereka dewasa dan memiliki tubuh yang sehat. Selanjutnya anda bisa memulai proses pengenalan mereka, dengan menempatkan mereka pada satu sangkar yang sama.
  2. Pada awal pemasukkan perkutut betina ke kandang jantan, anda jangan kaget, apabila terdapat keributan di antara mereka. Keributan tersebut di karenakan jantan terus saja mengejar perkutut betina.
  3. Burung jantan akan terus mengejar burung betina dan kadang mematok burung betina. Apabila hal tersebut terjadi, maka bulu burung betina akan rontok dan menjadi tidak indah atau kusut. Tetapi anda tidak perlu khawatir, karena proses ini hanya akan memakan waktu paling lama tiga hari.
  4. Kemudian setelah tiga hari, perkutut akan menjadi tenang.
  5. Apabila sudah ada waktu 10 hari. Umumnya perkutut akan saling mengenal dan mencumbu dengan cara mematok bagian kepala masing-masing perkutut.
  6. Jangka waktu perkawinan burung ini hanya  berlangsung kurang lebih 3 hari saja.
  7. Apabila masa perkawinan telah mencapai waktu seminggu, selanjutnya anda harus menyiapkan kandang sendiri untuk burung betina untuk mengeluarkan telurnya.

Penyakit dan Penyebabnya pada Burung Perkutut

perkutut

Burung perkutut memiliki tubuh yang sama dengan burung lainnya, yaitu sangat rentan terhadap penyakit.  Anda harus memiliki pengetahuan mengenai penyebab penyakit perkutut dan bagaimana pertolongan awal yang harus di berikan. Berikut merupakan penyakit dan penyebab yang terjadi pada burung perkutut.

Burung perkutut yang stress akan ditandai dengan tubuhnya yang lemas lesu dan juga malas berkicau. Keadaan tersebut dapat terjadi, apabila sang pemilik tidak memberikan perawatan yang benar pada perkutut. Selain itu, apabila perkutut sering di ajak untuk bepergian, maka perkutut akan rentan terkena stress karena kelelahan.

Perawatan perkutut haruslah dilakukan dengan cara yang benar, memandikan perkutut harus secara rutin dan merata. Karena apabila pemilik malas merawat perkutut, maka akan ada jamur di bagian tubuhnya, sehingga menjadikan bulunya sering rontok dan kusut.

Pilek yang terjadi pada perkutut dapat di tandai dengan adanya lendir yang terus keluar dari dalam hidung. Selain itu, kondisi wajah lebam juga menjadi pertanda pilek. Penyebab terjadinya pilek yaitu, karena pergantian cuaca. 

Burung perkutut bisa mengalami cacingan apabila makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh perkutut terpapar cacing atau benih cacing. Selain itu, perawatan yang buruk juga dapat menyebabkan burung ini cacingan.

Pakan Terbaik Burung Perkutut

perkutut

Makanan yang bagus dan disukai oleh burung perkutut, akan membuat perkutut lebih suka berkicau dengan suara jernih. Selain itu, perkutut akan memiliki ketahanan fisik dan mental yang bagus.

Makanan yang bergizi akan membuat perkutut memiliki daya tahan yang bagus. Makanan dengan protein dan vitamin yang tinggi, anda dapat membelinya di toko hewan. Selain itu, Anda bisa membuat makanan perkutut sendiri. Tentunya dengan meraciknya sendiri, akan membuat makanan lebih aman untuk dikonsumsi.

Anda dapat meracik biji godem, milet dan juga jewawut yang diberi tambahan berbagai biji-bijian lain. Seperti jagung dan beras. Penambahan unsur vitamin juga penting. Multivitamin sangat bagus untuk pertumbuhan perkutut. Khususnya multivitamin yang bisa membuat hormon testosteron meningkat.

Vitamin-vitamin tersebut akan membuat perkutut lebih jernih dan memiliki suara yang bagus pada saat berkicau. Jamu juga merupakan hal yang bagus yang bisa di berikan pada perkutut. Pasalnya dapat menambah kebugaran tubuh sang perkutut.

Selain itu, makanan seperti ulat hongkong dan juga telur semut memiliki efek yang bagus apabila di berikan pada perkutut. Tetapi makanan perkutut haruslah sehat dan juga bersih.

Perawatan Kandang Perkutut

perawatan kandang perkutut

Burung perkutut juga harus di berikan kandang yang layak huni. Sehingga perkutut akan lebih senang terhadap kandangnya. Kandang harus memiliki ukuran yang disesuaikan dengan besar tubuh perkutut. Kandang harus memiliki ventilasi udara yang baik, sehingga udara yang sehat dapat keluar masuk dengan mudah.

Pembersihan kotoran perkutut harus di lakukan secara rutin. Kandang perkutut haruslah bersih dari kotoran agar perkutut tidak mudah terserang penyakit yang merugikan. Selain itu, pembersihan pada bagian tempat minum perkutut sangat di perlukan.

Karena biasanya akan terdapat bintik nyamuk yang akan mengganggu perkutut ketika minum. Lakukan penggosokan bagian luar atau dalam kandang perkutut. Hal tersebut bertujuan agar kandang perkutut selalu memiliki penampilan yang baru dan enak dilihat.

Hindari penumpukan kotoran pada kandang perkutut. Kotoran yang menumpuk pada kandang akan membuat perkutut lebih rentan terkena penyakit dan menjadikan perkutut bau. Pembersihan kotoran, dapat dilakukan dalam jangka waktu dua hari satu kali. Semakin rutin pembersihan yang dilakukan akan semakin bagus.

Sejarah Burung Perkutut

burungnya.com

Burung perkutut adalah burung yang terkenal dengan hal gaib nya yang kental. Hal gaib tersebut lantaran burung ini telah ada sejak zaman majapahit. Pada zaman tersebut burung ini dikenal sebagai burung yang hanya bisa di pelihara oleh para bangsawan.

Bahkan prabu Brawijaya merupakan salah satu yang menjadi pemelihara dari burung ini. Konon terdapat cerita, bahwa pangeran Padjajaran sedang diincar oleh seseorang yang memiliki niatan buruk. Orang tersebut memiliki keahlian ilmu hitam dan bisa melakukan sihir pada orang. 

Meskipun pangeran Padjajaran berusaha kabur dan melarikan diri, namun sang penyihir tetap bisa mengejarnya hingga ia merubah pangeran Padjajaran menjadi seekor burung. Sehingga burung yang menemani prabu Brawijaya, tak lain adalah pangeran Padjajaran yang menjelma menjadi seekor perkutut.

Harga Pasaran burung Perkutut

harga

Apabila anda merupakan orang yang baru pertama kali memiliki kegemaran terhadap burung dan hendak memelihara perkutut, maka anda harus mengetahui beberapa hal terkait dengan perkutut.

Harga perkutut sangat berbeda setiap jenisnya. Perbedaan harga tersebut bisa dikarenakan jenis kelamin dan juga ciri fisiknya yang berbeda.

  1. Burung perkutut yang memiliki warna putih yaitu akibat adanya gen albino, dapat memiliki harga dengan kisaran 300 ribu sampai 600 ribu. Perbedaan harga tersebut di dasarkan dengan jenis kelamin dan juga variasi dan keahlian yang dimiliki oleh perkutut.
  2. Perkutut bangkok merupakan perkutut yang paling banyak di pelihara oleh orang. Burung perkutut bangkong memiliki harga yang terjangkau yaitu berkisar 200 ribu sampai 300 ribu. Berdasarkan variasi yang dimilikinya maka harganya juga dapat berbeda.
  3. Perkutut putih namun memiliki warna merah pada bagian matanya. Ciri tersebut merupakan ciri yang unik yang ada pada perkutut. Burung ini di jual kisaran harga 350 ribu hingga 550 ribu. Rentang harga tersebut di karenakan berbedanya jenis kelamin dan juga umur si perkutut ini.
  4. Burung perkutut Jawa di hargai dengan kisaran 100 ribu sampai 300 ribu. Perkutut jawa hanya akan di jumpai di wilayah jawa saja. Burung ini memiliki ciri fisik yaitu, dengan adanya warna abu cokelat dengan corak belang hitam yang terdapat pada bagian sayap. Harga tersebut di dasarkan pada bedanya jenis kelamin dan juga umur si perkutut saat pembelian.
  5. Burung perkutut hitam memiliki kisaran harga 100 ribu sampai dengan 250 ribu. Harga tersebut berdasarkan pada berbedanya jenis kelamin dan juga umur dari si
  6. perkutut ketika pembelian.
  7. Burung perkutut lokal yang telah banyak tersebar di Indonesia. Burung perkutut lokal ini bisa di temukan dimana saja dengan harga yang kurang dari 150 ribu rupiah. Anda tidak perlu bingung untuk menemukannya.

Perkutut Khusus Lomba

perkutut khusus lomba

Pada saat ini, lomba kicau perkutut sangat marak. Bahkan memiliki hadiah yang relatif tinggi hanya untuk lomba ini.

Apabila anda ingin mengikuti lomba adu kicau perkutut, tentunya anda harus memiliki pengetahuan perkutut yang bagus dan direkomendasikan untuk di lomba kan, sehingga pada saat lomba, perkutut anda tidak menjadi bahan tertawaan. 

Berikut ini merupakan ciri dari burung perkutut yang bagus apabila di gunakan untuk berlomba.

  1. Burung perkutut dengan mata yang penuh dengan aura sangat bagus apabila di lomba kan. Mata indah dan jernih pada perkutut akan memberikan aura yang cerah dan mengkilat. Sedangkan pada bagian mata, anda dapat memilih perkutut dengan bagian tengah mata berwarna hitam dengan memiliki bentuk yang agak sedikit menonjol.
  2. perkutut yang memiliki paruh tebal dan panjang. Sehingga pada saat mengepakkan sayapnya, akan terlihat bagus.
  3. Usahakan memilih perkutut yang bisa mengangkat kepalanya dengan baik. Hal tersebut bisa dilihat pada bagian leher yang terdapat di perkutut. Leher perkutut akan memiliki bentuk panjang dan tegak lurus. Sehingga perkutut akan dengan mudah mengangkat kepalanya.
  4. Bagian bawah leher dari perkutut akan lebih bagus apabila sedikit mengembung dengan adanya tonjolan kecil di bagian leher.
  5. Burung perkutut yang bagus di lombakan apabila ia memiliki badan yang atletik. Badan atletik dapat dilihat dari ciri fisiknya yang kurus namun terlihat bidang. Sedangkan pada bagian belakang tubuh burung, bagus apabila sedikit membungkuk.
  6. Sayap perkutut yang baik adalah sayap dengan bulu yang panjang dan berkilau disertai dengan warna yang indah. Burung dengan ciri seperti ini sangat bagus apabila anda ikutkan perlombaan.
  7. Pada saat anda memilih perkutut yang bagus untuk di bawa ke dalam perlombaan, anda dapat menentukannya dengan cara melihat pada bagian kaki di perkutut. Burung perkutut dengan kaki yang kuat dan kokoh akan memiliki pijakan yang kuat. Cara melihat kekuatan kaki, yaitu pada saat perkutut sedang berdiri atau pada saat melakukan kuda-kuda.
  8. Burung perkutut yang paling bagus di ikutkan lomba yaitu perkutut yang memiliki mata supit tetapi agak sedikit merenggang. Sedangkan pada bagian ekor memiliki bulu yang panjang dan juga indah.

Apabila anda ingin menjadikan perkutut anda sebagai jagoan atau dengan tujuan di lomba kan, anda harus melakukan perawatan khusus perlombaan dari kecil hingga ia menjadi dewasa.

Perawatan dan pelatihan harus dilakukan secara rutin dan dalam jangka waktu yang panjang, sehingga perkutut bisa menjadi salah satu burung baik untuk di lomba kan.

Bagi para pemula yang baru saja memiliki burung perkutut, kesehatan perkutut harus yang paling utama untuk diperhatikan, hal tersebut di karenakan, perkutut sangat rentan. Oleh karena itu, kesabaran dan ketelatenan harus tetap di perhatikan.

Baca Juga Hewan Peliharaan 

Itulah penjelasan singkat mengenai burung perkutut, baik dari variasi, ciri fisik, cara perawatan, harga pasaran hingga burung perkutut yang pantas untuk di lombakan.

Ciri fisik perkutut sangat unik dan khas, selain itu memelihara perkutut dapat memberikan unsur gaib bagi orang yang memang memercayai nya. Bahkan berbeda variasi burung perkutut, berbeda pula unsur gaib yang dimilikinya.

Exit mobile version